Resep STMJ Rempah: Minuman Hangat untuk Menjaga Kebugaran Tubuh

- Penulis

Senin, 2 November 2026 - 18:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Alamorganik.com-Menjaga kebugaran tubuh menjadi salah satu hal penting agar kita dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan nyaman. Selain berolahraga dan beristirahat cukup, tubuh juga membutuhkan asupan nutrisi yang seimbang. Salah satu cara sederhana untuk menikmati minuman bernutrisi adalah dengan membuat STMJ rempah.

STMJ merupakan singkatan dari susu, telur, madu, dan jahe. Minuman tradisional ini cukup populer di Indonesia karena menawarkan perpaduan rasa gurih, manis, dan hangat. Masyarakat biasanya menikmati STMJ pada pagi atau malam hari, terutama ketika cuaca sedang dingin.

Seiring perkembangan resep, banyak orang menambahkan berbagai rempah, seperti serai, kayu manis, kapulaga, dan cengkih. Tambahan tersebut membuat aroma STMJ semakin harum dan memberikan cita rasa yang lebih kaya.

Selain nikmat, bahan-bahan STMJ juga mengandung sejumlah nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Susu dan telur menyediakan protein, madu memberikan energi dari gula alami, sedangkan jahe dan rempah lainnya memperkaya aroma minuman.

Meski demikian, STMJ bukan obat penambah stamina instan ataupun ramuan yang terbukti meningkatkan kemampuan seksual pria. Minuman ini lebih tepat menjadi salah satu pilihan asupan bergizi dalam pola makan seimbang.

Lantas, apa saja kandungan bahan STMJ rempah, bagaimana cara membuatnya, dan siapa saja yang perlu memperhatikan konsumsinya?

Mengenal STMJ Rempah dan Kandungan Nutrisinya

sumber foto: ilustrasi

STMJ merupakan minuman tradisional yang menggabungkan empat bahan utama, yaitu susu, telur, madu, dan jahe. Dalam variasi resep tertentu, masyarakat juga menambahkan serai, kayu manis, kapulaga, serta cengkih untuk memperkuat aroma.

Setiap bahan memiliki karakteristik dan kandungan nutrisi yang berbeda. Perpaduannya menghasilkan minuman hangat yang tidak hanya nikmat, tetapi juga dapat membantu memenuhi sebagian kebutuhan nutrisi harian.

Berikut penjelasan mengenai kandungan dan peran setiap bahan.

1. Susu, Sumber Protein dan Kalsium

Susu menjadi bahan utama yang memberikan tekstur lembut dan rasa gurih pada STMJ. Minuman ini mengandung protein, kalsium, fosfor, serta berbagai vitamin dan mineral.

Protein membantu tubuh mempertahankan massa otot dan memperbaiki jaringan. Sementara itu, kalsium berperan penting dalam menjaga kekuatan tulang dan gigi.

Susu juga mengandung vitamin B yang membantu tubuh menjalankan proses metabolisme energi.

Anda dapat menggunakan susu cair full cream untuk menghasilkan rasa yang lebih gurih. Jika ingin membatasi asupan lemak, susu rendah lemak bisa menjadi pilihan.

Bagi orang yang mengalami intoleransi laktosa, susu bebas laktosa dapat menjadi alternatif agar tetap bisa menikmati STMJ tanpa mengalami ketidaknyamanan pencernaan.

2. Telur, Mengandung Protein dan Kolin

Telur menjadi bahan penting dalam resep STMJ tradisional. Bahan ini menyediakan protein, lemak, kolin, vitamin B12, dan sejumlah nutrisi lainnya.

Protein dalam telur membantu memenuhi kebutuhan harian dan mendukung pemeliharaan otot. Sementara itu, kolin berperan dalam mendukung fungsi normal otak dan sistem saraf.

Kuning telur juga mengandung lemak yang memberikan tambahan energi serta membantu tubuh menyerap vitamin yang larut dalam lemak.

Namun, Anda perlu memperhatikan keamanan telur ketika membuat STMJ. Penggunaan telur mentah atau setengah matang berisiko membawa bakteri Salmonella yang dapat menyebabkan keracunan makanan.

Karena itu, gunakan telur pasteurisasi atau pastikan campuran STMJ mencapai suhu aman sebelum menyajikannya.

3. Madu, Memberikan Rasa Manis Alami

Madu menjadi pemanis alami yang membuat STMJ memiliki rasa manis khas. Bahan ini mengandung gula alami, terutama glukosa dan fruktosa, yang dapat menyediakan energi bagi tubuh.

Selain memberikan rasa manis, madu juga mengandung sejumlah senyawa alami. Namun, kandungan tersebut dapat berbeda bergantung pada sumber bunga dan proses pengolahannya.

Anda tidak perlu menambahkan madu terlalu banyak karena bahan ini tetap mengandung gula. Penderita diabetes dan orang yang sedang membatasi asupan gula sebaiknya memperhitungkan jumlah madu dalam kebutuhan harian.

Baca Juga :  Rebus Daun Salam dan Bawang Merah, Khasiatnya Disebut Bisa Bantu Turunkan Kolesterol hingga Jaga Gula Darah

4. Jahe, Memberikan Sensasi Hangat dan Aroma Khas

Jahe menjadi salah satu rempah yang membuat STMJ memiliki cita rasa khas. Rasa pedas dan aroma hangatnya berasal dari senyawa alami, termasuk gingerol dan turunannya.

Masyarakat telah lama menggunakan jahe sebagai bahan wedang, teh rempah, dan berbagai minuman tradisional.

Sejumlah penelitian juga mengkaji potensi jahe dalam membantu mengurangi mual pada kondisi tertentu. Namun, manfaat tersebut bergantung pada kondisi dan bentuk penggunaan jahe.

Dalam STMJ, jahe memberikan sensasi hangat sekaligus menyeimbangkan rasa gurih susu dan manisnya madu.

Anda bisa membakar jahe sebentar sebelum merebusnya agar aromanya semakin kuat.

5. Serai, Kayu Manis, Kapulaga, dan Cengkih

sumber foto: gemini.google.com

Selain empat bahan utama, tambahan rempah membuat STMJ memiliki aroma yang lebih kaya.

Serai mengandung minyak atsiri dengan komponen aroma khas, termasuk sitral. Bahan ini memberikan aroma segar yang membantu menyeimbangkan rasa susu dan jahe.

Kayu manis menghadirkan aroma manis dan hangat. Sementara itu, kapulaga memberikan sentuhan harum yang sedikit tajam dan segar.

Cengkih memiliki aroma kuat karena mengandung senyawa eugenol. Ketika Anda merebusnya bersama jahe dan rempah lainnya, bahan-bahan tersebut menghasilkan perpaduan aroma yang menggugah selera.

Gunakan seluruh rempah dalam jumlah wajar agar aromanya tidak terlalu mendominasi rasa susu.

Resep STMJ Rempah yang Hangat dan Gurih

Setelah mengenal bahan-bahannya, Anda bisa mencoba membuat STMJ rempah sendiri di rumah. Proses pembuatannya cukup sederhana dan tidak membutuhkan peralatan khusus.

  • 250 ml susu cair.
  • 1 butir kuning telur pasteurisasi.
  • 1 sendok makan madu.
  • 3 cm jahe, bakar dan memarkan.
  • 1 batang serai, memarkan.
  • 2 cm kayu manis.
  • 2 butir kapulaga.
  • 2–3 butir cengkih.

  1. Siapkan seluruh bahan. Cuci jahe dan serai hingga bersih.
  2. Bakar jahe sebentar sampai aromanya keluar, kemudian memarkan.
  3. Masukkan susu, jahe, serai, kayu manis, kapulaga, dan cengkih ke dalam panci.
  4. Panaskan menggunakan api kecil sambil sesekali mengaduk agar susu tidak menempel di dasar panci.
  5. Tunggu hingga susu panas dan aroma rempah keluar. Hindari membiarkan susu meluap.
  6. Di wadah terpisah, campurkan kuning telur pasteurisasi dengan madu, kemudian aduk hingga rata.
  7. Saring susu rempah untuk memisahkan ampas jahe dan bahan lainnya.
  8. Tuangkan sedikit demi sedikit susu panas ke dalam campuran telur sambil terus mengaduk agar suhu telur meningkat secara bertahap.
  9. Kembalikan campuran ke panci, kemudian panaskan sambil diaduk hingga mencapai suhu sekitar 71°C.
  10. Matikan kompor setelah campuran mencapai suhu tersebut.
  11. Tuangkan STMJ ke dalam gelas dan sajikan selagi hangat.

Gunakan termometer makanan jika tersedia untuk memastikan campuran telur mencapai suhu aman. Jangan mengandalkan susu panas saja untuk membunuh bakteri dalam telur.

Tips Membuat STMJ Rempah Lebih Nikmat

Agar menghasilkan rasa yang seimbang, Anda perlu memperhatikan pemilihan bahan dan proses pemanasan.

Berikut beberapa tips yang bisa diterapkan:

1. Pilih susu sesuai selera

Gunakan susu segar atau susu cair berkualitas. Susu full cream memberikan rasa lebih gurih, sedangkan susu rendah lemak cocok bagi orang yang ingin membatasi asupan lemak.

2. Bakar jahe secukupnya

Bakar jahe sebentar hingga aromanya keluar. Hindari membakarnya terlalu lama karena jahe yang gosong dapat menghasilkan rasa pahit.

3. Gunakan rempah dalam takaran wajar

Kayu manis, kapulaga, dan cengkih memiliki aroma cukup kuat. Gunakan sesuai takaran agar rasa susu tetap terasa.

4. Panaskan susu menggunakan api kecil

Aduk susu secara berkala agar tidak menempel di dasar panci. Cara ini juga membantu rempah mengeluarkan aroma secara perlahan.

5. Perhatikan keamanan telur

Gunakan telur pasteurisasi dan pastikan campuran mencapai suhu aman. Langkah ini penting untuk mengurangi risiko infeksi bakteri Salmonella.

6. Sesuaikan tingkat kemanisan

Tambahkan madu secukupnya. Jika ingin mengurangi asupan gula, Anda bisa mengurangi takarannya atau tidak menggunakannya sama sekali.

Benarkah STMJ Bisa Meningkatkan Stamina dan Vitalitas Pria?

Banyak orang mengenal STMJ sebagai minuman tradisional yang dipercaya dapat membantu menjaga stamina pria. Bahkan, sebagian masyarakat mengaitkannya dengan peningkatan vitalitas dan kemampuan seksual.

Jika melihat kandungannya, STMJ memang menyediakan sejumlah nutrisi penting. Susu dan telur mengandung protein serta lemak, sedangkan madu menyediakan karbohidrat yang dapat digunakan tubuh sebagai sumber energi.

Nutrisi tersebut membantu memenuhi kebutuhan tubuh dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Namun, hal ini berbeda dengan klaim bahwa STMJ dapat meningkatkan testosteron atau kemampuan seksual pria.

Hingga saat ini, belum ada bukti klinis yang cukup kuat bahwa kombinasi susu, telur, madu, jahe, serai, kayu manis, kapulaga, dan cengkih dapat mengatasi disfungsi ereksi atau meningkatkan performa seksual secara langsung.

Kebugaran dan kesehatan seksual dipengaruhi banyak faktor, termasuk kondisi jantung, pembuluh darah, hormon, kualitas tidur, pola makan, aktivitas fisik, dan kesehatan mental.

Karena itu, pria sebaiknya tidak hanya mengandalkan satu jenis minuman untuk menjaga stamina. Mengonsumsi makanan bergizi seimbang, rutin berolahraga, tidur cukup, mengelola stres, dan menghindari rokok jauh lebih penting untuk mendukung kesehatan jangka panjang.

Jika mengalami penurunan stamina berkepanjangan atau gangguan fungsi seksual, konsultasikan kondisi tersebut dengan dokter untuk mengetahui penyebabnya.

Siapa yang Perlu Berhati-hati Mengonsumsi STMJ?

Meskipun menggunakan bahan makanan yang umum, STMJ tidak selalu cocok untuk semua orang. Beberapa kelompok perlu memperhatikan bahan dan jumlah konsumsinya.

  • Penderita diabetes: Madu mengandung gula sehingga perlu diperhitungkan dalam asupan karbohidrat harian.
  • Orang dengan intoleransi laktosa: Susu biasa dapat menyebabkan kembung, diare, atau sakit perut.
  • Orang dengan alergi susu atau telur: Hindari bahan yang dapat memicu reaksi alergi.
  • Orang dengan gangguan pencernaan: Jahe dan rempah tertentu dapat menimbulkan ketidaknyamanan pada sebagian orang.
  • Orang yang mengonsumsi obat rutin: Konsultasikan penggunaan rempah dalam jumlah besar dengan tenaga kesehatan jika memiliki kondisi medis tertentu.

Selain itu, jangan membiarkan STMJ yang sudah dicampur telur terlalu lama pada suhu ruang. Sebaiknya buat minuman dalam jumlah yang langsung dikonsumsi.

Kesimpulan

sumber foto: herbaterapi-yoshita.com

STMJ rempah merupakan minuman tradisional Indonesia yang memadukan susu, telur, madu, jahe, serai, kayu manis, kapulaga, dan cengkih. Perpaduan bahan tersebut menghasilkan minuman hangat dengan rasa gurih, manis, serta aroma rempah yang khas.

Susu dan telur menyediakan protein serta sejumlah nutrisi penting, sedangkan madu memberikan rasa manis dan jahe menghadirkan sensasi hangat.

Minuman ini dapat menjadi salah satu variasi asupan bergizi untuk menemani aktivitas sehari-hari. Namun, STMJ bukan obat peningkat testosteron, bukan terapi disfungsi ereksi, dan belum terbukti secara klinis mampu meningkatkan kemampuan seksual pria.

Kunci menjaga kebugaran tetap terletak pada pola makan seimbang, aktivitas fisik teratur, istirahat cukup, dan pemeriksaan kesehatan sesuai kebutuhan.

Selamat mencoba STMJ rempah di rumah. Nikmati selagi hangat bersama keluarga sebagai bagian dari kebiasaan hidup sehat. (rull)

Baca Juga :  5 Racikan Daun Salam yang Banyak Dibuat Jadi Minuman Herbal, Apa Saja Manfaatnya?

Berita Terkait

Jangan Remehkan Daun Temulawak! Ini Potensinya untuk Menjaga Kesehatan Pencernaan
5 Potensi Manfaat Daun Talok atau Daun Kersen untuk Kesehatan, Kaya Antioksidan
Tapak Dara Disebut Bisa Mengobati Leukemia, Benarkah? Kenali Fakta dan Risikonya
Cukup Seduh 10 Menit! Resep Teh Daun Jeruk Purut yang Harum dan Segar
Air Rendaman Ketumbar dan Bawang Putih vs Kopi Hitam: Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?
Ramuan Bawang Merah dan Jeruk Nipis untuk Batuk, Benarkah Ampuh?
Lagi Haid? Coba Resep Jamu Kunyit Asam yang Segar, Praktis, dan Mudah Dibuat Sendiri di Rumah!
Manfaat Tanaman Kitolod untuk Kesehatan Mata dan Risiko Penggunaannya

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 18:02 WIB

Resep STMJ Rempah: Minuman Hangat untuk Menjaga Kebugaran Tubuh

Senin, 2 November 2026 - 12:02 WIB

Jangan Remehkan Daun Temulawak! Ini Potensinya untuk Menjaga Kesehatan Pencernaan

Senin, 2 November 2026 - 06:02 WIB

5 Potensi Manfaat Daun Talok atau Daun Kersen untuk Kesehatan, Kaya Antioksidan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:02 WIB

Tapak Dara Disebut Bisa Mengobati Leukemia, Benarkah? Kenali Fakta dan Risikonya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:21 WIB

Cukup Seduh 10 Menit! Resep Teh Daun Jeruk Purut yang Harum dan Segar

Berita Terbaru

Kesehatan

Batu Empedu Sapi Rp100 Juta per Ons, Mengapa Mahal?

Minggu, 1 Nov 2026 - 15:03 WIB