Home / Mol

Daun Kelor sebagai MOL Tanaman: Rahasia Hijau dari Alam untuk Menyuburkan Bumi

- Penulis

Rabu, 12 November 2025 - 10:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Alamorganik.com-Di tengah meningkatnya kesadaran akan pentingnya pertanian alami dan ramah lingkungan, banyak orang kini mulai beralih dari pupuk kimia menuju bahan-bahan organik. Salah satu bahan alami yang semakin populer adalah daun kelor. Si kecil berwarna hijau ini ternyata bukan hanya berkhasiat untuk kesehatan tubuh manusia, tetapi juga luar biasa untuk menyuburkan tanah dan tanaman.

Ya, daun kelor bisa diolah menjadi MOL (Mikroorganisme Lokal) cairan hasil fermentasi yang mengandung berbagai mikroba baik. MOL dari daun kelor ini berfungsi sebagai pupuk hayati, pengurai bahan organik, sekaligus stimulan pertumbuhan tanaman. Menariknya, bahan-bahannya sangat mudah ditemukan di sekitar rumah, dan cara pembuatannya pun sederhana.

Mari kita bahas lebih dalam tentang bagaimana daun kelor bisa menjadi “obat” bagi tanah, sekaligus cara membuat dan menggunakannya dengan benar.

Mengapa Daun Kelor Cocok untuk MOL?

Daun kelor (Moringa oleifera) sering dijuluki “pohon kehidupan” karena hampir semua bagiannya bermanfaat. Dalam dunia pertanian organik, daun kelor mengandung zat gizi dan senyawa bioaktif yang mendukung pertumbuhan mikroba tanah.

Beberapa kandungan penting dalam daun kelor antara lain:

  • Protein nabati tinggi yang menjadi sumber makanan bagi mikroorganisme fermentasi.
  • Vitamin dan mineral lengkap seperti kalsium, zat besi, magnesium, dan kalium yang membantu memperkaya nutrisi tanah.
  • Asam amino esensial yang berperan dalam memperkuat struktur sel tanaman.
  • Saponin dan tanin alami yang bersifat antimikroba dan mampu menekan pertumbuhan patogen berbahaya di tanah.

Ketika daun kelor difermentasi, kandungan-kandungan tersebut akan diuraikan oleh mikroba menjadi zat yang mudah diserap oleh tanaman. Hasilnya, tanah menjadi lebih subur, akar tanaman lebih sehat, dan hasil panen pun meningkat secara alami tanpa bahan kimia.

Manfaat MOL Daun Kelor untuk Tanaman dan Lingkungan

Ilustrasi daun kelor. (PIXABAY/SVIBHANDIK)

MOL daun kelor bukan sekadar pupuk alami, tetapi juga membawa dampak baik bagi ekosistem di sekitarnya. Berikut beberapa manfaat utamanya:

1. Menyuburkan Tanah

MOL daun kelor meningkatkan populasi mikroorganisme baik di dalam tanah seperti Lactobacillus, Actinomycetes, dan jamur pengurai. Mikroba ini membantu menguraikan bahan organik menjadi unsur hara penting yang mudah diserap oleh tanaman. Tanah menjadi lebih gembur, hidup, dan kaya nutrisi.

2. Mempercepat Pengomposan

Kalau kamu suka membuat kompos di rumah, MOL daun kelor bisa menjadi aktivator alami. Cukup tambahkan cairan ini pada tumpukan kompos untuk mempercepat proses pembusukan. Kompos jadi lebih cepat matang, tidak berbau, dan kaya unsur hara.

3. Pupuk Cair Alami

MOL daun kelor mengandung berbagai vitamin dan hormon alami seperti sitokinin dan giberelin yang membantu mempercepat pertumbuhan akar, batang, serta daun tanaman. Hasilnya, tanaman tumbuh lebih cepat, lebih hijau, dan lebih tahan terhadap serangan penyakit.

Baca Juga :  Dari Sampah Jadi Berkah: Mikroorganisme Kulit Singkong Penyubur Tanah Alami

4. Menekan Penggunaan Pupuk Kimia

Dengan rutin menggunakan MOL daun kelor, kamu bisa mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia yang harganya terus naik dan berisiko merusak tanah. Cara ini bukan hanya hemat, tapi juga menyehatkan ekosistem kebunmu.

5. Ramah Lingkungan

MOL dari daun kelor sepenuhnya terbuat dari bahan alami. Cairan ini tidak meninggalkan residu berbahaya di tanah atau air. Jadi, selain menyehatkan tanaman, kamu juga ikut menjaga bumi agar tetap lestari.

Cara Membuat MOL dari Daun Kelor

Membuat MOL dari daun kelor ternyata sangat mudah dan tidak membutuhkan alat khusus. Kamu hanya perlu menyiapkan bahan-bahan alami yang bisa ditemukan di dapur.

Bahan-bahan yang Diperlukan:

  • 500 gram daun kelor segar (pilih yang masih hijau dan tidak layu)
  • 100 gram gula merah (sebagai sumber energi untuk mikroba)
  • 1 liter air kelapa (atau bisa diganti dengan air beras)
  • 2 liter air bersih
  • Wadah tertutup (ember atau jerigen dengan penutup rapat)

Langkah-langkah Pembuatan:

sumber foto: kampustani.com
  1. Cuci bersih daun kelor.
    Pastikan tidak ada debu atau tanah yang menempel agar fermentasi berjalan baik.
  2. Iris daun menjadi potongan kecil.
    Potongan kecil memudahkan proses penguraian dan fermentasi.
  3. Haluskan daun kelor.
    Kamu bisa menumbuknya dengan alu atau blender bersama sedikit air agar lebih mudah tercampur.
  4. Masukkan ke wadah fermentasi.
    Campurkan daun kelor yang sudah halus dengan air kelapa, gula merah yang sudah dilarutkan, dan air bersih.
  5. Aduk rata.
    Pastikan semua bahan tercampur sempurna agar mikroba mendapatkan makanan merata.
  6. Tutup rapat wadah.
    Biarkan udara keluar sedikit dengan melubangi tutupnya kecil-kecil, agar gas hasil fermentasi tidak menekan wadah.
  7. Fermentasi selama 7–10 hari.
    Simpan di tempat teduh, bukan di bawah sinar matahari langsung.
    Setiap dua hari, buka sebentar tutup wadah untuk mengeluarkan gas, lalu aduk perlahan.
  8. Saring cairan hasil fermentasi.
    Setelah 7–10 hari, cairan akan berwarna cokelat kehijauan dan beraroma asam segar (bukan busuk). Inilah MOL daun kelor siap pakai.
  9. Simpan dalam botol tertutup.
    Kamu bisa menyimpannya di tempat sejuk. MOL ini bisa bertahan hingga 3 bulan jika disimpan dengan baik.

Cara Menggunakan MOL Daun Kelor untuk Tanaman

MOL daun kelor bisa digunakan untuk berbagai kebutuhan di kebun atau lahan pertanianmu. Berikut beberapa cara pemakaiannya:

1. Sebagai Pupuk Cair Daun

Campurkan 10 ml MOL daun kelor dengan 1 liter air bersih.
Semprotkan ke daun tanaman setiap 7–10 hari sekali, terutama pada pagi atau sore hari.
Larutan ini membantu mempercepat pertumbuhan daun dan memperkuat daya tahan tanaman.

Baca Juga :  Tren di Kalangan Remaja, Membuang Eco Enzyme Saat Hujan

2. Sebagai Penyubur Tanah

Tuangkan MOL daun kelor langsung ke media tanam dengan perbandingan 50 ml MOL per 1 liter air.
Gunakan setiap dua minggu sekali untuk menjaga kesuburan tanah dan meningkatkan aktivitas mikroba.

3. Sebagai Aktivator Kompos

Campurkan 100 ml MOL daun kelor ke dalam tumpukan kompos organik (jerami, sisa dapur, daun kering).
Aduk rata campuran tersebut dan biarkan selama beberapa hari agar mikroba mempercepat penguraian kompos hingga siap digunakan dalam waktu singkat.

4. Sebagai Perendam Benih

Sebelum menanam, rendam benih dalam larutan MOL daun kelor (5 ml per 500 ml air) selama 30 menit.
Cara ini membantu memperkuat daya tumbuh benih dan melindunginya dari jamur.

Tips Agar MOL Daun Kelor Berhasil dan Berkualitas

  1. Gunakan daun kelor yang masih segar dan hijau, karena kandungan nutrisinya masih tinggi.
  2. Jangan gunakan wadah logam, karena bisa bereaksi dengan proses fermentasi. Gunakan ember plastik atau botol kaca.
  3. Jaga kebersihan alat dan bahan agar fermentasi tidak gagal.
  4. Jika aroma MOL berubah menjadi sangat busuk, artinya fermentasi tidak sempurna. Kamu bisa menambah sedikit gula merah dan aduk kembali.
  5. Simpan di tempat teduh dan jangan biarkan terkena sinar matahari langsung.

Menghidupkan Bumi Kembali Lewat Daun Kelor

sumber foto: Ilustrasi, tanah.

Mengolah daun kelor menjadi MOL bukan hanya kegiatan pertanian, tapi juga bentuk kecil dari kepedulian terhadap bumi. Dari daun yang sederhana, kita bisa menciptakan kehidupan baru bagi tanah, tanaman, dan bahkan lingkungan sekitar.

Setiap tetes MOL daun kelor adalah hasil kolaborasi antara manusia dan alam  kerja sama yang saling menghidupkan. Ketika kamu menuangkan cairan ini ke tanah, kamu sebenarnya sedang menanam harapan baru: bahwa bumi bisa kembali subur tanpa racun, dan pangan bisa tumbuh alami dari tangan sendiri.

Daun kelor menawarkan banyak manfaat bagi kesehatan manusia dan berperan sebagai bahan alami luar biasa untuk pertanian organik. Kandungan nutrisinya yang lengkap menjadikannya bahan ideal untuk membuat MOL (Mikroorganisme Lokal).

Dengan membuat MOL dari daun kelor, kamu:

  • Menyuburkan tanah dan memperkaya mikroba baik,
  • Mengurangi penggunaan pupuk kimia,
  • Mendukung pertanian berkelanjutan,
  • Dan ikut menjaga keseimbangan alam.

Mulailah dari yang sederhana segenggam daun kelor di halamanmu bisa menjadi sumber kehidupan bagi tanah di bawah kaki. Dari sana, bumi akan kembali bernapas, dan hasilnya akan kembali pada kita dalam bentuk kesuburan dan kesehatan yang berkelanjutan. (rull*)

Berita Terkait

MOL Rebung: Cara Membuat dan Manfaat Besarnya untuk Tanaman
Dari Sampah Dapur ke Lahan Subur: Manfaat Besar MOL dari Limbah Sayuran
Dari Sampah Jadi Berkah: Mikroorganisme Kulit Singkong Penyubur Tanah Alami
Mikroorganisme dari Sisa Nasi untuk Menyuburkan Tanah, Ini Cara Buatnya…

Berita Terkait

Minggu, 23 November 2025 - 06:02 WIB

MOL Rebung: Cara Membuat dan Manfaat Besarnya untuk Tanaman

Rabu, 12 November 2025 - 10:02 WIB

Daun Kelor sebagai MOL Tanaman: Rahasia Hijau dari Alam untuk Menyuburkan Bumi

Selasa, 11 November 2025 - 06:02 WIB

Dari Sampah Dapur ke Lahan Subur: Manfaat Besar MOL dari Limbah Sayuran

Jumat, 7 November 2025 - 06:02 WIB

Dari Sampah Jadi Berkah: Mikroorganisme Kulit Singkong Penyubur Tanah Alami

Jumat, 29 Agustus 2025 - 10:36 WIB

Mikroorganisme dari Sisa Nasi untuk Menyuburkan Tanah, Ini Cara Buatnya…

Berita Terbaru

Produk Organik

Pengaruh Penggunaan Pupuk Organik terhadap Pertumbuhan Tanaman

Sabtu, 29 Nov 2025 - 18:02 WIB