Petani Biboki Selatan Ikuti Pelatihan Eco Enzyme dan BIOSAKA

- Penulis

Jumat, 3 Oktober 2025 - 20:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Timor Tengah Utara, alamorganik.com–Upaya meningkatkan kapasitas petani dalam mengelola pertanian berkelanjutan terus digencarkan. Pada Jumat (3/10/2025), enam kelompok tani di Desa Upfaon, Kecamatan Biboki Selatan, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), mengikuti rangkaian kegiatan pelatihan sekaligus praktik lapangan.

Kegiatan ini menghadirkan PLT Kepala Dinas Pertanian Kabupaten TTU, Chairel Malelak, SP., M.Si., bersama penyuluh BPP Biboki Selatan sebagai pelatih. Enam kelompok tani yang hadir yakni Poktan Nununaek Harapan, Poktan Nekmese Nufa’una, Poktan Usapi Banam, Poktan St. Petrus, Poktan Sinar Manumuti, serta Poktan Abun Membangun.

Materi yang diberikan meliputi pelatihan pembuatan pupuk organik Eco Enzyme, pelatihan BIOSAKA, pembagian bibit sayur kepada peserta, serta kunjungan lapangan ke kebun kelompok tani setempat. Seluruh rangkaian ini merupakan hasil kerja sama Dinas Pertanian Kabupaten TTU, Komunitas Eco Enzyme NTT, dan penyuluh BPP Biboki Selatan.

Baca Juga :  Kacang Buncis ala Biosaka

Menurut Chairel Malelak, pelatihan ini bertujuan memberikan pengetahuan sekaligus keterampilan praktis bagi petani agar mampu mengembangkan pertanian ramah lingkungan. “Eco Enzyme dan BIOSAKA memiliki manfaat besar, tidak hanya untuk kesehatan tanah dan tanaman, tetapi juga untuk menjaga lingkungan dan memberi dampak positif bagi kesehatan manusia,” jelasnya.

Baca Juga :  Waspada Penyakit Pisang, Begini Cara Menanggulanginya

Petani peserta terlihat antusias mengikuti setiap sesi. Mereka tidak hanya belajar teori, tetapi juga langsung mempraktikkan pembuatan Eco Enzyme dari bahan sederhana rumah tangga serta teknik BIOSAKA untuk mendukung kesuburan lahan. Pembagian bibit sayur turut menjadi stimulan agar petani lebih semangat menanam dengan sistem organik.

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan petani di Biboki Selatan semakin siap mengembangkan pertanian berkelanjutan. Langkah kecil yang dilakukan di Desa Upfaon ini menjadi contoh nyata bahwa inovasi organik mampu menjawab tantangan pangan sekaligus menjaga kelestarian alam. (al)

 

Berita Terkait

Mengenal BIOSAKA: Teknologi SAKA Berbasis Fisika Kuantum untuk Pertanian Sehat dan Harmonis
Dari Fermentasi Sederhana ke Revolusi Hijau: Sejarah Menakjubkan Eco Enzyme
Eco Enzyme dari Kulit Buah Pisang: Solusi Alami untuk Lingkungan yang Lebih Sehat
Tren di Kalangan Remaja, Membuang Eco Enzyme Saat Hujan
Bikin Eco Enzyme Sendiri di Rumah, Yuk! Cara Simpel Ubah Limbah Dapur Jadi Cairan Serbaguna
Peranan Eco Enzyme dalam Pengelolaan Sampah Organik: Solusi Alami Menuju Lingkungan yang Lebih Bersih
Inovasi Biosaka dan NLevel1 Karya Muhammad Ansar Dilirik Malaysia: Pertanian Ramah Lingkungan Indonesia Jadi Sorotan Asia Tenggara
Petani Terapkan Teknologi Ramah Lingkungan, Hasil Panen Tembus 8,3 Ton per Hektare

Berita Terkait

Selasa, 25 November 2025 - 20:06 WIB

Mengenal BIOSAKA: Teknologi SAKA Berbasis Fisika Kuantum untuk Pertanian Sehat dan Harmonis

Rabu, 19 November 2025 - 06:02 WIB

Dari Fermentasi Sederhana ke Revolusi Hijau: Sejarah Menakjubkan Eco Enzyme

Selasa, 18 November 2025 - 16:42 WIB

Eco Enzyme dari Kulit Buah Pisang: Solusi Alami untuk Lingkungan yang Lebih Sehat

Senin, 17 November 2025 - 22:02 WIB

Tren di Kalangan Remaja, Membuang Eco Enzyme Saat Hujan

Minggu, 16 November 2025 - 22:02 WIB

Bikin Eco Enzyme Sendiri di Rumah, Yuk! Cara Simpel Ubah Limbah Dapur Jadi Cairan Serbaguna

Berita Terbaru

Produk Organik

Pengaruh Penggunaan Pupuk Organik terhadap Pertumbuhan Tanaman

Sabtu, 29 Nov 2025 - 18:02 WIB