Rahasia Beras Kencur yang Segar, Resepnya Ternyata Mudah

- Penulis

Jumat, 2 Oktober 2026 - 06:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

beras kencur on a glass isolated on grey background. jamu is good for diet and health

beras kencur on a glass isolated on grey background. jamu is good for diet and health

Alamorganik.com-Beras kencur menjadi salah satu jamu tradisional yang masih digemari hingga sekarang. Minuman ini memiliki rasa manis dengan aroma kencur yang khas. Banyak orang menikmatinya sebagai minuman penyegar setelah beraktivitas.

Beras kencur juga cukup mudah dibuat di rumah. Anda hanya membutuhkan beras, kencur, gula merah, gula pasir, daun pandan, garam, dan air.

Proses pembuatannya tidak membutuhkan peralatan khusus. Anda cukup merendam beras, merebus bahan pemanis, lalu menghaluskan semua bahan menggunakan blender.

Minuman ini bisa Anda sajikan hangat. Jika ingin sensasi lebih segar, tambahkan es batu setelah beras kencur selesai disaring.

Selain memiliki cita rasa khas, beras kencur juga sering masuk dalam pembahasan minuman tradisional yang dikonsumsi untuk menunjang kebugaran. Namun, manfaat kesehatan dari bahan-bahannya tidak berarti beras kencur dapat menggantikan pengobatan atau menjadi solusi untuk penyakit tertentu.

Jika ingin menikmati beras kencur, anggap minuman ini sebagai bagian dari pola makan yang beragam dan seimbang.

Mengenal Minuman Beras Kencur

sumber foto: okuliner.com

Sesuai namanya, beras kencur menggunakan dua bahan utama, yaitu beras dan kencur.

Beras memberikan rasa khas sekaligus tekstur yang sedikit lebih pekat. Sementara itu, kencur memberikan aroma dan sensasi rasa yang menjadi ciri utama minuman ini.

Masyarakat telah lama mengenal beras kencur sebagai bagian dari tradisi jamu Nusantara. Penjual jamu sering menawarkan minuman ini bersama berbagai jenis jamu lainnya.

Kini, Anda tidak harus mencari penjual jamu untuk menikmati beras kencur. Anda bisa membuatnya sendiri di dapur dengan bahan yang sederhana.

Membuat sendiri juga memberi keuntungan karena Anda dapat mengatur tingkat kemanisan. Anda bisa menyesuaikan jumlah gula sesuai selera.

Bahan Beras Kencur

Untuk membuat sekitar satu liter beras kencur, siapkan bahan berikut:

  • 100 gram beras
  • 100 gram kencur, kupas
  • 150 gram gula merah
  • 2 sendok makan gula pasir
  • 2 lembar daun pandan
  • ¼ sendok teh garam
  • 1 liter air

Gunakan beras yang bersih dan berkualitas baik. Anda juga perlu memilih kencur yang masih segar.

Kencur segar biasanya memiliki aroma yang kuat. Hindari kencur yang terlihat terlalu kering, lembek, atau memiliki bagian yang rusak.

Untuk gula merah, Anda dapat menggunakan gula aren atau gula kelapa sesuai ketersediaan. Jenis gula tersebut dapat memberikan warna dan rasa manis yang khas.

Mengapa Beras Harus Direndam?

Sebelum mengolah beras, rendam terlebih dahulu selama sekitar tiga sampai empat jam.

Proses ini membuat tekstur beras menjadi lebih lunak. Beras yang sudah lunak juga lebih mudah Anda haluskan bersama kencur dan air rebusan.

Setelah merendamnya, buang air rendaman. Cuci kembali beras dengan air bersih sebelum memasukkannya ke dalam blender.

Langkah sederhana ini membantu menghasilkan tekstur minuman yang lebih halus.

Cara Membuat Beras Kencur

Setelah semua bahan tersedia, Anda bisa mulai membuat minuman tradisional ini.

1. Rendam Beras

Masukkan 100 gram beras ke dalam wadah. Cuci terlebih dahulu sampai bersih.

Tambahkan air secukupnya dan rendam selama tiga sampai empat jam.

Setelah waktu perendaman selesai, tiriskan beras. Anda tidak perlu memasaknya seperti nasi.

2. Rebus Air dan Bahan Pemanis

Tuang satu liter air ke dalam panci.

Masukkan gula merah, gula pasir, daun pandan, dan garam. Rebus menggunakan api sedang.

Aduk perlahan sampai gula merah dan gula pasir benar-benar larut.

Setelah semua bahan tercampur, matikan api. Diamkan air rebusan sampai suhunya turun.

Jangan langsung memasukkan air yang sangat panas ke dalam blender. Tunggu hingga cukup hangat agar proses penghalusan lebih aman.

3. Siapkan Kencur

Kupas kencur hingga bersih. Cuci dengan air mengalir.

Baca Juga :  Wangi Pandan, Lembut Rasanya! Resep Sari Kacang Hijau Rumahan

Potong kencur menjadi beberapa bagian agar blender lebih mudah menghaluskannya.

Jika kencur memiliki bagian yang rusak atau berjamur, buang bagian tersebut. Gunakan hanya bahan yang masih segar.

4. Blender Beras dan Kencur

Masukkan beras yang sudah direndam ke dalam blender.

Tambahkan kencur dan sebagian air rebusan gula. Blender hingga semua bahan berubah menjadi campuran yang halus.

Jika blender terasa berat, tambahkan air rebusan sedikit demi sedikit.

Hindari mengisi blender terlalu penuh. Bagi proses penghalusan menjadi beberapa tahap jika diperlukan.

5. Saring Minuman

Setelah semua bahan halus, tuang campuran ke dalam wadah melalui saringan.

Tekan perlahan ampas menggunakan sendok agar sari minuman keluar lebih banyak.

Saring kembali jika Anda menginginkan tekstur yang lebih halus.

Langkah ini juga membantu memisahkan ampas beras dan kencur dari minuman.

6. Sajikan

Beras kencur bisa langsung Anda sajikan.

Untuk minuman hangat, tuang ke dalam gelas setelah proses penyaringan selesai.

Jika lebih menyukai minuman dingin, simpan terlebih dahulu di dalam lemari pendingin. Anda juga bisa menambahkan beberapa potong es batu.

Beras kencur dingin terasa lebih menyegarkan, terutama saat cuaca panas.

Rasa Beras Kencur Bisa Disesuaikan

sumber foto: asset.kompas.com

Resep dasar ini menghasilkan rasa manis dengan aroma kencur yang cukup kuat. Namun, Anda tidak harus mengikuti takaran secara kaku.

Jika tidak terlalu menyukai rasa manis, kurangi gula merah atau gula pasir. Anda juga bisa memilih salah satu jenis gula dan menyesuaikan jumlahnya.

Sebaliknya, jika menyukai rasa yang lebih manis, tambahkan gula secukupnya.

Anda juga bisa mengatur kekuatan aroma kencur. Kurangi jumlah kencur jika rasanya terlalu tajam.

Kunci membuat beras kencur yang enak terletak pada keseimbangan rasa. Jangan biarkan rasa manis menutupi aroma kencur. Sebaliknya, jangan menggunakan terlalu banyak kencur hingga rasanya terasa menyengat.

Kencur dan Cita Rasa Jamu Tradisional

Kencur menjadi bahan penting dalam berbagai olahan tradisional Indonesia. Rempah ini memiliki aroma yang khas dan rasa yang cukup kuat.

Dalam beras kencur, kencur memberikan karakter utama pada minuman. Tanpa kencur, minuman tersebut tentu kehilangan sebagian besar ciri khasnya.

Masyarakat juga menggunakan kencur dalam berbagai olahan makanan dan minuman. Anda dapat menemukannya dalam bumbu masakan, jamu, hingga minuman tradisional.

Sejumlah penelitian juga membahas kandungan senyawa alami dalam kencur. Namun, hasil penelitian terhadap bahan atau ekstrak tertentu tidak otomatis membuktikan bahwa minuman rumahan memiliki efek medis yang sama.

Karena itu, konsumsi beras kencur sebaiknya tetap berada dalam konteks minuman tradisional.

Benarkah Beras Kencur Bisa Meningkatkan Daya Tahan Tubuh?

Banyak resep beras kencur menyebut minuman ini dapat meningkatkan daya tahan tubuh.

Namun, kita perlu memahami bahwa sistem imun dipengaruhi banyak faktor. Pola makan, tidur, aktivitas fisik, stres, usia, dan kondisi kesehatan ikut berperan.

Beras kencur dapat menjadi salah satu pilihan minuman tradisional. Akan tetapi, kita tidak bisa menjadikannya sebagai satu-satunya cara untuk menjaga daya tahan tubuh.

Jika ingin menjaga kebugaran, tetap konsumsi makanan bergizi seimbang. Perbanyak variasi sayuran, buah, sumber protein, dan cukup air.

Jaga pula kualitas tidur dan lakukan aktivitas fisik secara rutin.

Dengan pola tersebut, minuman tradisional seperti beras kencur dapat menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari.

Beras Kencur dan Pencernaan

Beras kencur juga sering dikaitkan dengan kenyamanan pencernaan dalam penggunaan tradisional.

Kencur memiliki senyawa alami yang menarik perhatian dalam berbagai penelitian. Namun, bukti tersebut tidak cukup untuk menyatakan bahwa beras kencur dapat mengatasi gangguan pencernaan tertentu.

Jika Anda mengalami sakit perut, diare berkepanjangan, muntah, buang air besar berdarah, atau keluhan serius lainnya, jangan hanya mengandalkan jamu.

Baca Juga :  Ramuan Alami untuk Menghilangkan Bau Mulut: Kembalikan Napas Segar dan Percaya Diri

Segera perhatikan kondisi tubuh dan konsultasikan dengan tenaga kesehatan jika keluhan tidak membaik.

Cocokkah Beras Kencur untuk Menambah Nafsu Makan?

Sebagian masyarakat mengonsumsi beras kencur ketika merasa kurang bersemangat atau mengalami penurunan selera makan.

Aroma kencur yang kuat dan rasa manis memang membuat minuman ini mudah dinikmati. Namun, kita tidak bisa menyatakan beras kencur sebagai penambah nafsu makan yang terbukti secara medis.

Penurunan nafsu makan juga bisa terjadi karena berbagai faktor. Kondisi tersebut dapat berkaitan dengan pola makan, stres, infeksi, efek obat, atau masalah kesehatan tertentu.

Jika nafsu makan terus menurun tanpa alasan jelas, sebaiknya cari tahu penyebabnya.

Tips Membuat Beras Kencur Lebih Enak

Ada beberapa tips sederhana yang bisa Anda gunakan.

Pertama, gunakan kencur segar. Aroma kencur akan menentukan karakter utama minuman.

Kedua, rendam beras selama tiga sampai empat jam. Jangan melewatkan tahap ini karena beras yang lunak lebih mudah Anda haluskan.

Ketiga, dinginkan air rebusan gula sebelum menggunakannya dalam blender. Langkah ini juga membuat proses pengolahan lebih aman.

Keempat, saring minuman dengan baik. Jika ingin tekstur yang lebih halus, lakukan penyaringan dua kali.

Kelima, jangan langsung menambahkan banyak gula. Cicipi terlebih dahulu, lalu sesuaikan rasa.

Keenam, simpan beras kencur dalam wadah bersih dan tertutup jika belum langsung diminum. Letakkan di lemari pendingin dan konsumsi dalam waktu yang wajar.

Perhatikan Jumlah Gula

Resep ini menggunakan 150 gram gula merah dan dua sendok makan gula pasir. Jumlah tersebut memberikan rasa manis yang cukup kuat.

Jika Anda sedang membatasi konsumsi gula, kurangi takarannya.

Orang dengan diabetes atau kondisi lain yang mengharuskan pembatasan gula juga perlu memperhatikan porsi. Minuman tradisional tetap menyumbang gula dan kalori ketika menggunakan pemanis.

Anda tidak perlu menghilangkan rasa manis sepenuhnya. Cukup sesuaikan jumlahnya dengan kebutuhan dan pola makan sehari-hari.

Siapa yang Perlu Berhati-hati?

Beras kencur menggunakan bahan pangan yang umum. Meski begitu, setiap orang memiliki kondisi tubuh yang berbeda.

Orang yang memiliki alergi terhadap salah satu bahan perlu menghindarinya. Begitu juga orang yang sedang menjalani pola makan dengan pembatasan gula.

Ibu hamil, ibu menyusui, anak-anak, atau orang yang sedang mengonsumsi obat tertentu sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan jika ingin mengonsumsi jamu secara rutin dalam jumlah banyak.

Gunakan bahan dalam jumlah wajar. Jangan menganggap semakin banyak kencur atau rempah akan memberikan manfaat yang semakin besar.

Beras Kencur, Minuman Tradisional yang Mudah Dibuat

sumber foto: images.genpi.co

Beras kencur menawarkan cara sederhana untuk menikmati minuman tradisional di rumah.

Anda hanya membutuhkan beras yang sudah direndam, kencur segar, gula merah, gula pasir, pandan, garam, dan air.

Prosesnya juga tidak rumit. Rebus bahan pemanis, dinginkan, lalu blender bersama beras dan kencur. Setelah itu, saring dan sajikan.

Anda bisa menikmatinya hangat atau dingin dengan tambahan es batu.

Beras kencur juga dapat menjadi pilihan untuk memperkenalkan minuman tradisional kepada keluarga. Aroma kencur yang khas membuat minuman ini memiliki karakter tersendiri.

Meski sering disebut memiliki berbagai manfaat kesehatan, tetap gunakan klaim tersebut secara bijak. Beras kencur bukan obat dan tidak menggantikan perawatan medis.

Jadikan minuman ini sebagai bagian dari pola hidup sehat. Lengkapi dengan makanan bergizi, aktivitas fisik, tidur cukup, dan konsumsi air yang mencukupi.

Dengan begitu, Anda tetap bisa menikmati cita rasa warisan Nusantara tanpa memberikan klaim berlebihan pada satu jenis minuman. (rull)

Berita Terkait

Wangi Rempahnya Menggoda, Ini Resep Wedang Uwuh yang Mudah Dibuat
Wangi Pandan, Lembut Rasanya! Resep Sari Kacang Hijau Rumahan
Akar dan Daun Putri Malu, Benarkah Berpotensi Mendukung Stamina Pria?
Cara Membuat Stok Rimpang Jahe, Kunyit, dan Temulawak untuk Persediaan Seminggu
Jangan Remehkan Daun Temulawak! Ini Potensi Manfaat dan Cara Mengolahnya
Rahasia Rebusan Kulit Delima, Campur Jahe hingga Kayu Manis
Cuma 3 Bahan! Manfaat Rebusan Daun Bidara, Kunyit dan kayu manis
Daun Bakung Bunga Putih: Manfaat Tradisional dan Cara Penggunaan yang Aman

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 06:02 WIB

Rahasia Beras Kencur yang Segar, Resepnya Ternyata Mudah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:02 WIB

Wangi Rempahnya Menggoda, Ini Resep Wedang Uwuh yang Mudah Dibuat

Selasa, 29 September 2026 - 18:02 WIB

Wangi Pandan, Lembut Rasanya! Resep Sari Kacang Hijau Rumahan

Selasa, 29 September 2026 - 15:23 WIB

Akar dan Daun Putri Malu, Benarkah Berpotensi Mendukung Stamina Pria?

Minggu, 27 September 2026 - 14:19 WIB

Cara Membuat Stok Rimpang Jahe, Kunyit, dan Temulawak untuk Persediaan Seminggu

Berita Terbaru

Kesehatan

Ganyong, Umbi Kampung yang Mulai Terlupakan

Kamis, 1 Okt 2026 - 15:02 WIB