5 Cara Makan Telur Setiap Hari tanpa Khawatir Kolesterol Tinggi

- Penulis

Kamis, 1 Januari 2026 - 22:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Alamorganik.com-Telur telah lama menjadi salah satu bahan makanan favorit masyarakat Indonesia. Selain mudah didapatkan, telur juga terkenal murah, praktis, dan kaya nutrisi. Tidak heran jika banyak orang mengandalkan telur sebagai menu harian, baik untuk sarapan, makan siang, maupun makan malam. Namun, di balik popularitasnya, telur kerap mendapat stigma negatif karena dianggap dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah.

Padahal, anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar. Seiring berkembangnya penelitian di bidang gizi, para ahli justru menemukan bahwa telur bisa menjadi bagian dari pola makan sehat, asalkan dikonsumsi dengan cara yang tepat. Dengan teknik pengolahan yang benar dan kombinasi makanan yang seimbang, kamu tetap bisa menikmati telur setiap hari tanpa harus khawatir terhadap kesehatan jantung.

Telur, Sumber Protein Lengkap yang Kaya Nutrisi

sumber foto: d1vbn70lmn1nqe.cloudfront.net

Telur termasuk salah satu sumber protein hewani terbaik. Di dalam satu butir telur, terkandung protein berkualitas tinggi yang membantu pembentukan otot, regenerasi sel, serta menjaga daya tahan tubuh. Selain itu, telur juga mengandung berbagai vitamin dan mineral penting yang dibutuhkan tubuh setiap hari.

Beberapa kandungan utama dalam telur meliputi vitamin B12, vitamin A, vitamin D, selenium, dan kolin. Kolin sendiri berperan penting dalam mendukung fungsi otak dan sistem saraf. Tak hanya itu, telur juga mengandung antioksidan seperti lutein dan zeaxanthin yang berperan menjaga kesehatan mata.

Lebih jauh lagi, telur mengandung lemak sehat yang membantu penyerapan vitamin larut lemak. Dengan komposisi nutrisi tersebut, telur layak disebut sebagai salah satu makanan paling lengkap dari sisi gizi.

Benarkah Telur Meningkatkan Kolesterol?

Pertanyaan ini sering muncul di tengah masyarakat. Faktanya, telur memang mengandung kolesterol, terutama pada bagian kuning telur. Namun, berbagai penelitian menunjukkan bahwa kolesterol dari makanan tidak secara langsung meningkatkan kolesterol darah pada kebanyakan orang.

Menurut sejumlah ahli gizi, lemak trans dan lemak jenuh justru memiliki pengaruh yang jauh lebih besar terhadap peningkatan kolesterol jahat dibandingkan kolesterol alami dari telur. Dengan kata lain, cara memasak dan pola makan secara keseluruhan jauh lebih menentukan dampaknya terhadap kesehatan jantung.

Oleh karena itu, kamu tidak perlu menghindari telur sepenuhnya. Sebaliknya, kamu hanya perlu mengatur cara mengonsumsinya agar tetap sejalan dengan gaya hidup sehat.

Pentingnya Cara Mengonsumsi Telur dengan Benar

Meskipun telur kaya manfaat, cara mengonsumsinya tetap memegang peran penting. Menggoreng telur dengan minyak berlebihan atau memadukannya dengan makanan tinggi lemak jenuh tentu akan mengurangi manfaat kesehatannya. Sebaliknya, teknik memasak yang tepat dan kombinasi makanan yang seimbang justru akan meningkatkan nilai gizi telur.

Baca Juga :  Mengapa Kopi Berbahaya Dikonsumsi untuk Penderita Asam Lambung  dan Dampaknya bagi Kesehatan

Berikut ini lima cara makan telur setiap hari agar tetap aman dan tidak memicu peningkatan kolesterol.

1. Konsumsi Kuning dan Putih Telur Secara Bersamaan

sumber foto: octopus.co.id

Banyak orang masih membuang kuning telur karena takut kolesterol. Padahal, kebiasaan ini justru membuat kamu kehilangan banyak nutrisi penting. Kuning telur mengandung vitamin D, lemak sehat, kolin, dan antioksidan yang tidak terdapat pada putih telur.

Sementara itu, putih telur menyumbang protein murni yang membantu pembentukan otot dan menjaga rasa kenyang lebih lama. Ketika kamu mengonsumsi keduanya secara bersamaan, tubuh mendapatkan nutrisi yang lebih seimbang dan lengkap.

Oleh karena itu, daripada membuang kuning telur, sebaiknya kamu mengatur porsi dan frekuensi konsumsi secara bijak. Dengan cara ini, kamu tetap bisa menikmati manfaat telur secara optimal.

2. Pilih Teknik Memasak Rendah Lemak

Cara memasak telur sangat menentukan dampaknya terhadap kesehatan. Merebus, mengukus, atau memanggang telur tanpa tambahan minyak berlebih merupakan pilihan terbaik. Teknik memasak ini membantu mempertahankan nutrisi alami telur sekaligus menghindari asupan lemak jenuh yang berlebihan.

Sebaliknya, menggoreng telur dengan mentega atau minyak olahan dalam jumlah banyak akan meningkatkan kandungan lemak jenuh. Jika kebiasaan ini berlangsung terus-menerus, risiko gangguan jantung pun ikut meningkat.

Oleh sebab itu, jika kamu ingin mengonsumsi telur setiap hari, pilihlah metode memasak yang lebih ringan. Dengan begitu, telur tetap menjadi sumber protein sehat tanpa membebani tubuh.

3. Seimbangkan Telur dengan Makanan Kaya Serat

Meski telur mengenyangkan, telur hampir tidak mengandung serat. Padahal, serat memegang peran penting dalam menjaga kesehatan pencernaan dan mengontrol kadar gula darah. Karena itu, kamu perlu menyeimbangkan konsumsi telur dengan makanan kaya serat.

Kamu bisa memadukan telur dengan sayuran hijau, tomat, alpukat, atau roti gandum utuh. Kombinasi ini tidak hanya membuat menu lebih lezat, tetapi juga membantu tubuh mencerna makanan dengan lebih baik.

Selain itu, serat membantu mengikat kolesterol dalam sistem pencernaan sehingga tubuh dapat membuangnya secara alami. Dengan pola makan seimbang seperti ini, risiko kolesterol tinggi pun dapat ditekan.

4. Simpan Telur dengan Cara yang Tepat

Selain cara mengonsumsi, cara menyimpan telur juga berpengaruh terhadap kualitas dan keamanannya. Telur sebaiknya disimpan di dalam lemari es dan tetap berada di karton aslinya. Karton telur membantu melindungi telur dari bau makanan lain dan menjaga kelembapan.

Baca Juga :  Ciri-Ciri Tubuh Terkena Gagal Ginjal yang Perlu Diwaspadai Sejak Dini

Hindari menyimpan telur di pintu lemari es karena area tersebut sering mengalami perubahan suhu. Perubahan suhu yang terlalu sering dapat mempercepat pembusukan telur dan meningkatkan risiko pertumbuhan bakteri.

Dengan penyimpanan yang tepat, kamu tidak hanya menjaga kesegaran telur, tetapi juga melindungi kesehatan keluarga dari risiko kontaminasi.

5. Jaga Kebersihan Telur Sebelum Digunakan

Kebersihan menjadi faktor penting dalam pengolahan telur. Cangkang telur dapat terkontaminasi bakteri seperti salmonella yang berpotensi membahayakan kesehatan. Bakteri tersebut dapat berpindah ke bagian dalam telur jika cangkang retak atau tidak dibersihkan dengan baik.

Oleh karena itu, bilas cangkang telur dengan air bersih tepat sebelum digunakan. Langkah sederhana ini membantu mengurangi risiko kontaminasi saat proses memasak.

Selain itu, pastikan kamu mencuci tangan sebelum dan sesudah memegang telur. Kebiasaan ini sangat penting untuk menjaga kebersihan dapur dan mencegah penyebaran bakteri.

Telur sebagai Bagian dari Pola Hidup Sehat

sumber foto: asset.kompas.com

Mengonsumsi telur setiap hari sebenarnya tidak menjadi masalah selama kamu menerapkan pola hidup sehat secara keseluruhan. Olahraga teratur, tidur cukup, serta konsumsi makanan seimbang akan membantu tubuh mengolah nutrisi dengan lebih baik.

Telur dapat menjadi sumber protein andalan bagi anak-anak, orang dewasa, hingga lansia. Dengan pengolahan yang tepat, telur bahkan cocok untuk program diet karena memberikan rasa kenyang lebih lama.

Lebih jauh lagi, telur membantu menjaga massa otot, mendukung fungsi otak, serta meningkatkan kualitas metabolisme tubuh. Semua manfaat ini bisa kamu peroleh tanpa harus takut kolesterol, asalkan kamu menerapkan cara konsumsi yang benar.

Telur merupakan makanan bergizi tinggi yang layak dikonsumsi setiap hari. Meskipun telur mengandung kolesterol, dampaknya terhadap kesehatan jantung sangat bergantung pada cara memasak, porsi konsumsi, dan pola makan secara keseluruhan.

Dengan mengonsumsi kuning dan putih telur bersama-sama, memilih teknik memasak rendah lemak, menyeimbangkannya dengan makanan berserat, menyimpan telur dengan benar, serta menjaga kebersihannya, kamu dapat menikmati telur tanpa rasa khawatir.

Pada akhirnya, kunci utama terletak pada keseimbangan dan kesadaran dalam memilih gaya hidup sehat. Jika kamu menerapkan lima langkah sederhana ini, telur justru akan menjadi sahabat terbaik bagi kesehatan tubuh dalam jangka panjang. (rull)

Berita Terkait

Cara Konsumsi Minyak Zaitun untuk Kesehatan
7 Manfaat Rimpang untuk Kesehatan dan Cara Mengolahnya
Daun Nanas: Manfaat Kesehatan dan Cara Mengolahnya Secara Alami
Apakah Banyak Mengonsumsi Telur Puyuh Bisa Menyebabkan Darah Tinggi?
Daun Inggu: Rahasia Herbal Alami untuk Tubuh Sehat dan Kulit Bercahaya
Cara Menghilangkan Flek Hitam di Wajah dengan Daun Pepaya
Manfaat dan Cara Pengolahan Daun Jarak Tintir untuk Kesehatan
Setetes Darahmu, Sejuta Manfaat bagi Kesehatan dan Kemanusiaan

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 22:02 WIB

Cara Konsumsi Minyak Zaitun untuk Kesehatan

Selasa, 3 Februari 2026 - 12:02 WIB

7 Manfaat Rimpang untuk Kesehatan dan Cara Mengolahnya

Senin, 2 Februari 2026 - 22:02 WIB

Daun Nanas: Manfaat Kesehatan dan Cara Mengolahnya Secara Alami

Senin, 2 Februari 2026 - 06:02 WIB

Apakah Banyak Mengonsumsi Telur Puyuh Bisa Menyebabkan Darah Tinggi?

Minggu, 1 Februari 2026 - 18:02 WIB

Daun Inggu: Rahasia Herbal Alami untuk Tubuh Sehat dan Kulit Bercahaya

Berita Terbaru

Pertanian

Tips Menanam Brokoli Secara Mudah dan Hasil Maksimal

Rabu, 4 Feb 2026 - 06:02 WIB

Kesehatan

Cara Konsumsi Minyak Zaitun untuk Kesehatan

Selasa, 3 Feb 2026 - 22:02 WIB

Jamu

Ramuan Alami untuk Mendukung Pengobatan TBC

Selasa, 3 Feb 2026 - 18:02 WIB