Alamorganik.com-Tanaman herbal selalu menjadi pilihan alami bagi banyak orang untuk menjaga kesehatan. Salah satu tanaman yang mulai banyak dikenal karena khasiatnya adalah sintrong, yang juga disebut kejelengot di beberapa daerah. Sintrong bukan sekadar sayuran biasa, melainkan tanaman yang menawarkan berbagai manfaat kesehatan, mulai dari meredakan sakit kepala hingga melancarkan pencernaan.
1. Sintrong: Sekilas Tentang Tanaman Herbal Ini

Sintrong tumbuh di daerah tropis dan subtropis. Daunnya hijau, segar, dan mudah diolah menjadi sayuran atau ramuan herbal. Masyarakat tradisional telah lama memanfaatkan daun sintrong untuk mengobati sakit ringan maupun gangguan pencernaan.
Daun sintrong mengandung vitamin, mineral, dan senyawa antiinflamasi yang membantu tubuh tetap sehat secara alami.
2. Manfaat Sintrong untuk Kesehatan
a. Meredakan Sakit Kepala
Sakit kepala sering muncul akibat stres, kurang tidur, atau ketegangan otot. Sintrong memiliki efek menenangkan yang dapat mengurangi rasa sakit. Berikut cara membuat ramuan:
-
Ambil beberapa lembar daun sintrong segar.
-
Tambahkan 2 iris jahe agar efek hangat dan menenangkan lebih terasa.
-
Rebus daun sintrong dan jahe dengan 200 ml air hingga mendidih beberapa menit.
-
Saring ramuan, lalu minum saat hangat.
-
Tambahkan gula batu secukupnya untuk rasa lebih nyaman.
Ramuan ini membantu meredakan nyeri dan memberi rasa rileks pada tubuh, sehingga sakit kepala bisa berkurang tanpa efek samping.
b. Mengatasi Gangguan Perut dan Radang Usus
Masalah pencernaan, termasuk radang usus, sering muncul akibat pola makan yang tidak sehat atau stres. Sintrong bersifat antiinflamasi dan dapat meredakan peradangan di saluran pencernaan. Cara membuatnya:
-
Siapkan beberapa lembar daun sintrong segar.
-
Tambahkan beberapa iris kunyit, karena kunyit efektif melawan peradangan.
-
Rebus daun sintrong dan kunyit dalam 200 ml air hingga mendidih.
-
Saring ramuan, dan minum saat hangat.
-
Tambahkan gula batu sesuai selera.
Minuman ini membantu menenangkan perut, meredakan kram, dan menjaga kesehatan usus secara alami.
c. Obat Luka Baru

Daun sintrong juga dapat digunakan sebagai obat luar untuk luka ringan. Cara penggunaannya:
-
Ambil beberapa lembar daun muda atau pucuknya.
-
Tumbuk hingga halus atau kunyah daun hingga keluar sari-sarinya.
-
Tempelkan pada bagian yang terluka.
Daun ini bekerja sebagai antiseptik alami dan mempercepat penyembuhan luka, sehingga infeksi dapat dicegah.
d. Melancarkan Pencernaan dan Kencing
Sintrong bisa dimakan sebagai sayuran atau lalapan. Cara ini tidak hanya menyegarkan hidangan, tetapi juga memberikan manfaat bagi sistem pencernaan. Kandungan serat dalam daun sintrong membantu:
-
Melancarkan buang air besar.
-
Menjaga kesehatan usus.
-
Memperlancar kencing dan membantu detoksifikasi tubuh.
Dengan mengonsumsi sintrong secara rutin, tubuh terasa lebih ringan dan sistem pencernaan lebih lancar.
3. Cara Mengonsumsi Sintrong Secara Rutin
1. Sebagai Sayuran atau Lalapan
Anda bisa mengolah daun sintrong segar menjadi tumisan lezat, sayur bening bergizi, atau lalapan yang menyegarkan. Dengan memasak sendiri, Anda tidak hanya mendapatkan rasa yang nikmat, tetapi juga memastikan nutrisi tetap terjaga. Tambahkan sedikit bumbu sesuai selera, lalu nikmati setiap suapannya untuk mendukung kesehatan pencernaan Anda setiap hari.
2. Sebagai Ramuan Herbal
Untuk mendapatkan efek menenangkan dan meredakan gangguan tubuh, rebus daun sintrong bersama jahe atau kunyit. Biarkan air mendidih beberapa menit hingga sari-sari tanaman larut sempurna. Minum ramuan herbal ini selagi hangat untuk membantu meredakan sakit kepala, menenangkan perut, atau menjaga tubuh tetap bugar. Anda bisa menambahkan sedikit gula batu untuk rasa yang lebih nyaman di lidah.
3. Sebagai Obat Luka Luar
Jika Anda mengalami luka ringan, gunakan daun sintrong muda sebagai kompres langsung pada area yang terluka. Tumbuk atau kunyah daun hingga sari-sarinya keluar, lalu tempelkan pada luka. Dengan cara ini, Anda memanfaatkan khasiat antiseptik alami sintrong untuk mempercepat penyembuhan dan mencegah infeksi. Lakukan secara rutin hingga luka mulai mengering dan sembuh.
4. Tips Memilih dan Menyimpan Daun Sintrong
-
Pilih daun yang segar, hijau, dan tidak layu.
-
Gunakan daun muda atau pucuk untuk obat luar agar khasiat lebih maksimal.
-
Simpan daun segar di lemari es dalam wadah tertutup agar tetap awet beberapa hari.
5. Perhatian Saat Mengonsumsi Sintrong

Meskipun sintrong aman dikonsumsi, perhatikan beberapa hal:
-
Jangan makan terlalu banyak sekaligus, terutama jika tubuh belum terbiasa, karena bisa menimbulkan perut kembung.
-
Ibu hamil atau penderita penyakit kronis sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter sebelum rutin mengonsumsi sintrong.
-
Gunakan daun segar untuk obat luar agar tidak menimbulkan iritasi kulit.
Sintrong atau kejelengot bukan sekadar sayuran, melainkan obat tradisional alami yang multifungsi. Dari meredakan sakit kepala, mengatasi gangguan perut, mempercepat penyembuhan luka, hingga melancarkan pencernaan, tanaman ini membantu menjaga kesehatan secara menyeluruh.
Dengan cara konsumsi sederhana direbus, dimakan sebagai lalapan, atau ditempelkan pada luka sintrong bisa menjadi bagian dari gaya hidup sehat sehari-hari. Selain menyehatkan, tanaman ini ramah lingkungan dan aman untuk seluruh anggota keluarga.
Mulailah memasukkan sintrong ke dalam menu harian Anda dan rasakan manfaatnya bagi tubuh, pencernaan, dan energi yang lebih optimal. (rull)









