Alamorganik.com-Selama ini, banyak orang menikmati ubi ungu karena rasanya yang manis dan warnanya yang menarik. Namun tanpa disadari, sebagian besar orang justru membuang bagian yang tak kalah berharga, yaitu kulit ubi ungu. Padahal, kulit ubi ungu menyimpan beragam senyawa aktif yang memiliki manfaat kesehatan luar biasa.
Di tengah meningkatnya tren hidup sehat dan pemanfaatan bahan alami, masyarakat mulai melirik kulit ubi ungu sebagai sumber nutrisi yang potensial.
Mengenal Kulit Ubi Ungu Lebih Dekat

Ubi ungu (Ipomoea batatas L.) dikenal sebagai salah satu umbi lokal kaya antioksidan. Warna ungunya berasal dari senyawa antosianin, pigmen alami yang juga banyak ditemukan pada blueberry dan anggur. Menariknya, antosianin dan senyawa fenolik lain ternyata terkonsentrasi cukup tinggi pada bagian kulit.
Kulit ubi ungu berfungsi sebagai pelindung alami tanaman dari paparan sinar matahari, mikroorganisme, dan hama.
Kandungan Nutrisi Kulit Ubi Ungu
Sebelum membahas manfaatnya, penting untuk memahami kandungan nutrisi yang terdapat dalam kulit ubi ungu, antara lain:
- Antosianin tinggi
- Senyawa fenolik dan flavonoid
- Serat pangan
- Vitamin C dan vitamin E
- Mineral seperti kalium, magnesium, dan zat besi
- Senyawa antiinflamasi alami
Manfaat Kulit Ubi Ungu bagi Kesehatan
1. Sumber Antioksidan Lebih Tinggi dari Daging Ubi
Banyak orang tidak menyadari bahwa kulit ubi ungu mengandung antioksidan lebih tinggi dibandingkan bagian dalamnya. Antioksidan berperan penting dalam menangkal radikal bebas yang dapat merusak sel tubuh dan mempercepat penuaan.
Dengan rutin mengonsumsi olahan kulit ubi ungu, kita melindungi tubuh secara alami dari stres oksidatif yang sering dikaitkan dengan penyakit degeneratif seperti jantung, diabetes, dan kanker.
2. Membantu Menjaga Kesehatan Jantung
Kulit ubi ungu mengandung flavonoid dan antosianin yang mampu membantu menjaga elastisitas pembuluh darah. Senyawa ini berperan dalam menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan membantu menjaga tekanan darah tetap stabil.
Konsumsi kulit ubi ungu secara teratur, terutama dalam bentuk rebusan atau teh herbal, dapat mendukung kesehatan jantung secara alami tanpa efek samping berat.
3. Mendukung Kesehatan Pencernaan
Kandungan serat yang tinggi pada kulit ubi ungu sangat bermanfaat bagi sistem pencernaan. Serat membantu melancarkan buang air besar, mencegah sembelit, dan mendukung pertumbuhan bakteri baik di usus.
Selain itu, serat juga membantu memperlambat penyerapan gula dalam darah, sehingga baik dikonsumsi oleh orang yang ingin menjaga kadar gula darah tetap stabil.
4. Membantu Mengontrol Gula Darah
Manfaat ini masih jarang diketahui masyarakat. Kulit ubi ungu mengandung senyawa bioaktif yang membantu meningkatkan sensitivitas insulin. Efek ini sangat membantu penderita pradiabetes dan orang yang berisiko mengalami diabetes tipe 2.
Dengan pengolahan yang tepat dan konsumsi dalam jumlah wajar, kulit ubi ungu dapat menjadi bagian dari pola makan sehat untuk pengendalian gula darah.
5. Mendukung Sistem Imun Tubuh
Vitamin C dan senyawa fenolik dalam kulit ubi ungu berperan dalam memperkuat sistem imun. Senyawa ini membantu tubuh melawan infeksi dan mempercepat proses pemulihan saat tubuh terserang penyakit ringan.
Di masa pergantian musim atau ketika daya tahan tubuh menurun, konsumsi olahan kulit ubi ungu bisa menjadi alternatif alami untuk menjaga kebugaran.
6. Berpotensi Membantu Detoksifikasi Alami
Kulit ubi ungu mengandung senyawa yang mendukung fungsi hati dalam proses detoksifikasi. Antioksidan membantu mengikat racun dan mempercepat pengeluarannya dari tubuh melalui sistem metabolisme.
Walau bukan pengganti pengobatan medis, kulit ubi ungu dapat menjadi pendukung alami gaya hidup sehat dan bersih dari racun.
7. Mendukung Kesehatan Kulit dan Anti-Aging
Antosianin dan vitamin E pada kulit ubi ungu berperan dalam menjaga kesehatan kulit. Senyawa ini membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar UV, mengurangi peradangan, dan menjaga elastisitas kulit.
Konsumsi rutin kulit ubi ungu dalam bentuk minuman herbal atau camilan sehat dapat membantu kulit tampak lebih segar dan awet muda dari dalam.
Proses Pengolahan Kulit Ubi Ungu yang Aman dan Mudah

Agar kulit ubi ungu aman dikonsumsi dan memberikan manfaat optimal, kita perlu mengolahnya dengan cara yang tepat. Berikut beberapa cara pengolahan yang bisa kita terapkan di rumah.
1. Pemilihan dan Pembersihan Kulit Ubi
Pilih ubi ungu yang segar, tidak busuk, dan berasal dari sumber terpercaya.
Langkah pembersihan:
- Cuci ubi ungu di bawah air mengalir
- Sikat kulitnya secara perlahan untuk menghilangkan tanah dan kotoran
- Rendam dalam air garam atau air cuka selama 10–15 menit
- Bilas kembali hingga bersih
2. Pengeringan Kulit Ubi Ungu
Setelah dibersihkan, kupas kulit ubi dengan tipis. Jangan terlalu tebal agar teksturnya tetap lembut.
Metode pengeringan:
- Jemur di bawah sinar matahari selama 1–2 hari hingga kering
- Atau keringkan menggunakan oven suhu rendah (50–60°C) selama beberapa jam
3. Cara Membuat Teh Kulit Ubi Ungu
Salah satu cara paling sederhana mengolah kulit ubi ungu adalah dengan menjadikannya teh herbal.
Bahan:
- 1 genggam kulit ubi ungu kering
- 500 ml air
Cara membuat:
- Rebus air hingga mendidih
- Masukkan kulit ubi ungu
- Rebus selama 10–15 menit
- Saring dan sajikan hangat
Teh ini memiliki rasa ringan dan warna ungu kemerahan yang menarik.
4. Kulit Ubi Ungu sebagai Tepung Herbal
Kita juga bisa menghaluskan kulit ubi ungu kering menjadi tepung menggunakan blender atau grinder, lalu mencampurkannya ke dalam:
- Smoothie
- Bubur
- Adonan kue sehat
- Minuman herbal
Penggunaan tepung memungkinkan konsumsi kulit ubi ungu dengan cara yang lebih variatif dan modern.
5. Kulit Ubi Ungu sebagai Camilan Sehat
Kita juga dapat memanggang atau menyangrai ringan kulit ubi ungu hingga renyah. Tambahkan sedikit garam laut atau rempah alami untuk meningkatkan cita rasa tanpa menghilangkan manfaat kesehatannya.
Hal yang Perlu Diperhatikan

Meskipun kaya manfaat, konsumsi kulit ubi ungu tetap perlu memperhatikan beberapa hal:
- Konsumsi dalam jumlah wajar
- Pastikan kulit benar-benar bersih
- Hindari kulit ubi yang pahit atau berjamur
- Konsultasikan dengan tenaga kesehatan jika memiliki kondisi medis tertentu
Kulit ubi ungu bukanlah limbah dapur biasa. Berbagai manfaat kesehatan yang luar biasa tersembunyi di balik tampilannya yang sering orang abaikan. Mulai dari antioksidan tinggi, dukungan kesehatan jantung, pencernaan, hingga perawatan kulit dari dalam, kulit ubi ungu layak mendapat tempat dalam pola makan sehat modern.
Dengan proses pengolahan yang tepat dan konsumsi yang bijak, kulit ubi ungu dapat menjadi solusi alami, murah, dan ramah lingkungan untuk mendukung kesehatan tubuh secara menyeluruh. Mengolahnya bukan hanya langkah cerdas untuk kesehatan, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap pemanfaatan pangan secara berkelanjutan. (rull)









