Kejang atau Ayan Kambuh? Ini Cara Membuat Ramuan Tradisional dari Rimpang Dringo

- Penulis

Senin, 9 Maret 2026 - 15:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Alamorganik.com-Kejang atau ayan sering membuat orang tua panik, terutama ketika kondisi tersebut muncul secara tiba-tiba pada anak. Tubuh yang kaku, gerakan tidak terkendali, serta kesadaran yang menurun sering membuat situasi terasa menegangkan. Karena itu, banyak orang tua ingin mengetahui langkah pertolongan awal yang dapat dilakukan di rumah sebelum anak mendapatkan bantuan medis.

Dalam pengobatan tradisional, masyarakat Indonesia mengenal berbagai tanaman herbal yang dipercaya membantu meredakan gejala kejang. Salah satu tanaman yang cukup populer adalah rimpang dringo. Sejak lama masyarakat menggunakan tanaman ini dalam berbagai ramuan herbal karena dipercaya mampu menenangkan tubuh dan membantu meredakan gangguan saraf.

Namun orang tua tetap perlu memahami bahwa ramuan tradisional hanya berfungsi sebagai pendamping atau pertolongan awal, bukan pengganti pengobatan medis. Jika kejang terjadi berulang atau berlangsung lama, penderita tetap harus mendapatkan penanganan dari tenaga kesehatan.

Mengenal Tanaman Dringo

sumber foto:s3.amazonaws.com

Dringo merupakan tanaman herbal yang cukup dikenal dalam pengobatan tradisional di berbagai daerah di Indonesia. Tanaman ini memiliki nama ilmiah Acorus calamus dan termasuk dalam kelompok tanaman rimpang.

Tanaman dringo biasanya tumbuh di area lembap seperti tepi sungai, rawa, atau persawahan. Bentuk daunnya panjang menyerupai tanaman pandan, sementara rimpangnya tumbuh di bawah tanah.

Rimpang dringo memiliki aroma yang cukup tajam dan khas. Masyarakat sering memanfaatkan bagian rimpang karena bagian ini mengandung berbagai senyawa alami yang dipercaya bermanfaat bagi kesehatan.

Selain membantu meredakan kejang, masyarakat juga memanfaatkan dringo dalam ramuan tradisional untuk membantu mengatasi beberapa gangguan kesehatan lainnya.

Kandungan Alami dalam Rimpang Dringo

Para ahli herbal menemukan beberapa kandungan alami dalam rimpang dringo yang berpotensi memberikan manfaat bagi tubuh.

Beberapa kandungan tersebut antara lain:

  • Minyak atsiri
  • Flavonoid
  • Tanin
  • Senyawa fenolik

Kandungan tersebut dipercaya membantu tubuh melawan peradangan, meredakan kejang otot, serta menenangkan sistem saraf. Karena itu, banyak masyarakat menggunakan dringo dalam ramuan herbal untuk membantu meredakan gangguan saraf seperti kejang.

Selain itu, beberapa orang juga memanfaatkan dringo untuk membantu meredakan batuk, mengatasi gangguan pencernaan, serta meningkatkan daya tahan tubuh.

Meskipun demikian, setiap orang tetap perlu menggunakan tanaman herbal secara bijak dan tidak berlebihan.

Mengapa Kejang atau Ayan Bisa Terjadi?

Sebelum membuat ramuan dringo, orang tua perlu memahami penyebab kejang atau ayan.

Kejang terjadi ketika aktivitas listrik di otak mengalami gangguan sehingga otot tubuh berkontraksi secara tidak terkendali. Kondisi ini dapat terjadi pada siapa saja, tetapi anak-anak lebih sering mengalaminya.

Baca Juga :  Manfaat Cengkeh dan Kayu Manis yang Diminum Sebelum Tidur: Ramuan Hangat yang Menenangkan dan Menyehatkan

Beberapa kondisi dapat memicu kejang, antara lain:

  • Demam tinggi pada anak
  • Epilepsi
  • Infeksi otak
  • Cedera kepala
  • Gangguan metabolisme
  • Kekurangan oksigen

Pada anak-anak, demam tinggi sering memicu kejang demam.

Ketika kejang muncul, tubuh biasanya menunjukkan beberapa tanda seperti:

  • Tubuh kaku atau bergetar
  • Mata melotot atau bergerak ke atas
  • Mulut berbusa
  • Kesadaran menurun sementara

Melihat kondisi tersebut tentu membuat orang tua panik. Oleh karena itu, orang tua perlu memahami langkah pertolongan pertama yang benar.

Pertolongan Pertama Saat Anak Mengalami Kejang

sumber foto: cms.medigo.id

Ketika anak mengalami kejang, orang tua harus berusaha tetap tenang agar dapat memberikan pertolongan dengan tepat.

Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan:

  1. Baringkan anak di tempat yang aman dan datar.
  2. Miringkan tubuh anak agar air liur tidak masuk ke saluran pernapasan.
  3. Longgarkan pakaian yang terlalu ketat.
  4. Jangan memasukkan benda apa pun ke dalam mulut anak.
  5. Perhatikan lamanya kejang.

Jika kejang berlangsung lebih dari lima menit, orang tua harus segera membawa anak ke fasilitas kesehatan.

Setelah kondisi anak membaik, beberapa orang tua biasanya memberikan ramuan herbal sebagai pendamping perawatan.

Ramuan Tradisional Dringo untuk Membantu Meredakan Kejang

Dalam pengobatan tradisional, masyarakat sering menggunakan rimpang dringo sebagai bahan ramuan herbal.

Ramuan ini dipercaya membantu tubuh menjadi lebih tenang dan membantu meredakan gejala kejang ringan. Selain itu, proses pembuatannya juga cukup sederhana.

Namun orang tua harus tetap mengingat bahwa ramuan ini tidak dapat menggantikan pengobatan medis.

Bahan-Bahan Ramuan Dringo

Untuk membuat ramuan tradisional ini, Anda hanya membutuhkan beberapa bahan sederhana:

  • 1 ruas jari rimpang dringo
  • 2 sendok makan air matang
  • 1 sendok teh madu

Bahan tersebut biasanya tersedia di pasar tradisional atau toko herbal.

Cara Membuat Ramuan Dringo

Ikuti langkah berikut untuk membuat ramuan dringo.

1. Cuci Rimpang Dringo

Pertama, cuci rimpang dringo menggunakan air mengalir hingga bersih dari tanah dan kotoran.

2. Parut Rimpang

Setelah itu, parut rimpang dringo hingga halus agar sari rimpang mudah keluar.

3. Tambahkan Air Matang

Kemudian tambahkan dua sendok makan air matang ke dalam parutan dringo.

Aduk campuran tersebut hingga merata.

4. Peras dan Saring

Selanjutnya peras campuran dringo menggunakan kain bersih atau saringan.

Ambil airnya dan buang ampasnya.

5. Tambahkan Madu

Terakhir, tambahkan satu sendok teh madu ke dalam air perasan dringo.

Baca Juga :  Jangan Dibuang, Ini Manfaat Kulit Manggis untuk Kesehatan

Aduk hingga madu larut dan tercampur dengan baik.

Cara Mengonsumsi Ramuan

Orang tua biasanya memberikan ramuan dringo dua kali sehari dengan takaran yang sama.

Sebaiknya konsumsi ramuan dalam keadaan segar agar khasiatnya tetap optimal.

Namun jika anak masih sangat kecil, orang tua sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan tenaga kesehatan sebelum memberikan ramuan herbal.

Manfaat Tambahan Dringo dalam Pengobatan Tradisional

Selain membantu meredakan kejang, dringo juga memiliki beberapa manfaat lain dalam pengobatan tradisional.

Membantu Menenangkan Saraf

Dringo dipercaya membantu tubuh menjadi lebih rileks sehingga sistem saraf lebih tenang.

Membantu Mengurangi Nyeri

Beberapa masyarakat menggunakan dringo untuk membantu meredakan nyeri ringan.

Mendukung Kesehatan Pencernaan

Dalam beberapa ramuan herbal, masyarakat juga memanfaatkan dringo untuk membantu mengatasi gangguan pencernaan.

Meskipun begitu, para peneliti masih terus mempelajari manfaat tanaman ini secara ilmiah.

Hal Penting yang Harus Diperhatikan

Saat menggunakan ramuan tradisional, setiap orang perlu memperhatikan beberapa hal penting.

  • Jangan memberikan ramuan dalam jumlah berlebihan.
  • Gunakan bahan yang bersih dan segar.
  • Hindari pemberian ramuan pada bayi tanpa konsultasi dokter.
  • Hentikan penggunaan jika muncul reaksi alergi.

Selain itu, masyarakat harus selalu mengingat bahwa pengobatan tradisional hanya berfungsi sebagai pendukung perawatan kesehatan.

Kapan Harus Segera ke Dokter?

sumber foto: chatgpt.com

Ramuan tradisional dapat membantu meredakan gejala ringan. Namun beberapa kondisi tetap membutuhkan penanganan medis segera.

Segera bawa penderita ke fasilitas kesehatan jika:

  • Kejang berlangsung lebih dari 5 menit
  • Kejang terjadi berulang
  • Disertai demam tinggi
  • Anak sulit bernapas
  • Anak tidak sadar setelah kejang

Dokter akan memeriksa kondisi pasien untuk mengetahui penyebab kejang secara lebih akurat.

Kejang atau ayan memang sering membuat orang tua panik. Namun dengan memahami cara penanganan awal yang benar, orang tua dapat membantu menjaga kondisi anak tetap aman.

Ramuan tradisional dari rimpang dringo menjadi salah satu cara yang dipercaya masyarakat untuk membantu meredakan gejala kejang ringan. Cara membuat ramuan ini juga cukup mudah karena hanya menggunakan bahan alami.

Meski demikian, orang tua tetap harus berhati-hati saat menggunakan ramuan herbal. Penanganan medis tetap menjadi langkah utama ketika kejang terjadi secara serius atau berulang.

Dengan pengetahuan yang tepat, orang tua dapat memberikan pertolongan awal secara bijak sekaligus memastikan anak mendapatkan penanganan kesehatan yang diperlukan. (rull*)

Berita Terkait

Tak Sekadar Hiasan, Bunga Bugenvil Ternyata Menyimpan Banyak Manfaat Herbal Tradisional
Ramuan Tradisional untuk Mengatasi ISPA dan Cara Mengolahnya Secara Alami
Kekuatan Biji Amaranth: Dukungan Alami bagi Saluran Kemih dan Prostat
Obat Gagal Ginjal agar Tidak Cuci Darah Terus-Menerus?
Daun Afrika dan HIV/AIDS: Benarkah Bisa Bantu Redakan Gejala? Ini Penjelasannya
Bye Mual di Jalan! Ramuan Alami Pengusir Mabuk Kendaraan
Kolesterol Tinggi dan Darah Tinggi? Coba Ramuan Belimbing Wuluh dan Bawang Putih Ini untuk Solusi Alami
Tapak Liman, Ramuan Tradisional Penunjang Energi dan Vitalitas Pria

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 15:02 WIB

Kejang atau Ayan Kambuh? Ini Cara Membuat Ramuan Tradisional dari Rimpang Dringo

Sabtu, 7 Maret 2026 - 12:02 WIB

Tak Sekadar Hiasan, Bunga Bugenvil Ternyata Menyimpan Banyak Manfaat Herbal Tradisional

Kamis, 5 Maret 2026 - 22:02 WIB

Ramuan Tradisional untuk Mengatasi ISPA dan Cara Mengolahnya Secara Alami

Selasa, 3 Maret 2026 - 22:02 WIB

Kekuatan Biji Amaranth: Dukungan Alami bagi Saluran Kemih dan Prostat

Selasa, 3 Maret 2026 - 18:02 WIB

Obat Gagal Ginjal agar Tidak Cuci Darah Terus-Menerus?

Berita Terbaru