Kelompok Tani Al Barokah, 27 Tahun Konsisten Menjaga Pertanian Organik

- Penulis

Jumat, 3 Oktober 2025 - 19:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang, alamorganik.com–Kelompok Tani Al Barokah Semarang telah menorehkan kiprah luar biasa selama 27 tahun dengan komitmen penuh pada pertanian organik. Sejak berdiri, kelompok ini tidak pernah mengenal istilah “semi organik”.

Bagi mereka, pertanian organik adalah jalan perjuangan, sebagaimana tagline yang mereka usung: “Organik adalah jalan jihad.”

Dibimbing oleh pendiri sekaligus penggerak utamanya, KH Mustofa, Al Barokah berhasil memproduksi berbagai bibit padi bersertifikat, pupuk organik cair dan padat, hingga produk akhir berupa beras organik dan katul organik yang juga telah bersertifikat.

Menariknya, seluruh produk ini dibagikan gratis kepada anggota kelompok maupun petani lain yang berkomitmen menempuh jalur organik. Syaratnya satu: tidak boleh menggunakan pupuk kimia sedikit pun.

Baca Juga :  Jangan Asal Tabur Urea! Sisa Pupuk Kimia Ternyata Bisa Merusak Tanah Perlahan

Keberhasilan Al Barokah tidak hanya berhenti di sawah. Mereka juga menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) dan kurikulum pertanian organik yang kini telah dijadikan acuan di berbagai sekolah dan universitas. Dedikasi itu membawa kelompok ini meraih empat kali predikat Petani Teladan Tingkat Nasional.

“Pak Kyai Mustofa selalu membuka diri bermitra dengan siapa saja yang benar-benar konsisten organik. Beliau bahkan sudah membangun ekosistem hulu-hilir pertanian padi organik tanpa menjual bibit ataupun pupuk,” ujar Ferieny, Pengurus 3GO Nasional.

Baca Juga :  Harga Pupuk Kimia Melonjak, Pupuk Organik Jadi Jalan Hemat bagi Petani

Namun, tantangan tetap ada. Saat ini Al Barokah kekurangan pasokan hingga 80 ton beras organik bersertifikat per bulan akibat tingginya permintaan. Menanggapi hal itu, Ferieny menegaskan bahwa apa yang dilakukan Al Barokah adalah bentuk pemberdayaan sejati.

“Ini contoh nyata mencerdaskan petani. Bukan menyuruh mereka membeli produk, tapi membangun kesadaran dan kemandirian,” katanya.

Dengan konsistensi dan visi yang kuat, Kelompok Tani Al Barokah bukan hanya menjaga tanah tetap subur, tetapi juga menumbuhkan harapan bahwa pertanian organik bisa menjadi jalan keberkahan dan kemandirian bangsa. (al)

Berita Terkait

Cara Mengusir Tikus Sawah Tanpa Racun, Aman untuk Padi, Hewan, dan Lingkungan
Cara Membuat Asam Humat Cair dari Eceng Gondok, Pembenah Tanah Alami yang Mudah Dibuat
Tak Disangka! Gulma Apu-Apu Bisa Disulap Jadi Pupuk Organik Berkualitas Tinggi dengan EM4
Tikus Sulit Dikendalikan? Ini Alternatif Umpan Alami yang Patut Diketahui
Cuma Pakai Daun Sirih, Kamu Bisa Bikin Obat Nyamuk Bakar Sendiri di Rumah
Furadan Organik Buatan Sendiri, Solusi Murah untuk Mengatasi Hama Tanah
Cara Sederhana Bikin Karbon Cair Organik, Solusi Tanah Subur Tanpa Pupuk Mahal
Tak Perlu Pupuk Kimia Mahal, Pupuk NPK Organik EM4 Ini Bikin Tanaman Makin Subur

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:02 WIB

Cara Mengusir Tikus Sawah Tanpa Racun, Aman untuk Padi, Hewan, dan Lingkungan

Senin, 13 Juli 2026 - 06:02 WIB

Cara Membuat Asam Humat Cair dari Eceng Gondok, Pembenah Tanah Alami yang Mudah Dibuat

Senin, 29 Juni 2026 - 06:02 WIB

Tak Disangka! Gulma Apu-Apu Bisa Disulap Jadi Pupuk Organik Berkualitas Tinggi dengan EM4

Sabtu, 27 Juni 2026 - 22:02 WIB

Tikus Sulit Dikendalikan? Ini Alternatif Umpan Alami yang Patut Diketahui

Senin, 8 Juni 2026 - 06:02 WIB

Cuma Pakai Daun Sirih, Kamu Bisa Bikin Obat Nyamuk Bakar Sendiri di Rumah

Berita Terbaru