Alamorganik.com-Dalam dunia pertanian, petani sering memandang keong mas sebagai ancaman serius. Keong ini menyerang tanaman muda, terutama padi, lalu merusak batang dan daun hingga tanaman mati sebelum tumbuh sempurna. Akibatnya, banyak petani harus mengeluarkan biaya tambahan untuk mengendalikan hama ini.
Namun demikian, tidak semua yang tampak merugikan selalu membawa dampak buruk. Di balik sifatnya sebagai hama, keong mas justru menyimpan potensi besar jika petani mengolahnya dengan cara yang tepat. Keong mas dapat berubah menjadi MOL (Mikroorganisme Lokal) yang bermanfaat untuk menyuburkan tanah dan mendukung pertumbuhan tanaman.
Melalui pendekatan pertanian alami, petani bisa memanfaatkan keong mas sebagai bahan utama pupuk cair organik dan aktivator kompos. Selain itu, cara pembuatannya cukup sederhana dan tidak memerlukan biaya besar. Oleh karena itu, metode ini sangat cocok untuk petani yang ingin menerapkan pertanian ramah lingkungan.
Apa Itu MOL Keong Mas?

MOL keong mas merupakan larutan hasil fermentasi keong mas yang dicampur dengan sumber karbohidrat dan air bersih. Selama proses fermentasi berlangsung, berbagai mikroorganisme lokal berkembang secara alami di dalam larutan.
Mikroorganisme ini berperan aktif dalam mengurai bahan organik, meningkatkan aktivitas biologis tanah, serta membantu akar tanaman menyerap unsur hara. Karena alasan inilah, petani sering memanfaatkan MOL keong mas sebagai:
- Pupuk cair organik
- Aktivator kompos alami
- Penyubur tanah
- Perangsang pertumbuhan tanaman
Dengan memanfaatkan keong mas menjadi MOL, petani tidak hanya mengurangi populasi hama di sawah, tetapi juga memperoleh pupuk organik yang murah dan berkelanjutan.
Mengapa Keong Mas Cocok Dijadikan Bahan MOL?
Keong mas mengandung protein tinggi, asam amino, serta nitrogen alami yang sangat dibutuhkan mikroorganisme selama fermentasi. Kandungan nutrisi ini membantu mikroba berkembang lebih cepat dan stabil.
Selain itu, keong mas membawa mikroorganisme pengurai dari habitat aslinya, seperti sawah dan parit. Kombinasi nutrisi dan mikroba inilah yang menjadikan keong mas sebagai bahan MOL yang sangat efektif.
Lebih jauh lagi, keong mas tersedia melimpah di lahan pertanian. Petani bisa mengumpulkannya tanpa biaya tambahan. Dengan demikian, penggunaan keong mas sebagai MOL mampu menekan biaya produksi sekaligus mengurangi dampak hama.
Alat dan Bahan yang Dibutuhkan
Bahan Utama
- Keong mas segar
- Gula merah, gula aren, atau molase
- Air bersih (air hujan atau air sumur tanpa kaporit)
Bahan Tambahan (Opsional)
- Air cucian beras
- Buah busuk
- Nasi basi
tambahan ini memperkaya jenis mikroorganisme dalam larutan MOL.
Alat
- Ember atau jerigen plastik
- Pisau atau alat pemukul
- Tongkat pengaduk kayu
- Saringan
- Penutup wadah yang tidak rapat
Pastikan semua alat dalam kondisi bersih agar fermentasi berjalan lancar.
Langkah-Langkah Pembuatan MOL dari Keong Mas

1. Mengumpulkan Keong Mas
Pertama, kumpulkan keong mas dari sawah, parit, atau lahan basah. Pilih keong yang masih segar dan tidak berbau busuk. Keong berukuran kecil hingga sedang lebih mudah dihancurkan dan difermentasi.
Selain menghasilkan bahan MOL, langkah ini sekaligus membantu mengendalikan hama di lahan.
2. Membersihkan Keong Mas
Selanjutnya, cuci keong mas menggunakan air bersih hingga lumpur dan kotoran hilang. Pembersihan ini penting karena kotoran berlebih dapat mengganggu keseimbangan mikroorganisme selama fermentasi.
3. Menghancurkan Keong Mas
Kemudian, hancurkan keong mas menggunakan alat pemukul atau ditumbuk hingga cangkang dan dagingnya pecah. Anda tidak perlu menghaluskannya, cukup pastikan bagian dalam terbuka.
Langkah ini mempercepat fermentasi dan membantu nutrisi keong keluar secara maksimal.
4. Membuat Larutan Dasar
Masukkan keong mas yang sudah dihancurkan ke dalam ember plastik. Setelah itu, tambahkan air bersih dengan perbandingan:
- 1 kg keong mas
- 5–10 liter air
Aduk campuran hingga merata.
5. Menambahkan Sumber Karbohidrat
Larutkan 200–300 gram gula merah atau gula aren dengan air hangat. Setelah larut sempurna, tuangkan ke dalam ember berisi keong mas.
Karbohidrat ini menjadi sumber energi utama mikroorganisme agar berkembang optimal. Aduk kembali hingga semua bahan tercampur.
6. Proses Fermentasi
Tutup wadah, tetapi jangan rapat. Simpan di tempat teduh dan sejuk. Selama 7–14 hari, mikroorganisme akan bekerja aktif.
Selama fermentasi berlangsung, Anda akan melihat beberapa tanda:
- Aroma berubah menjadi asam segar
- Warna larutan menjadi kecokelatan
- Gas fermentasi mulai terbentuk
Aduk larutan setiap satu atau dua hari agar proses berjalan merata.
7. Penyaringan MOL
Setelah fermentasi selesai, saring larutan untuk memisahkan ampas. Anda bisa mengubur ampas ke tanah atau mencampurnya ke kompos.
Larutan hasil saringan merupakan MOL keong mas siap pakai.
8. Penyimpanan
Simpan MOL dalam botol atau jerigen plastik dan letakkan di tempat teduh. Dengan penyimpanan yang baik, MOL dapat bertahan hingga enam bulan.
Cara Menggunakan MOL Keong Mas
Sebagai Pupuk Cair
Campurkan 10–20 ml MOL keong mas ke dalam 1 liter air. Siramkan ke area perakaran tanaman seminggu sekali.
Sebagai Aktivator Kompos
Campurkan 100 ml MOL keong mas ke 10 liter air, lalu siramkan ke tumpukan kompos agar penguraian berlangsung lebih cepat.
Sebagai Penyubur Tanah
Aplikasikan MOL sebelum masa tanam untuk meningkatkan kehidupan mikroba tanah.
Manfaat MOL Keong Mas bagi Tanaman
Penggunaan MOL keong mas secara rutin memberikan banyak manfaat, antara lain:
- Menyuburkan tanah
- Mempercepat pertumbuhan tanaman
- Meningkatkan penyerapan nutrisi
- Memperbaiki struktur tanah
- Menghemat biaya pupuk
- Mendukung pertanian ramah lingkungan
Tanaman yang Cocok Menggunakan MOL Keong Mas

Petani dapat menggunakan MOL keong mas pada:
- Padi
- Jagung
- Cabai
- Tomat
- Terong
- Sayuran daun
- Tanaman buah
- Tanaman hias
Tips Agar MOL Berhasil
- Gunakan air tanpa kaporit
- Hindari wadah logam
- Pastikan aroma asam segar
- Simpan di tempat teduh
- Gunakan sesuai dosis
MOL dari keong mas membuktikan bahwa hama pun bisa berubah menjadi sumber manfaat. Dengan pengolahan yang tepat, petani dapat menghasilkan pupuk cair organik yang murah, efektif, dan ramah lingkungan.
Dengan demikian, penggunaan MOL keong mas tidak hanya meningkatkan kesuburan tanah, tetapi juga mendukung pertanian berkelanjutan. Semoga artikel ini membantu dan bisa langsung Anda praktikkan di kebun atau sawah (rull)









