Pekan Agro Digital dan Inovasi (PADI) Jateng 2026: Biosaka Dorong Pertanian Ramah Lingkungan

- Penulis

Rabu, 22 April 2026 - 13:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumber: Ft:  Ferieny- 3G O

Sumber: Ft: Ferieny- 3G O

Alamorganik.com–Relawan Biosaka Jawa Tengah dan DIY menggelar Pekan Agro Digital dan Inovasi (PADI) Jateng 2026 pada 23 hingga 27 April 2026. Kegiatan ini berlangsung di stand Biosaka dengan mengusung tema “Jelajahi Ekosistem Inovasi Pertanian Ramah Lingkungan yang Mengintegrasikan Kearifan Lokal dengan Teknologi Modern.”

Acara ini menghadirkan berbagai inovasi pertanian yang tidak hanya modern, tetapi juga tetap menjaga keseimbangan alam. Selain itu, pengunjung dapat langsung melihat implementasi teknologi dan praktik pertanian berkelanjutan di lapangan.

Beragam Inovasi Unggulan di PADI 2026

Panitia menghadirkan sejumlah program unggulan yang menarik perhatian pengunjung. Pertama, konsep sawah cerdas menampilkan efisiensi penggunaan input pertanian melalui teknologi pemantauan presisi. Teknologi ini membantu petani meningkatkan hasil panen sekaligus menekan biaya produksi.

Baca Juga :  POC Bunga Pepaya: Cara Membuat, Dosis, dan Tips Fermentasi yang Tepat

Selanjutnya, program Sinergi Maggot menunjukkan cara mengolah limbah organik menjadi pakan ternak berkualitas tinggi. Inovasi ini tidak hanya mengurangi limbah, tetapi juga menciptakan nilai ekonomi baru bagi petani.

Selain itu, tim juga memperkenalkan peternakan terintegrasi. Program ini mengoptimalkan kesehatan ternak dengan pendekatan organik sehingga menghasilkan produk yang lebih sehat dan ramah lingkungan.

Pengunjung juga dapat mencicipi berbagai produk pangan berbasis Biosaka. Produk ini menawarkan hasil panen sehat yang bebas dari residu kimia, sehingga aman untuk dikonsumsi sehari-hari.

Workshop dan Pelatihan Eksklusif

Panitia menjadwalkan workshop khusus pada Minggu, 26 April 2026, pukul 09.00 hingga 13.00 WIB. Kegiatan ini mencakup pemaparan teknis, diskusi panel, serta strategi kemandirian pupuk bagi petani.

Selain itu, acara temu relawan dan pelatihan menjadi wadah berbagi pengalaman antar pegiat Biosaka. Peserta juga dapat mengikuti pelatihan pembuatan ramuan Biosaka yang efektif dan aplikatif di lapangan.

Baca Juga :  Terungkap! Rahasia Biosaka Pengisian Buah dengan Pisang yang Bikin Hasil Padi Lebih Bernas

Program Spesial untuk Pengunjung

Panitia menyediakan program menarik berupa pembagian N1 Aktivasi secara gratis selama persediaan masih tersedia di stand Biosaka. Program ini menjadi kesempatan bagi pengunjung untuk mencoba langsung manfaat Biosaka dalam pertanian.

Ajak Masyarakat Dukung Pertanian Berkelanjutan

Melalui kegiatan ini, Relawan Biosaka mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendukung pertanian ramah lingkungan. Mereka berharap inovasi ini dapat membantu petani Indonesia menjadi lebih mandiri dan berkelanjutan.

Mari ramaikan Pekan Agro Digital dan Inovasi- PADI Jateng 2026 dan ikut berkontribusi dalam membumikan pertanian Indonesia yang sehat dan berdaya saing. (Sumber: 3GO)

Berita Terkait

Benih Padi Rontok dari Panen Kombin Bisa Tumbuh Lagi? Ini Penjelasan Teknologi SAKA
Testimoni Nlevel1 Aktivasi 6 Disebut Bantu Selamatkan Ayam Keracunan
Tanam Padi Langsung Setelah Panen Tanpa Olah Tanah, Ini Langkahnya
Padi Inpari 32 Tak Kunjung Berbulir, Petani Coba Perlakuan pada Benih
Ayam Diduga Tetelo Pulih Setelah Disemprot N1 Aktivasi 6, Ini Pengakuan Warga Lampung
Bawang Merah 100 Persen Teknologi SAKA, Petani Ponorogo Ungkap Pola Budidaya Tanpa Pestisida dan Pupuk Kimia
Testimoni Eksim Menahun, PPL Klaim Membaik dengan Nlevel1 Aktivasi 6
Budidaya Tembakau Berbasis Biosaka di Sragen, Petani Klaim Lebih Hemat Biaya

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 22:02 WIB

Benih Padi Rontok dari Panen Kombin Bisa Tumbuh Lagi? Ini Penjelasan Teknologi SAKA

Jumat, 4 September 2026 - 18:02 WIB

Testimoni Nlevel1 Aktivasi 6 Disebut Bantu Selamatkan Ayam Keracunan

Jumat, 4 September 2026 - 16:02 WIB

Tanam Padi Langsung Setelah Panen Tanpa Olah Tanah, Ini Langkahnya

Kamis, 3 September 2026 - 06:02 WIB

Padi Inpari 32 Tak Kunjung Berbulir, Petani Coba Perlakuan pada Benih

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 22:02 WIB

Ayam Diduga Tetelo Pulih Setelah Disemprot N1 Aktivasi 6, Ini Pengakuan Warga Lampung

Berita Terbaru