Bukan Sekadar Tanaman Hias! Ini Manfaat Bunga Pagoda untuk Kesehatan

- Penulis

Rabu, 25 Februari 2026 - 12:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Alamorganik.com-Bunga pagoda memang belum sepopuler jahe, kunyit, atau daun kelor. Namun, tanaman dengan nama ilmiah Clerodendrum paniculatum ini menyimpan potensi kesehatan yang menarik untuk Anda eksplorasi. Bentuk bunganya yang bertingkat menyerupai pagoda membuat banyak orang langsung mengenalinya. Karena tampilannya yang unik dan berwarna merah cerah, orang sering menanamnya sebagai penghias pekarangan rumah.

Akan tetapi, bunga pagoda tidak hanya menawarkan keindahan visual. Sejak lama, masyarakat memanfaatkan bagian daun, bunga, bahkan akarnya untuk membantu mengatasi berbagai keluhan kesehatan. Oleh karena itu, tanaman ini mulai kembali dilirik sebagai herbal alami pendamping gaya hidup sehat.

Mengenal Bunga Pagoda Lebih Dekat

sumber foto: images.openai.com

Bunga pagoda tumbuh subur di wilayah tropis Asia, termasuk Indonesia. Tanaman ini menyukai sinar matahari yang cukup serta tanah yang lembap. Dalam kondisi ideal, tingginya bisa mencapai 1 hingga 3 meter.

Masyarakat tradisional memanfaatkan hampir seluruh bagian tanaman ini. Misalnya:

  • Daunnya membantu meredakan peradangan dan mempercepat penyembuhan luka.
  • Bunganya membantu meningkatkan daya tahan tubuh.
  • Akarnya membantu mengurangi nyeri ringan.

Selain itu, bunga pagoda mengandung flavonoid, saponin, dan antioksidan alami. Kandungan inilah yang berperan besar dalam mendukung manfaat kesehatannya.

Manfaat Bunga Pagoda untuk Kesehatan

Berikut beberapa manfaat bunga pagoda yang bisa Anda rasakan jika mengolahnya dengan tepat.

1. Membantu Meredakan Peradangan

Pertama, bunga pagoda mengandung senyawa antiinflamasi alami. Senyawa ini membantu tubuh mengurangi peradangan akibat infeksi ringan, luka kecil, atau gangguan sendi.

Banyak orang merebus daun atau bunga pagoda, lalu meminum air rebusannya untuk mengurangi bengkak dan rasa tidak nyaman. Selain itu, ramuan hangatnya juga membantu tubuh terasa lebih rileks.

Jika Anda sering mengalami pegal atau nyeri sendi ringan, Anda bisa memanfaatkan herbal ini sebagai pendamping, bukan pengganti, pengobatan medis.

2. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Selain meredakan peradangan, bunga pagoda juga membantu memperkuat sistem imun. Kandungan antioksidannya bekerja melawan radikal bebas yang merusak sel tubuh.

Ketika Anda mengonsumsi ramuan ini dalam jumlah wajar, tubuh mendapat dukungan tambahan untuk menghadapi infeksi ringan seperti flu atau batuk. Dengan demikian, Anda membantu menjaga keseimbangan sistem kekebalan secara alami.

3. Membantu Menurunkan Demam Ringan

Secara tradisional, masyarakat menggunakan bunga pagoda untuk membantu menurunkan panas. Anda bisa merebus beberapa lembar daun atau bunga, kemudian meminum airnya saat suhu tubuh meningkat.

Baca Juga :  Ramuan Tradisional untuk Menjaga Paru-Paru Tetap Sehat

Ramuan tersebut membantu tubuh mengeluarkan keringat. Karena itu, suhu tubuh perlahan menurun. Meski demikian, Anda tetap harus memantau kondisi tubuh. Jika demam tidak membaik dalam beberapa hari, segera konsultasikan dengan tenaga kesehatan.

4. Membantu Meredakan Nyeri Haid

sumber foto: kehamilansehat.com

Banyak perempuan mengalami kram saat menstruasi. Dalam kondisi ini, bunga pagoda dapat membantu merilekskan otot rahim sehingga rasa nyeri berkurang.

Anda bisa mengonsumsi air rebusan bunga pagoda dalam keadaan hangat. Selain membantu meredakan kram, minuman hangat juga membuat tubuh lebih nyaman dan rileks. Dengan cara ini, Anda mengurangi ketidaknyamanan tanpa harus langsung bergantung pada obat pereda nyeri.

5. Membantu Mempercepat Penyembuhan Luka

Tidak hanya untuk diminum, Anda juga bisa menggunakan bunga pagoda sebagai obat luar. Anda cukup menumbuk daun segar hingga halus, lalu mengoleskannya pada luka ringan.

Kandungan antibakteri alami membantu mencegah infeksi dan mempercepat proses penyembuhan. Namun, Anda harus membersihkan luka terlebih dahulu sebelum mengoleskan ramuan herbal. Dengan langkah ini, Anda menjaga kebersihan sekaligus memaksimalkan manfaatnya.

6. Membantu Menjaga Kesehatan Pencernaan

Selain itu, bunga pagoda juga membantu meredakan gangguan pencernaan ringan seperti perut kembung atau rasa begah. Air rebusannya membantu menenangkan saluran cerna.

Jika Anda sering makan tidak teratur, Anda bisa memanfaatkan herbal ini sebagai penenang alami untuk lambung. Meski begitu, Anda tetap perlu menjaga pola makan sehat agar hasilnya lebih optimal.

7. Membantu Mengontrol Gula Darah

Beberapa penelitian awal pada tanaman genus Clerodendrum menunjukkan potensi dalam membantu mengontrol kadar gula darah. Karena itu, sebagian masyarakat memanfaatkan bunga pagoda sebagai herbal pendamping bagi penderita diabetes.

Namun, Anda tidak boleh menghentikan obat dokter dan menggantinya dengan herbal tanpa konsultasi medis. Gunakan bunga pagoda sebagai pelengkap, bukan sebagai terapi utama.

Cara Mengonsumsi Bunga Pagoda dengan Aman

Meskipun berasal dari alam, Anda tetap harus mengolah bunga pagoda dengan benar. Cara yang tepat membantu Anda mendapatkan manfaat maksimal sekaligus mengurangi risiko efek samping.

Baca Juga :  Cara Mudah Mengurangi Kadar Gula dalam Nasi, Terbukti Ilmiah dan Aman untuk Kesehatan

1. Merebusnya Menjadi Air Herbal

Cara ini paling sering digunakan.

Langkah-langkahnya:

  1. Ambil 5–7 lembar daun atau beberapa kuntum bunga segar.
  2. Cuci hingga bersih di bawah air mengalir.
  3. Rebus dengan 2–3 gelas air.
  4. Biarkan hingga air tersisa sekitar 1 gelas.
  5. Saring, lalu minum saat hangat.

Anda bisa mengonsumsinya satu kali sehari. Jangan menambahkan dosis secara berlebihan karena tubuh tetap membutuhkan keseimbangan.

2. Menyeduhnya Seperti Teh

Jika Anda ingin cara yang lebih praktis, Anda bisa mengeringkan bunganya terlebih dahulu.

Caranya:

  • Jemur bunga di tempat teduh hingga kering.
  • Ambil satu sendok makan bunga kering.
  • Seduh dengan air panas.
  • Diamkan 10–15 menit.
  • Saring sebelum diminum.

Metode ini membuat rasa lebih ringan dan mudah dikonsumsi sehari-hari.

3. Menggunakannya sebagai Obat Luar

Untuk penggunaan luar, Anda bisa:

  1. Mencuci daun hingga bersih.
  2. Menumbuknya sampai halus.
  3. Mengoleskannya pada bagian yang membutuhkan.
  4. Membalutnya dengan kain bersih.

Ganti balutan secara rutin agar area tetap higienis.

Hal yang Perlu Anda Perhatikan

Sebelum menggunakan bunga pagoda secara rutin, Anda perlu mempertimbangkan beberapa hal:

  • Hindari penggunaan berlebihan.
  • Konsultasikan dengan dokter jika Anda sedang hamil atau menyusui.
  • Hentikan pemakaian jika muncul reaksi alergi.
  • Jangan menghentikan obat medis tanpa saran profesional.

Dengan memperhatikan hal-hal tersebut, Anda bisa memanfaatkan herbal ini secara lebih aman.

Apakah Aman Dikonsumsi Setiap Hari?

sumber foto: chatgpt.com

Anda bisa mengonsumsi bunga pagoda secara berkala dalam jumlah wajar. Namun, sebaiknya Anda tidak menjadikannya minuman harian dalam jangka panjang tanpa jeda.

Gunakan selama beberapa hari ketika tubuh membutuhkan, lalu beri waktu istirahat. Dengan pola ini, Anda membantu tubuh tetap seimbang dan mengurangi risiko efek samping.

Bunga pagoda bukan sekadar tanaman hias berwarna mencolok. Tanaman ini menawarkan berbagai potensi manfaat kesehatan, mulai dari membantu meredakan peradangan, meningkatkan daya tahan tubuh, hingga mempercepat penyembuhan luka.

Namun, Anda tetap harus menggunakannya dengan bijak. Olah dengan benar, konsumsi dalam jumlah wajar, dan tetap prioritaskan konsultasi medis jika memiliki kondisi tertentu.

Dengan pendekatan yang tepat, Anda bisa menjadikan bunga pagoda sebagai bagian dari gaya hidup sehat alami yang lebih sadar, seimbang, dan bertanggung jawab. (rull)

Berita Terkait

Waspada! Gaya Hidup Sehari-hari Bisa Bikin Generasi Muda Terancam Cuci Darah
Keajaiban Daun Bidara: Manfaat Kesehatan dan Cara Mengolahnya dengan Mudah
Waspada! Dampak Gadget terhadap Kesehatan Anak yang Sering Diabaikan
Tak Sekadar Daun, Ini Manfaat Mengkudu bagi Kesehatan
Gendola Merah, Herbal Pendukung Pemulihan Radang Usus Buntu
Minum Air Es, Aman atau Berisiko? Ini Fakta Sebenarnya untuk Tubuh
Tak Banyak Dikenal, Ini Manfaat Bunga Kenop dan Cara Mengolahnya Secara Alami
Kenapa Kamu Gampang Capek? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Berita Terkait

Kamis, 26 Februari 2026 - 06:02 WIB

Waspada! Gaya Hidup Sehari-hari Bisa Bikin Generasi Muda Terancam Cuci Darah

Rabu, 25 Februari 2026 - 12:02 WIB

Bukan Sekadar Tanaman Hias! Ini Manfaat Bunga Pagoda untuk Kesehatan

Selasa, 24 Februari 2026 - 06:02 WIB

Keajaiban Daun Bidara: Manfaat Kesehatan dan Cara Mengolahnya dengan Mudah

Minggu, 22 Februari 2026 - 17:24 WIB

Waspada! Dampak Gadget terhadap Kesehatan Anak yang Sering Diabaikan

Jumat, 20 Februari 2026 - 15:02 WIB

Tak Sekadar Daun, Ini Manfaat Mengkudu bagi Kesehatan

Berita Terbaru