Pupuk Bersubsidi Selalu Bermasalah, Ini Penyebabnya…

- Penulis

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sungai Penuh, alamorganik.comPenyaluran pupuk bersubsidi di tingkat petani selalu bermasalah. Karena harus melalui berbagai tahapan, mulai dari mengajukan RDKK dan harus ada persetujuan PPL.

Tahap awal saja sudah bermasalah, karena tidak semua anggota kelompok ikut rapat menentukan kebutuhan pupuk.

“Susah mendapatkan pupuk bersubsidi, kami kelompok tak pernah rapat menentukan RDKK. Ujub-ujub sudah ada nama di agen penyalur pupuk,” kata Agusriadi petani di Sungai Penuh, Jambi, Kamis, (28/8/2025), dilansir albrita.com.

Baca Juga :  Sustainable Tourism in Bali: Balancing Preservation and Growth

Jika dalam waktu tertentu pupuk subsidi tidak ditebus akan hilang sendiri. Pemerintah melakukan berbagai upaya agar penyaluran pupuk subsidi tepat sasaran.

Baca Juga :  The Trump Administration's Legacy in World Politics: An Assessment

Pemerintah mengambil langkah strategis memangkas alur distribusi dengan mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) dan melalui sistem e-RDKK.

Saat penebusan di kios pupuk harus menggunakan kartu tani yang terintegrasi secara daring. Rencana lain dari pemerintah adalah transformasi gapoktan menjadi koperasi. (al)

 

 

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:56 WIB

Pupuk Bersubsidi Selalu Bermasalah, Ini Penyebabnya…

Berita Terbaru

Produk Organik

Pengaruh Penggunaan Pupuk Organik terhadap Pertumbuhan Tanaman

Sabtu, 29 Nov 2025 - 18:02 WIB