Alamorganik.com-Biduran atau urtikaria sering datang tiba-tiba. Kulit muncul bentol-bentol merah, terasa panas, dan gatalnya bisa membuat seseorang gelisah, susah tidur, bahkan sulit berkonsentrasi. Bagi sebagian orang, biduran hanya berlangsung beberapa menit atau jam, tetapi ada juga yang mengalami serangan berulang selama berhari-hari. Meski tampak sederhana, sensasi gatal dan perihnya bisa benar-benar mengganggu aktivitas.
Kabar baiknya, selain obat medis, ada banyak ramuan alami yang bisa membantu meredakan biduran dengan aman. Ramuan-ramuan ini bekerja dengan menenangkan kulit, mengurangi peradangan, dan membantu tubuh lebih stabil terhadap alergen. Selain mudah dibuat, bahan-bahannya pun tersedia di dapur atau halaman rumah.
Mengapa Biduran Terjadi?
Sebelum masuk ke ramuan, kita perlu memahami sedikit tentang penyebab biduran. Biduran muncul karena tubuh melepaskan histamin, zat kimia yang memicu reaksi alergi. Histamin membuat pembuluh darah melebar, sehingga cairan keluar ke jaringan kulit dan membentuk bentol merah yang terasa gatal.
Pemicunya bisa sangat beragam, seperti:
- makanan (seafood, telur, kacang, susu)
- stres berlebih
- perubahan suhu drastis
- gigitan serangga
- debu, bulu hewan, serbuk sari
- infeksi ringan
- obat tertentu
- bahan kimia seperti sabun atau parfum
Karena banyak faktor pemicu, penggunaan ramuan alami bisa menjadi alternatif yang lembut dan efektif untuk meredakannya.
Ramuan Alami yang Ampuh untuk Mengatasi Biduran
Di bawah ini adalah ramuan-ramuan alami yang terbukti membantu menenangkan kulit, mengurangi peradangan, dan melancarkan reaksi tubuh terhadap alergi. Setiap ramuan memiliki cara kerja berbeda, jadi kamu bisa memilih sesuai kebutuhan.
1. Ramuan Jahe Hangat + Madu

Jahe bukan hanya bumbu dapur, tetapi juga obat tradisional andalan untuk mengatasi peradangan. Kandungan gingerol di dalamnya mampu menenangkan respons alergi dan melancarkan sirkulasi darah. Ketika dipadukan dengan madu, hasilnya menjadi ramuan yang menenangkan dari dalam.
Cara membuat:
- Rebus 5–7 irisan jahe dengan 300 ml air.
- Biarkan mendidih 5 menit.
- Angkat dan diamkan hingga hangat.
- Tambahkan 1 sendok makan madu.
- Minum 1–2 kali sehari.
Manfaat:
Meredakan peradangan, membantu tubuh menetralkan histamin, dan memberikan rasa hangat yang menenangkan.
2. Rebusan Daun Sirih
Daun sirih dikenal karena sifat antibakteri dan antiinflamasi yang kuat. Untuk biduran, air rebusan daun sirih dapat dipakai sebagai kompres atau pembasuh kulit untuk meredakan gatal dan bentol.
Cara membuat:
- Rebus 5 lembar daun sirih dalam 500 ml air.
- Setelah mendidih, tunggu hingga hangat.
- Gunakan airnya untuk membasuh area yang terkena biduran.
- Lakukan 2–3 kali sehari.
Manfaat:
Redakan gatal, mempercepat penyembuhan kulit, dan mencegah iritasi lanjutan.
3. Masker Aloe Vera dan Madu
Aloe vera adalah penyelamat utama bagi kulit yang meradang. Gel aloe vera memberikan sensasi dingin, sedangkan madu menenangkan iritasi dan membantu regenerasi kulit.
Cara membuat:
- Ambil 2 sendok makan gel aloe vera segar.
- Tambahkan 1 sendok teh madu.
- Aduk hingga rata.
- Oleskan pada kulit selama 20 menit.
- Bilas dengan air hangat.
Manfaat:
Mengurangi kemerahan, menyembuhkan iritasi, dan memberikan kelembapan alami pada kulit.
4. Ramuan Air Lemon + Madu
Lemon membantu mendetoks tubuh secara alami. Saat tubuh bereaksi berlebihan terhadap alergen, minuman ini bisa membantu menyeimbangkan sistem imun.
Cara membuat:
- Peras setengah lemon.
- Campurkan dengan 1 gelas air hangat.
- Tambahkan 1 sendok teh madu.
- Minum sekali sehari.
Manfaat:
Menurunkan peradangan dari dalam dan membantu stabilisasi sistem imun.
5. Kompres Peppermint atau Teh Mint
Peppermint mengandung menthol yang memberikan efek dingin sekaligus meredakan rasa panas dan gatal.
Cara membuat:
- Seduh teh mint.
- Dinginkan hingga suhu ruangan.
- Gunakan untuk mengompres kulit.
Manfaat:
Mengurangi sensasi panas dan gatal pada kulit dengan cepat.
6. Daun Kelor sebagai Kompres Alami

Daun kelor punya sifat antialergi dan antiinflamasi yang sangat baik. Ketika dijadikan kompres, daun ini bisa membantu meredakan bentol lebih cepat.
Cara membuat:
- Tumbuk 1 genggam daun kelor.
- Tambahkan sedikit air untuk membuat pasta.
- Tempelkan pada kulit selama 10–15 menit.
- Bilas air bersih.
Manfaat:
Meredakan bentol, mengurangi peradangan, dan membuat kulit lebih tenang.
7. Ramuan Kunyit untuk Minuman Anti-Inflamasi
Kunyit adalah rempah dengan efek antiinflamasi yang kuat berkat kandungan kurkumin. Ramuan kunyit membantu mengurangi reaksi berlebihan tubuh terhadap alergen.
Cara membuat:
- Campurkan ½ sendok teh bubuk kunyit ke segelas susu hangat.
- Aduk rata.
- Minum sebelum tidur.
Manfaat:
Mengurangi peradangan dari dalam, mempercepat pemulihan tubuh, dan membantu tidur lebih nyenyak.
8. Cuka Apel sebagai Kompres
Untuk beberapa orang, cuka apel sangat ampuh mengurangi gatal. Namun perlu diencerkan karena cukup kuat untuk kulit.
Cara membuat:
- Campurkan 1 sendok makan cuka apel dengan 3 sendok air.
- Celupkan kapas.
- Oleskan pada kulit yang gatal.
- Bilas jika terasa perih.
Manfaat:
Mengurangi rasa gatal dan membantu menenangkan permukaan kulit.
9. Air Rebusan Daun Salam
Daun salam ternyata juga bisa membantu meredakan peradangan.
Cara membuat:
-
Rebus 5 lembar daun salam dalam 2 gelas air hingga tersisa 1 gelas.
-
Minum selagi hangat 1 kali sehari.
Manfaat:
Membantu tubuh menetralkan histamin penyebab utama biduran
10. Ramuan Bawang Merah + Minyak Kelapa

Bawang merah punya efek antiinflamasi, sementara minyak kelapa melembapkan dan melindungi kulit.
Cara membuat:
-
Tumbuk 1 siung bawang merah hingga halus.
-
Campur dengan 1 sendok teh minyak kelapa.
-
Oleskan tipis-tipis pada kulit selama 5–10 menit, lalu bilas.
Manfaat:
Mengurangi bentol dan mempercepat pemulihan kulit.
Biduran memang menyebalkan, tetapi bukan berarti tidak bisa diatasi. Dengan ramuan alami yang lembut dan mudah dibuat, kamu bisa membantu tubuh pulih lebih cepat tanpa efek samping. Kuncinya adalah konsisten, peka terhadap pemicu, dan merawat tubuh dengan cara-cara yang menenangkan. (rull*)









