Daun Ubi Jalar untuk Penderita DBD: Benarkah Dapat Membantu Meningkatkan Trombosit? Ini Manfaat dan Cara Mengolahnya

- Penulis

Selasa, 4 Agustus 2026 - 06:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Alamorganik.com-Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi salah satu penyakit yang perlu diwaspadai, terutama saat musim hujan atau ketika populasi nyamuk Aedes aegypti meningkat. Virus dengue yang dibawa nyamuk tersebut dapat menyebabkan demam tinggi, nyeri otot dan sendi, sakit kepala, mual, hingga penurunan jumlah trombosit yang meningkatkan risiko perdarahan.

Selama menjalani pengobatan dari dokter, banyak masyarakat Indonesia juga mengonsumsi berbagai tanaman herbal sebagai pendamping untuk membantu proses pemulihan. Salah satu yang cukup populer ialah daun ubi jalar (Ipomoea batatas), yang telah lama dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional.

Meski lebih dikenal sebagai sayuran, daun ubi jalar menyimpan beragam vitamin, mineral, dan senyawa antioksidan yang bermanfaat bagi kesehatan. Banyak masyarakat mengonsumsi air rebusan daun ubi jalar karena percaya minuman herbal ini dapat membantu menjaga daya tahan tubuh dan mendukung proses pembentukan trombosit selama masa pemulihan DBD.

Walaupun beberapa penelitian awal menunjukkan potensi manfaat tersebut, para peneliti masih memerlukan uji klinis yang lebih luas untuk memastikan efektivitas dan keamanannya. Karena itu, penderita DBD tetap perlu menjalani pemeriksaan serta pengobatan sesuai anjuran dokter. Anda dapat mengonsumsi daun ubi jalar sebagai pendamping pola makan sehat selama masa pemulihan, tetapi jangan menjadikannya sebagai pengganti terapi medis.

Kandungan Gizi Daun Ubi Jalar

sumber foto: i.cdn.newsbytesapp.com

Daun ubi jalar termasuk salah satu sayuran hijau yang kaya nutrisi. Dalam setiap lembar daunnya terdapat berbagai vitamin, mineral, dan senyawa bioaktif yang mendukung kesehatan tubuh.

Beberapa kandungan penting dalam daun ubi jalar meliputi:

  • Vitamin C
  • Vitamin A (beta-karoten)
  • Vitamin E
  • Vitamin K
  • Zat besi
  • Kalsium
  • Magnesium
  • Kalium
  • Serat
  • Flavonoid
  • Polifenol
  • Antosianin (terutama pada varietas ubi jalar ungu)

Kombinasi nutrisi tersebut menjadikan daun ubi jalar memiliki aktivitas antioksidan yang cukup tinggi sehingga mampu membantu tubuh melawan radikal bebas dan mengurangi kerusakan sel akibat infeksi.

Mengapa Penderita DBD Membutuhkan Nutrisi Tambahan?

Virus dengue menyebabkan sistem kekebalan tubuh bekerja lebih keras. Pada beberapa pasien, infeksi juga memicu penurunan trombosit secara signifikan sehingga meningkatkan risiko perdarahan.

Selama proses penyembuhan, tubuh membutuhkan:

  • Cairan yang cukup
  • Asupan vitamin
  • Mineral
  • Protein
  • Antioksidan

Nutrisi tersebut membantu mempercepat proses regenerasi sel, menjaga fungsi organ, serta mendukung sistem imun agar bekerja lebih optimal.

Di sinilah daun ubi jalar berpotensi memberikan manfaat sebagai makanan bergizi yang mudah diperoleh.

Manfaat Daun Ubi Jalar untuk Penderita DBD

1. Membantu Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Daun ubi jalar mengandung vitamin C dalam jumlah yang cukup tinggi. Vitamin ini berperan penting dalam meningkatkan fungsi sel-sel imun sehingga tubuh lebih efektif melawan infeksi virus.

Selain itu, vitamin A juga membantu menjaga kesehatan jaringan tubuh dan mendukung sistem kekebalan.

Kedua vitamin tersebut bekerja sebagai antioksidan yang membantu mengurangi stres oksidatif akibat infeksi virus dengue.

Dengan daya tahan tubuh yang lebih baik, proses pemulihan biasanya berlangsung lebih optimal.

2. Kaya Antioksidan yang Melindungi Sel Tubuh

Infeksi virus dengue memicu peningkatan radikal bebas di dalam tubuh. Jika jumlah radikal bebas berlebihan, kerusakan sel dapat semakin besar.

Daun ubi jalar mengandung:

  • Flavonoid
  • Polifenol
  • Beta-karoten
  • Antosianin

Senyawa-senyawa tersebut dikenal memiliki kemampuan menangkal radikal bebas sehingga membantu melindungi sel dari kerusakan.

Baca Juga :  Cara Alami Atasi Masalah Prostat Tanpa Obat Kimia

Antioksidan juga berperan dalam mengurangi peradangan yang muncul selama infeksi.

3. Berpotensi Membantu Pembentukan Trombosit

Salah satu manfaat yang paling sering dikaitkan dengan daun ubi jalar adalah kemampuannya membantu meningkatkan jumlah trombosit.

Secara tradisional, masyarakat telah lama mengonsumsi air rebusan daun ubi jalar, terutama varietas ungu, ketika mengalami DBD.

Beberapa penelitian awal menunjukkan bahwa kandungan antioksidan dan polifenol pada daun ubi jalar berpotensi mendukung proses pembentukan sel darah. Namun, hingga saat ini bukti ilmiah yang tersedia masih terbatas sehingga manfaat tersebut belum dapat dipastikan sebagai terapi medis.

Karena itu, pasien DBD tetap harus menjalani pemeriksaan trombosit secara berkala di fasilitas kesehatan.

4. Membantu Mengurangi Peradangan

Virus dengue menyebabkan respons peradangan pada tubuh.

Daun ubi jalar memiliki kandungan flavonoid dan polifenol yang dikenal memiliki sifat antiinflamasi.

Sifat tersebut membantu mengurangi peradangan sehingga beberapa gejala seperti nyeri otot, pegal, dan rasa tidak nyaman dapat berkurang selama masa pemulihan.

5. Membantu Mengurangi Rasa Mual

sumber foto: kehamilansehat.com

Tidak sedikit penderita DBD mengalami penurunan nafsu makan disertai mual.

Air rebusan daun ubi jalar yang hangat sering dimanfaatkan sebagai minuman pendamping karena terasa ringan dan mudah dikonsumsi.

Meskipun belum ada bukti klinis yang secara khusus menunjukkan efektivitasnya mengatasi mual akibat DBD, konsumsi cairan hangat dapat membantu sebagian orang merasa lebih nyaman.

6. Membantu Mencegah Dehidrasi

Dehidrasi merupakan salah satu kondisi yang harus diwaspadai pada penderita DBD.

Demam tinggi menyebabkan tubuh kehilangan banyak cairan melalui keringat.

Air rebusan daun ubi jalar dapat menjadi salah satu sumber cairan tambahan selain air putih, oralit, sup, atau cairan lain yang dianjurkan dokter.

Kecukupan cairan sangat penting untuk menjaga volume darah dan membantu mencegah terjadinya syok dengue.

7. Mendukung Pembentukan Sel Darah

Daun ubi jalar juga mengandung zat besi yang berperan dalam pembentukan sel darah merah.

Walaupun fungsi utamanya bukan meningkatkan trombosit, kecukupan zat besi membantu tubuh memproduksi sel darah secara optimal.

Nutrisi ini juga bermanfaat bagi penderita yang mengalami penurunan kondisi tubuh setelah sakit.

8. Menjadi Sumber Nutrisi Selama Masa Pemulihan

Setelah fase kritis DBD berlalu, tubuh memerlukan nutrisi lengkap untuk mempercepat proses penyembuhan.

Daun ubi jalar dapat menjadi pilihan sayuran sehat karena mengandung vitamin, mineral, dan serat yang membantu memenuhi kebutuhan gizi harian.

Selain direbus, daun ubi jalar juga dapat diolah menjadi sayur bening, tumisan, atau lalapan matang.

Cara Mengolah Daun Ubi Jalar untuk Penderita DBD

Jika ingin memanfaatkan daun ubi jalar sebagai minuman herbal pendamping, berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan.

Bahan

  • Segenggam pucuk daun ubi jalar segar
  • 2 gelas air bersih

Cara Membuat

Cuci daun ubi jalar hingga benar-benar bersih di bawah air mengalir.

Masukkan ke dalam panci berisi dua gelas air.

Rebus selama sekitar 5 hingga 10 menit hingga air berubah kehijauan.

Angkat, kemudian saring air rebusannya.

Biarkan air rebusan mendingin hingga hangat, lalu minum secara perlahan.

Anda dapat mengonsumsi air rebusan daun ubi jalar sebagai tambahan asupan cairan selama masa pemulihan DBD.

Baca Juga :  Daun Kedondong Bukan Sekadar Pelengkap, Ternyata Kaya Manfaat untuk Tubuh

Namun, tetap penuhi kebutuhan cairan harian dengan minum air putih, oralit jika diperlukan, atau cairan lain sesuai anjuran tenaga kesehatan. Jangan menjadikan air rebusan daun ubi jalar sebagai pengganti cairan utama atau terapi medis.

Cara Lain Mengonsumsi Daun Ubi Jalar

Selain direbus, daun ubi jalar juga dapat diolah menjadi berbagai menu sehat, seperti:

  • Sayur bening daun ubi jalar
  • Tumis daun ubi jalar dengan bawang putih
  • Sup sayuran
  • Campuran bubur
  • Lalapan matang

Pengolahan yang tidak terlalu lama membantu mempertahankan sebagian kandungan vitamin di dalam daun.

Tips Memilih Daun Ubi Jalar yang Baik

Agar manfaatnya lebih optimal, pilih daun ubi jalar yang:

  • Berwarna hijau segar.
  • Tidak layu.
  • Tidak berlubang akibat hama.
  • Tidak menguning.
  • Berasal dari tanaman yang tidak terkena pestisida berlebihan.

Sebelum diolah, cuci daun menggunakan air mengalir agar sisa tanah dan kotoran hilang.

Hal yang Perlu Diperhatikan

Walaupun tergolong aman sebagai sayuran, penggunaan daun ubi jalar tetap memerlukan perhatian.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain:

  • Jangan menjadikan daun ubi jalar sebagai satu-satunya pengobatan DBD.
  • Tetap lakukan pemeriksaan trombosit sesuai jadwal dokter.
  • Segera ke rumah sakit jika muncul tanda bahaya seperti muntah terus-menerus, perdarahan, nyeri perut hebat, atau tubuh sangat lemas.
  • Konsumsi makanan bergizi seimbang selama masa pemulihan.
  • Pastikan kebutuhan cairan tetap terpenuhi setiap hari.

Apakah Daun Ubi Jalar Benar-Benar Bisa Menambah Trombosit?

Hingga saat ini, belum ada bukti ilmiah yang cukup kuat untuk menyatakan bahwa daun ubi jalar secara pasti dapat meningkatkan trombosit pada pasien DBD.

Sebagian manfaat tersebut berasal dari pengalaman empiris masyarakat dan beberapa penelitian awal yang menunjukkan potensi positif. Namun, penelitian dengan skala lebih besar masih diperlukan untuk memastikan efektivitas dan dosis yang tepat.

Karena itu, daun ubi jalar sebaiknya dipandang sebagai makanan bergizi yang dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi selama masa pemulihan, bukan sebagai pengganti terapi medis.

Kesimpulan

sumber foto: i.cdn.newsbytesapp.com

Daun ubi jalar (Ipomoea batatas) merupakan sayuran bergizi yang kaya vitamin C, vitamin A, polifenol, flavonoid, serat, dan berbagai antioksidan. Kandungan tersebut berpotensi membantu meningkatkan daya tahan tubuh, mengurangi peradangan, memenuhi kebutuhan cairan, serta mendukung proses pemulihan penderita DBD.

Di berbagai daerah, masyarakat memanfaatkan air rebusan daun ubi jalar sebagai pendamping selama masa pemulihan DBD karena percaya minuman ini dapat membantu meningkatkan jumlah trombosit. Beberapa penelitian awal memang menunjukkan potensi manfaat tersebut. Namun, para peneliti masih memerlukan studi klinis yang lebih besar untuk memastikan efektivitas, keamanan, serta dosis yang tepat. Karena itu, masyarakat sebaiknya tidak mengandalkan daun ubi jalar sebagai terapi utama.

Penderita DBD tetap perlu menjalani pemeriksaan dan pengobatan sesuai anjuran dokter. Anda dapat mengonsumsi daun ubi jalar sebagai bagian dari pola makan bergizi untuk membantu memenuhi kebutuhan vitamin, mineral, dan antioksidan selama masa pemulihan. Namun, jangan menjadikan daun ubi jalar sebagai pengganti obat atau perawatan medis.

Dengan kombinasi pengobatan yang tepat, asupan gizi seimbang, istirahat yang cukup, dan pemenuhan cairan, peluang pemulihan dari DBD akan menjadi lebih baik. (rull)

Berita Terkait

Sering Jadi Pelengkap Masakan, Kelapa Parut Ternyata Punya Banyak Manfaat untuk Kesehatan
Makan Buah Sawo Secara Rutin? Ini Manfaat Luar Biasa yang Perlu Anda Ketahui
Jangan Langsung Dibuang! Kulit Semangka Ternyata Punya Banyak Manfaat untuk Kesehatan, Begini Cara Mengolahnya Menjadi Teh
Makan Semangka Setiap Hari? Kenali Manfaatnya untuk Kesehatan dan Cara Konsumsi yang Tepat
Makan Kelengkeng Setiap Hari? Kenali Manfaatnya untuk Kesehatan dan Cara Konsumsi yang Benar
Mengapa Ada Perokok yang Tidak Terkena Kanker? Memahami Peran Genetik dan Faktor Risiko di Balik Penyakit Kanker
Benarkah Cabai Bisa Membantu Meredakan Nyeri? Ini Penjelasan Ilmiah di Balik Sensasi Pedas
Tak Kalah dari Kentang, Umbi Gembili Punya Serat Tinggi yang Baik untuk Pencernaan

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 22:02 WIB

Sering Jadi Pelengkap Masakan, Kelapa Parut Ternyata Punya Banyak Manfaat untuk Kesehatan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:02 WIB

Makan Buah Sawo Secara Rutin? Ini Manfaat Luar Biasa yang Perlu Anda Ketahui

Selasa, 4 Agustus 2026 - 06:02 WIB

Daun Ubi Jalar untuk Penderita DBD: Benarkah Dapat Membantu Meningkatkan Trombosit? Ini Manfaat dan Cara Mengolahnya

Minggu, 2 Agustus 2026 - 20:00 WIB

Makan Semangka Setiap Hari? Kenali Manfaatnya untuk Kesehatan dan Cara Konsumsi yang Tepat

Minggu, 2 Agustus 2026 - 15:58 WIB

Makan Kelengkeng Setiap Hari? Kenali Manfaatnya untuk Kesehatan dan Cara Konsumsi yang Benar

Berita Terbaru