Alamorganik.com-Brownie selalu menjadi pilihan camilan favorit banyak orang. Teksturnya yang lembut dengan cita rasa cokelat yang kaya membuat kue ini cocok dinikmati kapan saja, baik sebagai teman minum teh, kopi, maupun camilan di sela-sela aktivitas. Namun, jika ingin menikmati brownie dengan bahan yang lebih sederhana dan bebas gluten, Anda bisa mencoba Banana Choco Brownie Gluten Free.
Sesuai namanya, resep ini menggunakan pisang sebagai bahan utama sekaligus pemanis alami yang membuat tekstur brownie menjadi lebih lembut dan lembap. Selain itu, tepung terigu diganti dengan tepung mocaf sehingga resep ini cocok bagi Anda yang menghindari gluten atau ingin mencoba variasi brownie yang lebih ringan.
Perpaduan pisang matang, cokelat bubuk, dark cooking chocolate (DCC), dan sedikit kayu manis menghasilkan aroma yang menggugah selera. Brownie ini memiliki rasa manis yang pas, tekstur lembut, dan sensasi cokelat yang lumer di setiap gigitan.
Menariknya lagi, semua bahan cukup diblender hingga halus sehingga proses pembuatannya menjadi lebih praktis. Anda tidak memerlukan mixer ataupun teknik khusus. Bahkan, pemula sekalipun dapat membuat brownie ini dengan mudah.
Berikut resep lengkap Banana Choco Brownie Gluten Free yang bisa Anda coba di rumah.
Bahan Banana Choco Brownie Gluten Free

Siapkan bahan-bahan berikut.
Bahan utama
- 3 buah pisang matang
- 1 butir telur
- 5 sendok makan gula aren (palm sugar)
- 3 sendok makan cokelat bubuk
- 9 sendok makan tepung mocaf
- Sejumput bubuk kayu manis
- Sejumput garam Himalaya
- ½ sendok teh baking powder
- Susu almond rasa cokelat secukupnya
- Dark cooking chocolate (DCC), iris sesuai selera
Bahan pelengkap
- Minyak zaitun secukupnya untuk mengoles loyang
Cara Membuat Banana Choco Brownie Gluten Free
1. Haluskan adonan
Masukkan pisang, telur, gula aren, cokelat bubuk, tepung mocaf, bubuk kayu manis, garam Himalaya, baking powder, dan susu almond ke dalam blender.
Blender hingga semua bahan tercampur rata dan menghasilkan adonan yang halus.
Sesuaikan jumlah susu almond agar adonan tidak terlalu kental maupun terlalu encer.
2. Tambahkan potongan cokelat
Setelah adonan halus, masukkan irisan dark cooking chocolate.
Aduk perlahan menggunakan spatula hingga potongan cokelat tercampur merata. Hindari mengaduk terlalu lama agar potongan cokelat tetap utuh.
3. Siapkan loyang
Olesi loyang ukuran sekitar 10 × 20 sentimeter menggunakan minyak zaitun hingga seluruh permukaan tertutup tipis.
Langkah ini membantu brownie lebih mudah dilepaskan setelah matang.
4. Tuang adonan
Tuang adonan ke dalam loyang.
Ratakan permukaannya menggunakan spatula.
Taburkan kembali irisan dark cooking chocolate di bagian atas agar tampilan brownie semakin menarik sekaligus memberikan sensasi cokelat yang lebih kaya setelah dipanggang.
5. Panaskan oven
Panaskan oven pada suhu 180 derajat Celsius menggunakan api atas dan bawah selama sekitar 10 menit.
Proses ini membantu suhu oven menjadi stabil sebelum memanggang adonan.
6. Panggang hingga matang
Masukkan loyang ke dalam oven.
Panggang pada suhu 160 derajat Celsius menggunakan api atas dan bawah selama kurang lebih 40 menit.
Sesuaikan waktu memanggang dengan karakter oven masing-masing.
Untuk memastikan brownie matang, tusukkan lidi ke bagian tengah. Jika lidi keluar bersih atau hanya membawa sedikit remah yang lembap, berarti brownie sudah matang.
7. Dinginkan sebelum disajikan
Keluarkan brownie dari oven.
Diamkan beberapa menit hingga suhunya menurun.
Setelah itu, keluarkan dari loyang dan potong sesuai selera.
Banana Choco Brownie Gluten Free siap dinikmati bersama teh hangat, kopi, atau susu.
Mengapa Menggunakan Pisang?

Pisang matang tidak hanya memberikan rasa manis alami, tetapi juga membuat tekstur brownie menjadi lebih lembut dan lembap.
Buah ini juga membantu mengurangi penggunaan gula tambahan karena rasa manisnya sudah cukup kuat.
Selain itu, pisang mengandung serat, kalium, vitamin B6, dan vitamin C yang bermanfaat sebagai bagian dari pola makan bergizi seimbang.
Gunakan pisang yang benar-benar matang agar rasa manisnya lebih maksimal dan aromanya semakin harum.
Keunggulan Tepung Mocaf
Resep ini menggunakan tepung mocaf atau Modified Cassava Flour sebagai pengganti tepung terigu.
Tepung mocaf berasal dari singkong yang melalui proses fermentasi sehingga menghasilkan tekstur yang lebih halus dan rasa yang netral.
Karena tidak mengandung gluten secara alami, banyak orang memilih tepung mocaf sebagai alternatif tepung terigu dalam berbagai resep kue.
Selain cocok untuk brownie, tepung mocaf juga dapat digunakan untuk membuat bolu, pancake, kukis, hingga aneka camilan lainnya.
Tips Agar Brownie Tetap Lembut
Beberapa tips berikut dapat membantu menghasilkan Banana Choco Brownie yang lembut dan tidak kering.
Pilih pisang yang kulitnya sudah menguning dengan bercak hitam agar rasa manisnya lebih keluar.
Jangan menambahkan terlalu banyak tepung karena dapat membuat tekstur brownie menjadi padat.
Gunakan susu almond secukupnya hingga adonan memiliki kekentalan yang pas.
Aduk dark cooking chocolate secara perlahan agar potongannya tidak hancur.
Jangan memanggang terlalu lama karena brownie dapat menjadi kering.
Biarkan brownie dingin terlebih dahulu sebelum dipotong agar teksturnya tetap rapi.
Bisa Diganti dengan Rolled Oat
Jika tidak memiliki tepung mocaf, Anda tetap bisa membuat resep ini menggunakan rolled oat.
Haluskan rolled oat menggunakan blender hingga teksturnya menyerupai tepung.
Penggantian ini tetap menghasilkan brownie dengan tekstur yang lembut meskipun karakter akhirnya sedikit berbeda dibandingkan tepung mocaf.
Pastikan Anda menggunakan rolled oat yang berlabel gluten free apabila ingin menjaga resep tetap bebas gluten.
Ide Penyajian Banana Choco Brownie
Brownie ini sangat fleksibel untuk berbagai kesempatan.
Anda dapat menyajikannya sebagai camilan sore bersama teh hangat.
Brownie juga cocok menjadi bekal sekolah maupun bekal kerja karena praktis dibawa.
Untuk acara keluarga, tambahkan buah segar seperti stroberi atau pisang di atasnya agar tampilannya semakin menarik.
Jika ingin sensasi yang lebih nikmat, sajikan brownie bersama satu scoop es krim vanila atau yogurt tanpa gula.
Tips Penyimpanan
Simpan brownie di dalam wadah kedap udara agar teksturnya tetap lembut.
Pada suhu ruang, brownie dapat bertahan sekitar dua hari.
Jika ingin menyimpannya lebih lama, masukkan ke dalam kulkas dan simpan hingga lima hari.
Penutup

Banana Choco Brownie Gluten Free menjadi pilihan camilan yang mudah dibuat dengan bahan-bahan sederhana. Perpaduan pisang matang, cokelat bubuk, tepung mocaf, dan potongan dark cooking chocolate menghasilkan brownie yang lembut, lembap, dan kaya rasa.
Proses pembuatannya pun sangat praktis karena Anda hanya perlu memblender sebagian besar bahan sebelum memanggangnya. Resep ini cocok untuk pemula maupun siapa saja yang ingin menyajikan camilan rumahan dengan cita rasa istimewa.
Jika Anda memiliki tepung mocaf di rumah, tidak ada salahnya mencoba resep ini. Sajikan Banana Choco Brownie Gluten Free sebagai teman bersantai bersama keluarga atau sebagai camilan lezat yang bisa dinikmati kapan saja. (rull/cookpad)









