Alamorganik.com-Pempek identik dengan olahan ikan yang gurih, kenyal, dan disiram cuko bercita rasa asam, manis, serta pedas. Namun, Anda tetap bisa menikmati pempek meskipun tidak memiliki ikan di rumah. Salah satu pilihan yang praktis adalah pempek dos isi telur.
Pempek dos tidak menggunakan ikan dalam adonannya. Anda cukup mengandalkan tepung terigu, tepung tapioka, bawang putih, garam, dan beberapa bahan sederhana lainnya. Untuk memberikan kejutan di bagian tengah, resep ini menggunakan telur sebagai isian.
Saat matang, pempek memiliki tekstur kenyal di bagian luar dengan isian telur yang lembut. Anda bisa langsung menyantapnya bersama kuah cuko atau menggorengnya terlebih dahulu agar bagian luarnya terasa lebih garing.
Resep ini cocok untuk camilan keluarga, menu akhir pekan, atau ide jualan rumahan. Prosesnya memang membutuhkan beberapa tahap, tetapi Anda bisa mengikuti setiap langkah dengan mudah selama memperhatikan tekstur adonan dan cara menutup bagian isiannya.
Bahan-Bahan Pempek Dos Isi Telur

Sebelum mulai membuat pempek, siapkan semua bahan agar proses memasak berjalan lebih praktis.
Bahan Adonan
- 250 gram tepung tapioka
- 125 gram tepung terigu
- 300 ml air
- 3 siung bawang putih, haluskan
- 1 sendok teh garam
- ½ sendok teh kaldu bubuk
- 1 butir telur
Bahan Isian
- 2–3 butir telur
- Sejumput garam
Anda juga perlu menyiapkan air dalam jumlah cukup untuk merebus pempek. Tambahkan sedikit minyak ke dalam air rebusan agar pempek tidak mudah saling menempel.
Jika ingin menyajikannya dengan cara digoreng, siapkan minyak goreng secukupnya. Anda bisa menggunakan minyak baru agar warna pempek terlihat lebih bersih setelah proses penggorengan.
Kenapa Disebut Pempek Dos?
Pempek dos berbeda dari pempek pada umumnya karena adonannya tidak menggunakan ikan. Kata “dos” sering digunakan untuk menyebut pempek tanpa ikan yang mengandalkan adonan tepung sebagai bahan utama.
Karena tidak menggunakan ikan, rasa gurih pada pempek berasal dari bawang putih, garam, dan kaldu bubuk. Anda tetap bisa mendapatkan tekstur kenyal dengan penggunaan tepung tapioka dalam jumlah yang tepat.
Resep pempek dos juga menjadi pilihan menarik ketika Anda ingin membuat pempek dengan bahan yang lebih sederhana. Anda tidak perlu menyiapkan daging ikan atau mengolah ikan terlebih dahulu.
Cara Membuat Pempek Dos Isi Telur
1. Campurkan Bahan Dasar
Pertama, siapkan wadah yang cukup besar. Masukkan tepung terigu, bawang putih yang sudah Anda haluskan, garam, dan kaldu bubuk.
Aduk semua bahan hingga tercampur rata. Langkah ini membantu bumbu menyebar ke seluruh adonan sehingga rasa pempek lebih merata.
Sementara itu, siapkan air dalam panci. Panaskan air sampai benar-benar mendidih.
2. Tuangkan Air Panas
Setelah air mendidih, tuangkan sedikit demi sedikit ke dalam campuran tepung terigu.
Aduk terus menggunakan spatula atau sendok kayu. Jangan langsung menuangkan seluruh air sekaligus karena Anda perlu mengontrol kekentalan adonan.
Air panas akan membantu tepung terigu membentuk adonan yang lebih mudah Anda olah. Aduk sampai campuran berubah menjadi adonan lembut dan tidak terlalu kering.
Jika semua air sudah masuk, diamkan adonan beberapa saat sampai suhunya turun.
Jangan memasukkan telur ketika adonan masih sangat panas. Suhu yang terlalu tinggi dapat membuat telur matang sebelum Anda sempat mencampurnya dengan adonan.
3. Masukkan Telur
Setelah adonan terasa hangat, masukkan satu butir telur.
Aduk telur sampai tercampur rata dengan adonan. Pastikan tidak ada bagian telur yang masih menggumpal.
Pada tahap ini, tekstur adonan mungkin terasa lebih lembek. Anda tidak perlu panik karena tepung tapioka akan membantu membentuk tekstur adonan.
4. Tambahkan Tepung Tapioka
Masukkan tepung tapioka sedikit demi sedikit sambil terus mengaduk adonan.
Setelah adonan mulai padat, gunakan tangan untuk menguleni secara perlahan. Anda tidak perlu menguleni terlalu lama.
Cukup uleni sampai semua tepung tercampur dan adonan bisa Anda bentuk. Pengulenan yang terlalu lama dapat membuat pempek memiliki tekstur yang lebih keras setelah matang.
Jadi, fokus pada tekstur adonan. Ketika adonan sudah cukup lentur dan tidak terlalu sulit dibentuk, hentikan proses menguleni.
Jika adonan terasa terlalu lengket, Anda bisa menambahkan sedikit tepung tapioka. Namun, jangan menambahkan tepung secara berlebihan karena hal tersebut dapat membuat pempek terlalu padat.
5. Siapkan Isian Telur
Pecahkan 2–3 butir telur ke dalam mangkuk. Tambahkan sejumput garam, kemudian kocok hingga kuning dan putih telur tercampur.
Anda tidak perlu mengocok telur terlalu lama. Cukup aduk sampai tercampur rata.
Gunakan wadah kecil atau gelas dengan mulut yang mudah Anda gunakan untuk menuangkan telur ke dalam pempek.
Perhatikan jumlah telur yang Anda masukkan nanti. Jangan memenuhi ruang di dalam adonan karena telur akan mengembang ketika pempek Anda rebus.
6. Bentuk Adonan Menjadi Mangkuk
Ambil satu bagian adonan sesuai ukuran pempek yang Anda inginkan.
Bulatkan adonan terlebih dahulu. Setelah itu, tekan bagian tengahnya menggunakan ibu jari sambil memutar adonan perlahan.
Bentuk adonan menyerupai mangkuk kecil dengan bagian tengah yang lebih dalam. Buat dinding adonan cukup tebal agar tidak mudah robek ketika Anda memasukkan telur.
Jangan membuat bagian dinding terlalu tipis. Adonan yang terlalu tipis lebih mudah pecah saat Anda menuangkan telur.
Namun, jangan pula membuatnya terlalu tebal karena ruang untuk isian akan menjadi terlalu sempit.
7. Masukkan Telur
Tuangkan telur yang sudah Anda kocok ke dalam bagian tengah adonan.
Isi secukupnya dan jangan memenuhi ruang tersebut. Sisakan sedikit ruang agar telur memiliki tempat untuk mengembang ketika Anda merebus pempek.
Setelah memasukkan telur, segera tutup bagian atas adonan.
Lipat kedua sisi adonan menuju bagian tengah, lalu tekan sambungannya menggunakan jari. Pastikan seluruh bagian tertutup rapat.
Periksa kembali sambungan sebelum Anda merebus pempek. Jika masih terdapat celah kecil, telur bisa keluar ketika pempek terkena air panas.
Setelah tertutup rapat, bentuk pempek sesuai selera. Anda bisa membuat bentuk memanjang seperti pempek kapal selam atau membuat ukuran yang lebih kecil untuk camilan.
8. Rebus Pempek
Siapkan panci berisi air yang cukup banyak. Panaskan sampai air mendidih.
Tambahkan sedikit minyak ke dalam air rebusan. Minyak membantu mengurangi risiko pempek saling menempel selama proses perebusan.
Masukkan pempek satu per satu secara perlahan ke dalam air mendidih.
Jangan langsung memasukkan terlalu banyak pempek. Berikan ruang agar setiap pempek bisa bergerak dan matang secara merata.
Setelah beberapa saat, pempek akan mengapung ke permukaan. Namun, jangan langsung mengangkatnya begitu pempek mengapung.
Lanjutkan merebus selama beberapa menit agar panas benar-benar mencapai bagian dalam dan telur matang.
Setelah matang, angkat pempek menggunakan saringan atau sendok berlubang.
Tiriskan sampai air rebusan yang menempel pada permukaan pempek berkurang.
9. Goreng Jika Suka Tekstur Renyah

Anda sebenarnya bisa langsung menikmati pempek yang sudah direbus. Namun, banyak orang lebih menyukai pempek yang digoreng sebentar.
Jika ingin menggorengnya, panaskan minyak dalam wajan menggunakan api sedang.
Masukkan pempek yang sudah Anda tiriskan. Goreng sampai permukaannya berubah menjadi kuning kecokelatan.
Anda tidak perlu menggoreng terlalu lama. Pempek sudah matang setelah proses perebusan, sehingga tahap ini hanya bertujuan memberikan warna dan tekstur yang lebih renyah pada bagian luar.
Setelah permukaannya cukup kecokelatan, angkat pempek dan tiriskan.
Potong pempek menjadi beberapa bagian sebelum menyajikannya. Saat Anda membelahnya, bagian dalam akan memperlihatkan isian telur yang lembut.
Cara Menyajikan Pempek Dos Isi Telur
Pempek paling nikmat ketika Anda menyajikannya bersama cuko. Rasa cuko yang manis, asam, dan pedas memberikan keseimbangan terhadap rasa gurih pempek.
Potong pempek sesuai ukuran yang Anda inginkan. Letakkan beberapa potong di atas piring, kemudian siram dengan cuko.
Anda juga bisa menambahkan mentimun yang sudah dipotong kecil-kecil. Tekstur mentimun yang segar memberikan sensasi berbeda ketika Anda menikmatinya bersama pempek.
Jika menyukai rasa pedas, tambahkan cabai sesuai selera ke dalam cuko.
Untuk camilan keluarga, Anda bisa menyajikan cuko secara terpisah. Dengan begitu, setiap orang bisa mengambil cuko sesuai dengan tingkat rasa manis dan pedas yang mereka sukai.
Tips Agar Pempek Tidak Keras
Salah satu masalah yang sering muncul ketika membuat pempek dos adalah teksturnya terlalu keras.
Kondisi tersebut bisa terjadi ketika Anda menggunakan terlalu banyak tepung tapioka atau menguleni adonan terlalu lama.
Karena itu, masukkan tepung tapioka sedikit demi sedikit. Perhatikan tekstur adonan dan hentikan proses penambahan tepung ketika adonan sudah bisa Anda bentuk.
Anda juga tidak perlu menguleni adonan seperti membuat roti. Cukup aduk dan uleni ringan sampai semua bahan menyatu.
Gunakan air panas sesuai kebutuhan. Air membantu mengolah tepung terigu sehingga adonan memiliki tekstur yang lebih mudah Anda bentuk.
Tips Agar Isian Telur Tidak Bocor
Bagian isian menjadi salah satu tantangan ketika membuat pempek dos isi telur.
Pertama, jangan mengisi telur terlalu penuh. Berikan ruang agar telur bisa mengembang selama perebusan.
Kedua, buat dinding adonan cukup tebal. Dinding yang terlalu tipis lebih mudah robek.
Ketiga, segera tutup adonan setelah Anda menuangkan telur. Jangan membiarkan adonan terbuka terlalu lama.
Keempat, tekan seluruh bagian sambungan dengan kuat tetapi tetap hati-hati. Pastikan tidak ada celah yang terbuka.
Terakhir, masukkan pempek secara perlahan ke dalam air mendidih. Jangan menjatuhkan pempek dari ketinggian karena benturan dapat merusak bentuknya.
Tips Agar Pempek Matang Sempurna
Gunakan panci yang cukup besar agar pempek tidak berdesakan. Air yang cukup juga membantu menjaga suhu tetap stabil selama perebusan.
Setelah pempek mengapung, beri waktu beberapa menit sebelum mengangkatnya. Cara ini membantu memastikan bagian tengah matang, terutama karena pempek berisi telur.
Jika Anda membuat pempek dalam ukuran besar, tambahkan waktu perebusan. Pempek yang lebih besar membutuhkan waktu lebih lama untuk mencapai bagian tengah.
Setelah merebus, tiriskan pempek dengan baik sebelum menggorengnya. Permukaan yang terlalu basah dapat membuat minyak panas lebih mudah memercik.
Bisa Menjadi Camilan atau Ide Jualan
Pempek dos isi telur bisa menjadi pilihan camilan yang ekonomis. Anda tidak membutuhkan ikan sehingga bahan yang Anda perlukan lebih sederhana.
Selain membuatnya untuk keluarga, Anda juga bisa menjadikan pempek dos sebagai ide usaha rumahan.
Buat ukuran pempek secara konsisten agar produk terlihat rapi. Anda juga bisa menawarkan pempek dalam kondisi rebus atau goreng sesuai kebutuhan pelanggan.
Jika ingin menjualnya, siapkan cuko dalam kemasan terpisah. Dengan begitu, pelanggan bisa menikmati pempek tanpa khawatir tekstur kulit cepat berubah karena terkena kuah terlalu lama.
Pempek Dos Sederhana, Gurih dan Kenyal

Pempek dos isi telur menawarkan cara sederhana untuk menikmati pempek tanpa menggunakan ikan. Dengan tepung terigu, tepung tapioka, bawang putih, dan bahan dapur lainnya, Anda bisa menghasilkan pempek yang gurih dan kenyal.
Kunci keberhasilannya terletak pada tekstur adonan dan cara menutup isian. Jangan menguleni adonan terlalu lama agar pempek tidak keras. Selain itu, jangan mengisi telur terlalu penuh dan pastikan seluruh sambungan tertutup rapat.
Anda bisa menikmati pempek setelah merebusnya atau menggorengnya sebentar untuk mendapatkan bagian luar yang lebih kecokelatan dan renyah.
Sajikan bersama cuko dan potongan mentimun untuk mendapatkan perpaduan rasa yang lebih lengkap. Dengan bahan sederhana dan langkah yang mudah diikuti, resep pempek dos isi telur ini cocok untuk Anda coba di rumah kapan saja.
Kalau ingin membuat camilan yang gurih, mengenyangkan, dan tidak membutuhkan ikan, resep ini layak masuk daftar menu keluarga. Sekali berhasil membuatnya, Anda bisa menyesuaikan ukuran, isian, dan tingkat kerenyahan sesuai selera. (rull*)









