Alamorganik.com-Cookies Milo menjadi salah satu pilihan camilan sederhana yang bisa dibuat sendiri di rumah. Perpaduan tepung terigu, margarin, susu kental manis cokelat, dan bubuk Milo menghasilkan kue bercita rasa cokelat yang manis dan menggugah selera. Camilan ini cocok dinikmati bersama keluarga saat bersantai, menemani secangkir teh atau kopi, maupun menjadi sajian untuk tamu.
Menariknya, siapa pun dapat mencoba membuat cookies Milo tanpa menggunakan oven. Cukup siapkan teflon antilengket dan gunakan api kecil untuk memanggang adonan hingga matang. Cara ini menjadi alternatif praktis bagi masyarakat yang ingin membuat kue sendiri, tetapi belum memiliki oven di rumah.
Selain menggunakan bahan yang mudah ditemukan, resep cookies Milo juga memiliki proses pembuatan yang relatif sederhana. Pembuat kue hanya perlu mencampurkan bahan, membentuk adonan, menambahkan topping, kemudian memanggangnya menggunakan teflon.
Dengan memperhatikan takaran bahan dan teknik pemanggangan, cookies Milo dapat menjadi camilan rumahan yang menarik. Resep ini juga berpotensi menjadi ide usaha kecil-kecilan karena pembuatnya dapat mengemas cookies dalam wadah atau kemasan praktis untuk dijual.
Bahan-Bahan Cookies Milo Tanpa Oven

Untuk membuat cookies Milo, siapkan bahan-bahan berikut:
- 200 gram tepung terigu.
- 100 gram margarin.
- 2 sachet bubuk Milo, sekitar 22 gram.
- 2 sachet susu kental manis cokelat Frisian Flag.
- 1 sendok makan gula halus, jika ingin menambah rasa manis.
- Chocochips secukupnya untuk topping.
Gunakan tepung terigu yang sesuai untuk pembuatan kue agar adonan mudah dibentuk. Pilih margarin yang masih baik dan pastikan semua bahan tercampur dengan benar.
Bubuk Milo memberikan rasa cokelat dan aroma malt yang khas. Sementara itu, susu kental manis cokelat menambah rasa manis sekaligus membantu menyatukan bahan adonan.
Pembuat kue dapat menyesuaikan penggunaan gula halus sesuai selera. Jika ingin mengurangi rasa manis, bahan tersebut bisa dihilangkan karena susu kental manis dan bubuk Milo sudah memberikan cita rasa tersendiri.
Untuk topping, gunakan chocochips secukupnya agar tampilan cookies lebih menarik dan memberikan tambahan rasa cokelat.
Cara Membuat Cookies Milo Menggunakan Teflon
1. Campurkan Margarin dan Gula Halus
Siapkan wadah bersih, lalu masukkan margarin dan gula halus. Aduk menggunakan spatula hingga kedua bahan tercampur rata.
Pembuat kue tidak perlu mengocok adonan terlalu lama. Cukup aduk sampai margarin dan gula menyatu agar proses pembuatan berjalan lebih praktis.
Jika tidak ingin menggunakan gula halus tambahan, pembuat kue dapat melewati langkah ini dan langsung mengolah margarin bersama bahan berikutnya.
2. Masukkan Susu Kental Manis dan Milo
Tambahkan susu kental manis cokelat dan bubuk Milo ke dalam campuran margarin. Aduk semua bahan hingga tercampur rata dan menghasilkan adonan berwarna cokelat.
Pastikan bubuk Milo tidak menggumpal agar rasa cokelat tersebar merata pada setiap bagian cookies.
Aduk secara perlahan sampai adonan terlihat homogen. Tahap ini membantu menghasilkan rasa yang konsisten dan memudahkan pembuat kue saat memasukkan tepung terigu.
3. Tambahkan Tepung Terigu
Masukkan tepung terigu sedikit demi sedikit sambil terus mengaduk adonan. Hindari menuangkan seluruh tepung sekaligus jika hal tersebut membuat adonan sulit tercampur.
Aduk hingga adonan menyatu, tidak terlalu lengket, dan mudah dibentuk menggunakan tangan. Jika adonan terasa terlalu kering, periksa kembali proses pencampuran sebelum menambahkan bahan lain.
Sebaliknya, hindari menambahkan tepung secara berlebihan karena tindakan tersebut dapat membuat cookies terlalu keras dan kurang renyah.
4. Bentuk Adonan dan Tambahkan Topping
Ambil sedikit adonan, kemudian bulatkan menggunakan tangan. Pipihkan adonan hingga membentuk cookies dengan ketebalan yang relatif seragam.
Gunakan garpu untuk menekan permukaannya agar menghasilkan pola sederhana. Setelah itu, letakkan beberapa butir chocochips di bagian atas sebagai topping.
Ulangi langkah tersebut sampai seluruh adonan habis. Usahakan setiap cookies memiliki ukuran dan ketebalan yang hampir sama agar matang secara lebih merata ketika dipanggang.
5. Panggang Cookies Menggunakan Teflon

Siapkan teflon antilengket, lalu tata cookies dengan memberi jarak di antara setiap adonan. Hindari memenuhi teflon secara berlebihan agar panas dapat menyebar dengan baik.
Tutup teflon dan panggang cookies menggunakan api paling kecil. Sebagai perkiraan awal, proses pemanggangan dapat berlangsung sekitar 20–30 menit, bergantung pada ketebalan cookies, jenis teflon, dan sumber panas yang digunakan.
Periksa bagian bawah cookies secara berkala agar tidak gosong. Jika teflon terlalu panas, angkat sebentar dari sumber panas untuk membantu menurunkan suhunya.
Gunakan penutup yang sesuai dan berhati-hatilah saat membukanya karena uap panas dapat keluar. Pastikan cookies matang secara merata sebelum mengangkatnya.
6. Dinginkan Sebelum Disajikan
Setelah matang, angkat cookies dan letakkan di atas piring atau rak pendingin. Biarkan hingga suhunya turun sebelum menyajikannya.
Cookies yang masih panas biasanya terasa lebih lunak. Karena itu, jangan langsung menilai teksturnya ketika baru keluar dari teflon.
Setelah dingin, cookies akan menjadi lebih kokoh dan teksturnya lebih stabil. Sajikan sebagai camilan keluarga atau simpan dalam wadah tertutup setelah benar-benar dingin.
Tips agar Cookies Milo Tidak Gagal
Agar menghasilkan cookies yang lezat, pembuat kue perlu memperhatikan beberapa hal penting.
Pertama, gunakan api paling kecil. Api yang terlalu besar dapat membuat bagian bawah cookies gosong sebelum bagian tengahnya matang.
Kedua, perhatikan konsistensi adonan. Tambahkan tepung secara bertahap dan hentikan ketika adonan sudah mudah dibentuk. Tepung yang terlalu banyak dapat menghasilkan cookies yang keras.
Ketiga, samakan ukuran cookies. Bentuk adonan dengan ketebalan yang relatif seragam agar setiap bagian matang dalam waktu yang hampir sama.
Keempat, jangan terlalu sering membuka tutup teflon. Perubahan panas dapat memperlambat pemanggangan. Namun, periksa bagian bawah cookies secara berkala untuk mencegahnya gosong.
Kelima, dinginkan cookies sebelum menyimpannya. Uap panas yang terperangkap dalam wadah dapat meningkatkan kelembapan dan membuat cookies kehilangan kerenyahannya.
Cookies Milo sebagai Ide Jualan Rumahan
Cookies Milo tanpa oven juga dapat menjadi pilihan produk untuk usaha rumahan. Pembuat kue dapat memulai dengan jumlah kecil, kemudian menyesuaikan produksi berdasarkan permintaan pelanggan.
Untuk menarik perhatian pembeli, gunakan kemasan yang bersih dan menarik. Pembuat kue dapat mengemas cookies dalam stoples kecil, kantong khusus makanan, atau kotak praktis yang sesuai dengan ukuran produk.
Sebelum menentukan harga jual, hitung biaya seluruh bahan, kemasan, energi untuk memasak, dan biaya produksi lainnya. Setelah itu, tentukan harga yang mampu menutup biaya sekaligus memberikan keuntungan.
Promosikan produk melalui media sosial dengan menampilkan foto cookies yang jelas dan informasi pemesanan yang mudah dipahami. Pertahankan kualitas rasa, ukuran, dan kebersihan agar pelanggan merasa puas.
Untuk menjaga mutu produk, simpan cookies dalam wadah kedap udara setelah benar-benar dingin. Pastikan produk tidak menunjukkan tanda kerusakan sebelum dijual atau dikonsumsi.
Penutup

Cookies Milo tanpa oven menawarkan cara praktis untuk membuat camilan cokelat di rumah. Dengan bahan sederhana, proses pembuatan yang mudah, dan penggunaan teflon sebagai alternatif oven, siapa pun dapat mencoba resep ini.
Kunci keberhasilannya terletak pada pencampuran bahan yang tepat, pembentukan adonan yang seragam, serta penggunaan api kecil selama pemanggangan. Pembuat kue juga perlu mendinginkan cookies sebelum menyajikannya agar teksturnya lebih kokoh.
Selain cocok untuk menemani waktu santai bersama keluarga, cookies Milo juga berpotensi menjadi ide jualan rumahan yang menarik. Selamat mencoba resep cookies Milo tanpa oven dan nikmati camilan cokelat buatan sendiri (rull)









