Alamorganik.com-Putu ayu menjadi salah satu kue tradisional Indonesia yang tidak pernah kehilangan penggemarnya. Perpaduan tekstur bolu yang lembut dengan taburan kelapa parut yang gurih menciptakan cita rasa khas yang selalu membuat siapa saja ingin menikmatinya lagi. Aroma pandan yang harum juga menjadi daya tarik tersendiri sehingga kue ini sering hadir sebagai sajian untuk keluarga maupun berbagai acara spesial.
Meski termasuk jajanan pasar yang mudah ditemukan, membuat putu ayu sendiri di rumah ternyata memberikan kepuasan tersendiri. Selain lebih hemat, Anda juga dapat memilih bahan-bahan berkualitas sehingga menghasilkan kue yang lebih lembut, harum, dan tidak mudah bantat.
Resep putu ayu kali ini menggunakan kombinasi tepung terigu dan tepung tapioka yang membuat teksturnya semakin empuk. Tambahan santan kental menghadirkan rasa gurih yang pas, sementara pasta pandan memberikan warna hijau cantik sekaligus aroma yang menggugah selera. Jika mengikuti langkah-langkah dengan benar, Anda bisa menghasilkan sekitar 20 buah putu ayu yang mekar sempurna dan cantik.
Tidak perlu khawatir jika baru pertama kali mencoba membuatnya. Selama adonan dikocok hingga mengembang, teknik mengaduk dilakukan dengan benar, dan proses mengukus menggunakan suhu yang stabil, hasilnya akan memuaskan. Berikut resep lengkap beserta tips sukses membuat putu ayu yang lembut dan anti gagal.
Mengenal Putu Ayu, Kue Tradisional yang Selalu Dirindukan

Putu ayu merupakan salah satu kue kukus tradisional yang sudah lama menjadi bagian dari kuliner Nusantara. Kue ini memiliki bentuk menyerupai bunga dengan bagian atas berwarna putih karena tertutup kelapa parut, sedangkan bagian bawahnya berwarna hijau dari pandan.
Tekstur putu ayu yang ringan membuat banyak orang nyaman menikmatinya kapan saja, baik sebagai camilan sore, teman minum teh, maupun sajian untuk arisan, pengajian, dan acara keluarga. Banyak pelaku usaha rumahan juga memilih putu ayu sebagai salah satu produk andalan karena camilan tradisional ini selalu diminati berbagai kalangan.
Bahan-Bahan Putu Ayu
Resep berikut menghasilkan sekitar 20 buah putu ayu.
Bahan Adonan
- 2 butir telur
- 80 gram gula pasir
- ½ sendok teh SP
- 125 gram tepung terigu protein sedang
- 25 gram tepung tapioka
- 1 sendok teh baking powder
- ½ sendok teh vanila bubuk
- 100 ml santan kental
- 50 ml minyak sayur
- 1 sendok teh pasta pandan
- 1 tetes pewarna cokelat
Bahan Pelengkap
- 150 gram kelapa parut
- ¼ sendok teh garam
Peralatan yang Dibutuhkan
Agar proses memasak berjalan lebih mudah, siapkan beberapa peralatan berikut.
- Mixer
- Baskom
- Ayakan tepung
- Spatula
- Gelas ukur
- Cetakan putu ayu
- Kukusan
- Kain bersih untuk membungkus tutup kukusan
Dengan semua peralatan siap, proses membuat putu ayu akan terasa lebih praktis.
Cara Membuat Putu Ayu yang Lembut
1. Siapkan Semua Bahan
Pastikan seluruh bahan berada pada suhu ruang agar lebih mudah tercampur. Campurkan kelapa parut dengan garam, lalu aduk hingga rata.
Jika menggunakan kelapa segar, pilih kelapa yang agak muda agar teksturnya tetap lembut setelah dikukus.
2. Kocok Telur Hingga Mengembang
Masukkan telur, gula pasir, dan SP ke dalam wadah mixer.
Kocok menggunakan kecepatan tinggi hingga adonan berubah menjadi putih, mengembang, dan kental berjejak.
Tahap ini menjadi salah satu kunci utama agar putu ayu memiliki tekstur ringan dan mengembang sempurna.
3. Masukkan Bahan Kering
Ayak tepung terigu, tepung tapioka, baking powder, dan vanila bubuk agar tidak menggumpal.
Masukkan sedikit demi sedikit ke dalam adonan telur sambil mengaduk menggunakan spatula dengan teknik aduk balik.
Lakukan secara perlahan hingga semua bahan tercampur rata.
Jangan mengaduk terlalu lama karena udara yang sudah terbentuk di dalam adonan dapat hilang dan membuat hasil akhir menjadi bantat.
4. Campurkan Bahan Cair
Dalam wadah terpisah, campurkan santan kental, minyak sayur, pasta pandan, dan satu tetes pewarna cokelat.
Aduk hingga seluruh bahan menyatu.
Ambil beberapa sendok adonan utama, lalu campurkan ke dalam bahan cair.
Aduk hingga rata sebelum menuangkannya kembali ke dalam adonan utama.
Teknik ini membantu kedua adonan menyatu lebih sempurna tanpa menghilangkan udara yang sudah terbentuk.
5. Siapkan Cetakan
Oles tipis cetakan jika diperlukan.
Masukkan kelapa parut ke dasar cetakan sambil ditekan perlahan agar hasilnya rapi setelah matang.
Pastikan kelapa memenuhi seluruh dasar cetakan secara merata.
6. Tuang Adonan
Isi setiap cetakan dengan adonan hingga hampir penuh.
Sisakan sedikit ruang agar adonan dapat mengembang saat dikukus.
Usahakan ukuran setiap cetakan sama agar tingkat kematangannya merata.
7. Kukus Hingga Matang
Panaskan kukusan hingga air benar-benar mendidih sebelum memasukkan adonan.
Bungkus tutup kukusan menggunakan kain bersih agar uap air tidak menetes ke permukaan kue.
Kukus selama 15–20 menit menggunakan api sedang.
Hindari membuka tutup kukusan selama proses berlangsung karena perubahan suhu dapat membuat putu ayu mengempis.
8. Dinginkan dan Sajikan
Setelah matang, diamkan putu ayu selama sekitar 2–3 menit.
Keluarkan perlahan dari cetakan.
Putu ayu siap disajikan dalam keadaan hangat maupun setelah dingin.
Tips Agar Putu Ayu Mekar Sempurna

Keberhasilan membuat putu ayu tidak hanya bergantung pada resep, tetapi juga teknik pembuatannya.
Beberapa tips berikut dapat membantu menghasilkan putu ayu yang cantik.
Gunakan Telur Suhu Ruang
Telur bersuhu ruang lebih mudah mengembang saat dikocok.
Hasil adonan pun menjadi lebih stabil.
Ayak Semua Bahan Kering
Mengayak tepung membuat adonan lebih halus dan bebas gumpalan.
Selain itu, udara yang masuk ke dalam tepung membantu menghasilkan tekstur lebih ringan.
Jangan Overmix
Setelah memasukkan tepung, aduk secukupnya hingga bahan tercampur.
Mengaduk terlalu lama membuat adonan kehilangan udara sehingga putu ayu sulit mengembang.
Kukusan Harus Benar-Benar Panas
Masukkan adonan hanya ketika air kukusan sudah mendidih.
Suhu panas yang stabil membantu adonan mengembang sejak awal proses pengukusan.
Bungkus Tutup Kukusan
Uap air yang menetes dapat membuat permukaan kue menjadi basah dan kurang cantik.
Gunakan kain bersih untuk menyerap embun pada tutup kukusan.
Jangan Sering Membuka Tutup Kukusan
Membuka tutup kukusan sebelum waktunya menyebabkan suhu turun secara drastis.
Akibatnya, putu ayu bisa mengempis atau tidak mekar sempurna.
Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Membuat Putu Ayu
Beberapa kesalahan berikut sering dialami pemula.
- Telur belum mengembang sempurna.
- Tepung diaduk terlalu lama.
- Santan masih panas saat dicampurkan.
- Kukusan belum mendidih.
- Tutup kukusan tidak dibungkus kain.
- Cetakan diisi terlalu sedikit atau terlalu penuh.
- Tutup kukusan terlalu sering dibuka.
Dengan menghindari kesalahan tersebut, peluang menghasilkan putu ayu yang lembut dan cantik akan semakin besar.
Variasi Putu Ayu yang Bisa Dicoba
Selain rasa pandan, Anda juga dapat berkreasi dengan berbagai variasi rasa.
Beberapa di antaranya meliputi:
- Putu ayu cokelat.
- Putu ayu ubi ungu.
- Putu ayu keju.
- Putu ayu red velvet.
- Putu ayu gula aren.
- Putu ayu kopi.
- Putu ayu matcha.
- Putu ayu tape.
Variasi tersebut memberikan tampilan dan cita rasa baru tanpa menghilangkan karakter khas putu ayu.
Cara Menyimpan Putu Ayu
Jika tidak habis dalam sekali makan, simpan putu ayu di dalam wadah kedap udara.
Pada suhu ruang, kue dapat bertahan sekitar satu hari.
Jika disimpan di dalam lemari pendingin, putu ayu bisa bertahan hingga tiga hari.
Sebelum disajikan kembali, kukus selama beberapa menit agar teksturnya kembali lembut.
Ide Penyajian
Putu ayu sangat cocok disajikan sebagai teman minum teh hangat atau kopi pada sore hari.
Kue ini juga sering menjadi pilihan untuk hidangan arisan, pengajian, ulang tahun, hingga sajian tamu.
Karena tampilannya menarik dan proses pembuatannya relatif mudah, putu ayu juga memiliki peluang sebagai produk jualan rumahan yang menjanjikan.
Anda dapat mengemasnya dalam kotak mika bening agar tampil lebih menarik dan higienis.
Penutup

Putu ayu tetap menjadi salah satu kue tradisional favorit hingga saat ini karena menghadirkan perpaduan rasa manis, gurih, serta aroma pandan yang khas. Kombinasi cita rasa tersebut membuat banyak orang terus memilih putu ayu sebagai camilan untuk dinikmati di berbagai suasana. Teksturnya yang lembut dengan taburan kelapa parut membuat setiap gigitan terasa semakin nikmat.
Dengan menggunakan resep ini serta menerapkan teknik mengocok adonan, mengaduk secara perlahan, dan mengukus pada suhu yang tepat, Anda dapat menghasilkan putu ayu yang mekar sempurna, lembut, dan tidak bantat.
Resep ini cocok untuk pemula maupun yang sudah terbiasa membuat kue kukus. Selain menjadi camilan keluarga, putu ayu juga bisa menjadi ide usaha rumahan yang memiliki banyak penggemar. Selamat mencoba dan semoga berhasil membuat putu ayu yang cantik, harum, dan lezat. (rull/cookpad)









