Home / POC

Tanaman Kuning dan Kurang Subur? Coba Gandasil Daun Organik Cair 5 Liter Ini

- Penulis

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Alamorganik.com-Banyak petani dan penghobi tanaman mengandalkan pupuk daun untuk mempercepat pertumbuhan tanaman, terutama pada fase vegetatif. Pada fase ini, tanaman membutuhkan nutrisi yang cukup agar daun berkembang maksimal, batang tumbuh kokoh, dan akar mampu menyerap unsur hara dengan lebih baik.

Namun, harga pupuk kimia yang terus meningkat membuat sebagian petani mulai mencari alternatif yang lebih hemat dan ramah lingkungan. Salah satu solusi yang semakin populer adalah membuat pupuk organik cair sendiri dari bahan-bahan yang mudah ditemukan di sekitar rumah.

Konsep “Gandasil Daun Organik Cair” menjadi salah satu alternatif yang menarik untuk dicoba. Pupuk ini memanfaatkan daun kelor, daun lamtoro, air cucian beras, serta mikroorganisme lokal sebagai sumber nutrisi alami yang membantu merangsang pertumbuhan vegetatif tanaman.

Selain murah dan mudah dibuat, pupuk organik cair ini juga membantu memperbaiki kesuburan tanah serta meningkatkan aktivitas mikroba yang bermanfaat bagi tanaman.

Mengapa Tanaman Membutuhkan Pupuk Daun?

sumber foto: saprodi.id

Pertumbuhan tanaman umumnya terbagi menjadi dua fase utama, yaitu fase vegetatif dan fase generatif.

Pada fase vegetatif, tanaman lebih fokus membentuk:

  • Daun
  • Batang
  • Cabang
  • Sistem perakaran

Jika tanaman kekurangan nutrisi pada fase ini, pertumbuhannya akan terhambat. Daun menjadi kecil, warna tanaman terlihat pucat, dan batang tumbuh kurang kuat.

Karena itu, petani biasanya memberikan pupuk yang kaya unsur pendukung pertumbuhan daun dan batang agar tanaman mampu berkembang secara optimal sebelum memasuki fase berbunga atau berbuah.

Mengapa Memilih Daun Kelor dan Lamtoro?

Bahan utama pupuk ini adalah daun kelor dan daun lamtoro.

Kedua tanaman tersebut terkenal memiliki kandungan nutrisi yang cukup tinggi.

Daun Kelor

Daun kelor mengandung berbagai unsur penting seperti:

  • Nitrogen alami
  • Kalium
  • Kalsium
  • Magnesium
  • Zat besi
  • Asam amino
  • Vitamin

Banyak penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun kelor dapat membantu meningkatkan pertumbuhan tanaman karena mengandung hormon alami yang mendukung pembentukan tunas dan daun baru.

Daun Lamtoro

Daun lamtoro juga kaya unsur hara yang bermanfaat untuk tanaman.

Selain mengandung nitrogen alami, daun lamtoro mudah terurai selama proses fermentasi sehingga nutrisi di dalamnya lebih mudah dimanfaatkan tanaman.

Kombinasi kedua bahan ini menghasilkan pupuk organik cair yang sangat baik untuk mendukung pertumbuhan vegetatif.

Peran Air Cucian Beras dalam Pupuk Organik

Banyak orang langsung membuang air cucian beras setelah memasak.

Padahal cairan tersebut masih mengandung berbagai nutrisi yang bermanfaat.

Air cucian beras mengandung:

  • Karbohidrat
  • Vitamin B
  • Fosfor
  • Mineral alami

Kandungan tersebut menjadi sumber energi bagi mikroorganisme selama proses fermentasi berlangsung.

Selain itu, air cucian beras juga membantu meningkatkan populasi mikroba baik yang nantinya berperan dalam menyuburkan tanah.

Baca Juga :  Banyak yang Belum Tahu, Urin Sapi Bisa Diolah Jadi Pupuk Organik Cair Berkualitas

Fungsi MOL Tape Ketan

MOL atau Mikroorganisme Lokal berfungsi sebagai starter fermentasi.

Dalam resep ini digunakan MOL tape ketan karena mudah diperoleh dan mengandung berbagai mikroorganisme yang aktif menguraikan bahan organik.

Mikroorganisme tersebut akan:

  • Memecah jaringan daun kelor dan lamtoro.
  • Mengubah bahan organik menjadi nutrisi yang lebih mudah diserap tanaman.
  • Menghasilkan senyawa bermanfaat selama proses fermentasi.

Karena itu, keberadaan MOL sangat penting dalam pembuatan pupuk organik cair.

Fungsi Molase atau Gula Merah

Molase atau gula merah berfungsi sebagai makanan bagi mikroorganisme.

Selama fermentasi berlangsung, mikroba membutuhkan sumber energi agar dapat berkembang dengan baik.

Penambahan gula membantu mempercepat proses fermentasi sekaligus meningkatkan jumlah mikroorganisme yang bekerja dalam larutan.

Bahan Pembuatan Gandasil Daun Organik Cair

Untuk membuat sekitar 5 liter pupuk organik cair, siapkan bahan berikut:

  • 500 gram daun kelor segar
  • 500 gram daun lamtoro segar
  • 3 liter air cucian beras
  • 500 ml MOL tape ketan
  • 250 gram gula merah cair atau molase
  • Air bersih secukupnya hingga volume mencapai 5 liter

Pastikan semua bahan dalam kondisi segar agar hasil fermentasi lebih optimal.

Cara Membuat Gandasil Daun Organik Cair

sumber foto: chatgpt.com

Pembuatan pupuk ini cukup sederhana dan dapat dilakukan oleh siapa saja.

1. Cacah Daun Hingga Halus

Potong daun kelor dan daun lamtoro menjadi bagian kecil.

Semakin halus bahan yang digunakan, semakin cepat mikroorganisme menguraikannya.

2. Masukkan ke Dalam Derigen

Masukkan seluruh daun yang sudah dicacah ke dalam derigen berkapasitas 5 liter.

Gunakan wadah yang bersih agar proses fermentasi berjalan dengan baik.

3. Tambahkan Air Cucian Beras

Tuangkan air cucian beras ke dalam derigen.

Air ini akan menjadi media fermentasi sekaligus sumber nutrisi tambahan.

4. Masukkan Molase dan MOL

Tambahkan molase atau gula merah cair.

Selanjutnya masukkan MOL tape ketan sebagai starter fermentasi.

5. Tambahkan Air Hingga Volume 5 Liter

Isi derigen menggunakan air bersih hingga total volume mencapai 5 liter.

Jangan mengisi terlalu penuh agar tersedia ruang untuk gas fermentasi.

6. Aduk Hingga Merata

Aduk seluruh bahan sampai tercampur dengan baik.

Campuran yang merata akan membantu fermentasi berlangsung lebih sempurna.

7. Tutup dan Simpan

Tutup rapat derigen lalu simpan di tempat yang teduh.

Hindari paparan sinar matahari langsung selama proses fermentasi berlangsung.

8. Buang Gas Setiap Hari

Buka tutup wadah selama beberapa detik setiap hari.

Langkah ini membantu mengeluarkan gas yang terbentuk selama fermentasi.

Baca Juga :  Kulit Nanas Bisa Jadi Pupuk Cair? Ini Cara Membuat dan Manfaatnya untuk Tanaman

9. Tunggu Hingga Fermentasi Selesai

Biarkan fermentasi berlangsung selama 10 hingga 14 hari.

Setelah selesai, saring larutan dan simpan dalam wadah tertutup.

Pupuk siap digunakan.

Tanda Fermentasi Berhasil

Fermentasi yang berhasil biasanya menunjukkan beberapa ciri berikut:

  • Aroma asam manis khas fermentasi.
  • Tidak mengeluarkan bau busuk menyengat.
  • Warna larutan berubah menjadi cokelat kehijauan.
  • Tidak muncul jamur hitam berlebihan.

Jika muncul bau busuk yang sangat tajam, kemungkinan fermentasi mengalami kontaminasi.

Cara Penggunaan pada Tanaman

Sayuran Daun

Untuk kangkung, sawi, bayam, selada, dan sejenisnya:

  • 20–30 ml pupuk per tangki 16 liter air.

Semprotkan ke seluruh bagian daun.

Padi Fase Vegetatif

Untuk tanaman padi yang sedang tumbuh aktif:

  • 25–30 ml pupuk per tangki 16 liter air.

Cabai, Tomat, dan Terong Muda

Untuk tanaman hortikultura yang masih dalam fase pertumbuhan:

  • 20 ml pupuk per tangki 16 liter air.

Frekuensi Aplikasi

Lakukan penyemprotan setiap 7 hari sekali.

Penyemprotan rutin akan membantu tanaman memperoleh nutrisi secara berkelanjutan.

Manfaat Gandasil Daun Organik Cair

Membuat Daun Lebih Hijau

Kandungan nutrisi dari daun kelor dan lamtoro membantu pembentukan klorofil sehingga warna daun terlihat lebih hijau.

Mempercepat Pertumbuhan Vegetatif

Tanaman dapat membentuk daun dan tunas baru dengan lebih cepat.

Menguatkan Batang

Nutrisi yang tersedia membantu pembentukan jaringan tanaman sehingga batang tumbuh lebih kokoh.

Merangsang Perkembangan Akar

Akar yang sehat mampu menyerap air dan unsur hara secara lebih efektif.

Meningkatkan Aktivitas Mikroba Tanah

Sebagian mikroorganisme dari pupuk organik cair ikut mendukung kehidupan mikroba di area perakaran.

Mengurangi Ketergantungan pada Pupuk Kimia

Penggunaan pupuk organik cair secara rutin dapat membantu mengurangi kebutuhan pupuk sintetis dalam jangka panjang.

Tips Agar Hasil Maksimal

Agar pupuk bekerja lebih efektif, lakukan beberapa langkah berikut:

  • Semprot pada pagi atau sore hari.
  • Hindari penyemprotan saat cuaca sangat panas.
  • Gunakan air bersih saat pengenceran.
  • Kocok larutan sebelum digunakan.
  • Simpan pupuk di tempat yang sejuk dan teduh.
  • Gunakan secara rutin sesuai dosis.

Kesimpulan

sumber foto: chatgpt.com

Gandasil Daun Organik Cair merupakan alternatif pupuk alami yang mudah dibuat dan ekonomis. Kombinasi daun kelor, daun lamtoro, air cucian beras, molase, dan MOL tape ketan menghasilkan pupuk yang mendukung pertumbuhan daun, batang, serta akar tanaman.

Dengan fermentasi sederhana selama 10 hingga 14 hari, petani maupun penghobi tanaman dapat menghasilkan pupuk organik cair yang membantu membuat tanaman lebih hijau, subur, dan kuat. Selain itu, penggunaan pupuk ini juga mendukung pertanian yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan. (rull*)

Berita Terkait

Cukup Fermentasi 14 Hari, Kotoran Sapi Bisa Jadi Asam Humat Berkualitas
Jangan Asal Pakai! Begini Dosis Jivamrita 5 Hari agar Tanaman Tumbuh Lebih Subur.
Stop Buang Kulit Pisang! Limbah Dapur Ini Ternyata Bisa Jadi “Emas Cair” untuk Menyuburkan Tanaman
POC EM4 dari Urine Domba, Pupuk Organik Super Ramah Lingkungan
Banyak yang Belum Tahu, Urin Sapi Bisa Diolah Jadi Pupuk Organik Cair Berkualitas
Kandungan POC Rendaman Rumput: Pupuk Organik Cair Sederhana
Rahasia Panen Bawang Merah Melimpah: Andalkan Pupuk Organik Cair Ini
Jangan Dibuang! Limbah Ikan Ini Bisa Jadi Pupuk Cair Super untuk Tanaman

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:02 WIB

Tanaman Kuning dan Kurang Subur? Coba Gandasil Daun Organik Cair 5 Liter Ini

Minggu, 7 Juni 2026 - 15:02 WIB

Cukup Fermentasi 14 Hari, Kotoran Sapi Bisa Jadi Asam Humat Berkualitas

Sabtu, 6 Juni 2026 - 22:02 WIB

Jangan Asal Pakai! Begini Dosis Jivamrita 5 Hari agar Tanaman Tumbuh Lebih Subur.

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:02 WIB

Stop Buang Kulit Pisang! Limbah Dapur Ini Ternyata Bisa Jadi “Emas Cair” untuk Menyuburkan Tanaman

Senin, 27 April 2026 - 18:02 WIB

POC EM4 dari Urine Domba, Pupuk Organik Super Ramah Lingkungan

Berita Terbaru