Belajar dari Vietnam, Firman Subagyo: Petani Dilindungi, Pupuk Organik Dibebaskan

- Penulis

Jumat, 5 September 2025 - 23:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Vietnam, alamorganik.com – Pertanian Indonesia dan Vietnam ibarat langit dan bumi. Negeri jiran itu sukses melesat sebagai produsen beras dunia, sementara Indonesia masih berkutat dengan masalah klasik: petani yang justru kerap dipidanakan.

Hal ini disampaikan Firman Subagyo, Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, saat melakukan kunjungan kerja ke Vietnam. Menurutnya, kunci keberhasilan Vietnam terletak pada cara negara memperlakukan petani dan pelaku usaha pertanian.

“Kami bertemu Wakil Menteri Pertanian dan Lingkungan Hidup Vietnam, Tn. Tran Thanh Nam. Beliau sangat menguasai persoalan pertanian. Di sini, kreativitas petani dan pelaku usaha benar-benar dilindungi, bukan dimatikan dengan ancaman pidana seperti di negara kita,” ungkap Firman kepada alamorganik.com, Kamis (28/8/2025).

Baca Juga :  China's Growing Influence in International Politics: Implications for the World Order

Salah satu kebijakan yang membuat Firman terkesan adalah kebebasan petani Vietnam dalam memproduksi pupuk organik. Pemerintah tidak hanya memberi ruang, tetapi juga mendampingi secara teknis serta mempermudah perizinan. “Di sini petani diberi dukungan penuh. Di Indonesia, malah ada yang bangga ketika bisa memenjarakan petani atau pengusaha pertanian,” kritiknya.

Baca Juga :  Ramadan: A Month of Spiritual Reflection, Devotion, and Charity

Data yang ia sampaikan pun cukup mencengangkan. Vietnam, dengan lahan pertanian 2 juta hektare dan populasi sekitar 17,7 juta jiwa, mampu memproduksi beras hingga 44,4 juta ton. Sebaliknya, Indonesia dengan lahan lebih luas—7,45 juta hektare—dan penduduk 286 juta jiwa, hanya mampu menghasilkan 30–35 juta ton beras.

Firman menegaskan, perbedaan perlakuan negara terhadap petani menjadi salah satu penyebab kesenjangan tersebut. “Kalau petani dilindungi hukum, diberi ruang berinovasi, dan difasilitasi, hasilnya pasti berbeda. Sudah saatnya Indonesia belajar dari Vietnam,” tutupnya. (al)

Berita Terkait

Efektivitas Jakaba dan Pupuk NPK terhadap Pertumbuhan dan Hasil Bawang Daun pada Tanah Aluvial
Mencegah Kerontokan Bunga dan Buah Secara Organik, Petani Wajib Tahu!
Mau Padi Berbuah Lebat dan Terhindar Serangan Bakteri, Ini Ramuan…
Pupuk Bawang artinya Pemberian Pupuk yang Seimbang, Agar Banyak Umbinya
Tanaman Liar Kembang Bulan Pengganti Pupuk Urea Alami
The Latest News in R&B Music: A Look at Super Bowl Performances, New Albums, Rising Stars, and Tribute to Aaliyah
Behind the Scenes of Modeling: The Truth About What it Takes to be a Successful Model
Beyond Reality: Exploring the Future of Gaming with Virtual Reality Technology

Berita Terkait

Kamis, 20 November 2025 - 22:02 WIB

Efektivitas Jakaba dan Pupuk NPK terhadap Pertumbuhan dan Hasil Bawang Daun pada Tanah Aluvial

Rabu, 8 Oktober 2025 - 07:06 WIB

Mencegah Kerontokan Bunga dan Buah Secara Organik, Petani Wajib Tahu!

Jumat, 5 September 2025 - 23:43 WIB

Belajar dari Vietnam, Firman Subagyo: Petani Dilindungi, Pupuk Organik Dibebaskan

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 14:21 WIB

Mau Padi Berbuah Lebat dan Terhindar Serangan Bakteri, Ini Ramuan…

Kamis, 28 Agustus 2025 - 10:56 WIB

Pupuk Bawang artinya Pemberian Pupuk yang Seimbang, Agar Banyak Umbinya

Berita Terbaru

Produk Organik

Pengaruh Penggunaan Pupuk Organik terhadap Pertumbuhan Tanaman

Sabtu, 29 Nov 2025 - 18:02 WIB