Alamorganik.com-Di tengah meningkatnya minat terhadap pertanian organik, banyak petani dan pecinta tanaman kembali melirik bahan-bahan alami untuk merawat tanaman mereka. Salah satu bahan yang semakin populer adalah rebung, atau tunas bambu muda. Selain enak diolah menjadi makanan, rebung ternyata juga bisa diubah menjadi MOL (Mikroorganisme Lokal) yang sangat berguna untuk pertanian.
MOL rebung adalah pupuk cair fermentasi yang kaya mikroorganisme baik. Di dalamnya terdapat bakteri pengurai, jamur menguntungkan, hingga enzim yang membantu mempercepat proses pembusukan dan menyediakan nutrisi alami bagi tanaman. Yang menarik, pembuatannya sangat mudah, murah, dan bisa dilakukan siapa saja, bahkan di halaman rumah.
Apa Itu MOL Rebung?
Mikroorganisme Lokal (MOL) adalah larutan hasil fermentasi dari bahan-bahan alami yang mengandung banyak mikroba bermanfaat. Setiap daerah punya sumber mikroorganisme sendiri, seperti buah busuk, nasi basi, urin hewan, keong mas, dan termasuk rebung.
Rebung dipilih karena:
- Mengandung mikroba alami yang aktif
- Mengandung gula dan karbohidrat yang jadi makanan mikroba
- Ketersediaannya mudah ditemukan di banyak daerah
- Mudah difermentasi
MOL rebung bekerja sebagai:
- pupuk hayati
- pengurai kompos
- penyubur tanah
- penguat pertumbuhan tanaman
Karena berbahan alami, MOL rebung aman, ramah lingkungan, dan bisa digunakan untuk hampir semua jenis tanaman, mulai dari sayuran, padi, buah, hingga tanaman hias.
Mengapa Rebung Cocok Dijadikan MOL?

Rebung adalah bagian muda dari pohon bambu. Pada fase ini, tunas bambu kaya nutrisi dan enzim. Secara alami, rebung sudah memiliki jenis mikroorganisme yang hidup di dalam jaringan lembutnya. Kandungan gula, pati, dan seratnya menjadi sumber makanan ideal bagi mikroba pengurai.
Beberapa alasan mengapa rebung sangat bagus untuk MOL:
1. Mengandung Mikroba Pengurai yang Kuat
Bambu tumbuh sangat cepat, dan salah satu penyebabnya adalah mikroorganisme alami dalam rebung yang aktif membantu proses penyerapan nutrisi. Mikroba ini bisa kita manfaatkan untuk kesuburan tanah.
2. Proses Fermentasi Lebih Maksimal
Kandungan karbohidrat dalam rebung mendukung proses fermentasi sehingga produk MOL lebih berkualitas dan stabil.
3. Nutrisi untuk Tanaman
Rebung mengandung mineral seperti:
- Silika
- Kalium
- Kalsium
- Magnesium
- Nitrogen alami
Semua mineral ini sangat bermanfaat untuk memperkuat batang, memperbesar daun, dan mempercepat pertumbuhan akar.
Manfaat MOL Rebung untuk Tanaman
MOL rebung bukan sekadar pupuk cair biasa. Ia bekerja pada akar, tanah, dan mikrobiologi lingkungan di sekitarnya. Berikut beberapa manfaat pentingnya:
1. Mempercepat Pertumbuhan Tanaman
Kandungan unsur hara dan mikroorganisme dalam MOL rebung membantu tanaman menyerap nutrisi lebih cepat. Ini membuat akar lebih kuat, batang lebih kokoh, dan daun lebih hijau.
2. Mengaktifkan Mikroorganisme Tanah
Tanah yang sehat adalah tanah yang kaya mikroba. MOL rebung membantu meningkatkan populasi mikroorganisme baik, sehingga tanah menjadi gembur, subur, dan lebih hidup.
3. Mempercepat Penguraian Kompos dan Pupuk Kandang
Jika kamu sering membuat kompos, MOL rebung bisa mempercepat proses penguraian. Bahan organik seperti daun kering, rumput, dan sisa dapur akan lebih cepat menjadi kompos matang.
4. Meningkatkan Daya Tahan Tanaman terhadap Penyakit
Mikroba baik dalam MOL mampu menghambat pertumbuhan jamur dan bakteri penyebab penyakit. Tanaman jadi lebih tahan terhadap:
- layu
- busuk akar
- serangan hama kecil
5. Tidak Menimbulkan Residu Kimia
Karena berbahan alami, MOL rebung tidak meninggalkan residu pada tanah maupun tanaman. Ini sangat penting untuk pertanian organik.
6. Biaya Murah, Hasil Maksimal
Satu kali pembuatan MOL rebung bisa digunakan berbulan-bulan. Hasilnya pun tidak kalah dengan pupuk kimia yang jauh lebih mahal.
Cara Membuat MOL dari Rebung

Bagian paling menyenangkan dari MOL adalah proses pembuatannya yang mudah. Kamu hanya perlu beberapa bahan sederhana yang bisa ditemukan di pasar atau di sekitar rumah.
Bahan-Bahan
- 1 kg rebung (boleh tua atau muda, asal bersih)
- 250 gram gula merah atau molase
- 2 liter air beras (air cucian pertama dan kedua)
- 3 liter air bersih
- Wadah fermentasi (ember, jerigen, atau toples)
Cara Membuat
1. Bersihkan dan Potong Rebung
Cuci rebung hingga bersih lalu potong kecil-kecil. Potongan kecil membuat proses fermentasi berlangsung lebih cepat dan maksimal.
2. Siapkan Wadah Fermentasi
Gunakan wadah yang memiliki ruang udara sekitar 20%. Jangan isi penuh karena fermentasi menghasilkan gas.
3. Campurkan Semua Bahan
Masukkan potongan rebung ke dalam wadah lalu tambahkan:
- gula merah yang sudah dilarutkan
- air beras
- air bersih
Aduk hingga rata.
4. Tutup Wadah
Tutup rapat tapi jangan terlalu kencang. Tujuannya agar gas fermentasi bisa keluar. Jika menggunakan toples, cukup longgarkan sedikit tutupnya.
5. Fermentasi 10–14 Hari
Simpan wadah di tempat teduh, tidak terkena sinar matahari langsung. Selama fermentasi:
- buka tutup setiap 2 hari sekali
- aduk ringan agar mikroba merata
- aroma asam manis adalah tanda fermentasi berjalan baik
6. Saring dan Simpan
Setelah 10–14 hari, saring MOL dan simpan di botol tertutup. MOL siap digunakan.
Cara Menggunakan MOL Rebung
MOL tidak digunakan secara langsung, tetapi perlu diencerkan terlebih dahulu.
1. Untuk Tanaman Sayur
Campuran: 1:20
Semprotkan ke daun atau siram ke akar setiap 5–7 hari.
2. Untuk Tanaman Buah
Campuran: 1:30
Gunakan setiap 7–10 hari untuk menyuburkan tanaman dan membantu pembungaan.
3. Untuk Penyubur Tanah
Campuran: 1:50
Siramkan ke tanah sebelum tanam atau setelah panen untuk mengembalikan mikroorganisme tanah.
4. Untuk Pengomposan
Campuran: 1:10
Tambahkan ke tumpukan kompos untuk mempercepat penguraian.
Tips Agar MOL Rebung Berhasil

- Gunakan rebung yang tidak busuk.
- Pastikan wadah fermentasi benar-benar bersih.
- Jangan memasukkan bahan kimia apa pun.
- Jangan menjemur MOL di bawah sinar matahari langsung.
- Aroma yang benar: asam manis, tidak busuk menyengat.
- Warna MOL biasanya coklat kekuningan.
Jika timbul jamur putih tipis di permukaan, itu normal dan aman.
MOL rebung adalah salah satu solusi terbaik untuk kamu yang ingin merawat tanaman secara alami dan murah. Mikroorganisme dalam rebung bekerja meningkatkan kesuburan tanah, mempercepat pertumbuhan tanaman, dan membantu mempercepat pembuatan kompos. Cara membuatnya pun sangat mudah dan bisa dilakukan di rumah tanpa alat khusus.
Di tengah meningkatnya kebutuhan akan pertanian organik dan bebas kimia, MOL rebung bisa menjadi alternatif yang ramah lingkungan sekaligus hemat biaya. Tanaman menjadi lebih sehat, tanah lebih hidup, dan hasil panen pun meningkat.
Jika kamu baru pertama kali membuat MOL, rebung adalah pilihan yang tepat untuk mulai belajar. Sederhana, efektif, dan hasilnya sangat terasa. (rull*)









