Alamorganik.com-Proll tape menjadi salah satu camilan khas yang memiliki cita rasa manis, legit, dan aroma fermentasi yang khas. Kue ini berasal dari Jawa Timur dan biasanya dibuat menggunakan tape singkong sebagai bahan utama. Teksturnya yang lembut dengan rasa manis yang pas membuat proll tape disukai berbagai kalangan.
Banyak orang mengira membuat proll tape membutuhkan mixer atau bahan-bahan yang mahal. Padahal, Anda tetap bisa menghasilkan proll tape yang empuk hanya dengan mengaduk adonan menggunakan spatula atau whisk. Resep ini juga menggunakan bahan-bahan sederhana yang mudah ditemukan di dapur sehingga cocok untuk pemula maupun siapa saja yang ingin membuat camilan ekonomis.
Jika Anda memiliki tape singkong yang mulai menumpuk di rumah dan bosan hanya menggorengnya, resep proll tape tanpa mixer ini bisa menjadi pilihan yang tepat. Selain hemat biaya, proses pembuatannya juga sederhana dan hasilnya tetap lezat.
Mengapa Proll Tape Banyak Disukai?

Tape singkong memiliki rasa manis alami yang berasal dari proses fermentasi. Saat diolah menjadi proll tape, rasa tersebut berpadu dengan tepung, telur, gula, dan susu sehingga menghasilkan kue yang lembut dengan aroma yang menggugah selera.
Tidak seperti bolu biasa, proll tape memiliki tekstur yang lebih padat tetapi tetap empuk. Bagian permukaannya sedikit kecokelatan setelah dipanggang, sedangkan bagian dalamnya terasa lembut dan lembap.
Proll tape juga fleksibel karena Anda dapat menambahkan berbagai topping sesuai selera, mulai dari keju parut, kismis, cokelat, hingga kacang almond.
Tips Memilih Tape Singkong yang Berkualitas
Kualitas tape sangat menentukan hasil akhir proll tape. Oleh karena itu, pilih tape yang memiliki ciri-ciri berikut.
- Berwarna putih kekuningan.
- Teksturnya lembut tetapi tidak terlalu berair.
- Rasanya manis dengan sedikit aroma fermentasi.
- Tidak memiliki bau asam yang menyengat.
- Tidak berlendir.
Jika tape terlalu basah, Anda bisa mengurangi sedikit cairan pada resep agar adonan tidak terlalu encer.
Bahan-Bahan Proll Tape Ekonomis
Resep ini menghasilkan satu loyang brownies ukuran sedang.
Bahan utama
- 250–300 gram tape singkong
- 1 butir telur
- 100 gram gula pasir
- 100 ml minyak goreng
- 124 ml campuran air dan susu kental manis
- 200 gram tepung terigu
- ½ sendok teh soda kue
- ½ sendok teh baking powder
- Sejumput garam
- Vanili secukupnya (opsional)
Bahan olesan loyang
- Margarin secukupnya
- Tepung terigu secukupnya
Topping (opsional)
- Keju parut
- Kismis
- Almond iris
- Cokelat chip
Meski tanpa topping, proll tape tetap terasa nikmat karena rasa manis tape sudah cukup dominan.
Cara Membuat Proll Tape Tanpa Mixer

Salah satu kelebihan resep ini adalah seluruh adonan cukup diaduk secara manual. Anda tidak perlu mixer sehingga prosesnya lebih praktis.
1. Haluskan tape
Masukkan tape singkong ke dalam wadah besar. Buang sumbu tape jika masih ada, kemudian hancurkan menggunakan garpu hingga teksturnya lembut.
Pastikan tidak ada potongan tape yang terlalu besar agar hasil proll tape lebih halus.
2. Campurkan gula dan telur
Masukkan gula pasir dan telur ke dalam wadah berisi tape.
Aduk menggunakan whisk atau spatula hingga gula mulai larut dan seluruh bahan tercampur rata.
3. Tambahkan bahan cair
Tuang campuran air dan susu kental manis, kemudian tambahkan minyak goreng.
Aduk kembali hingga seluruh bahan menyatu dan menghasilkan adonan yang lembut.
Penggunaan minyak goreng membuat tekstur proll tape tetap lembap meski tanpa mentega dalam jumlah banyak.
4. Campurkan bahan kering
Dalam wadah terpisah, ayak tepung terigu bersama baking powder dan soda kue.
Setelah itu, tambahkan garam dan vanili.
Mengayak tepung membantu mengurangi gumpalan sehingga adonan menjadi lebih halus.
5. Satukan seluruh adonan
Masukkan bahan kering sedikit demi sedikit ke dalam adonan tape.
Aduk perlahan menggunakan teknik lipat hingga tidak ada tepung yang tersisa.
Jangan mengaduk terlalu lama karena dapat membuat tekstur kue menjadi lebih padat.
6. Siapkan oven
Panaskan oven terlebih dahulu selama sekitar 10–15 menit.
Jika menggunakan oven tangkring, panaskan dengan api sedang cenderung kecil.
Pemanasan awal membantu adonan mengembang lebih merata saat dipanggang.
7. Siapkan loyang
Oles seluruh permukaan loyang menggunakan margarin.
Taburkan sedikit tepung terigu agar kue tidak lengket setelah matang.
Tuang seluruh adonan ke dalam loyang, lalu ratakan permukaannya menggunakan spatula.
Jika menggunakan topping, taburkan pada tahap ini sebelum adonan dipanggang.
8. Panggang adonan
Masukkan loyang ke rak bagian bawah oven.
Gunakan api sedang menuju kecil agar bagian bawah matang perlahan tanpa cepat gosong.
Setelah bagian bawah matang, pindahkan loyang ke rak atas untuk memberikan warna kecokelatan pada permukaan kue.
Lanjutkan memanggang hingga matang sempurna.
9. Lakukan tes tusuk
Tusukkan lidi ke bagian tengah kue.
Jika lidi keluar dalam keadaan bersih, berarti proll tape sudah matang dan siap diangkat.
Diamkan beberapa menit hingga agak dingin sebelum dipotong.
Tips Agar Proll Tape Tetap Lembut
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar hasil proll tape tetap empuk meski dibuat tanpa mixer.
Gunakan tape yang matang sempurna agar rasa manisnya lebih keluar.
Jangan terlalu banyak mengaduk setelah tepung masuk karena gluten yang terbentuk berlebihan dapat membuat tekstur menjadi keras.
Pastikan oven sudah benar-benar panas sebelum memanggang.
Gunakan api kecil hingga sedang supaya bagian dalam matang merata.
Jangan membuka tutup oven terlalu sering karena suhu yang berubah drastis dapat membuat kue gagal mengembang.
Variasi Topping yang Bisa Dicoba
Proll tape memiliki rasa yang cukup netral sehingga cocok dipadukan dengan berbagai topping.
Keju parut memberikan rasa gurih yang berpadu dengan manisnya tape.
Kismis menghadirkan sensasi manis alami sekaligus tekstur yang lebih menarik.
Almond iris membuat permukaan kue terasa lebih renyah.
Cokelat chip menjadi pilihan favorit anak-anak karena memberikan rasa cokelat yang lebih kaya.
Anda juga dapat mengombinasikan beberapa topping sekaligus agar tampilannya semakin menarik.
Cara Menyimpan Proll Tape
Setelah benar-benar dingin, simpan proll tape di dalam wadah kedap udara.
Pada suhu ruang, kue dapat bertahan sekitar dua hari.
Jika disimpan di dalam kulkas, proll tape biasanya tetap enak dikonsumsi hingga lima hari.
Sebelum disajikan kembali, hangatkan sebentar menggunakan oven atau microwave agar teksturnya kembali lembut.
Cocok Disajikan untuk Berbagai Kesempatan

Proll tape menjadi camilan yang cocok dinikmati kapan saja. Kue ini pas disajikan saat berkumpul bersama keluarga, menjadi teman minum teh atau kopi, hingga dijadikan bekal ke sekolah maupun kantor.
Karena menggunakan bahan yang sederhana, resep ini juga cocok untuk pemula yang baru belajar membuat kue. Anda tidak memerlukan peralatan khusus maupun mixer untuk menghasilkan proll tape yang lembut dan lezat.
Selain hemat, resep ini juga membantu memanfaatkan tape singkong yang tersisa di rumah agar tidak terbuang sia-sia. Dengan sedikit kreativitas, tape singkong dapat berubah menjadi sajian istimewa yang menggugah selera.
Jika ingin tampil lebih menarik, tambahkan aneka topping favorit sebelum dipanggang. Namun tanpa topping pun, proll tape tetap menawarkan rasa manis, legit, dan aroma khas tape yang membuat siapa saja ingin menikmati potongan berikutnya. Resep sederhana ini membuktikan bahwa membuat kue rumahan yang enak tidak selalu membutuhkan bahan mahal atau peralatan lengkap. Cukup dengan bahan ekonomis, adonan yang diaduk manual, dan teknik memanggang yang tepat, Anda sudah bisa menghadirkan proll tape lembut untuk keluarga tercinta. (rull/cookpad)









