Alamorganik.com – Ali Rizaldi, peserta Pelatihan Nlevel1 Aktivasi 6 ke-XIII secara daring dari Pekanbaru, Riau, membagikan pengalaman keluarganya setelah rutin menggunakan Biosaka B2N1A6.
Ali mengaku ibunya yang berusia hampir 80 tahun mengalami stroke ringan sekitar satu tahun lalu. Kondisi tersebut membuat sisi kiri tubuhnya sulit digerakkan, berjalan menjadi terbatas, dan kemampuan pendengarannya menurun.
Menurut Ali, ia menggunakan Biosaka B2N1A6 sesuai prosedur yang dipelajari selama pelatihan. Ia menyemprotkan cairan tersebut secara rutin pada telapak kaki, telapak tangan, wajah, belakang leher, punggung, pinggang, ubun-ubun, serta kedua telinga karena ibunya mengalami gangguan pendengaran.
Ali mengatakan keluarganya menjalankan aplikasi tersebut selama sekitar dua minggu.
“Alhamdulillah, setelah rutin menggunakan Nlevel1 Aktivasi 6 selama kurang lebih dua minggu, kondisi ibu mulai membaik. Beliau sudah lebih mudah berjalan, tangan kirinya mulai bergerak, dan pendengarannya juga berangsur membaik,” ungkap Ali.
Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Ansar, Eni, Widya, dan tim pelatihan yang telah membimbingnya mengenal Biosaka Nlevel1 Aktivasi 6.
Meski demikian, pengalaman tersebut merupakan testimoni pribadi dari Ali Rizaldi. Hingga saat ini, belum ada bukti ilmiah yang cukup untuk menyatakan Biosaka Nlevel1 Aktivasi 6 dapat menyembuhkan stroke atau menggantikan pengobatan medis.
Stroke merupakan kondisi darurat yang memerlukan penanganan medis sesegera mungkin. Proses pemulihan biasanya melibatkan pengobatan, rehabilitasi, fisioterapi, terapi okupasi, serta perubahan gaya hidup sesuai anjuran dokter. Karena itu, siapa pun yang mengalami gejala stroke atau sedang menjalani masa pemulihan tetap perlu mengikuti pemeriksaan dan terapi dari tenaga kesehatan. (rull/komunitas biosaka)









