Alamorganik.com-Tape ubi madu menjadi salah satu camilan tradisional yang tetap digemari hingga sekarang. Rasanya manis alami, teksturnya lembut, dan aromanya khas hasil fermentasi membuat makanan ini selalu punya tempat di hati banyak orang.
Selain enak, tape ubi juga menyimpan manfaat dari proses fermentasi yang menghasilkan probiotik alami. Karena itu, banyak orang mulai mencoba membuatnya sendiri di rumah agar lebih sehat, hemat, dan tanpa bahan pengawet.
1. Mengenal Tape Ubi Madu dan Daya Tariknya

Banyak orang menyukai tape ubi karena beberapa alasan:
- Rasanya manis alami tanpa tambahan pemanis buatan
- Teksturnya lembut dan mudah dikunyah
- Aromanya khas dan menggugah selera
- Cocok dijadikan camilan atau bahan dessert
Selain itu, proses fermentasi juga membantu menghasilkan bakteri baik yang mendukung kesehatan pencernaan.
2. Bahan-Bahan yang Perlu Disiapkan
Sebelum mulai membuat tape ubi madu, kamu perlu menyiapkan bahan-bahan yang berkualitas. Bahan yang baik akan sangat mempengaruhi hasil akhir.
Berikut bahan yang dibutuhkan:
- 1 kg ubi madu segar (pilih yang tua dan tidak busuk)
- 1 butir ragi tape berkualitas baik
- Air bersih secukupnya
- Daun pisang (opsional, untuk aroma tradisional)
Pastikan kamu memilih ubi yang padat dan tidak berlubang. Ubi yang bagus akan menghasilkan tape yang lebih manis dan tidak mudah gagal.
3. Persiapan Awal Sebelum Proses Fermentasi
Tahap persiapan menjadi kunci penting agar tape tidak gagal. Banyak orang melewatkan detail kecil di tahap ini, padahal sangat berpengaruh pada hasil akhir.
Langkah persiapan:
- Cuci ubi hingga bersih dari tanah dan kotoran
- Kupas kulitnya secara merata
- Potong ubi sesuai ukuran yang kamu inginkan
- Siapkan kukusan dan panaskan air hingga mendidih
Setelah semua siap, kamu bisa masuk ke tahap pengolahan utama.
4. Proses Mengukus Ubi dengan Tepat
Kamu perlu mengukus ubi hingga matang sempurna, tetapi tidak terlalu lembek.
Langkahnya:
- Susun potongan ubi di dalam kukusan
- Kukus selama sekitar 30–40 menit
- Pastikan teksturnya matang 3/4, tidak hancur
Setelah itu, angkat ubi dan diamkan sampai benar-benar dingin.
Penting:
Jangan menambahkan ragi saat ubi masih hangat. Suhu panas bisa merusak ragi dan membuat fermentasi gagal.
5. Proses Pemberian Ragi
Setelah ubi dingin, kamu bisa mulai proses utama yaitu pemberian ragi.
Caranya:
- Haluskan ragi tape sampai menjadi bubuk lembut
- Taburkan ragi secara merata ke seluruh permukaan ubi
- Pastikan semua bagian terkena ragi secara seimbang
Kamu bisa menggunakan tangan bersih atau alat bantu untuk meratakan ragi.
6. Proses Fermentasi Tape Ubi Madu

Tahap ini menjadi inti dari pembuatan tape.
Langkahnya:
- Susun ubi dalam wadah bersih atau daun pisang
- Tutup rapat wadah agar tidak ada udara masuk
- Simpan di tempat hangat dan tidak terkena sinar matahari langsung
- Diamkan selama 2–4 hari
Biasanya, dalam 48 jam pertama aroma mulai muncul dan rasa manis mulai terbentuk.
Semakin lama fermentasi, rasa akan semakin kuat dan tekstur semakin lembut.
7. Ciri-Ciri Tape Ubi Madu yang Berhasil
Kamu bisa mengecek hasil tape dengan beberapa ciri berikut:
- Teksturnya lembut dan tidak keras
- Rasanya manis alami
- Muncul aroma khas fermentasi
- Tidak berbau busuk atau asam berlebihan
Jika semua ciri ini muncul, berarti proses fermentasi berhasil dengan baik.
8. Tips Anti Gagal Membuat Tape Ubi Madu
Agar hasil lebih maksimal, kamu bisa mengikuti beberapa tips berikut:
- Gunakan alat yang benar-benar bersih
- Pastikan tangan tidak berminyak saat memegang ubi
- Gunakan ragi yang masih aktif dan berkualitas
- Jangan membuka wadah selama fermentasi
- Simpan di tempat hangat dan stabil
- Hindari kelembapan berlebihan
- Gunakan ubi yang benar-benar matang pohon
Selain itu, kamu juga bisa menambahkan sedikit gula jika ingin rasa lebih manis, meskipun ubi madu biasanya sudah cukup manis alami.
9. Kesalahan yang Sering Membuat Tape Gagal
Banyak orang gagal membuat tape karena beberapa kesalahan sederhana, seperti:
- Menggunakan ubi yang masih panas saat diberi ragi
- Menggunakan ragi terlalu banyak atau terlalu sedikit
- Membuka wadah saat proses fermentasi berlangsung
- Menyimpan di tempat terlalu dingin
- Menggunakan alat yang tidak bersih
Kesalahan kecil ini bisa membuat tape gagal, terlalu asam, atau bahkan berbau tidak sedap.
10. Manfaat Tape Ubi Madu
Selain enak, tape ubi juga memberikan beberapa manfaat, terutama dari hasil fermentasi alami.
Beberapa manfaatnya:
- Membantu melancarkan pencernaan
- Menjadi sumber energi cepat
- Mengandung probiotik alami
- Membantu meningkatkan nafsu makan
Namun, tetap konsumsi dalam jumlah wajar agar tubuh tetap seimbang.
11. Variasi Penyajian Tape Ubi Madu

Kamu bisa menikmati tape ubi dengan berbagai cara, misalnya:
- Dimakan langsung sebagai camilan.
Campurkan dengan es krim atau susu.
Gunakan sebagai topping roti atau pancake.
Olah menjadi minuman fermentasi.
Dengan kreativitas, tape ubi bisa menjadi makanan modern yang tetap bernuansa tradisional.
Membuat tape ubi madu ternyata tidak sulit jika kamu mengikuti langkah dengan benar. Kunci utamanya terletak pada kebersihan, kualitas bahan, dan ketelitian selama proses fermentasi.(rull/liputan6.com)









