Pengaplikasian Jakaba pada Padi Varietas Srinuk: Upaya Mengoptimalkan Pertumbuhan Secara Alami

- Penulis

Kamis, 20 November 2025 - 06:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Alamorganik.com-Di tengah tantangan pertanian modern, mulai dari tanah yang miskin unsur hara, ketergantungan pada pupuk kimia, hingga cuaca yang sulit diprediksi banyak petani mulai mencari cara yang lebih alami dan ramah lingkungan untuk mempertahankan produktivitas. Mereka kembali melirik metode penggunaan Jakaba, jamur hasil fermentasi bonggol bambu yang menyediakan mikroorganisme pengurai dalam jumlah melimpah.

Jakaba bukan sekadar pupuk cair alami; ia bekerja sebagai penggerak kehidupan dalam tanah, memperbaiki strukturnya, dan membuat akar tanaman lebih kuat. Ketika digunakan pada padi varietas Srinuk, hasilnya bisa sangat signifikan baik dari segi kesehatan tanaman, jumlah anakan, maupun kualitas panen.

Mengenal Varietas Srinuk: Padi Unggul dengan Aroma Khas

Padi Srinuk adalah salah satu varietas unggulan yang mulai banyak dibudidayakan petani karena memiliki kelebihan:

  • aroma wangi alami mirip pandan,
  • gabah bernas dan isi bulir padat,
  • tekstur nasi pulen,
  • potensi hasil mencapai 6–8 ton per hektare jika dirawat optimal.

Srinuk cukup toleran terhadap kondisi tanah yang kurang ideal, tetapi tetap membutuhkan tanah yang gembur, hidup, dan kaya mikroorganisme untuk menghasilkan anakan produktif yang banyak. Di sinilah peran Jakaba menjadi semakin penting.

Manfaat Jakaba untuk Padi Srinuk

sumber foto: stockistnasa.com

a. Memperkuat Akar dan Meningkatkan Anakan

Mikroorganisme dalam Jakaba merangsang pertumbuhan akar yang panjang dan banyak. Akar yang kuat akan memunculkan anakan produktif lebih banyak.

b. Meningkatkan Ketahanan Terhadap Stres

Srinuk yang diberi Jakaba lebih tahan terhadap kekeringan sementara, curah hujan tinggi, dan perubahan cuaca ekstrem.

c. Mengurangi Risiko Penyakit Akar

Mikroba baik dalam Jakaba mampu menekan patogen seperti jamur penyebab busuk akar dan penyakit blas.

d. Menghemat Pemakaian Pupuk Kimia

Struktur tanah yang lebih baik mempertahankan nutrisi lebih lama sehingga petani dapat mengurangi kebutuhan pupuk kimia secara bertahap.

e. Meningkatkan Hasil Panen

Dengan akar kuat dan tanaman lebih sehat, panen bisa meningkat 10–25% tergantung kondisi lahan.

Bagi petani Srinuk, penggunaan Jakaba sangat tepat karena varietas ini membutuhkan media tanam yang subur dan “hidup”.

Baca Juga :  Pemanfaatan Tomat dengan Jamur Bacillus sp. dan Jakaba: Sinergi Alami untuk Meningkatkan Pertumbuhan dan Ketahanan Tanaman

Cara Membuat Jakaba yang Benar dan Mudah

Bahan yang dibutuhkan:

  • bonggol bambu kering,
  • air bersih,
  • wadah besar seperti drum atau ember.

Langkah pembuatan:

  1. Cuci bonggol bambu hingga bersih dari tanah.
  2. Rendam dalam air bersih selama 7–14 hari.
  3. Biarkan muncul lapisan jamur putih yang harum dan tidak busuk.
  4. Setelah jamur tumbuh, Jakaba siap digunakan.

Jakaba menjadi mudah diakses oleh petani skala kecil karena mereka tidak menggunakan bahan kimia, tidak membutuhkan peralatan khusus, dan hampir tidak mengeluarkan biaya.

Pengaplikasian Jakaba pada Padi Varietas Srinuk

Untuk mendapatkan hasil maksimal, Jakaba sebaiknya digunakan sejak awal fase pertumbuhan. Berikut langkah-langkahnya:

a. Perendaman Benih Srinuk

Sebelum benih ditebar, rendam terlebih dahulu untuk mempercepat perkecambahan.

Cara membuat larutan:

  • 1 bagian Jakaba cair
  • 5 bagian air bersih

Rendam benih selama 12–24 jam. Proses ini membuat kecambah tumbuh lebih kuat, akar lebih panjang, dan bibit lebih tahan penyakit saat awal pertumbuhan.

b. Penyiraman di Persemaian

sumber foto: infopublik.id

Setelah benih berkecambah dan tumbuh menjadi bibit, Jakaba bisa digunakan untuk memperkuat tanaman kecil.

Campuran:

  • 1 liter Jakaba
  • 10 liter air

Siram persemaian setiap 5–7 hari.

Manfaatnya:

  • batang bibit lebih kokoh,
  • daun lebih hijau segar,
  • akar tumbuh lebih banyak,
  • anakan awal terbentuk lebih optimal.

c. Aplikasi Saat Tanam di Lahan

Ada dua metode utama:

1. Aplikasi Basal (Pra Tanam)

Larutkan 10–20 liter Jakaba ke dalam 200 liter air. Siramkan ke seluruh lahan 2–3 hari sebelum tanam.

Fungsi aplikasi ini:

  • mengaktifkan mikroba tanah yang dorman,
  • memperbaiki struktur tanah yang keras,
  • mempercepat pembusukan jerami.

2. Perendaman Akar Bibit

Rendam akar bibit Srinuk dalam larutan Jakaba selama 10–15 menit sebelum tanam.

Hasilnya:

  • bibit lebih cepat beradaptasi,
  • mempercepat pertumbuhan awal,
  • mengurangi stres pada bibit.

d. Pemupukan Susulan Menggunakan Jakaba

Aplikasikan Jakaba secara rutin sesuai fase pertumbuhan:

1. Usia 15 Hari Setelah Tanam

Campur 2–3 liter Jakaba dengan 50 liter air, lalu siram ke perakaran atau semprot ke daun.

Baca Juga :  Dari Akar Bambu Menjadi Keajaiban Tanah: Proses Pembuatan Jakaba yang Menghidupkan Bumi

2. Usia 30 HST

Aplikasikan kembali untuk memperkuat anakan produktif.

3. Usia 45–50 HST

Aplikasi ketiga bertujuan memperbesar malai dan mempercepat pengisian bulir.

Rutin memberi Jakaba membuat tanaman lebih seragam dan tumbuh stabil.

e. Pencegahan Penyakit Secara Alami

Anda juga bisa menggunakan Jakaba sebagai pestisida biologis.

Campuran:

  • 1 liter Jakaba
  • 10 liter air

Semprotkan ke seluruh tanaman setiap 10–14 hari. Mikroba baik akan membantu menekan jamur patogen penyebab busuk akar, kresek, hingga bercak daun.

Perubahan Positif yang Terlihat di Lapangan

Petani yang menggunakan Jakaba pada padi Srinuk biasanya melaporkan beberapa perubahan yang cukup mencolok, seperti:

  • warna daun lebih hijau alami, bukan karena nitrogen berlebih,
  • jumlah anakan bertambah 20–40%,
  • akar tumbuh panjang dan serabut lebih banyak,
  • batang lebih kokoh sehingga lebih tahan roboh,
  • malai terisi lebih penuh,
  • hasil panen meningkat 10–25%.

Efek ini tampak lebih kuat pada lahan yang sebelumnya rusak akibat penggunaan pupuk kimia jangka panjang.

Tips untuk Mendapatkan Hasil Terbaik

Ilustrasi jamur jakaba. (SHUTTERSTOCK/SHANJAYA)

Agar Jakaba bekerja maksimal, perhatikan beberapa tips berikut:

  1. Gunakan air bersih saat mencampur Jakaba.
  2. Jangan mencampur Jakaba dengan pestisida kimia karena dapat membunuh mikroba baik.
  3. Simpan Jakaba di tempat teduh dan sejuk.
  4. Aplikasikan Jakaba pada pagi atau sore hari.
  5. Gunakan secara konsisten dari awal hingga akhir fase pertumbuhan.

Pengaplikasian Jakaba pada padi varietas Srinuk adalah langkah sederhana namun efektif untuk meningkatkan kesehatan tanaman dan kualitas panen. Dengan biaya yang minimal dan proses yang mudah, petani dapat mengembalikan kesuburan tanah secara alami, tanpa ketergantungan pada pupuk kimia.

Keunggulan Jakaba tidak hanya pada fungsinya sebagai pupuk hayati, tetapi juga sebagai agen kehidupan yang membantu tanah pulih dan “hidup” kembali. Jika Anda ingin mencoba metode budidaya yang lebih ramah lingkungan, praktis, dan hemat biaya, Jakaba adalah pilihan yang patut dicoba. (rull*)

Berita Terkait

Pemanfaatan Tomat dengan Jamur Bacillus sp. dan Jakaba: Sinergi Alami untuk Meningkatkan Pertumbuhan dan Ketahanan Tanaman
Revitalisasi Jakaba pada Tanaman Bawang Merah sebagai Peningkat Green Economy
Pemanfaatan Limbah Cucian Beras untuk Membuat Jamur Jakaba: Inovasi Sederhana Menuju Pertanian Alami dan Berkelanjutan
Proses Pembuatan Jakaba dari Dedak dan Manfaatnya: Upaya Menghidupkan Tanah dengan Cara yang Lebih Alami
Efektivitas Jakaba dan Pupuk NPK terhadap Pertumbuhan dan Hasil Bawang Daun pada Tanah Aluvial
Dari Akar Bambu Menjadi Keajaiban Tanah: Proses Pembuatan Jakaba yang Menghidupkan Bumi
Membuat Jakaba Sendiri, Rahasia Tanaman Sehat dan Subur Sepanjang Tahun
Jakaba: Jamur Keberuntungan Abadi yang Menyuburkan Tanah dan Harapan Petani

Berita Terkait

Kamis, 27 November 2025 - 22:02 WIB

Pemanfaatan Tomat dengan Jamur Bacillus sp. dan Jakaba: Sinergi Alami untuk Meningkatkan Pertumbuhan dan Ketahanan Tanaman

Rabu, 26 November 2025 - 06:02 WIB

Revitalisasi Jakaba pada Tanaman Bawang Merah sebagai Peningkat Green Economy

Senin, 24 November 2025 - 23:02 WIB

Pemanfaatan Limbah Cucian Beras untuk Membuat Jamur Jakaba: Inovasi Sederhana Menuju Pertanian Alami dan Berkelanjutan

Jumat, 21 November 2025 - 15:02 WIB

Proses Pembuatan Jakaba dari Dedak dan Manfaatnya: Upaya Menghidupkan Tanah dengan Cara yang Lebih Alami

Kamis, 20 November 2025 - 22:02 WIB

Efektivitas Jakaba dan Pupuk NPK terhadap Pertumbuhan dan Hasil Bawang Daun pada Tanah Aluvial

Berita Terbaru

Produk Organik

Pengaruh Penggunaan Pupuk Organik terhadap Pertumbuhan Tanaman

Sabtu, 29 Nov 2025 - 18:02 WIB

Jamu

Herbal untuk Mengatasi Pegal Linu

Jumat, 28 Nov 2025 - 22:42 WIB