Relawan SAKA Bagikan N Level 1 Gratis, Solusi Atasi Bau Sampah hingga Limbah Rumah Tangga

- Penulis

Selasa, 10 Maret 2026 - 06:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terus bergerak,dimulai dari RT/RW,keluarga besar, dan sahabat kerabat...Urip urup...jangan lengah dan cape dg HASTA BRATA nya nggih mas Ansar...jadilah pahlawan hati

Terus bergerak,dimulai dari RT/RW,keluarga besar, dan sahabat kerabat...Urip urup...jangan lengah dan cape dg HASTA BRATA nya nggih mas Ansar...jadilah pahlawan hati

Alamorganik.com–Muhammad Ansar penemu Biosaka viral di dunia pertanian dan lingkungan hidup. Temuannya kini bikin petani merasa terbantu dalam pengembangan pertanian organik. Relawan Biosaka sudah menyebar di seluruh Indonesia.

Gerakan relawan SAKA (Selamatkan Alam Kembali ke Alam) terus mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah dengan melakukan aktivasi N Level 1 di kalangan ibu-ibu RT, sebagai upaya sederhana namun efektif untuk mengatasi berbagai sumber bau di lingkungan sekitar.

Relawan SAKA, Erlin di Pati, menjelaskan bahwa N Level 1 merupakan bahan yang digunakan untuk membantu menghilangkan berbagai bau tidak sedap, mulai dari bau amis ikan hingga bau limbah rumah tangga.

“Penggunaan N Level 1 cukup sederhana. Misalnya untuk menghilangkan bau amis pada ikan, termasuk kepala ikan salmon, cukup diaplikasikan pada bagian yang berbau,” jelasnya saat kegiatan sosialisasi kepada warga.

Baca Juga :  Penemuan Teranyar Muhammad Ansar Penemu Biosaka: NLEVEL1 Aktivasi ke-6 Efektif dan Ramah Lingkungan

Selain untuk kebutuhan rumah tangga, N Level 1 juga memiliki banyak manfaat dalam pengelolaan lingkungan, khususnya pada area yang sering menimbulkan bau menyengat.

Beragam Aplikasi N Level 1

Relawan SAKA menyebutkan beberapa sasaran penggunaan N Level 1, antara lain:

  • Sampah pasar

  • Gerobak dan truk pengangkut sampah

  • Tempat Pembuangan Sampah (TPS/TPA)

  • Limbah Rumah Potong Hewan (RPH)

  • Tempat Pelelangan Ikan (TPI)

  • Selokan atau got yang berbau

  • Septic tank atau kloset

  • Bau kotoran kucing

  • Pabrik pengolahan karet

  • Kandang sapi dan kambing

  • Kandang ayam petelur maupun ayam potong

  • Kolam budidaya lele

  • Limbah bahan maggot

  • Karpet, kaos kaki, dan benda rumah tangga lain yang menimbulkan bau

Menurut relawan, N Level 1 dibagikan secara gratis kepada masyarakat yang berminat mencobanya. Produk ini tidak diperjualbelikan di toko dan diklaim aman serta ramah lingkungan.

Baca Juga :  Investigasi: Jejak Gelap Pupuk Kimia dan Gerakan Biosaka yang Menghidupkan Pertanian Organik

“Kami membagikan N Level 1 gratis kepada relawan maupun masyarakat yang ingin berpartisipasi menjaga lingkungan,” kata Erlin.

Gerakan Peduli Lingkungan

Melalui kegiatan ini, relawan SAKA mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan serta mengurangi dampak sampah.

Gerakan tersebut juga menjadi bagian dari kampanye “Selamatkan Alam Kembali ke Alam”, yang bertujuan membangun kesadaran masyarakat agar lebih peduli terhadap ekosistem dan kebersihan lingkungan.

Selain itu, masyarakat juga diajak untuk mendukung konsumsi pangan lokal yang sehat serta mencintai produk dalam negeri.

Informasi lebih lanjut mengenai gerakan ini dapat diakses melalui situs resmi biosaka.co.id.

Para relawan berharap langkah kecil yang dilakukan masyarakat dapat memberikan dampak besar bagi kelestarian alam dan menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, serta nyaman bagi semua. ***

Berita Terkait

Testimoni Relawan Pak Dwi Dampingi Pemulihan Stroke dengan Teknologi SAKA
Kisah Bu Tri Cahyani Mengurangi Nyeri Plantar Fasciitis dengan Terapi Biosaka
Ibu Ferieny dan Komunitas 3GO Nasional Bagikan N Level 1 di Pati
Bupati Tulungagung Tinjau GH Melon Biosaka, Gerakan SAKA Kian Menggema di Kalangan Petani
Tanpa Disadari, Pestisida dan Mikroplastik Kini Masuk ke Pangan yang Kita Konsumsi
Rahasia Lahan Cepat Subur: Perpaduan RR, Kohe, dan Biosaka yang Mulai Dibuktikan Sains
Rahasia Daun dan Buah Pace untuk BIOSAKA, Warisan Herbal yang Mulai Dijelaskan Sains
Tanaman Bisa “Kebal”? Ini Rahasia Biosaka dengan Daun Pegagan

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 06:02 WIB

Testimoni Relawan Pak Dwi Dampingi Pemulihan Stroke dengan Teknologi SAKA

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:02 WIB

Kisah Bu Tri Cahyani Mengurangi Nyeri Plantar Fasciitis dengan Terapi Biosaka

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:02 WIB

Ibu Ferieny dan Komunitas 3GO Nasional Bagikan N Level 1 di Pati

Rabu, 20 Mei 2026 - 06:02 WIB

Bupati Tulungagung Tinjau GH Melon Biosaka, Gerakan SAKA Kian Menggema di Kalangan Petani

Senin, 18 Mei 2026 - 12:02 WIB

Tanpa Disadari, Pestisida dan Mikroplastik Kini Masuk ke Pangan yang Kita Konsumsi

Berita Terbaru

Pestisida Nabati

Mengapa Daun Singkong Karet Kurang Disukai Sebagian Hama?

Rabu, 17 Jun 2026 - 18:02 WIB