Sering Dibuang, Jantung Pisang Ternyata Punya Banyak Manfaat

- Penulis

Jumat, 9 Oktober 2026 - 06:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Alamorganik.com-Jantung pisang sering kali dianggap sebagai bagian tanaman yang kurang penting. Setelah buah pisang dipanen, bagian berbentuk seperti bunga berwarna merah keunguan ini biasanya dibiarkan atau dibuang. Padahal, jantung pisang bisa diolah menjadi berbagai masakan lezat sekaligus menjadi salah satu sumber pangan nabati yang menarik.

Teksturnya cukup khas. Setelah dimasak, jantung pisang terasa lembut dengan sedikit sensasi kenyal. Masyarakat di berbagai daerah mengolahnya menjadi gulai, tumisan, sayur santan, pepes, hingga campuran makanan lainnya.

Selain mudah ditemukan, jantung pisang juga mengandung serat dan sejumlah zat gizi yang dapat mendukung pola makan sehat. Namun, kita tetap perlu melihatnya sebagai bagian dari menu bergizi, bukan sebagai bahan makanan yang dapat menyembuhkan penyakit tertentu.

Lantas, apa saja manfaat jantung pisang untuk kesehatan dan bagaimana cara mengolahnya agar tidak pahit?

Mengenal Jantung Pisang

sumber foto: i.cdn.newsbytesapp.com

Jantung pisang merupakan bunga dari tanaman pisang yang tumbuh di bagian ujung tandan buah. Bentuknya menyerupai kuncup besar dengan lapisan kulit berwarna merah keunguan.

Di balik lapisan tersebut terdapat bagian bunga yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan makanan. Tidak semua lapisan perlu digunakan. Biasanya, orang membuang bagian luar yang keras dan mengambil bagian dalam yang lebih lunak.

Jantung pisang memiliki rasa sedikit sepat atau pahit jika langsung dimasak tanpa pengolahan yang tepat. Karena itu, banyak orang merebus atau merendamnya terlebih dahulu sebelum mengolahnya menjadi masakan.

Kandungan gizinya dapat berbeda berdasarkan jenis pisang dan cara pengolahan. Secara umum, jantung pisang dapat menjadi salah satu sumber serat dan beberapa mineral dalam menu sehari-hari.

1. Membantu Memenuhi Kebutuhan Serat

Salah satu keunggulan jantung pisang terletak pada kandungan seratnya. Tubuh membutuhkan serat untuk mendukung fungsi sistem pencernaan.

Serat membantu memperlancar proses pencernaan dan dapat membantu membuat seseorang merasa kenyang lebih lama. Karena itu, jantung pisang dapat menjadi salah satu pilihan bahan makanan bagi orang yang ingin memperbanyak asupan sayuran dan sumber serat.

Namun, konsumsi serat tetap perlu diimbangi dengan asupan cairan yang cukup. Menambah banyak serat secara tiba-tiba tanpa memenuhi kebutuhan cairan justru dapat membuat sebagian orang mengalami kembung atau tidak nyaman pada perut.

Agar manfaatnya lebih optimal, kombinasikan jantung pisang dengan sayuran, buah, biji-bijian, dan sumber serat lainnya.

2. Mendukung Kesehatan Pencernaan

Kandungan serat pada jantung pisang juga dapat mendukung kesehatan saluran pencernaan.

Serat membantu meningkatkan volume tinja dan mendukung pergerakan usus. Pola makan yang cukup serat dapat membantu menjaga buang air besar tetap teratur.

Jika Anda mengalami sembelit karena kurang mengonsumsi serat, menambahkan makanan berserat seperti sayuran dan buah bisa menjadi bagian dari perubahan pola makan.

Jantung pisang dapat menjadi salah satu pilihan untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Anda bisa mengolahnya menjadi tumisan sederhana atau mencampurkannya dengan bahan makanan lain.

Tetap perhatikan jumlah konsumsi. Tubuh membutuhkan pola makan beragam, sehingga jangan mengandalkan satu jenis makanan untuk menjaga kesehatan pencernaan.

3. Membantu Menjaga Rasa Kenyang

Jantung pisang mengandung serat yang dapat membantu memberikan rasa kenyang setelah makan.

Makanan yang mengandung serat biasanya membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna dibandingkan makanan yang sangat rendah serat. Kondisi tersebut dapat membantu seseorang mengatur porsi makan dengan lebih baik.

Jika Anda sedang berusaha menjaga berat badan, jantung pisang bisa masuk ke dalam menu sebagai salah satu sumber sayuran.

Baca Juga :  Ramuan Alami untuk Menambah Nafsu Makan

Namun, cara memasaknya juga perlu diperhatikan. Jantung pisang yang dimasak dengan santan kental, minyak dalam jumlah banyak, atau tambahan gula dan garam berlebihan tentu menghasilkan menu yang berbeda dari sisi kalori dan kandungan gizinya.

Karena itu, pilih cara memasak yang lebih sederhana jika ingin menjadikannya bagian dari pola makan sehari-hari.

4. Menjadi Pilihan Pangan Nabati

Jantung pisang dapat menjadi alternatif bahan pangan nabati yang murah dan mudah ditemukan di sejumlah daerah.

Penggunaan bahan pangan lokal juga membantu membuat menu sehari-hari lebih beragam. Anda tidak harus selalu mengandalkan sayuran yang sama.

Jantung pisang bisa dipadukan dengan tempe, tahu, kacang-kacangan, telur, ikan, atau sumber protein lainnya.

Dengan kombinasi tersebut, Anda bisa mendapatkan makanan yang lebih lengkap. Jantung pisang berperan sebagai sumber sayuran dan serat, sementara lauk membantu memenuhi kebutuhan protein.

5. Mengandung Berbagai Zat Gizi

Selain serat, jantung pisang mengandung sejumlah zat gizi yang dibutuhkan tubuh. Kandungan tersebut dapat berbeda tergantung varietas pisang, tingkat kematangan, dan cara memasaknya.

Beberapa mineral dan senyawa lain dalam jantung pisang dapat menjadi bagian dari pola makan yang mendukung kesehatan secara umum.

Namun, kita tidak perlu menganggap jantung pisang sebagai makanan super yang mampu memenuhi semua kebutuhan tubuh.

Tubuh membutuhkan berbagai jenis makanan. Sayuran, buah, protein, sumber karbohidrat, dan lemak sehat perlu dikombinasikan dalam jumlah yang sesuai.

6. Mendukung Pola Makan yang Lebih Beragam

Salah satu manfaat jantung pisang yang sering terlupakan adalah membantu memperkaya pilihan menu.

Makan makanan yang sama setiap hari bisa membuat pola makan menjadi kurang beragam. Padahal, tubuh membutuhkan berbagai zat gizi yang berasal dari beragam sumber makanan.

Dengan mengolah jantung pisang menjadi sayur atau tumisan, Anda bisa menambah variasi menu keluarga.

Cara ini juga bisa menjadi pilihan bagi keluarga yang ingin memanfaatkan bahan pangan lokal daripada selalu membeli sayuran tertentu di pasar.

Cara Mengolah Jantung Pisang agar Tidak Pahit

sumber foto: iresepi.net

Jantung pisang memang memiliki rasa khas. Jika Anda belum terbiasa mengolahnya, rasa sepat atau pahit bisa terasa cukup kuat.

Karena itu, lakukan beberapa langkah sederhana sebelum memasaknya.

1. Buang Lapisan Luar

Ambil jantung pisang yang masih segar. Buang beberapa lapisan luar yang berwarna merah keunguan dan memiliki tekstur lebih keras.

Teruskan hingga Anda menemukan bagian yang lebih muda dan lunak.

2. Belah dan Iris

Belah jantung pisang menjadi beberapa bagian. Setelah itu, iris tipis sesuai kebutuhan.

Semakin tipis irisan, semakin mudah Anda mengolahnya dan mencampurkannya dengan bumbu.

3. Rendam dalam Air

Masukkan irisan jantung pisang ke dalam air. Sebagian orang menambahkan sedikit garam atau bahan asam seperti air jeruk untuk membantu mengurangi rasa sepat.

Rendam selama beberapa saat, kemudian bilas hingga bersih.

4. Rebus Sebelum Dimasak

Anda juga bisa merebus jantung pisang terlebih dahulu.

Masukkan irisan jantung pisang ke dalam air mendidih. Rebus sampai teksturnya mulai lunak, kemudian tiriskan.

Setelah itu, peras atau tiriskan dengan baik sebelum mengolahnya menjadi masakan.

Langkah tersebut membantu mengurangi rasa sepat sekaligus membuat teksturnya lebih mudah dikunyah.

Resep Tumis Jantung Pisang Sederhana

Jika ingin mencoba jantung pisang untuk pertama kali, tumisan bisa menjadi pilihan yang praktis.

Baca Juga :  Kaktus Bisa Dimakan dan Menyehatkan! Simak Manfaat serta Cara Pengolahannya

Bahan:

  • 1 buah jantung pisang
  • 3 siung bawang putih
  • 5 butir bawang merah
  • 3 cabai sesuai selera
  • 1 batang daun bawang
  • Garam secukupnya
  • Sedikit gula
  • Air secukupnya
  • Minyak untuk menumis

Cara Membuat:

Pertama, bersihkan jantung pisang dan iris tipis. Rendam dengan air, kemudian rebus hingga agak lunak. Tiriskan.

Haluskan atau iris bawang merah, bawang putih, dan cabai.

Panaskan sedikit minyak. Tumis bumbu sampai harum.

Masukkan jantung pisang yang sudah ditiriskan. Aduk hingga bumbu tercampur rata.

Tambahkan sedikit air, garam, dan gula. Masak hingga bumbu meresap dan tekstur jantung pisang sesuai selera.

Terakhir, masukkan daun bawang. Aduk sebentar lalu matikan api.

Sajikan tumis jantung pisang bersama nasi hangat dan lauk sumber protein.

Cara Lain Mengolah Jantung Pisang

Selain ditumis, Anda bisa mengolah jantung pisang menjadi berbagai menu.

Gulai jantung pisang menjadi salah satu pilihan populer. Anda bisa memasaknya dengan santan dan bumbu rempah. Jika ingin mengurangi asupan lemak, gunakan santan secukupnya dan tambahkan lebih banyak rempah.

Pepes jantung pisang juga menarik untuk dicoba. Campurkan jantung pisang dengan bumbu, kemudian bungkus menggunakan daun pisang dan kukus sampai matang.

Anda juga bisa membuat urap jantung pisang dengan mencampurkannya bersama sayuran dan kelapa berbumbu.

Untuk menu yang lebih sederhana, rebus jantung pisang kemudian campurkan dengan sambal atau bumbu pilihan.

Perhatikan Cara Memasaknya

Manfaat jantung pisang tidak hanya bergantung pada kandungan bahan tersebut. Cara memasak juga menentukan kualitas makanan yang kita konsumsi.

Jika Anda memasaknya dengan terlalu banyak minyak, santan, garam, atau gula, nilai keseluruhan menu tentu berubah.

Karena itu, gunakan bahan tambahan secukupnya. Anda juga bisa memilih teknik memasak seperti merebus, mengukus, menumis dengan sedikit minyak, atau memanggang sesuai jenis resep.

Selain itu, pilih jantung pisang yang masih segar dan tidak menunjukkan tanda pembusukan.

Apakah Jantung Pisang Bisa Menyembuhkan Penyakit?

sumber foto: asset.kompas.com

Banyak informasi di masyarakat yang mengaitkan jantung pisang dengan berbagai manfaat kesehatan, termasuk untuk diabetes, kolesterol, tekanan darah, dan penyakit tertentu.

Namun, kita perlu berhati-hati dengan klaim tersebut. Mengonsumsi jantung pisang sebagai bagian dari menu sehat tidak sama dengan menggunakan jantung pisang sebagai obat.

Jantung pisang memang dapat memberikan serat dan zat gizi lain, tetapi tidak tepat jika kita menganggapnya mampu menyembuhkan penyakit tertentu.

Jika seseorang memiliki diabetes, hipertensi, kolesterol tinggi, atau kondisi medis lainnya, tetap ikuti anjuran tenaga kesehatan. Jantung pisang dapat menjadi bagian dari pola makan, bukan pengganti obat atau terapi medis.

Kesimpulan

Jantung pisang merupakan bahan pangan lokal yang sering terabaikan, padahal dapat menjadi pilihan sayuran yang menarik untuk menu sehari-hari.

Kandungan seratnya dapat membantu mendukung kesehatan pencernaan dan memberikan rasa kenyang. Selain itu, jantung pisang dapat membantu memperkaya variasi makanan dan menjadi bagian dari pola makan yang lebih beragam.

Agar rasanya lebih nikmat, bersihkan jantung pisang, iris tipis, rendam, lalu rebus sebelum mengolahnya. Setelah itu, Anda bisa memasaknya menjadi tumisan, gulai, pepes, urap, atau berbagai menu lainnya.

Yang terpenting, jangan melihat jantung pisang sebagai obat untuk penyakit tertentu. Jadikan bahan pangan ini sebagai salah satu bagian dari menu bergizi yang dipadukan dengan sayuran lain, buah, sumber protein, dan pola hidup sehat secara keseluruhan. (rull)

Berita Terkait

8 Penyakit yang Sering Berkaitan dengan Kebiasaan Harian yang Kurang Sehat
Jangan Asal Buang Daun Pisang Kering, Ini Manfaat dan Cara Pakainya
Jangan Anggap Sepele ISPA, Kenali Penyebab, Dampak, dan Cara Mencegahnya
Labu Kuning Bisa Jadi Pengganti Nasi untuk Penderita Diabetes, Ini Cara Mengolahnya
Mengenal Manfaat Daun Selasih, dari Antioksidan hingga Mendukung Pencernaan
Khasiat Alami Seduhan Bunga Melati untuk Relaksasi dan Kesegaran Tubuh
7 Manfaat Mandi Sebelum Subuh untuk Kesehatan, Mulai dari Tubuh Segar hingga Suasana Hati
Tepung Tapioka dan Gula Aren untuk Asam Lambung, GERD, dan Maag, Benarkah Bisa Membantu?

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 06:02 WIB

Sering Dibuang, Jantung Pisang Ternyata Punya Banyak Manfaat

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:27 WIB

8 Penyakit yang Sering Berkaitan dengan Kebiasaan Harian yang Kurang Sehat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:02 WIB

Jangan Asal Buang Daun Pisang Kering, Ini Manfaat dan Cara Pakainya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:02 WIB

Jangan Anggap Sepele ISPA, Kenali Penyebab, Dampak, dan Cara Mencegahnya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:02 WIB

Labu Kuning Bisa Jadi Pengganti Nasi untuk Penderita Diabetes, Ini Cara Mengolahnya

Berita Terbaru

Kesehatan

Sering Dibuang, Jantung Pisang Ternyata Punya Banyak Manfaat

Jumat, 9 Okt 2026 - 06:02 WIB