Alamorganik.com– Buah ciplukan, yang memiliki nama ilmiah Physalis angulata, merupakan tanaman liar yang kerap tumbuh di lahan kosong, tepi sawah, atau pinggir jalan. Meski tampak sederhana dan sering dianggap gulma, buah kecil yang dibungkus kelopak menyerupai lampion ini mengandung banyak nutrisi dan memberikan beragam manfaat bagi kesehatan. Menariknya, masyarakat dapat memanfaatkan hampir seluruh bagian tanamanmulai dari buah, daun, batang, akar, hingga pucuk mudanya dalam pengobatan tradisional.
Dalam pengobatan herbal tradisional, masyarakat telah menggunakan ciplukan secara turun-temurun untuk meredakan berbagai penyakit. Pelajari 16 manfaat buah dan tanaman ciplukan bagi kesehatan, cara menggunakannya, serta pantang larang yang perlu diperhatikan.
1. Menjaga Kesehatan Jantung
Ciplukan dikenal membantu menjaga kesehatan jantung, dan biasanya orang menggunakan daunnya untuk itu. Caranya sederhana: ambil sekitar 40 lembar daun, cuci bersih, kemudian haluskan seperti membuat jus dan minum langsung tanpa campuran. Dalam tradisi desa, orang sering mengonsumsi daun ciplukan mentah setelah mencucinya bersih.
2. Obat Alami untuk Asma
Penderita asma bisa menggunakan ciplukan sebagai pengobatan tradisional. Rebus daun dan batangnya, lalu minum air rebusannya secara rutin. Sebagai alternatif, remas daun ciplukan bersama kapur sirih hingga mengeluarkan cairan hijau keputihan berbuih, kemudian oleskan cairan tersebut pada dada, perut, dan punggung untuk membantu melegakan sesak napas.
3. Mengatasi Kurap

Hancurkan daun ciplukan, lalu tempelkan langsung pada kulit yang terkena kurap. Kandungan antiinflamasi dan antimikrobanya membantu mempercepat penyembuhan kulit.
4. Menurunkan Demam
Konsumsi buah ciplukan yang matang sangat baik untuk menurunkan demam, terutama pada anak-anak. Antioksidan dan vitamin C di dalamnya membantu tubuh melawan infeksi dan meningkatkan daya tahan tubuh.
5. Menstabilkan Tekanan Darah
Rebus daun, buah, dan akar ciplukan bersama-sama, lalu minum air rebusannya secara rutin. Mengonsumsi ramuan ini secara rutin selama tiga minggu diyakini dapat menurunkan dan menstabilkan tekanan darah tinggi.
6. Membersihkan Saluran Kemih
Rebus seluruh bagian tanaman ciplukan, lalu minum air rebusannya saat masih hangat. Orang percaya ramuan ini membersihkan air kencing yang keruh, melancarkan saluran kemih, dan meredakan rasa tidak nyaman.
7. Pengobatan Tradisional untuk Masalah Payudara
Dalam pengobatan tradisional lama, campurkan pucuk ciplukan dengan empat biji beras, tunas kunyit, dan sedikit parutan kelapa. Tumbuk semua bahan hingga halus, lalu tempelkan pada area yang bermasalah. Meskipun metode ini merupakan praktik turun-temurun, ingat bahwa ini bukan pengobatan medis modern, sehingga tetap perlu berkonsultasi dengan dokter.
8. Mengurangi Jaundice pada Bayi
Jemur dan keringkan ciplukan, lalu gunakan sebagai air mandi untuk bayi yang mengalami kulit kuning (jaundice). Cara ini merupakan petua tradisional untuk membantu meringankan gejala jaundice secara alami.
9. Menyedarkan Orang yang Pingsan
Bakar akar ciplukan, lalu campur dengan abu, kapur sirih, dan sedikit minyak kelapa. Oleskan ramuan ini pada kepala orang yang pingsan untuk membantu menyadarkan mereka.
10. Mendukung Pemulihan Pasca Strok
Rutin mengonsumsi ciplukan, baik direbus maupun mentah, diyakini membantu pemulihan pasien pasca-stroke dengan mendukung sirkulasi darah dan fungsi saraf berkat kandungan antioksidannya.
11. Meningkatkan Kecerdasan Anak

Campurkan buah ciplukan dengan air, perasan jeruk nipis, dan sedikit gula. Minuman ini dipercaya dapat meningkatkan kecerdasan anak sekaligus menyegarkan. Vitamin dan mineral di dalamnya mendukung perkembangan otak.
12. Membantu Mengontrol Kadar Gula (Diabetes)
Rebus batang dan akar ciplukan, lalu minum airnya tiga kali sehari untuk membantu menurunkan kadar gula darah. Dokter tetap menyarankan penderita diabetes untuk rutin memantau gula darah dan berkonsultasi secara berkala.
13. Mengurangi Nyeri Sendi
Campur daun ciplukan dengan kapur sirih, lalu tempelkan pada sendi yang sakit. Khasiat antiinflamasi daunnya membantu mengurangi nyeri dan pembengkakan pada persendian.
14. Menurunkan Kolesterol
Orang yang ingin menurunkan kadar kolesterol biasanya mengonsumsi dua lembar daun ciplukan tiga kali sehari. Antioksidan dalam daun mendukung proses penurunan kolesterol lebih efektif.
15. Meningkatkan Kadar Darah
Rebus batang ciplukan, lalu minum air rebusannya untuk membantu meningkatkan kadar hemoglobin. Orang yang mengalami anemia ringan biasanya menggunakan ramuan ini.
16. Penawar Racun
Gunakan semua bagian ciplukan sebagai penawar racun dalam pengobatan tradisional. Oleskan atau minum ramuan ini sesuai dengan jenis paparan racun yang Anda alami. Penggunaan ini merupakan bagian dari warisan pengetahuan masyarakat secara turun‑temurun, namun tetap penting untuk mencari bantuan medis jika terjadi kondisi darurat.
Pantang Larang Mengonsumsi Ciplukan

Meskipun ciplukan kaya manfaat, hindari mengonsumsinya bersamaan dengan kopi.
Dari meredakan demam, asma, hingga mendukung pemulihan pasca strok atau membantu masalah kronis tertentu, ciplukan telah menjadi bagian penting dari pengobatan tradisional.
Namun, ingatlah bahwa pengobatan herbal hanya melengkapi pengobatan medis modern, bukan menggantinya.
Untuk kondisi serius, tetap konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi ramuan tradisional.
Dengan penggunaan yang tepat dan hati-hati, ciplukan bisa menjadi anugerah alam yang membantu menjaga kesehatan secara alami. (Sumber: Siti Wibowo / rull*)









