Herbal untuk Membantu Meredakan Sembelit

- Penulis

Minggu, 30 November 2025 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Alamorganik.com-Sembelit adalah salah satu masalah pencernaan yang bisa dialami siapa saja, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Meski terlihat sepele, kondisi ini dapat membuat seseorang merasa sangat tidak nyaman. Perut terasa penuh, buang air besar menjadi sulit, dan bahkan aktivitas sehari-hari ikut terganggu. Sembelit biasanya muncul akibat kurang serat, kurang minum air, jarang bergerak, stres, atau terlalu banyak mengonsumsi makanan tinggi lemak.

Masyarakat Indonesia sudah sejak lama mengenal berbagai jenis herbal untuk membantu melancarkan pencernaan. Herbal-herbal ini bekerja dengan cara menambah asupan serat, membantu melembutkan feses, hingga merangsang gerakan usus secara alami.

Mengapa Sembelit Bisa Terjadi?

Sebelum mengetahui herbal apa yang bisa membantu, penting memahami terlebih dahulu penyebab terjadinya sembelit. Beberapa faktor pemicu yang umum terjadi antara lain:

  • Kurang minum air, sehingga feses menjadi keras.
  • Kekurangan serat, terutama dari sayur dan buah.
  • Kurang aktivitas fisik, membuat pergerakan usus melambat.
  • Stres, yang berdampak pada sistem pencernaan.
  • Sering menahan buang air besar, sehingga feses mengeras.
  • Konsumsi makanan tinggi lemak, seperti gorengan atau fast food.

Dengan mengetahui penyebabnya, kita bisa menggunakan herbal secara lebih tepat sebagai pendamping untuk membantu meredakan sembelit.

sumber foto: tribunnews.com

Herbal yang Dapat Membantu Mengurangi Sembelit

Indonesia kaya akan tanaman herbal yang telah digunakan turun-temurun untuk membantu melancarkan pencernaan. Berikut beberapa di antaranya.

A. Daun Senna (Daun Jati Cina)

Daun senna dikenal sebagai herbal pencahar alami yang bekerja dengan merangsang gerakan usus. Efeknya cukup kuat sehingga harus digunakan dengan hati-hati.

Cara penggunaan:

  • Rebus 2–3 lembar daun senna dengan 300 ml air.
  • Didihkan selama 5–7 menit.
  • Minum sekali saja saat diperlukan.

Catatan:
Tidak dianjurkan untuk ibu hamil, anak-anak, atau dikonsumsi rutin karena dapat menyebabkan ketergantungan.

B. Lidah Buaya

Gel lidah buaya mengandung komponen yang membantu melembapkan sistem pencernaan sehingga feses lebih mudah dikeluarkan.

Baca Juga :  Manfaat Daun Adam dan Hawa (Nanas Kerang): Herbal Ungu Kaya Antioksidan

Cara mengolah:

  1. Ambil 1–2 sendok makan gel lidah buaya murni.
  2. Campurkan dengan air hangat atau madu.
  3. Minum 1 kali sehari bila diperlukan.

Selain segar, lidah buaya juga membantu menjaga hidrasi tubuh.

C. Pepaya

Pepaya adalah buah yang sangat efektif untuk membantu mengatasi sembelit. Kandungan serat dan enzim papain di dalamnya membantu mempercepat proses pencernaan.

Cara konsumsi:

  • Makan 1–2 potong pepaya matang setiap hari.
  • Bisa diolah menjadi jus tanpa gula.

Pepaya aman dikonsumsi secara rutin dan menjadi pilihan yang paling mudah ditemukan.

D. Jahe

Jahe membantu menghangatkan sistem pencernaan, mengurangi rasa kembung, dan merilekskan otot usus.

Cara membuat wedang jahe:

  1. Geprek 2 ruas jahe.
  2. Rebus dengan 400 ml air.
  3. Tambahkan madu jika ingin rasa lebih lembut.
  4. Minum dalam keadaan hangat.

E. Daun Peppermint

Peppermint memiliki efek menenangkan dan membantu melemaskan otot usus.

Cara membuat teh peppermint:

  • Seduh 1 genggam daun peppermint segar dengan air panas.
  • Diamkan 5–10 menit.
  • Minum hangat.

F. Biji Selasih

Saat direndam, biji selasih berubah menjadi gel yang dapat membantu melunakkan feses.

Cara konsumsi:

  1. Rendam 1 sendok teh biji selasih dalam air selama 15 menit.
  2. Campurkan ke dalam jus atau air lemon.
  3. Minum 1–2 kali sehari.

G. Buah Naga

Ilustrasi oleh faktual news

Buah naga kaya akan serat larut yang baik untuk membantu melancarkan pencernaan.

Cara konsumsi:

  • Makan ½ buah naga setiap hari.
  • Anda bisa membuatnya menjadi smoothie tanpa menambahkan gula.

Ramuan Herbal Kombinasi untuk Melancarkan BAB

Anda bisa mengombinasikan beberapa herbal untuk mendapatkan efek yang lebih optimal. Cobalah beberapa resep sederhana berikut.

A. Pepaya + Madu + Lemon

Ramuan ini membantu melunakkan feses sekaligus menjaga hidrasi tubuh.

Cara membuat:

  • Haluskan pepaya matang.
  • Tambahkan 1 sendok teh air lemon.
  • Tambahkan 1 sendok makan madu.
  • Konsumsi saat perut terasa penuh.

B. Jahe + Serai

Keduanya membantu meredakan kembung dan menenangkan perut.

Baca Juga :  Herbal untuk Mengatasi Mual dan Muntah: Ramuan Alami dan Cara Penggunaannya

Cara membuat:

  1. Rebus 2 ruas jahe dan 2 batang serai hingga aroma keluar.
  2. Minum hangat.

C. Lidah Buaya + Madu

Ramuan sederhana ini membantu melancarkan proses pencernaan.

Cara membuat:

  • Campurkan 1 sendok makan gel lidah buaya dengan madu.
  • Minum pagi hari sebelum makan.

Tips Alami Agar Sembelit Tidak Datang Kembali

Herbal dapat membantu meredakan sembelit, tetapi perubahan gaya hidup tetap menjadi faktor utama supaya sembelit tidak berulang.

1. Minum cukup air

Hidrasi membantu menjaga tekstur feses agar tidak mengeras.

2. Perbanyak konsumsi serat

Konsumsi sayuran hijau, pepaya, alpukat, pisang, dan oatmeal secara rutin.

3. Tetap aktif bergerak

Aktivitas fisik seperti jalan kaki membantu merangsang pergerakan usus.

4. Jangan menahan BAB

Biasakan BAB saat tubuh memberikan sinyal.

5. Konsumsi probiotik

Yogurt plain, tempe, atau kefir membantu menyeimbangkan bakteri baik.

6. Hindari makanan pemicu sembelit

Batasi gorengan, makanan cepat saji, makanan pedas berlebihan, dan makanan minim serat.

7. Kelola stres

raffic Stress Syndrome adalah rasa stres yang diakibatkan oleh kemacetan lalu lintas.(Freepik/creativeart)

Stres dapat memperlambat sistem pencernaan. Cobalah meditasi atau pernapasan dalam.

Gunakan herbal dengan bijak meski bersifat alami.

  • Perhatikan dosis, terutama herbal kuat seperti daun senna.
  • Hentikan konsumsi jika muncul keluhan seperti diare, kram hebat, atau reaksi alergi.
  • Konsultasikan dengan tenaga kesehatan jika memiliki kondisi khusus atau sedang mengonsumsi obat tertentu.
  • Jangan bergantung pada herbal yang bersifat pencahar kuat. Perubahan pola hidup tetap menjadi prioritas.

Sembelit adalah kondisi umum tetapi bisa sangat mengganggu. Herbal dapat membantu meredakan keluhan secara alami dan lembut, terutama pepaya, lidah buaya, buah naga, jahe, hingga biji selasih. Meski begitu, herbal sebaiknya hanya menjadi pendamping dalam menjaga kesehatan pencernaan. Perubahan gaya hidup seperti minum cukup air, konsumsi serat, dan aktif bergerak tetap menjadi kunci utama agar sembelit tidak datang kembali. (rull*)

Berita Terkait

Manfaat Daun Adam dan Hawa (Nanas Kerang): Herbal Ungu Kaya Antioksidan
Ramuan Herbal untuk Mendukung Pemulihan Stroke
Meniran: Si Kecil yang Diam-Diam Punya Manfaat Besar untuk Kesehatan
Daun Sirih Cina: Tanaman Liar yang Kaya Manfaat untuk Kesehatan dan Mudah Diolah di Rumah
Daun Pegagan untuk Mendukung Kesehatan Otak dan Pemulihan Stroke
Herbal untuk Mengatasi Pegal Linu
Ramuan Herbal Ampuh untuk Mencegah Diare: Penyebab, Tips, dan Solusi Alami bagi Pencernaan Sehat
Atasi Maag Secara Alami: Ramuan Herbal, Penyebab, dan Tips Ampuh untuk Lambung Sehat

Berita Terkait

Minggu, 30 November 2025 - 15:45 WIB

Manfaat Daun Adam dan Hawa (Nanas Kerang): Herbal Ungu Kaya Antioksidan

Minggu, 30 November 2025 - 13:02 WIB

Ramuan Herbal untuk Mendukung Pemulihan Stroke

Minggu, 30 November 2025 - 12:00 WIB

Herbal untuk Membantu Meredakan Sembelit

Sabtu, 29 November 2025 - 15:40 WIB

Meniran: Si Kecil yang Diam-Diam Punya Manfaat Besar untuk Kesehatan

Sabtu, 29 November 2025 - 12:02 WIB

Daun Sirih Cina: Tanaman Liar yang Kaya Manfaat untuk Kesehatan dan Mudah Diolah di Rumah

Berita Terbaru

Penyakit Tanaman

Hindari Rugi Panen! Kenali Penyakit yang Mengintai Tanaman Terong

Minggu, 30 Nov 2025 - 22:02 WIB

Jamu

Ramuan Herbal untuk Mendukung Pemulihan Stroke

Minggu, 30 Nov 2025 - 13:02 WIB

Jamu

Herbal untuk Membantu Meredakan Sembelit

Minggu, 30 Nov 2025 - 12:00 WIB