Alamorganik.com-Dalam dunia pertanian alami, petani sukses memanfaatkan bahan sederhana dari alam untuk menjaga kesuburan tanah sekaligus kesehatan tanaman. Saat ini, sistem JADAM Natural Farming semakin populer karena kepraktisannya. Metode ini mendorong petani untuk menggunakan bahan lokal yang murah, mudah didapat, dan efektif, tanpa harus bergantung pada produk kimia mahal.
Salah satu bahan alami yang sangat potensial untuk dijadikan JADAM adalah kunyit. Selama ini, kunyit dikenal sebagai rempah dapur dan tanaman obat. Namun dalam pertanian alami, kunyit berperan sebagai pestisida nabati, antibakteri, dan antijamur alami. Dengan metode JADAM, petani bisa mengolah kunyit menjadi larutan yang melindungi tanaman sekaligus meningkatkan kesehatan dan daya tahan tanaman secara keseluruhan.
Mengapa Kunyit Cocok untuk JADAM?

Kunyit mengandung senyawa aktif utama bernama kurkumin, serta minyak atsiri yang memiliki sifat:
- Antibakteri
- Antijamur
- Antioksidan
- Antiserangga alami
Dalam sistem JADAM, bahan herbal seperti kunyit menjaga tanaman dari hama dan penyakit tanpa merusak mikroorganisme baik di tanah. Karena kunyit bekerja secara alami, larutan ini tidak meninggalkan residu berbahaya. Selain itu, kunyit mudah tumbuh di berbagai daerah, harganya murah, dan sering tersedia di kebun atau dapur rumah tangga. Oleh karena itu, petani bisa memanfaatkan kunyit sebagai solusi hemat dan ramah lingkungan untuk pertanian alami.
Jenis JADAM dari Kunyit
JADAM dari kunyit termasuk dalam kategori JADAM Herbal Solution (JHS). Larutan ini berfungsi sebagai pestisida nabati dan penguat daya tahan tanaman, bukan sebagai pupuk utama. Dengan penggunaan rutin, JADAM kunyit membantu tanaman tetap sehat dan tahan terhadap serangan hama maupun penyakit.
Alat dan Bahan yang Dibutuhkan
Bahan Utama:
- Kunyit segar (rimpang)
- Air bersih (air hujan atau air sumur tanpa kaporit)
- Garam laut atau garam kasar (tanpa yodium, secukupnya)
Bahan Tambahan (Opsional):
- Bawang putih (meningkatkan efek antibakteri)
- Cabai (mengusir hama pengunyah dan penghisap)
- Serai atau lengkuas (memperkuat aroma pengusir serangga)
Alat Pendukung:
- Ember plastik atau jerigen
- Pisau
- Blender atau alat tumbuk
- Tongkat pengaduk kayu
- Saringan kain
- Penutup wadah (tidak perlu rapat)
Ikuti Langkah-Langkah Membuat JADAM dari Kunyit

1. Pilih dan Bersihkan Kunyit
Pertama, pilih kunyit yang segar, tua, dan tidak busuk. Kunyit tua mengandung kurkumin lebih tinggi dibanding kunyit muda. Setelah itu, cuci rimpang hingga bersih dari tanah dan kotoran. Dengan melakukan langkah ini, larutan tetap aman dan tidak tercemar bakteri pembusuk yang tidak diinginkan.
2. Potong dan Hancurkan Kunyit
Selanjutnya, potong kunyit menjadi irisan kecil agar mudah dihancurkan. Kemudian, blender atau tumbuk kunyit dengan sedikit air hingga halus. Proses ini membantu:
- Mengeluarkan senyawa aktif kunyit
- Mempercepat proses ekstraksi
- Memaksimalkan efektivitas larutan JADAM
Dengan langkah ini, semua senyawa aktif dapat larut sempurna.
3. Buat Larutan Herbal
Masukkan kunyit halus ke dalam ember plastik. Tambahkan air bersih dengan perbandingan 1 kg kunyit segar : 10 liter air. Aduk perlahan hingga senyawa aktif larut merata. Dengan mencampur secara merata, larutan menjadi lebih efektif untuk melindungi tanaman.
4. Tambahkan Garam
Setelah itu, tambahkan 1–2 sendok makan garam laut. Garam membantu proses ekstraksi senyawa aktif, menekan pertumbuhan mikroba pembusuk, dan menjaga kestabilan larutan. Aduk kembali hingga larut sempurna.
5. Fermentasi Alami
Kemudian, tutup wadah tetapi jangan rapat agar gas hasil fermentasi bisa keluar. Simpan di tempat teduh dan sejuk selama 5–7 hari. Selama proses fermentasi:
- Aroma kunyit semakin kuat
- Warna larutan menjadi kuning pekat
- Senyawa aktif kunyit terlarut maksimal
Aduk larutan setiap hari agar fermentasi berjalan merata dan efektif.
6. Saring Larutan
Setelah fermentasi selesai, saring larutan menggunakan kain atau saringan halus. Petani dapat memanfaatkan ampas kunyit sebagai:
- Pupuk organik padat
- Campuran kompos
- Pengusir hama di sekitar tanaman
Larutan hasil saringan ini disebut JADAM Kunyit.
7. Simpan Larutan
Simpan larutan dalam botol plastik atau jerigen di tempat teduh dan terlindung dari sinar matahari langsung. Dengan penyimpanan baik, larutan bisa digunakan hingga 3–4 bulan.
Cara Penggunaan JADAM Kunyit
1. Penyemprotan Daun
- Campurkan 5–10 ml JADAM kunyit per liter air
- Tambahkan JADAM Wetting Agent atau sedikit sabun cair alami
- Semprot daun pada pagi atau sore hari, 1–2 kali seminggu
Penyemprotan rutin membantu tanaman tetap sehat dan terhindar dari hama.
2. Penyiraman Tanah
- Campurkan 10 ml per liter air
- Siram di sekitar perakaran tanaman
Metode ini efektif mencegah jamur tanah dan bakteri patogen, sehingga tanaman lebih kuat dan produktif.
Manfaat JADAM Kunyit bagi Tanaman
- Mengendalikan Penyakit Jamur
Kunyit efektif melawan penyakit seperti busuk akar, bercak daun, embun tepung, dan layu akibat jamur. - Menekan Pertumbuhan Bakteri Patogen
Senyawa kurkumin menghambat bakteri penyebab penyakit tanaman tanpa merusak mikroba baik di tanah. - Mengusir Hama Secara Alami
Aroma khas kunyit tidak disukai serangga seperti kutu daun, ulat, thrips, dan lalat kecil. - Meningkatkan Daya Tahan Tanaman
Tanaman yang rutin diberi JADAM kunyit lebih kuat dan tidak mudah stres akibat cuaca ekstrem. - Aman untuk Lingkungan
Larutan ini tidak mencemari tanah, air, maupun hasil panen, sehingga aman digunakan pada sayur, buah, dan tanaman obat. - Menghemat Biaya Pertanian
Bahan murah dan mudah didapat membuat petani tidak perlu membeli pestisida kimia mahal.
Tips Agar JADAM Kunyit Lebih Efektif

- Gunakan air bersih tanpa kaporit
- Jangan mencampur dengan pestisida kimia
- Uji coba larutan pada beberapa tanaman terlebih dahulu
- Hindari menyemprot saat matahari terik
- Gunakan secara rutin dengan dosis ringan
Dengan menerapkan tips ini, JADAM kunyit akan bekerja maksimal dan tanaman tetap sehat.
JADAM dari kunyit membuktikan bahwa bahan herbal sederhana bisa menjadi solusi besar bagi pertanian alami. Dengan langkah pembuatan yang mudah dan bahan murah, siapa pun bisa membuat pestisida nabati sendiri di rumah.
Larutan ini tidak hanya melindungi tanaman dari hama dan penyakit, tetapi juga menjaga keseimbangan tanah dan lingkungan.
Selain kunyit, petani juga bisa membuat JADAM dari bawang putih, daun mimba, serai, atau kombinasi herbal lainnya untuk pertanian organik yang lebih variatif. (rull)









