Home / POC

Mengenal Teknologi SAKA, POC RUMPUT, Berbasis Fisika Kuantum

- Penulis

Sabtu, 13 September 2025 - 09:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POC Rumput Teknologi SAKA

POC Rumput Teknologi SAKA

Pati, alamorganik.com–Poc Rumput adalah salah satu  tehnologi SAKA yang dulu menjadi kearifan lokal Bangsa kita sebelum mengenal Revolusi Hijau. Sekarang diangkat kembali oleh relawan SAKA dengan versi yang simpel, mudah dan cepat.

Cara membuat POC Rumput yaitu dengan menyiapkan kolam atau ember atau tempat apa saja yang bisa untuk merendam rumput.

Petani-petani SAKA biasanya membuat lubang di pintu masuk air ke sawah, yang diisi air. Lalu mencari rumput berbagai jenis, dengan dimatun atau dicabut secara manual atau diarit dan dimasukkn dalam tempat yang sudah disediakan.

Rumput diusahakan tenggelam, bisa ditindih batu. Ini dibuat seperti merendam teh. Ditunggu 3-5 hari, dengan bantuan tekanan air, maka sari pati rumput, akan keluar seperti teh. Air berubah menjadi coklat/hitam bila bersama dengan akar yang ada tanahnya, ini sudah menjadi pupuk organik cair.

Jadi ini bukan fermentasi, tapi dengan teknik tekanan air, seperti menyaring teh, untuk mendapatkan POC Rumput.

Semua yang dibutuhkan tanaman, ada pada rumput, seperti terbentuknya akar batang dan daun. Kesempurnaan tumbuh rumput adalah indikator unsur hara terpenuhi.

Baca Juga :  Banyak yang Belum Tahu, Urin Sapi Bisa Diolah Jadi Pupuk Organik Cair Berkualitas

Rumput mengandung unsur makro (N, P, K, Ca, Mg, S) dan mikro (B, Cl, Fe, Cl, Zn, Cu) yang dibutuhkan tanaman, juga klorofil, selulosa, lignin, C, H, O. (Ringkasan AI).

Aplikasi yang disarankan pak Ansar adalah secara kocor pada fase vegetatif/pertumbuhan, sesuai kepekatan poc, semakin pekat, dosis semakin sedikit, kira-kira 1 liter dalam 20 liter air.

Bila di sawah, dibuat lubang di jalan masuk air ke sawah dan diisi cabutan rumput, sehingga setelah 3-5 hari tinggal dialirkan ke sawah bersama air irigasi yg masuk ke sawah.

Bila sudah masuk fase generatif, rendaman rumput bisa dicampur dengan air kelapa dan buah-buahan yang tidak disukai hama seperti pisang, sukun, mengkudu, dalam rendaman rumput (ingat ini ilmu berbasis gelombang/sinyal, sehinga bahan-bahannya memang dicari yang tidak mengundang hama datang).

Dalam tehnologi SAKA, gula, molase dan sejenisnya termasuk yang disukai hama/ mengundang hama, karna itu tidak disarankan menambah gula, molase dan sejenisnya.

Baca Juga :  Petani Pati Tunjukkan Cara Mudah Membuat Pupuk dari Rumput untuk Budidaya Semangka dan Cabai

Meskipun ada bakteri krn rumput dicabut dg akarnya, tp tehnologi SAKA tdk mentarget itu. Sehingga tdk tergolong fermentasi karna wujud rumput masih utuh, hanya melunak saja.

Fermentasi dalam fisika kuantum adalah energi/panas yang hilang sia-sia. Karena itu, untuk mengambil unsur-unsur rumput, hanya cukup 3-5 hari saja dengan metode tekanan air, seperti membuat teh. Sari patinya keluar, tidak menunggu lama seperti fermentasi.

Ini adalah tehnologi kearifan lokal yang sangat mudah dibuat dan petani tidak akan kehabisan pupuk organik cair rumput. Mudah didapat, mudah dibuat.

Dengan aplikasi POC rumput sebagai pengganti pupuk secara kocor atau dialirkan dengan air irigasi, dipadukan penyemprotan dengan elisitor biosaka, pengendali hama dengan poc urine dan parfum urine, maka lengkap sudah amunisi relawan-relawan SAKA.

Bertani dengan biaya saprodi 0 rupiah, dengan kwalitas pangan sehat, pangan organik. Tentunya ini yang bisa diterima oleh semua negara, untuk pangannya. Sehingga mimpi Indonesia lumbung pangan dunia, bisa menjadi nyata. (Ferieny Ketua Komunitas Gagego Organik)

 

 

 

Berita Terkait

Jangan Buang Buah Mengkudu, Sulap Jadi Pupuk Organik Cair
Tanaman Kuning dan Kurang Subur? Coba Gandasil Daun Organik Cair 5 Liter Ini
Cukup Fermentasi 14 Hari, Kotoran Sapi Bisa Jadi Asam Humat Berkualitas
Jangan Asal Pakai! Begini Dosis Jivamrita 5 Hari agar Tanaman Tumbuh Lebih Subur.
Stop Buang Kulit Pisang! Limbah Dapur Ini Ternyata Bisa Jadi “Emas Cair” untuk Menyuburkan Tanaman
POC EM4 dari Urine Domba, Pupuk Organik Super Ramah Lingkungan
Banyak yang Belum Tahu, Urin Sapi Bisa Diolah Jadi Pupuk Organik Cair Berkualitas
Kandungan POC Rendaman Rumput: Pupuk Organik Cair Sederhana

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:02 WIB

Jangan Buang Buah Mengkudu, Sulap Jadi Pupuk Organik Cair

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:02 WIB

Tanaman Kuning dan Kurang Subur? Coba Gandasil Daun Organik Cair 5 Liter Ini

Minggu, 7 Juni 2026 - 15:02 WIB

Cukup Fermentasi 14 Hari, Kotoran Sapi Bisa Jadi Asam Humat Berkualitas

Sabtu, 6 Juni 2026 - 22:02 WIB

Jangan Asal Pakai! Begini Dosis Jivamrita 5 Hari agar Tanaman Tumbuh Lebih Subur.

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:02 WIB

Stop Buang Kulit Pisang! Limbah Dapur Ini Ternyata Bisa Jadi “Emas Cair” untuk Menyuburkan Tanaman

Berita Terbaru

Pertanian

Mengapa EM4 Semakin Populer di Kalangan Pekebun?

Sabtu, 20 Jun 2026 - 22:02 WIB

Peternakan

EM4, Solusi Sederhana untuk Menjaga Kesehatan Pencernaan Ternak

Sabtu, 20 Jun 2026 - 18:00 WIB