Alamorganik.com-Keripik pisang menjadi salah satu camilan sederhana yang selalu punya banyak penggemar. Rasanya gurih, teksturnya renyah, dan kita bisa membuatnya sendiri dengan bahan yang mudah ditemukan di dapur.
Salah satu jenis pisang yang cocok untuk membuat keripik adalah pisang raja nangka. Pilih pisang yang masih hijau dan mengkal agar hasil gorengan tidak lembek. Pisang yang belum terlalu matang juga lebih mudah diiris tipis dan menghasilkan tekstur keripik yang renyah.
Menariknya, resep keripik pisang raja nangka ini tidak membutuhkan proses yang rumit. Kita hanya perlu menyiapkan pisang, larutan perendam, bumbu gurih, dan minyak goreng. Kunci keberhasilannya terletak pada proses perendaman, ketebalan irisan, suhu minyak, serta waktu penggorengan.
Berikut resep lengkap keripik pisang raja nangka yang bisa Anda coba di rumah.
Bahan Keripik Pisang Raja Nangka

Untuk membuat satu sisir keripik pisang, siapkan bahan-bahan berikut:
- 1 sisir pisang raja nangka, pilih yang masih hijau dan mengkal
- Air bersih secukupnya
- 1 sendok makan garam untuk air pencuci pisang
- Minyak goreng secukupnya
Bahan Perendam
Anda bisa memilih salah satu bahan berikut:
- 1 sendok makan baking powder, larutkan dengan air secukupnya
atau
- 1 sendok teh air kapur sirih, larutkan dengan air secukupnya
Tidak perlu menggunakan kedua bahan tersebut sekaligus. Pilih salah satu sesuai bahan yang tersedia.
Bumbu Larutan
Untuk memberikan rasa gurih pada keripik, siapkan:
- 2-3 siung bawang putih
- 1 sendok teh garam halus
- 1/2 sendok teh kaldu bubuk rasa ayam atau sapi sesuai selera
- 1/4 sendok teh Bumbu Atom Bintang, opsional
- Sekitar 50 ml air
Haluskan bawang putih, kemudian campurkan dengan garam, kaldu bubuk, dan Bumbu Atom Bintang. Tambahkan air dan aduk sampai semua bumbu larut.
Jika Anda tidak menyukai rasa yang terlalu kuat, kurangi jumlah garam atau kaldu bubuk. Sebaliknya, Anda bisa menyesuaikan takaran bumbu sesuai selera keluarga.
Pilih Pisang yang Tepat
Pemilihan pisang menjadi langkah awal yang menentukan hasil keripik. Gunakan pisang raja nangka yang masih hijau dan mengkal.
Hindari pisang yang sudah terlalu matang karena daging buahnya cenderung lebih lunak. Kondisi tersebut membuat pisang sulit diiris tipis dan meningkatkan risiko keripik menjadi kurang renyah setelah digoreng.
Pisang yang masih mengkal memiliki tekstur lebih padat sehingga Anda bisa mendapatkan irisan tipis dan seragam.
Sebelum mengolahnya, periksa seluruh pisang. Singkirkan bagian yang terlalu memar atau rusak agar hasil keripik tetap bagus.
Kupas dan Cuci Pisang
Setelah memilih pisang, kupas seluruh kulitnya. Lakukan secara hati-hati karena pisang yang masih mentah biasanya mengeluarkan getah cukup banyak.
Siapkan air bersih dalam wadah, lalu tambahkan 1 sendok makan garam. Masukkan pisang yang sudah dikupas ke dalam air tersebut dan cuci sampai bersih.
Proses pencucian membantu membersihkan sisa getah yang menempel pada permukaan pisang. Setelah itu, angkat pisang dan tiriskan.
Jangan langsung mengiris pisang pada tahap ini. Lanjutkan dengan proses perendaman agar tekstur keripik nantinya lebih renyah.
Rendam Pisang agar Lebih Renyah
Siapkan wadah berisi air, kemudian larutkan salah satu bahan perendam yang Anda pilih.
Jika menggunakan baking powder, larutkan 1 sendok makan baking powder ke dalam air secukupnya.
Jika memilih air kapur sirih, gunakan 1 sendok teh air kapur sirih dan campurkan dengan air secukupnya.
Masukkan pisang ke dalam larutan tersebut. Rendam minimal selama satu jam. Untuk mendapatkan hasil yang lebih renyah, Anda bisa melakukan perendaman sekitar tiga jam.
Setelah waktu perendaman selesai, angkat pisang dan tiriskan hingga airnya berkurang.
Jangan melewatkan tahap ini jika Anda ingin mendapatkan keripik dengan tekstur yang lebih garing. Pastikan pisang tidak terlalu basah sebelum masuk ke proses penggorengan.
Siapkan Bumbu Gurih
Sambil menunggu pisang selesai ditiriskan, Anda bisa menyiapkan bumbu.
Haluskan 2-3 siung bawang putih. Masukkan bawang putih ke dalam wadah, lalu tambahkan garam halus, kaldu bubuk, dan Bumbu Atom Bintang jika ingin menggunakannya.
Tuangkan sekitar 50 ml air. Aduk sampai seluruh bahan tercampur rata.
Bumbu ini tidak perlu terlalu banyak air. Anda hanya membutuhkan larutan yang cukup encer agar bisa dituangkan sedikit demi sedikit ke dalam minyak saat proses penggorengan.
Setelah bumbu tercampur, sisihkan.
Panaskan Minyak
Gunakan wajan berukuran cukup besar agar irisan pisang memiliki ruang untuk matang secara merata.
Tuangkan minyak goreng dalam jumlah cukup banyak. Panaskan minyak menggunakan api sedang cenderung besar.
Tunggu sampai minyak benar-benar panas sebelum memasukkan pisang.
Minyak yang kurang panas bisa membuat pisang menyerap terlalu banyak minyak. Akibatnya, keripik terasa berminyak dan sulit mendapatkan tekstur yang renyah.
Namun, Anda juga perlu menghindari api yang terlalu besar. Suhu minyak yang terlalu tinggi bisa membuat bagian luar pisang cepat matang sementara bagian dalamnya belum cukup kering.
Iris Pisang Langsung di Atas Wajan
Ini menjadi salah satu bagian penting dalam resep keripik pisang raja nangka.
Ambil satu atau dua buah pisang yang sudah Anda tiriskan. Iris tipis langsung di atas wajan berisi minyak panas.
Gunakan alat pengiris jika ingin mendapatkan ketebalan yang seragam. Anda juga bisa menggunakan pisau, tetapi lakukan dengan hati-hati.
Mengiris pisang langsung ke dalam minyak membantu mencegah irisan saling menempel sebelum matang.
Jangan memasukkan terlalu banyak pisang sekaligus. Berikan ruang agar setiap irisan bisa terkena minyak dengan baik.
Goreng hingga Setengah Matang
Setelah semua irisan masuk ke dalam minyak, biarkan pisang mulai mengeras.
Goreng sampai irisan terlihat kaku dan warnanya mulai berubah. Pada tahap ini, pisang belum benar-benar matang dan masih membutuhkan proses penggorengan berikutnya.
Aduk perlahan agar irisan tidak menempel satu sama lain. Gunakan api sedang agar pisang bisa mengering secara bertahap.
Setelah pisang mencapai kondisi setengah matang, Anda bisa mulai memasukkan bumbu.
Masukkan Bumbu Saat Pisang Setengah Matang

Kecilkan api sedikit sebelum menuangkan bumbu.
Ambil sekitar 1-2 sendok makan larutan bumbu, kemudian tuangkan ke dalam wajan yang berisi keripik.
Saat bumbu masuk ke minyak panas, minyak biasanya akan berbuih. Kondisi tersebut normal karena larutan bumbu mengandung air.
Segera aduk keripik dengan cepat dan hati-hati. Tujuannya agar bumbu menyebar ke seluruh permukaan pisang dan tidak menggumpal pada satu bagian.
Jangan menuangkan bumbu terlalu banyak sekaligus. Lebih baik gunakan sedikit demi sedikit agar rasa lebih merata dan proses penggorengan tetap terkendali.
Goreng hingga Buih Menghilang
Setelah bumbu tercampur, lanjutkan proses penggorengan.
Aduk keripik secara berkala agar semua bagian matang merata. Perhatikan perubahan pada minyak selama proses ini.
Buih pada minyak akan muncul setelah Anda memasukkan larutan bumbu. Tunggu sampai buih tersebut berkurang dan akhirnya menghilang.
Ketika minyak mulai terlihat tenang atau “anteng”, keripik sudah semakin kering.
Tahap ini penting karena keripik yang belum cukup kering bisa kehilangan kerenyahannya setelah dingin. Karena itu, jangan terburu-buru mengangkat keripik hanya karena warnanya sudah terlihat matang.
Pastikan kadar air dari pisang dan bumbu sudah berkurang sebelum Anda mengangkatnya.
Angkat dan Tiriskan
Setelah keripik matang dan minyak kembali tenang, segera angkat keripik menggunakan saringan.
Tiriskan keripik untuk mengurangi minyak yang menempel. Anda bisa menggunakan saringan minyak atau meletakkannya di atas wadah yang sudah dialasi tisu dapur.
Jangan langsung memasukkan keripik ke dalam wadah tertutup.
Biarkan keripik berada di suhu ruang hingga benar-benar dingin.
Dinginkan Sebelum Disimpan
Keripik pisang yang masih panas mengeluarkan uap. Jika Anda langsung memasukkannya ke dalam wadah kedap udara, uap tersebut dapat berubah menjadi embun.
Kondisi itu bisa membuat keripik cepat melempem.
Karena itu, tunggu sampai keripik benar-benar dingin. Setelah itu, masukkan ke dalam wadah kedap udara.
Tutup wadah dengan rapat untuk menjaga kerenyahan keripik lebih lama.
Tips agar Keripik Pisang Tetap Renyah
Ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan agar hasil keripik pisang raja nangka tetap renyah.
Gunakan pisang yang masih mengkal. Pisang yang terlalu matang memiliki tekstur lebih lembut dan mengandung lebih banyak gula sehingga lebih sulit menghasilkan keripik yang garing.
Iris pisang setipis dan seseragam mungkin. Ketebalan yang sama membantu semua irisan matang secara bersamaan.
Pastikan minyak benar-benar panas. Minyak yang belum mencapai suhu yang tepat dapat membuat pisang menyerap banyak minyak.
Jangan memenuhi wajan. Goreng pisang secara bertahap jika jumlahnya banyak. Wajan yang terlalu penuh membuat suhu minyak turun dan keripik sulit matang merata.
Masukkan bumbu sedikit demi sedikit. Cara ini membantu bumbu menyebar lebih rata sekaligus mengurangi risiko bumbu menggumpal.
Tunggu sampai buih menghilang. Buih yang muncul setelah penambahan bumbu menandakan masih ada kandungan air yang perlu menguap.
Dinginkan sebelum menyimpan. Jangan memasukkan keripik yang masih hangat ke dalam wadah tertutup karena uap bisa membuat keripik cepat melempem.
Keripik Pisang Raja Nangka Cocok untuk Camilan dan Ide Jualan

Dengan bahan sederhana dan proses yang cukup mudah, keripik pisang raja nangka bisa menjadi camilan untuk keluarga. Anda juga bisa mengemasnya dalam wadah atau plastik kedap udara jika ingin menjadikannya sebagai produk jualan rumahan.
Rasa gurih dari bawang putih, garam, dan kaldu berpadu dengan tekstur renyah pisang. Anda juga dapat mengembangkan rasanya sesuai selera, misalnya membuat versi lebih gurih, pedas, manis, atau menggunakan bumbu tabur setelah keripik matang.
Kunci utamanya tetap sama: pilih pisang yang tepat, lakukan perendaman, iris tipis, goreng sampai benar-benar kering, lalu dinginkan sebelum menyimpan.
Dengan mengikuti langkah tersebut, Anda bisa membuat keripik pisang raja nangka yang renyah dan gurih tanpa proses yang rumit. (rull*)









