Ini yang Terjadi pada Otak Kamu Saat Mengunyah Permen Karet

- Penulis

Selasa, 13 Januari 2026 - 06:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Alamorganik.com-Mengunyah permen karet sering dianggap kebiasaan sepele. Banyak orang melakukannya saat bosan, mengantuk, atau sekadar ingin menyegarkan napas. Namun di balik gerakan rahang yang berulang itu, otak kamu sebenarnya sedang bekerja lebih aktif dari yang kamu kira.

Aktivitas mengunyah permen karet memicu berbagai reaksi di otak, mulai dari peningkatan fokus, perubahan aliran darah, hingga pengaruh terhadap suasana hati. Bahkan, beberapa penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan sederhana ini dapat memengaruhi memori dan tingkat stres.

Mengunyah Permen Karet dan Hubungannya dengan Otak

sumber foto: th.bing.com

Saat kamu mengunyah permen karet, otak menerima sinyal dari otot rahang melalui sistem saraf. Gerakan mengunyah merangsang area otak tertentu, terutama yang berhubungan dengan perhatian, kewaspadaan, dan fungsi kognitif.

Otak tidak hanya mengatur gerakan rahang, tetapi juga merespons ritme dan tekanan kunyahan. Respons ini memicu peningkatan aktivitas saraf yang berdampak pada berbagai fungsi mental.

Aliran Darah ke Otak Meningkat

Salah satu perubahan paling awal yang terjadi saat kamu mengunyah permen karet adalah meningkatnya aliran darah ke otak. Aktivitas otot rahang memerlukan energi, sehingga tubuh otomatis mengalirkan lebih banyak oksigen dan glukosa ke area otak yang terlibat.

Peningkatan aliran darah ini membantu:

  • Otak bekerja lebih waspada
  • Sel saraf menerima nutrisi dengan lebih baik
  • Proses berpikir menjadi lebih responsif

Inilah alasan mengapa sebagian orang merasa lebih segar dan fokus setelah mengunyah permen karet.

Otak Menjadi Lebih Fokus dan Siaga

Mengunyah permen karet membantu otak mempertahankan tingkat kewaspadaan. Gerakan mengunyah memberikan stimulasi ringan yang mencegah otak masuk ke mode pasif atau mengantuk.

Beberapa orang menggunakan permen karet saat:

  • Belajar
  • Bekerja dalam waktu lama
  • Mengemudi jarak jauh

Stimulasi ini membantu otak tetap aktif tanpa menimbulkan kelelahan berlebih.

Pengaruh pada Memori dan Daya Ingat

Aktivitas mengunyah permen karet dapat memengaruhi memori jangka pendek. Saat otak menerima pasokan oksigen dan glukosa yang lebih stabil, proses penyimpanan dan pengambilan informasi menjadi lebih efisien.

Baca Juga :  Serbuk Kawo Minuman Khas Sungai Penuh Yang Kaya Manfaat

Namun, efek ini bersifat ringan dan situasional. Mengunyah permen karet tidak secara ajaib meningkatkan kecerdasan, tetapi dapat membantu otak bekerja optimal dalam kondisi tertentu, seperti saat kamu membutuhkan konsentrasi tambahan.

Mengurangi Stres dan Ketegangan Mental

Mengunyah permen karet juga membantu menurunkan tingkat stres. Gerakan ritmis pada rahang memberikan efek menenangkan yang mirip dengan kebiasaan menggerakkan tangan atau kaki saat gugup.

Saat kamu mengunyah permen karet:

  • Otot wajah menjadi lebih rileks
  • Ketegangan mental berkurang
  • Perasaan cemas dapat mereda

Efek ini membantu otak melepaskan stres ringan dan menjaga emosi tetap stabil.

Pengaruh terhadap Suasana Hati

sumber foto: gemini.google.com

Permen karet, terutama yang memiliki rasa mint atau buah segar, dapat memengaruhi suasana hati. Rasa dan aroma yang menyenangkan mengaktifkan area otak yang berhubungan dengan emosi dan kenyamanan.

Otak merespons rangsangan ini dengan:

  • Meningkatkan perasaan segar
  • Mengurangi rasa lelah mental
  • Menstabilkan mood

Tidak heran jika banyak orang merasa lebih santai setelah mengunyah permen karet.

Aktivasi Sistem Saraf Parasimpatis

Mengunyah permen karet dapat merangsang sistem saraf parasimpatis, yaitu bagian sistem saraf yang membantu tubuh merasa tenang dan seimbang. Aktivasi sistem ini membantu menurunkan respons stres dan mendukung relaksasi.

Saat sistem parasimpatis aktif, otak:

  • Mengurangi sinyal stres
  • Menjaga keseimbangan emosi
  • Mendukung pemulihan mental

Efek ini membuat permen karet sering menjadi “penenang kecil” di tengah aktivitas padat.

Dampak pada Kelelahan Mental

Kelelahan mental sering muncul saat otak bekerja terlalu lama tanpa jeda. Mengunyah permen karet memberikan rangsangan ringan yang membantu memecah kejenuhan mental.

Aktivitas ini membantu:

  • Mengurangi rasa lelah pada otak
  • Menjaga performa mental lebih stabil
  • Memperpanjang kemampuan fokus

Namun, efek ini bersifat sementara dan tidak menggantikan kebutuhan istirahat yang cukup.

Peran Sensorik dalam Aktivitas Mengunyah

Otak tidak hanya merespons gerakan mengunyah, tetapi juga rasa, tekstur, dan aroma permen karet. Semua rangsangan sensorik ini bekerja bersama untuk menciptakan pengalaman yang memengaruhi kondisi mental.

Baca Juga :  Ini Khasiat Tanaman Tempuyung untuk Kesehatan

Rasa manis atau segar memberikan sinyal positif ke otak, sehingga kamu merasa lebih nyaman dan termotivasi.

Apakah Mengunyah Permen Karet Selalu Baik untuk Otak?

Meski memiliki manfaat, mengunyah permen karet juga memiliki batasan. Mengunyah terlalu lama atau terlalu sering dapat menyebabkan kelelahan pada otot rahang dan sendi temporomandibular (TMJ).

Selain itu, permen karet yang mengandung gula berlebihan dapat berdampak buruk pada kesehatan gigi dan kadar gula darah. Oleh karena itu, penting untuk memilih permen karet bebas gula dan mengonsumsinya secara bijak.

Waktu Terbaik Mengunyah Permen Karet

Mengunyah permen karet paling efektif saat kamu:

  • Merasa mengantuk
  • Kehilangan fokus
  • Mengalami stres ringan

Namun, hindari mengunyah permen karet sepanjang hari tanpa jeda. Otak dan tubuh tetap membutuhkan istirahat alami untuk bekerja optimal.

Tips Aman Mengunyah Permen Karet

Agar manfaatnya optimal dan aman, perhatikan beberapa tips berikut:

  • Pilih permen karet bebas gula
  • Batasi waktu mengunyah sekitar 15–30 menit
  • Hindari mengunyah terlalu keras
  • Beri jeda agar otot rahang tidak tegang

Dengan cara ini, kamu bisa menikmati manfaat permen karet tanpa efek samping yang mengganggu.

Mengunyah Permen Karet dan Kebiasaan Sehari-hari

sumber foto: static.honestdocs.id

Mengunyah permen karet dapat menjadi bagian dari kebiasaan sehat jika dilakukan dengan sadar. Aktivitas kecil ini membantu otak tetap siaga, rileks, dan fokus dalam situasi tertentu.

Namun, permen karet bukan solusi utama untuk masalah konsentrasi atau stres kronis. Pola tidur yang cukup, nutrisi seimbang, dan manajemen stres tetap memegang peranan penting.

Mengunyah permen karet bukan sekadar kebiasaan iseng. Saat kamu mengunyah, otak merespons dengan meningkatkan aliran darah, menjaga fokus, mengurangi stres, dan menstabilkan suasana hati. Aktivitas sederhana ini memberikan dorongan ringan yang membantu otak bekerja lebih optimal dalam kondisi tertentu.

Meski begitu, kamu tetap perlu mengonsumsinya secara bijak. Dengan memilih permen karet yang tepat dan mengunyah dalam batas wajar, kamu bisa memanfaatkan efek positifnya tanpa mengorbankan kesehatan. (rull)

Berita Terkait

Keringat Dingin Tiba-Tiba? Atasi dengan Cara Alami
Cara Konsumsi Minyak Zaitun untuk Kesehatan
7 Manfaat Rimpang untuk Kesehatan dan Cara Mengolahnya
Daun Nanas: Manfaat Kesehatan dan Cara Mengolahnya Secara Alami
Apakah Banyak Mengonsumsi Telur Puyuh Bisa Menyebabkan Darah Tinggi?
Daun Inggu: Rahasia Herbal Alami untuk Tubuh Sehat dan Kulit Bercahaya
Cara Menghilangkan Flek Hitam di Wajah dengan Daun Pepaya
Manfaat dan Cara Pengolahan Daun Jarak Tintir untuk Kesehatan

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 18:00 WIB

Keringat Dingin Tiba-Tiba? Atasi dengan Cara Alami

Selasa, 3 Februari 2026 - 22:02 WIB

Cara Konsumsi Minyak Zaitun untuk Kesehatan

Selasa, 3 Februari 2026 - 12:02 WIB

7 Manfaat Rimpang untuk Kesehatan dan Cara Mengolahnya

Senin, 2 Februari 2026 - 22:02 WIB

Daun Nanas: Manfaat Kesehatan dan Cara Mengolahnya Secara Alami

Senin, 2 Februari 2026 - 06:02 WIB

Apakah Banyak Mengonsumsi Telur Puyuh Bisa Menyebabkan Darah Tinggi?

Berita Terbaru

Kesehatan

Keringat Dingin Tiba-Tiba? Atasi dengan Cara Alami

Rabu, 4 Feb 2026 - 18:00 WIB

Pertanian

Tips Menanam Brokoli Secara Mudah dan Hasil Maksimal

Rabu, 4 Feb 2026 - 06:02 WIB

Kesehatan

Cara Konsumsi Minyak Zaitun untuk Kesehatan

Selasa, 3 Feb 2026 - 22:02 WIB