Resep Es Pisang Ijo Sultan, Lembut dan Segar dengan Aneka Topping Menggugah Selera

- Penulis

Minggu, 27 September 2026 - 18:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Alamorganiik.com-Es pisang ijo merupakan salah satu hidangan tradisional khas Makassar, Sulawesi Selatan, yang terkenal dengan perpaduan rasa manis, gurih, dan segar. Hidangan ini menggunakan pisang yang dibalut adonan hijau beraroma pandan, kemudian disajikan bersama bubur sumsum, es batu, dan sirup manis. Perpaduan tersebut menghasilkan cita rasa khas yang membuat es pisang ijo digemari banyak orang.

Kini, kita bisa mengembangkan es pisang ijo menjadi sajian yang lebih istimewa dengan menambahkan berbagai topping. Salah satunya adalah es pisang ijo sultan yang memadukan sagu mutiara merah, jagung manis, ketan hitam, sirup cocopandan, dan susu kental manis. Beragam bahan tersebut membuat tampilannya lebih menarik sekaligus memberikan variasi tekstur dalam setiap suapan.

Kita tidak perlu pergi ke restoran atau membeli es pisang ijo di luar rumah untuk menikmati hidangan ini. Dengan bahan-bahan yang mudah ditemukan di pasar atau toko bahan kue, kita bisa membuatnya sendiri di dapur.

Proses pembuatannya memang membutuhkan beberapa tahapan, mulai dari mengolah adonan pisang ijo, membuat bubur sumsum, hingga menyiapkan aneka pelengkap. Namun, setiap tahap cukup sederhana jika kita mengikuti langkah-langkahnya dengan benar.

Selain cocok sebagai hidangan penutup, es pisang ijo sultan juga bisa menjadi menu berbuka puasa, sajian saat berkumpul bersama keluarga, atau ide jualan minuman dan makanan rumahan.

Mengenal Es Pisang Ijo Sultan

sumber foto: /images.openai.com

Es pisang ijo berasal dari Makassar dan memiliki ciri khas berupa pisang yang dibungkus adonan berwarna hijau. Warna tersebut biasanya berasal dari daun pandan atau pasta pandan yang memberikan aroma harum pada kulit pisang.

Masyarakat umumnya menggunakan pisang raja atau pisang kepok karena kedua jenis pisang tersebut memiliki tekstur yang cocok untuk dikukus dan dibungkus adonan. Setelah matang, pisang ijo dipotong-potong agar mudah disajikan bersama bahan pelengkap.

Sementara itu, bubur sumsum memberikan cita rasa gurih dari santan dan tekstur lembut yang melengkapi kenyalnya adonan pisang ijo. Perpaduan keduanya menghasilkan hidangan yang memiliki tekstur beragam.

Pada resep es pisang ijo sultan, kita menambahkan beberapa pelengkap, seperti sagu mutiara, jagung manis, dan ketan hitam. Ketiga bahan ini membuat hidangan lebih berwarna dan memberikan sensasi berbeda ketika kita menyantapnya.

Sirup cocopandan memberikan rasa manis dengan aroma buah yang khas. Sementara itu, susu kental manis menambah rasa creamy yang berpadu dengan gurihnya santan.

Kita juga bisa menyesuaikan jumlah es batu, sirup, dan susu kental manis sesuai selera. Dengan begitu, setiap orang dapat menikmati es pisang ijo dengan tingkat kemanisan yang berbeda.

Bahan-Bahan untuk Membuat Es Pisang Ijo Sultan

Sebelum mulai memasak, siapkan seluruh bahan agar proses pembuatan berjalan lebih praktis. Resep ini menggunakan enam buah pisang dengan adonan hijau serta bubur sumsum sebagai bahan utama.

1. Bahan Pisang Ijo

Berikut bahan untuk membuat kulit pisang ijo yang lembut dan beraroma pandan.

  • 6 buah pisang kepok atau pisang raja, kukus.
  • 150 gram tepung beras.
  • 50 gram tepung tapioka.
  • 2 sendok makan gula pasir.
  • 400 ml santan.
  • 100 ml air.
  • 1 sendok teh pasta pandan.
  • Sejumput garam.

Pisang menjadi bahan utama yang memberikan rasa manis alami pada hidangan. Kita bisa menggunakan pisang raja yang matang atau pisang kepok yang memiliki tekstur cukup padat.

Tepung beras membantu membentuk adonan kulit, sedangkan tepung tapioka memberikan tekstur lebih kenyal. Sementara itu, santan menghasilkan rasa gurih yang membuat adonan terasa lebih nikmat.

Pasta pandan memberikan warna hijau yang menarik sekaligus aroma khas. Kita dapat menyesuaikan jumlahnya jika menginginkan warna yang lebih muda atau lebih pekat.

2. Bahan Bubur Sumsum

Bubur sumsum menjadi pelengkap penting yang memberikan tekstur lembut dan rasa gurih pada es pisang ijo.

Bahan yang perlu disiapkan meliputi:

  • 75 gram tepung beras.
  • 700 ml santan.
  • 2 lembar daun pandan.
  • ½ sendok teh garam.
  • 2 sendok makan gula pasir.

Tepung beras menjadi bahan utama untuk menghasilkan bubur sumsum yang lembut dan mengental. Santan memberikan rasa gurih, sedangkan daun pandan menambah aroma harum.

Gula pasir memberikan sedikit rasa manis sehingga bubur sumsum tidak terasa hambar. Namun, kita bisa mengurangi jumlah gula jika ingin menyesuaikan rasa dengan sirup dan susu kental manis yang akan ditambahkan saat penyajian.

3. Bahan Pelengkap

Agar tampilannya lebih menarik dan rasanya semakin beragam, siapkan beberapa bahan pelengkap berikut:

  • Sagu mutiara merah, rebus.
  • Jagung manis, rebus.
  • Ketan hitam matang.
  • Sirup cocopandan secukupnya.
  • Susu kental manis secukupnya.
  • Es batu secukupnya.

Sagu mutiara memberikan tekstur kenyal dan warna merah yang mencolok. Jagung manis menghadirkan rasa manis alami, sedangkan ketan hitam memberikan tekstur pulen dengan aroma khas.

Sirup cocopandan dan susu kental manis menjadi pelengkap yang memperkaya cita rasa. Sementara itu, es batu memberikan sensasi dingin dan menyegarkan ketika kita menyantap hidangan ini.

Cara Membuat Es Pisang Ijo Sultan yang Lembut dan Kenyal

Setelah menyiapkan seluruh bahan, kita bisa mulai membuat es pisang ijo. Agar hasilnya maksimal, kerjakan setiap tahap secara berurutan, mulai dari menyiapkan pisang hingga menyusun hidangan dalam mangkuk.

Baca Juga :  Resep Nastar Gluten Free yang Lembut, Lumer, dan Tetap Enak Meski Tanpa Tepung Terigu

1. Kukus Pisang hingga Matang

Pertama, siapkan enam buah pisang kepok atau pisang raja. Cuci bagian kulitnya hingga bersih, kemudian tiriskan.

Masukkan pisang ke dalam kukusan yang sudah dipanaskan. Kukus hingga pisang matang dan teksturnya cukup empuk. Lama pengukusan bergantung pada ukuran serta tingkat kematangan pisang.

Setelah matang, angkat pisang dan biarkan hingga cukup dingin. Kupas kulitnya dengan hati-hati agar bentuk pisang tetap utuh.

Kita sebaiknya menggunakan pisang yang matang tetapi tidak terlalu lembek. Pisang dengan tekstur yang tepat akan lebih mudah dibungkus adonan dan tidak mudah hancur ketika dipotong.

2. Campurkan Bahan Adonan Pisang Ijo

Siapkan wadah atau panci yang cukup besar. Masukkan tepung beras, tepung tapioka, gula pasir, dan garam.

Aduk seluruh bahan kering hingga tercampur rata. Selanjutnya, tuangkan santan, air, dan pasta pandan secara bertahap.

Aduk menggunakan whisk atau spatula hingga tidak ada tepung yang menggumpal. Pastikan pasta pandan menyebar secara merata agar adonan memiliki warna hijau yang seragam.

Jika masih terdapat gumpalan tepung, kita bisa menyaring adonan sebelum memasaknya. Langkah ini membantu menghasilkan kulit pisang ijo yang lebih halus.

3. Masak Adonan hingga Kental dan Kalis

Setelah adonan tercampur rata, letakkan panci di atas kompor. Nyalakan api kecil hingga sedang, kemudian masak sambil terus mengaduk adonan.

Aduk secara perlahan tetapi konsisten agar bagian bawah adonan tidak menggumpal atau gosong. Selama proses pemasakan, adonan akan mulai mengental dan berubah menjadi lebih padat.

Terus aduk hingga adonan tidak lagi encer dan cukup kalis untuk dibentuk. Jika adonan sudah terasa berat ketika diaduk dan tidak mudah mengalir, segera matikan kompor.

Jangan memasak adonan menggunakan api terlalu besar karena bagian bawahnya bisa cepat mengeras, sedangkan bagian atasnya belum matang secara merata.

Setelah matang, pindahkan adonan ke wadah tahan panas dan biarkan hingga cukup hangat agar mudah dibentuk.

4. Bungkus Pisang dengan Adonan Hijau

sumber foto: img.magnific.com

Ambil sedikit adonan hijau, kemudian letakkan di atas alas yang bersih. Pipihkan adonan menggunakan tangan atau spatula hingga cukup lebar untuk membungkus pisang.

Letakkan satu buah pisang yang sudah dikukus di bagian tengah adonan. Selanjutnya, bungkus pisang secara perlahan hingga seluruh permukaannya tertutup.

Ratakan bagian sambungan adonan agar kulit pisang ijo terlihat rapi. Pastikan tidak ada bagian pisang yang terbuka.

Ulangi proses tersebut hingga seluruh pisang terbungkus adonan. Jika adonan terasa lengket, kita bisa menggunakan spatula atau tangan yang sedikit dibasahi air matang agar proses pembentukan lebih mudah.

Usahakan ketebalan adonan tidak terlalu tipis atau terlalu tebal. Adonan yang terlalu tipis mudah robek, sedangkan adonan yang terlalu tebal dapat membuat rasa tepung lebih dominan.

5. Kukus Pisang Ijo hingga Matang

Siapkan kukusan dan panaskan air hingga mendidih. Olesi alas kukusan dengan sedikit minyak atau gunakan daun pisang agar adonan tidak mudah menempel.

Susun pisang yang sudah terbungkus adonan di dalam kukusan. Berikan sedikit jarak antara satu pisang dan lainnya agar panas dapat menyebar secara merata.

Kukus selama kurang lebih 20 menit hingga adonan matang. Pastikan tutup kukusan tertutup rapat selama proses pengukusan.

Setelah matang, angkat pisang ijo dan biarkan hingga dingin. Jangan langsung memotongnya ketika masih panas karena adonan masih lunak dan mudah rusak.

Jika sudah dingin, potong pisang ijo menjadi beberapa bagian sesuai selera. Gunakan pisau yang bersih dan tajam agar potongannya terlihat rapi.

6. Buat Bubur Sumsum yang Lembut

Setelah pisang ijo selesai, kita bisa membuat bubur sumsum sebagai pelengkap.

Pertama, siapkan panci bersih. Masukkan tepung beras, santan, garam, dan gula pasir. Aduk seluruh bahan hingga tepung larut dan tidak menggumpal.

Tambahkan dua lembar daun pandan yang sudah dicuci bersih. Kita bisa mengikat daun pandan agar lebih mudah diangkat setelah bubur matang.

Letakkan panci di atas kompor, kemudian nyalakan api kecil hingga sedang. Masak sambil terus mengaduk agar tepung tidak mengendap di dasar panci.

Aduk secara perlahan hingga campuran mulai mengental. Teruskan proses memasak sampai bubur memiliki tekstur lembut, halus, dan tidak terasa mentah.

Pastikan kita mengaduk seluruh bagian panci, terutama bagian dasar dan sudutnya. Cara ini membantu mencegah bubur menggumpal atau gosong.

Setelah bubur sumsum matang, matikan kompor dan angkat daun pandan. Biarkan bubur agak dingin sebelum digunakan sebagai pelengkap.

7. Siapkan Aneka Topping

Agar penyajian lebih praktis, siapkan seluruh topping sebelum menyusun es pisang ijo.

Rebus sagu mutiara merah hingga matang dan transparan sesuai petunjuk pengolahan pada kemasannya. Setelah itu, tiriskan dan bilas jika diperlukan agar sagu tidak terlalu lengket.

Selanjutnya, rebus jagung manis hingga empuk. Setelah matang, tiriskan dan pipil jagung menggunakan pisau atau tangan setelah cukup dingin.

Siapkan pula ketan hitam yang sudah matang. Pastikan ketan memiliki tekstur pulen dan tidak terlalu berair.

Letakkan setiap bahan pelengkap dalam wadah terpisah agar mudah digunakan ketika menyusun hidangan.

8. Susun Es Pisang Ijo Sultan

Setelah seluruh bahan siap, kita bisa mulai menyusun es pisang ijo sultan.

Baca Juga :  5 Salad Sehat yang Lezat dan Bergizi, Bisa Jadi Menu Harian

Siapkan mangkuk saji berukuran cukup besar. Masukkan beberapa sendok bubur sumsum sebagai lapisan dasar.

Kemudian, tambahkan potongan pisang ijo di atasnya. Susun dengan rapi agar warna hijau kulit pisang terlihat jelas.

Tambahkan sagu mutiara merah, jagung manis, dan ketan hitam matang sesuai selera. Kita bisa meletakkan setiap topping pada sisi mangkuk yang berbeda agar tampilannya lebih menarik.

Selanjutnya, tambahkan es batu secukupnya. Tuangkan sirup cocopandan dan susu kental manis sesuai selera.

Jika ingin menghasilkan tampilan yang lebih menggugah selera, susun bahan secara berlapis dan hindari mencampurkan seluruh topping sekaligus. Dengan begitu, warna hijau, merah, putih, kuning, dan hitam terlihat lebih menonjol.

Es pisang ijo sultan siap disajikan dalam keadaan dingin.

Tips agar Es Pisang Ijo Lebih Enak dan Tidak Mudah Gagal

Agar es pisang ijo buatan sendiri memiliki tekstur dan rasa yang sesuai harapan, kita perlu memperhatikan beberapa hal selama proses pembuatan.

1. Pilih pisang yang tepat

Gunakan pisang raja atau pisang kepok yang sudah matang. Hindari pisang yang terlalu lembek karena akan sulit dibungkus dan mudah hancur ketika dipotong.

2. Aduk adonan secara konsisten

Saat memasak adonan hijau dan bubur sumsum, kita perlu terus mengaduknya. Cara ini membantu mencegah terbentuknya gumpalan dan membuat adonan matang secara merata.

3. Gunakan api kecil hingga sedang

Api yang terlalu besar dapat membuat adonan cepat menggumpal atau gosong. Gunakan api kecil hingga sedang agar kita lebih mudah mengontrol tingkat kekentalannya.

4. Dinginkan pisang ijo sebelum memotongnya

Jangan terburu-buru memotong pisang ijo setelah keluar dari kukusan. Tunggu hingga dingin agar adonan lebih kokoh dan potongannya terlihat rapi.

5. Sesuaikan tingkat kemanisan

Sirup cocopandan dan susu kental manis sudah memberikan rasa manis yang cukup kuat. Karena itu, kita dapat mengurangi gula pada bubur sumsum atau menyesuaikan jumlah sirup agar rasanya tidak berlebihan.

6. Sajikan ketika dingin

Es pisang ijo paling nikmat ketika disajikan dalam keadaan dingin. Namun, sebaiknya tambahkan es batu sesaat sebelum disajikan agar es tidak cepat mencair dan mengencerkan kuah.

Cara Menyimpan Es Pisang Ijo agar Tetap Nikmat

Jika membuat es pisang ijo dalam jumlah banyak, kita bisa menyimpan komponen utamanya secara terpisah. Pisang ijo, bubur sumsum, dan topping sebaiknya ditempatkan dalam wadah tertutup yang bersih.

Simpan bahan yang sudah matang di dalam kulkas bersuhu 4°C atau lebih rendah. Jangan membiarkan pisang ijo dan bubur sumsum terlalu lama berada pada suhu ruang, terutama karena keduanya mengandung santan.

Untuk menjaga kualitas, sebaiknya konsumsi bahan matang dalam waktu singkat. Gunakan sendok bersih ketika mengambil bahan dari wadah penyimpanan dan hindari memasukkan kembali sisa makanan yang sudah tersaji.

Sebaiknya, jangan mencampurkan es batu, sirup, dan susu kental manis sebelum menyimpan bahan utama. Tambahkan seluruh pelengkap tersebut menjelang penyajian agar tekstur dan rasanya tetap terjaga.

Jika muncul bau asam yang tidak biasa, perubahan tekstur, atau tanda pembusukan, jangan mengonsumsinya.

Peluang Es Pisang Ijo Sultan sebagai Ide Jualan

sumber foto: jateng.disway.id

Selain menjadi hidangan keluarga, es pisang ijo sultan juga dapat menjadi ide usaha kuliner rumahan. Perpaduan warna hijau, putih, merah, kuning, dan hitam membuat tampilannya menarik sehingga cocok dijual dalam mangkuk atau kemasan khusus makanan.

Kita bisa menawarkan beberapa pilihan topping agar pembeli dapat menyesuaikan pesanan dengan selera masing-masing. Misalnya, menyediakan pilihan dengan topping lengkap atau versi sederhana yang menggunakan bubur sumsum dan pisang ijo saja.

Untuk memulai usaha, hitung terlebih dahulu biaya bahan, kemasan, gas, listrik, dan kebutuhan lainnya. Selanjutnya, tentukan harga jual berdasarkan biaya produksi serta porsi yang ditawarkan.

Perhatikan pula kebersihan selama proses pengolahan. Gunakan bahan segar, wadah tertutup, dan penyimpanan dingin yang memadai. Jika menjual dalam kemasan, sebaiknya pisahkan es batu dan bahan utama agar tekstur makanan tetap terjaga selama pengiriman.

Dengan pengelolaan yang baik, es pisang ijo sultan dapat menjadi salah satu variasi menu yang menarik untuk usaha makanan dan minuman rumahan.

Kesimpulan

Es pisang ijo sultan menawarkan perpaduan rasa manis, gurih, dan segar dengan tekstur yang beragam. Hidangan khas Makassar ini menggunakan pisang yang dibungkus adonan hijau beraroma pandan, kemudian disajikan bersama bubur sumsum, sagu mutiara, jagung manis, dan ketan hitam.

Cara membuatnya cukup mudah jika kita mengikuti setiap tahapan dengan benar. Mulai dari mengolah adonan pisang ijo, membungkus pisang, mengukus hingga matang, membuat bubur sumsum, hingga menyusun seluruh bahan dalam mangkuk.

Kita juga bisa menyesuaikan jumlah sirup cocopandan, susu kental manis, dan es batu sesuai selera. Dengan bahan yang mudah ditemukan, resep ini cocok untuk hidangan keluarga, menu berbuka puasa, maupun ide jualan rumahan.

Agar hasilnya tetap lezat dan aman dikonsumsi, perhatikan kebersihan selama proses pembuatan serta simpan bahan matang dalam lemari pendingin. Dengan begitu, kita bisa menikmati es pisang ijo sultan yang lembut, gurih, dan menyegarkan kapan saja. (rull)

Berita Terkait

Resep Es Teh Rambutan, Minuman Segar untuk Teman Santai
Cara Membuat Cincau dari Daun Janggelan dengan Mudah
Cempedak Goreng Renyah, Camilan Sederhana yang Bikin Ketagihan
Risol Makaroni Ayam, Camilan Creamy dan Renyah untuk Acara Istimewa
Cuma Pakai Rempah! Begini Resep Bir Pletok Betawi yang Harum
Resep Kue Cenil yang Enak, Kenyal, dan Mudah Dibuat
Resep Kue Nagasari Pisang Lembut dan Legit
Stik Singkong Ala Cafe, Renyah dan Gurih dari Bahan Sederhana

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 18:02 WIB

Resep Es Pisang Ijo Sultan, Lembut dan Segar dengan Aneka Topping Menggugah Selera

Sabtu, 26 September 2026 - 22:02 WIB

Resep Es Teh Rambutan, Minuman Segar untuk Teman Santai

Sabtu, 26 September 2026 - 18:02 WIB

Cara Membuat Cincau dari Daun Janggelan dengan Mudah

Sabtu, 26 September 2026 - 12:02 WIB

Cempedak Goreng Renyah, Camilan Sederhana yang Bikin Ketagihan

Jumat, 25 September 2026 - 22:02 WIB

Cuma Pakai Rempah! Begini Resep Bir Pletok Betawi yang Harum

Berita Terbaru

UMKM

Resep Es Teh Rambutan, Minuman Segar untuk Teman Santai

Sabtu, 26 Sep 2026 - 22:02 WIB

UMKM

Cara Membuat Cincau dari Daun Janggelan dengan Mudah

Sabtu, 26 Sep 2026 - 18:02 WIB