Mau Padi Berbuah Lebat dan Terhindar Serangan Bakteri, Ini Ramuan…

- Penulis

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 14:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sungai Penuh, alamorganik.com—Selain benih unggul, pasokan air yang cukup, padi juga  memerlukan unsur hara yang memadai untuk masa pertumbuhan dan pembuahan serta pengendalian hama secara berkala.

Persedian air yang cukup artinya padi menyukai lahan tergenang untuk menghasilkan bulir yang bernas kecuali menjelang panen.

Sinar matahari sangat menentukan untuk proses fotosintetis, karena padi memerlukan sinar matahari penuh 6-8 jam/hari.

Padi butuh unsur makro utama seperti: Nitrogen (N)  untuk pertumbuhan daun dan akar. Fosfor (P) perakaran dan pembentukan bunga. Kalium (K) untuk kekuatan batang dan pengisian bulir.

Baca Juga :  Petani Pati Tunjukkan Cara Mudah Membuat Pupuk dari Rumput untuk Budidaya Semangka dan Cabai

Butuh unsur sekunder dan mikro: Kalsium (Ca), Magnesium (Mg), Sulfur (S). Besi (Fe), Seng (Zn), Mangan (Mn), Tembanga (Cu), Boron (B), Molibdenum (Mo).

Perlindungan dan gangguan dari hama seperti wereng, tikus, penggerek batang. Penyakit blas, hawar daun bakteri, tungro . Gulma saingan padi memperebut hara, air, dan cahaya.

Baca Juga :  Bioglowing Teknologi SAKA Bisa Buat Wajah "Kinclong"

Agar padi berbuah lebat dan terhindar dari serangan bakteri, ini ramuannya:

  • 2-3 kg daun gamal atau daun kelor
  • 1 kg buah mindi/mimba/sirsak
  • 2 kg keong mas tambah telur keong (ditumbuk halus dengan cangkang)
  • 0,5 bawang putih
  • 20 liter air cucian beras
  • 250 gram gula putih
  • 1 liter EM4

Cara Pembuatannya:

  • Campurkan semua bahan lalu tambah air secukupnya, fermentasikan selama 3-7 hari. 2 hari sekali diaduk. Pemakaian 250 cc/tangka. (***)

 

Berita Terkait

Cara Mudah Meracik Pupuk NPK Sendiri Sesuai Kebutuhan Tanaman
Jangan Dibuang! Air Cucian Ikan Bisa Jadi Pupuk NPK Super Ampuh
Dari Limbah Jadi Emas! Cara Mudah Membuat NPK Organik Sabut Kelapa
Cara Fermentasi Kohe Ayam Menjadi Pupuk Organik Berkualitas Tinggi untuk Pertanian Berkelanjutan
Efektivitas Jakaba dan Pupuk NPK terhadap Pertumbuhan dan Hasil Bawang Daun pada Tanah Aluvial
Mencegah Kerontokan Bunga dan Buah Secara Organik, Petani Wajib Tahu!
Belajar dari Vietnam, Firman Subagyo: Petani Dilindungi, Pupuk Organik Dibebaskan
Pupuk Bawang artinya Pemberian Pupuk yang Seimbang, Agar Banyak Umbinya

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 12:02 WIB

Cara Mudah Meracik Pupuk NPK Sendiri Sesuai Kebutuhan Tanaman

Jumat, 10 April 2026 - 12:02 WIB

Jangan Dibuang! Air Cucian Ikan Bisa Jadi Pupuk NPK Super Ampuh

Jumat, 10 April 2026 - 06:02 WIB

Dari Limbah Jadi Emas! Cara Mudah Membuat NPK Organik Sabut Kelapa

Rabu, 31 Desember 2025 - 12:02 WIB

Cara Fermentasi Kohe Ayam Menjadi Pupuk Organik Berkualitas Tinggi untuk Pertanian Berkelanjutan

Kamis, 20 November 2025 - 22:02 WIB

Efektivitas Jakaba dan Pupuk NPK terhadap Pertumbuhan dan Hasil Bawang Daun pada Tanah Aluvial

Berita Terbaru