Apakah Banyak Mengonsumsi Telur Dapat Menyebabkan Bisulan?

- Penulis

Jumat, 13 Februari 2026 - 22:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Alamorganik.com-Banyak orang tua sejak dulu sering mengingatkan anak-anaknya, “Jangan kebanyakan makan telur, nanti bisulan.” Kalimat ini begitu populer di masyarakat. Bahkan sampai sekarang, sebagian orang masih percaya bahwa terlalu sering mengonsumsi telur bisa memicu munculnya bisul di kulit.

Namun, apakah anggapan tersebut benar secara medis? Atau hanya mitos yang turun-temurun dipercaya tanpa dasar ilmiah yang kuat?

Mari kita bahas secara lengkap dan jernih agar kita tidak lagi terjebak pada informasi yang setengah benar.

Apa Itu Bisul?

sumber foto: 4.bp.blogspot.com

Sebelum membahas hubungan telur dan bisul, kita perlu memahami terlebih dahulu apa sebenarnya bisul itu.

Bisul adalah infeksi kulit yang terjadi pada folikel rambut atau kelenjar minyak. Biasanya, bakteri Staphylococcus aureus menjadi penyebab utama infeksi ini. Ketika bakteri masuk melalui pori-pori atau luka kecil di kulit, tubuh langsung merespons dengan peradangan.

Akibatnya, muncul benjolan merah yang terasa nyeri, hangat, dan berisi nanah. Dalam beberapa hari, bisul bisa membesar sebelum akhirnya pecah dan mengering.

Jadi, secara medis, bisul muncul karena infeksi bakteri, bukan karena jenis makanan tertentu secara langsung.

Mengapa Telur Sering Disalahkan?

Telur dikenal sebagai sumber protein tinggi. Dalam satu butir telur, tubuh mendapatkan protein lengkap, lemak sehat, vitamin A, vitamin D, vitamin B12, zat besi, dan kolin.

Namun, masyarakat sering mengaitkan makanan tinggi protein dengan munculnya bisul. Mereka menganggap protein “panas” sehingga memicu peradangan di tubuh.

Padahal, istilah “makanan panas” tidak dikenal dalam ilmu kedokteran modern. Konsep tersebut lebih banyak muncul dalam pengobatan tradisional.

Lalu, apakah benar protein dari telur bisa menyebabkan bisulan?

Apakah Telur Menyebabkan Bisul?

Secara ilmiah, tidak ada bukti kuat yang menunjukkan bahwa telur secara langsung menyebabkan bisul.

Bisul terjadi karena infeksi bakteri. Sementara itu, telur hanya berperan sebagai sumber nutrisi. Bahkan, protein dalam telur justru membantu tubuh memperbaiki jaringan dan memperkuat sistem imun.

Jika seseorang mengalami bisul setelah makan telur, kemungkinan besar faktor lain yang berperan, seperti:

  • Kebersihan kulit yang kurang terjaga
  • Daya tahan tubuh menurun
  • Luka kecil yang terinfeksi
  • Produksi keringat berlebih
  • Riwayat diabetes

Telur bukan penyebab utamanya.

Lalu Mengapa Ada Orang yang Merasa Bisulan Setelah Makan Telur?

Beberapa orang mungkin merasa bisul sering muncul setelah mereka mengonsumsi telur dalam jumlah banyak. Kondisi ini bisa terjadi karena beberapa kemungkinan.

Baca Juga :  Menguatkan Tubuh Saat Melawan Kanker: Pendekatan Alami ala Barbara O’Neill

1. Alergi atau Sensitivitas

Sebagian kecil orang memiliki alergi terhadap protein dalam telur. Reaksi alergi biasanya memicu gatal, ruam, atau peradangan kulit. Namun, alergi tidak langsung menyebabkan bisul, melainkan iritasi atau reaksi imun.

Jika kulit mengalami iritasi dan seseorang sering menggaruknya, bakteri bisa lebih mudah masuk. Dari sinilah infeksi bisa berkembang.

2. Pola Makan Tidak Seimbang

Jika seseorang mengonsumsi telur dalam jumlah berlebihan tanpa diimbangi sayur dan buah, tubuh bisa mengalami ketidakseimbangan nutrisi. Kurangnya serat dan antioksidan dapat memengaruhi kondisi kulit.

Namun sekali lagi, telur bukan penyebab utama. Pola makan yang tidak seimbanglah yang berperan.

3. Kebetulan Waktu

Terkadang, orang menghubungkan dua kejadian yang sebenarnya tidak saling berkaitan. Misalnya, seseorang makan telur hari ini, lalu dua hari kemudian muncul bisul. Padahal, bakteri sudah menginfeksi kulit sejak sebelumnya.

Tubuh memerlukan waktu beberapa hari sebelum bisul terlihat jelas.

Manfaat Telur bagi Tubuh

sumber foto: asset.kompas.com

Alih-alih menjadi penyebab bisul, telur justru memiliki banyak manfaat kesehatan.

1. Membantu Pembentukan Jaringan Tubuh

Protein dalam telur membantu memperbaiki sel dan jaringan, termasuk kulit.

2. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Telur mengandung vitamin dan mineral yang mendukung sistem imun. Tubuh yang kuat justru lebih mampu melawan infeksi bakteri penyebab bisul.

3. Mendukung Kesehatan Kulit

Vitamin A dan vitamin E dalam telur berperan menjaga kesehatan kulit.

4. Sumber Energi Berkualitas

Telur memberikan rasa kenyang lebih lama dan membantu menjaga massa otot.

Dengan manfaat tersebut, menghindari telur tanpa alasan medis justru dapat mengurangi asupan nutrisi penting.

Berapa Banyak Telur yang Aman Dikonsumsi?

Bagi orang sehat, konsumsi 1–2 butir telur per hari masih tergolong aman. Banyak penelitian menunjukkan bahwa telur tidak secara signifikan meningkatkan risiko penyakit pada individu sehat.

Namun, setiap orang memiliki kondisi tubuh berbeda. Jika memiliki kolesterol tinggi atau penyakit tertentu, sebaiknya konsultasikan dengan tenaga medis.

Yang terpenting, konsumsi telur sebagai bagian dari pola makan seimbang.

Faktor Utama Penyebab Bisulan

Agar lebih jelas, berikut faktor yang benar-benar berperan dalam munculnya bisul:

  • Kebersihan kulit kurang terjaga
  • Sistem imun lemah
  • Luka kecil yang terinfeksi
  • Diabetes
  • Gesekan pakaian ketat
  • Keringat berlebih
Baca Juga :  Minuman Detox: Rahasia Sehat Tubuh dan Kulit dari Dalam

Dengan menjaga kebersihan dan daya tahan tubuh, risiko bisul dapat berkurang secara signifikan.

Cara Mencegah Bisulan

Daripada menyalahkan telur, lebih baik fokus pada langkah pencegahan yang efektif.

1. Jaga Kebersihan Tubuh

Mandi secara teratur dan gunakan sabun antibakteri ringan jika perlu.

2. Hindari Menggaruk Kulit

Garukan membuka jalan bagi bakteri masuk.

3. Konsumsi Makanan Seimbang

Perbanyak sayur, buah, dan air putih.

4. Istirahat Cukup

Tubuh yang lelah lebih rentan terhadap infeksi.

5. Segera Bersihkan Luka Kecil

Gunakan antiseptik untuk mencegah infeksi.

Langkah sederhana ini jauh lebih efektif daripada menghindari telur tanpa alasan medis.

Mitos atau Fakta?

Jika kita melihat dari sisi ilmiah, anggapan bahwa terlalu banyak makan telur menyebabkan bisulan termasuk mitos.

Telur tidak menyebabkan infeksi bakteri. Namun, konsumsi berlebihan dalam konteks pola makan tidak seimbang memang dapat memengaruhi kondisi tubuh secara umum.

Kuncinya bukan pada telur, melainkan pada keseimbangan dan kebersihan.

Kapan Harus Waspada?

sumber foto: gemini.google.com

Jika bisul sering muncul berulang atau jumlahnya banyak, sebaiknya periksakan diri ke dokter. Kondisi tersebut bisa menandakan masalah kesehatan lain, seperti gangguan sistem imun atau diabetes.

Jangan hanya menyalahkan makanan tanpa mencari penyebab sebenarnya.

Telur tidak secara langsung menyebabkan bisulan. Bisul terjadi karena infeksi bakteri, bukan karena konsumsi telur. Anggapan bahwa telur memicu bisul lebih banyak berasal dari kepercayaan lama yang belum tentu sesuai dengan ilmu medis modern.

Selama dikonsumsi dalam jumlah wajar dan sebagai bagian dari pola makan seimbang, telur justru memberikan banyak manfaat bagi tubuh. Protein, vitamin, dan mineral di dalamnya membantu menjaga daya tahan dan kesehatan kulit.

Daripada menghindari telur tanpa alasan jelas, lebih baik menjaga kebersihan tubuh, memperkuat imun, dan menerapkan pola hidup sehat.

Jadi, jika muncul bisul setelah makan telur, jangan langsung menyalahkan telurnya. Periksa kembali pola hidup dan kondisi tubuh secara keseluruhan. Dengan pemahaman yang tepat, kita bisa menikmati telur tanpa rasa khawatir (rull)

Berita Terkait

Jangan Dibuang, Ini Manfaat Kulit Delima untuk Kesehatan Tubuh
Kenapa Buah Delima Jadi Superfruit Favorit untuk Kesehatan Anda?
Daun Sendok: Herbal Alami dengan 7 Khasiat Luar Biasa untuk Tubuh
10 Manfaat Kitolod/Korejat yang Ampuh untuk Kesehatan
Rambut Jagung untuk Kesehatan Optimal: Tips Konsumsi dan Khasiatnya
Manfaat Tanaman Srikaya untuk Kesehatan: Khasiat dan Cara Penggunaannya
Cara Mudah Redakan Batuk dengan Buah Pir yang Menyegarkan
Khasiat Bunga Rosella untuk Kesehatan dan Cara Pengolahannya

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 22:02 WIB

Apakah Banyak Mengonsumsi Telur Dapat Menyebabkan Bisulan?

Rabu, 11 Februari 2026 - 12:02 WIB

Jangan Dibuang, Ini Manfaat Kulit Delima untuk Kesehatan Tubuh

Selasa, 10 Februari 2026 - 18:02 WIB

Kenapa Buah Delima Jadi Superfruit Favorit untuk Kesehatan Anda?

Senin, 9 Februari 2026 - 22:02 WIB

Daun Sendok: Herbal Alami dengan 7 Khasiat Luar Biasa untuk Tubuh

Senin, 9 Februari 2026 - 12:02 WIB

10 Manfaat Kitolod/Korejat yang Ampuh untuk Kesehatan

Berita Terbaru

Kesehatan

Apakah Banyak Mengonsumsi Telur Dapat Menyebabkan Bisulan?

Jumat, 13 Feb 2026 - 22:02 WIB

Pestisida Nabati

Membuat Pestisida Nabati dari Biji Jarak, Solusi Alami Lindungi Tanaman

Jumat, 13 Feb 2026 - 18:02 WIB

Penyakit Tanaman

Cara Mengatasi Ulat Grayak pada Tanaman Secara Efektif dan Berkelanjutan

Jumat, 13 Feb 2026 - 06:02 WIB

Penyakit Tanaman

Penyebab Rebah Semai (Damping Off) pada Tanaman

Kamis, 12 Feb 2026 - 22:02 WIB