Alamorganik.com – Jonny Sinaga membagikan pengalamannya setelah tidak sengaja memegang besi yang sangat panas saat membuat kompor sekam tanpa asap. Ia mengaku langsung merasakan nyeri hebat akibat panas dari besi tersebut.
Menurut Jonny, besi yang ia pegang merupakan bagian penutup kompor yang sebelumnya berada di dalam sekam membara. Ia memperkirakan suhu kompor saat itu mencapai sekitar 200 hingga 500 derajat Celsius.
“Saya tidak sengaja memegang handel pipa pada tutup kompor. Saat itu besinya masih sangat panas karena sebelumnya berada di dalam sekam yang membara,” ujarnya.
Jonny mengatakan dirinya segera menyemprotkan Biosaka Nlevel1 Aktivasi 6 (B2N1A6) yang kebetulan berada di atas meja. Selain itu, ia juga menggenggam es batu untuk membantu mengurangi rasa panas pada tangannya.
Ia mengaku mengulangi penyemprotan setiap sekitar 30 menit. Setelah kurang lebih tiga jam, rasa nyeri yang ia alami berangsur hilang. Jonny juga menyatakan tangannya tidak mengalami lepuh maupun meninggalkan bekas luka.
“Luar biasa. Setelah sekitar tiga jam, rasa sakit hilang dan tangan saya kembali normal tanpa bekas,” katanya.
Meski demikian, pengalaman tersebut merupakan testimoni pribadi dari Jonny Sinaga. Hingga saat ini, belum terdapat bukti ilmiah yang cukup untuk menyatakan bahwa Biosaka Nlevel1 Aktivasi 6 dapat mengobati luka bakar atau menggantikan penanganan medis.
Apabila seseorang mengalami luka bakar, terutama akibat benda bersuhu tinggi, langkah pertolongan pertama yang dianjurkan adalah segera mendinginkan area yang terkena dengan air mengalir selama sekitar 20 menit, melepaskan benda yang dapat menekan area luka jika memungkinkan, dan segera mencari pertolongan medis apabila luka tergolong sedang hingga berat. (rull/komunitas biosaka)









