Tips Menanam Kangkung Darat Agar Tumbuh Subur dan Panen Melimpah

- Penulis

Sabtu, 3 Januari 2026 - 08:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Alamorganik.com-Kangkung darat menjadi salah satu sayuran favorit masyarakat Indonesia. Rasanya lezat, harganya terjangkau, dan pengolahannya sangat mudah. Selain itu, kangkung darat juga tergolong sayuran yang cepat tumbuh sehingga cocok ditanam oleh siapa saja, baik petani pemula maupun penghobi tanaman di rumah. Meski terlihat mudah, menanam kangkung darat tetap membutuhkan teknik yang tepat agar tanaman tumbuh subur, daun lebar, batang segar, dan hasil panen maksimal.

Mengenal Kangkung Darat Lebih Dekat

Kangkung darat (Ipomoea reptans) berbeda dengan kangkung air yang tumbuh di perairan. Kangkung darat tumbuh optimal di tanah gembur dan memiliki batang lebih ramping dengan daun yang cenderung runcing. Tanaman ini menyukai sinar matahari penuh dan memiliki masa panen yang singkat, yaitu sekitar 25–35 hari setelah tanam.

Karena siklus tumbuhnya cepat, kangkung darat sangat cocok dijadikan tanaman sela, tanaman pekarangan, maupun usaha sayuran skala kecil. Dengan perawatan yang tepat, satu bedengan saja sudah mampu menghasilkan kangkung segar untuk kebutuhan rumah tangga.

Persiapan Lahan Menjadi Kunci Awal Kesuburan

sumber foto: asset.kompas.com

Langkah pertama yang tidak boleh diabaikan adalah persiapan lahan. Kangkung darat membutuhkan media tanam yang gembur, subur, dan kaya unsur hara. Tanah yang padat akan menghambat pertumbuhan akar sehingga tanaman mudah kerdil.

Olah tanah sedalam 20–30 cm, lalu hancurkan gumpalan tanah hingga halus. Setelah itu, campurkan pupuk kandang matang atau kompos dengan perbandingan 1:1. Pupuk organik membantu memperbaiki struktur tanah sekaligus menyediakan nutrisi alami bagi tanaman.

Jika menanam di pekarangan rumah, Anda bisa membuat bedengan selebar 1 meter dengan panjang menyesuaikan lahan. Beri jarak antarbedengan sekitar 30 cm agar air tidak menggenang dan memudahkan perawatan.

Memilih Benih Kangkung Darat Berkualitas

Benih memegang peranan penting dalam menentukan hasil panen. Pilih benih kangkung darat yang masih baru, bernas, dan tidak tercampur dengan benih lama. Benih berkualitas biasanya berwarna cokelat kehitaman, keras, dan tidak berjamur.

Sebelum ditanam, rendam benih dalam air hangat selama 6–12 jam. Proses ini membantu mempercepat perkecambahan dan meningkatkan daya tumbuh. Buang benih yang mengapung karena biasanya benih tersebut tidak akan tumbuh dengan baik.

Baca Juga :  Tips Menanam Brokoli Secara Mudah dan Hasil Maksimal

Dengan benih yang sehat, tanaman akan tumbuh seragam dan lebih tahan terhadap serangan penyakit.

Teknik Penanaman Kangkung Darat yang Tepat

Setelah lahan siap dan benih telah direndam, langkah berikutnya adalah proses penanaman. Anda bisa menanam kangkung darat dengan cara ditugal atau ditebar langsung.

Untuk hasil yang rapi dan pertumbuhan optimal, sebaiknya gunakan metode larikan. Buat alur sedalam 1–2 cm dengan jarak antarbaris sekitar 15–20 cm. Masukkan 2–3 butir benih di setiap lubang, lalu tutup tipis dengan tanah halus.

Hindari menanam terlalu dalam karena benih akan sulit berkecambah. Setelah itu, siram lahan secara perlahan agar tanah lembap tanpa membuat benih hanyut.

Penyiraman Rutin untuk Pertumbuhan Maksimal

Kangkung darat membutuhkan air yang cukup, terutama pada fase awal pertumbuhan. Lakukan penyiraman dua kali sehari, yaitu pagi dan sore, selama benih belum tumbuh sempurna.

Setelah tanaman berumur 10–14 hari, Anda bisa mengurangi intensitas penyiraman menjadi satu kali sehari, tergantung kondisi cuaca. Pada musim kemarau, penyiraman tetap harus rutin agar tanaman tidak layu.

Pastikan air tidak menggenang karena kondisi terlalu basah justru memicu pembusukan akar dan pertumbuhan jamur.

Pemupukan Susulan Agar Kangkung Lebih Subur

sumber foto: blogger.googleusercontent.com

Selain pupuk dasar, kangkung darat juga membutuhkan pemupukan susulan agar pertumbuhannya optimal. Gunakan pupuk organik cair (POC) atau pupuk kandang cair yang telah difermentasi.

Berikan pupuk susulan pertama saat tanaman berumur 10 hari setelah tanam. Larutkan pupuk cair sesuai dosis, lalu siramkan ke pangkal tanaman. Ulangi pemupukan setiap 7–10 hari sekali hingga menjelang panen.

Jika menggunakan pupuk kimia, aplikasikan dengan dosis rendah dan seimbang. Namun, penggunaan pupuk organik tetap lebih disarankan karena aman bagi lingkungan dan kesehatan.

Penyiangan Gulma Secara Berkala

Gulma sering kali menjadi pesaing utama tanaman kangkung dalam menyerap nutrisi dan air. Oleh karena itu, lakukan penyiangan secara rutin, terutama saat tanaman berumur 1–2 minggu.

Cabut gulma yang tumbuh di sekitar tanaman secara manual agar akar kangkung tidak terganggu. Penyiangan yang rutin membuat tanaman tumbuh lebih cepat dan tampak segar.

Baca Juga :  Tips Mudah Budidaya Buah Naga di Rumah: Panduan Lengkap dari Tanam hingga Panen

Selain itu, lingkungan yang bersih juga mengurangi risiko serangan hama dan penyakit.

Pengendalian Hama dan Penyakit Secara Alami

Kangkung darat relatif tahan terhadap serangan hama, tetapi ulat daun, kutu daun, dan belalang tetap bisa muncul. Untuk mengatasinya, gunakan pestisida nabati dari bahan alami seperti bawang putih, daun sirsak, atau serai.

Semprotkan larutan pestisida nabati pada pagi atau sore hari agar tidak merusak daun. Hindari penggunaan pestisida kimia berlebihan karena dapat meninggalkan residu pada tanaman.

Dengan pengendalian yang tepat, kangkung tetap sehat dan aman dikonsumsi.

Panen Kangkung Darat pada Waktu yang Tepat

Kangkung darat bisa dipanen saat berumur 25–35 hari setelah tanam. Panen dilakukan ketika batang masih muda, daun berwarna hijau segar, dan belum terlalu keras.

Gunakan pisau atau gunting tajam untuk memotong batang sekitar 5 cm di atas permukaan tanah. Cara ini memungkinkan tanaman tumbuh kembali untuk panen berikutnya.

Lakukan panen pada pagi hari agar kangkung tetap segar dan tidak cepat layu.

Tips Tambahan Agar Panen Lebih Melimpah

sumber foto: cdn.antarafoto.com

Untuk mendapatkan hasil maksimal, perhatikan beberapa tips tambahan berikut:

  • Gunakan mulsa jerami untuk menjaga kelembapan tanah
  • Jangan menanam terlalu rapat agar sirkulasi udara tetap baik
  • Pilih lokasi yang mendapatkan sinar matahari minimal 6 jam per hari
  • Rotasi tanaman untuk menjaga kesuburan tanah

Dengan menerapkan tips tersebut, Anda bisa menikmati panen kangkung darat yang lebih lebat dan berkualitas.

Menanam kangkung darat sebenarnya tidak sulit jika Anda memahami kebutuhan tanaman dan menerapkan teknik yang tepat. Mulai dari persiapan lahan, pemilihan benih, penyiraman, pemupukan, hingga panen, semuanya saling berkaitan dan menentukan hasil akhir.

Dengan perawatan yang konsisten dan penuh perhatian, kangkung darat akan tumbuh subur, hijau segar, dan siap memenuhi kebutuhan dapur keluarga. Selain menghemat pengeluaran, kegiatan berkebun ini juga memberikan kepuasan tersendiri karena Anda bisa menikmati hasil dari usaha sendiri. (rull)

Berita Terkait

Budidaya Bayam di Pot dan Polybag: Praktis, Hemat Lahan, dan Mudah Dipraktikkan
Tips Menanam Brokoli Secara Mudah dan Hasil Maksimal
Jarak Tanam Ideal untuk Tanaman Sayur agar tumbuh subur
Solusi Lahan Terbatas: Vertikultur Agar Tanaman Tetap Subur dan Produktif
Rahasia Tanah Gembur: Cara Alami Agar Lahan Subur dan Produktif
Mengapa Tanah Basah tetapi Tanaman Tetap Layu? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Peran Sinar Matahari dalam Pertumbuhan Tanaman
7 Tanaman yang Panen Cepat dan Langkah-Langkah Menanamnya

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 15:02 WIB

Budidaya Bayam di Pot dan Polybag: Praktis, Hemat Lahan, dan Mudah Dipraktikkan

Rabu, 4 Februari 2026 - 06:02 WIB

Tips Menanam Brokoli Secara Mudah dan Hasil Maksimal

Senin, 2 Februari 2026 - 18:02 WIB

Solusi Lahan Terbatas: Vertikultur Agar Tanaman Tetap Subur dan Produktif

Minggu, 1 Februari 2026 - 15:02 WIB

Rahasia Tanah Gembur: Cara Alami Agar Lahan Subur dan Produktif

Sabtu, 31 Januari 2026 - 18:02 WIB

Mengapa Tanah Basah tetapi Tanaman Tetap Layu? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Berita Terbaru

Pertanian

Tips Menanam Brokoli Secara Mudah dan Hasil Maksimal

Rabu, 4 Feb 2026 - 06:02 WIB

Kesehatan

Cara Konsumsi Minyak Zaitun untuk Kesehatan

Selasa, 3 Feb 2026 - 22:02 WIB

Jamu

Ramuan Alami untuk Mendukung Pengobatan TBC

Selasa, 3 Feb 2026 - 18:02 WIB