Lanting biasanya berbentuk cincin kecil atau menyerupai angka delapan. Masyarakat sering menyajikannya sebagai teman minum teh atau kopi, camilan saat berkumpul bersama keluarga, hingga suguhan untuk tamu.
Selain nikmat, lanting singkong juga memiliki peluang sebagai usaha rumahan. Bahan-bahannya mudah ditemukan dan proses pembuatannya cukup sederhana. Kita bahkan bisa menghadirkan berbagai varian rasa, seperti balado, keju, jagung bakar, dan pedas manis.
Lantas, bagaimana cara membuat lanting singkong yang renyah, gurih, dan tidak keras? Simak resep lengkap berikut ini.
Bahan-Bahan Lanting Singkong Renyah

Sebelum mulai membuat lanting, siapkan bahan-bahan berikut:
Bahan utama:
-
1 kg singkong segar, kupas dan bersihkan.
-
100 gram tepung tapioka.
-
5 siung bawang putih, haluskan.
-
1½ sendok teh garam.
-
1 sendok teh ketumbar bubuk.
-
½ sendok teh kaldu bubuk.
-
2 batang daun seledri, iris halus (opsional).
-
Minyak goreng secukupnya.
Pilih singkong yang masih segar, tidak membusuk, dan tidak memiliki perubahan warna mencurigakan. Pastikan Anda menggunakan singkong yang layak konsumsi karena singkong mengandung senyawa sianogenik alami. Kupas dan masak singkong dengan benar sebelum mengolahnya menjadi camilan.
Cara Membuat Lanting Singkong yang Gurih dan Renyah
Setelah menyiapkan seluruh bahan, ikuti langkah-langkah berikut agar lanting memiliki bentuk menarik dan tekstur renyah.
1. Kupas dan Kukus Singkong
Kupas singkong hingga bersih, kemudian cuci menggunakan air mengalir. Potong menjadi beberapa bagian agar lebih cepat matang.
Masukkan singkong ke dalam kukusan dan masak hingga empuk. Setelah matang, angkat dan buang serat keras pada bagian tengahnya.
Haluskan singkong menggunakan ulekan atau alat penghalus makanan. Pastikan tidak ada gumpalan besar agar adonan lebih mudah tercampur dengan bumbu.
2. Campurkan Singkong dengan Bumbu
Masukkan singkong yang sudah halus ke dalam wadah besar. Tambahkan bawang putih, garam, ketumbar bubuk, dan kaldu bubuk.
Jika menyukai aroma segar, tambahkan irisan daun seledri. Aduk dan uleni seluruh bahan hingga tercampur rata.
Pastikan bumbu menyebar ke seluruh bagian adonan agar lanting memiliki rasa gurih yang merata.
3. Tambahkan Tepung Tapioka
Masukkan tepung tapioka sedikit demi sedikit sambil menguleni adonan.
Uleni hingga seluruh bahan menyatu dan menghasilkan tekstur yang padat, lentur, serta mudah dibentuk.
Jangan langsung memasukkan seluruh tepung karena tingkat kelembapan singkong bisa berbeda-beda. Jika adonan masih lengket, tambahkan sedikit tepung. Hindari penggunaan tepung berlebihan karena dapat membuat lanting terlalu keras.
4. Bentuk Adonan Menjadi Cincin Kecil

Ambil sedikit adonan, kemudian pilin menggunakan kedua telapak tangan hingga membentuk tali kecil memanjang.
Potong sesuai ukuran yang diinginkan, lalu satukan kedua ujungnya hingga membentuk cincin kecil. Anda juga bisa membuat bentuk angka delapan agar tampilannya lebih menarik.
Lakukan proses tersebut sampai seluruh adonan habis. Usahakan membuat ukuran lanting seragam agar proses pengeringan dan penggorengan berlangsung merata.
5. Keringkan Lanting Sebelum Digoreng
Susun lanting di atas tampah atau nampan bersih. Berikan jarak agar udara dapat mengalir di antara setiap bagian.
Keringkan lanting menggunakan sinar matahari langsung atau alat pengering makanan. Lama pengeringan bergantung pada cuaca dan ketebalan adonan.
Pastikan lanting benar-benar kering sebelum menggorengnya. Adonan yang masih lembap dapat menghasilkan tekstur kurang renyah dan meningkatkan risiko percikan minyak.
6. Goreng hingga Kuning Keemasan
Panaskan minyak dalam jumlah cukup banyak menggunakan api sedang cenderung kecil.
Masukkan lanting secara bertahap agar suhu minyak tetap stabil. Goreng sambil sesekali mengaduk perlahan hingga lanting mengembang, kering, dan berubah warna menjadi kuning keemasan.
Hindari menggunakan api terlalu besar karena bagian luar lanting bisa cepat gosong sebelum matang merata.
Setelah matang, angkat dan tiriskan minyaknya.
7. Dinginkan dan Simpan dalam Kemasan
Letakkan lanting di atas wadah bersih dan biarkan hingga dingin sepenuhnya.
Jangan langsung memasukkannya ke dalam kemasan ketika masih panas karena uap air dapat membuat lanting cepat melempem.
Gunakan wadah kedap udara atau plastik khusus makanan dengan segel rapat agar kerenyahannya lebih terjaga.
6 Tips agar Lanting Renyah dan Tidak Keras
Agar hasil lanting lebih maksimal, perhatikan beberapa tips berikut:
-
Pilih singkong berkualitas. Gunakan singkong segar yang tidak membusuk dan tidak berbau mencurigakan.
-
Haluskan singkong hingga lembut. Singkong yang masih menggumpal dapat membuat tekstur adonan tidak merata.
-
Atur takaran tepung. Masukkan tepung tapioka sedikit demi sedikit agar lanting tidak terlalu keras.
-
Buat ukuran seragam. Ukuran yang sama membantu lanting matang dan kering secara merata.
-
Pastikan lanting kering. Jangan melewatkan proses pengeringan karena tahap ini sangat menentukan kerenyahan.
-
Jaga suhu minyak. Goreng secara bertahap menggunakan api stabil agar lanting matang sempurna.
Variasi Rasa Lanting Singkong yang Menggugah Selera
Lanting original dengan rasa bawang putih dan ketumbar memang sudah lezat. Namun, Anda bisa menambahkan bumbu tabur agar camilan ini memiliki pilihan rasa yang lebih beragam.
Berikut beberapa variasi yang bisa dicoba:
-
Lanting balado: Tambahkan bumbu balado bubuk untuk menghasilkan rasa pedas gurih.
-
Lanting keju: Gunakan bubuk keju khusus makanan untuk memberikan cita rasa gurih dan creamy.
-
Lanting jagung bakar: Tambahkan bumbu jagung bakar untuk perpaduan rasa gurih dan manis.
-
Lanting pedas: Taburkan cabai bubuk sesuai selera.
-
Lanting pedas manis: Campurkan bumbu pedas dan manis untuk menghasilkan rasa yang lebih unik.
Tambahkan bumbu ketika lanting sudah tidak terlalu panas agar taburan lebih mudah menempel dan rasanya merata.
Peluang Usaha Lanting Singkong sebagai Camilan Rumahan
Selain menjadi camilan keluarga, lanting singkong juga bisa dikembangkan sebagai usaha rumahan.
Bahan bakunya mudah ditemukan dan proses pembuatannya dapat dilakukan menggunakan peralatan dapur sederhana. Anda bisa memulai produksi dalam jumlah kecil untuk melihat respons pembeli.
Agar produk lebih menarik, sediakan beberapa pilihan rasa dan ukuran kemasan. Gunakan plastik khusus makanan atau kemasan bersegel supaya lanting terlihat bersih dan tetap renyah.
Tambahkan label yang mencantumkan nama usaha, varian rasa, berat bersih, dan komposisi produk.
Untuk memperluas pemasaran, tawarkan lanting kepada tetangga, teman, warung sekitar, atau melalui media sosial dan marketplace.
Jangan lupa menghitung seluruh biaya produksi, mulai dari singkong, tepung, bumbu, minyak goreng, gas, hingga kemasan. Dengan begitu, Anda bisa menentukan harga jual yang sesuai sekaligus memperoleh keuntungan.
Kesimpulan

Lanting singkong merupakan camilan tradisional dengan perpaduan rasa gurih dan tekstur renyah yang cocok menemani waktu santai bersama keluarga.
Dengan bahan sederhana seperti singkong, tepung tapioka, bawang putih, dan ketumbar, Anda bisa membuat lanting sendiri di rumah.
Kunci keberhasilannya terletak pada pemilihan singkong, pengaturan takaran tepung, pembentukan adonan, pengeringan, serta teknik menggoreng yang tepat.
Tidak hanya menghadirkan rasa original, Anda juga bisa mengembangkan lanting dengan berbagai varian seperti balado, keju, jagung bakar, dan pedas manis.
Selain menjadi camilan rumahan, lanting singkong juga berpotensi menjadi ide jualan yang menarik. Dengan menjaga kualitas rasa, kerenyahan, kebersihan, dan kemasan, camilan tradisional ini bisa memiliki daya tarik tersendiri bagi konsumen.
Selamat mencoba resep lanting singkong di rumah! (rull)









