Jambore Nasional Pertama Jamaah Tani Muhammadiyah Digelar di Kebumen, Wamentan Apresiasi Inovasi Petani, Terima Nlevel1

- Penulis

Sabtu, 20 September 2025 - 13:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyerahan Nlevel1 kepada Wamenta Sudaryono adalah bentuk simbolis dukungan pemerintah pada gerakan akar rumput di agenda Jambore Nasional Jamaah Tani Muhammadiyah di Kebumen, Sabtu (20/9/2025)

Penyerahan Nlevel1 kepada Wamenta Sudaryono adalah bentuk simbolis dukungan pemerintah pada gerakan akar rumput di agenda Jambore Nasional Jamaah Tani Muhammadiyah di Kebumen, Sabtu (20/9/2025)

Kebumen, alamorganik.com–Jamaah Tani Muhammadiyah (Jatam) untuk pertama kalinya menggelar Jambore Nasional di Pendopo Kabumian, Kebumen, pada 19–21 September 2025. Acara yang berlangsung selama tiga hari ini mengusung tema “Inovasi Pertanian, Produk Unggulan, dan Semangat Kebersamaan.”

Rangkaian kegiatan jambore menghadirkan berbagai pameran inovasi, ekspo produk unggulan petani Muhammadiyah, hingga bazar hasil pertanian lokal. Para peserta datang dari berbagai daerah di Indonesia, membawa karya nyata di bidang budidaya, teknologi ramah lingkungan, hingga produk olahan pertanian bernilai tambah.

Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono turut hadir dan memberikan apresiasi langsung kepada para petani dan peserta. Dalam kunjungannya, Wamentan menekankan pentingnya gerakan kolektif seperti Jatam dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. “Petani bukan sekadar pelaku produksi, tetapi juga pionir inovasi. Melalui semangat kebersamaan, kita bisa menjadikan pertanian lebih berdaya saing dan mandiri,” ujarnya, Sabtu (20/9/2025).

Baca Juga :  Lalat Buah Auto Kabur! Sains di Balik Sinergi Sereh, Buah Pace, dan BIOSAKA

Salah satu momen penting dalam jambore adalah penyerahan secara simbolis produk inovasi Nlevel1 kepada Wamentan. Seremoni ini dimaknai sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap gerakan akar rumput yang digerakkan oleh petani Muhammadiyah. Nlevel1, yang selama ini dikenal sebagai produk ramah lingkungan pendukung budidaya, diharapkan menjadi bagian dari upaya bersama membangun sistem pertanian yang sehat, berkelanjutan, dan menguntungkan petani.

Ketua Panitia Jambore Nasional Jatam menyampaikan bahwa acara ini tidak hanya menjadi ajang pamer inovasi, tetapi juga wadah mempererat persaudaraan di antara petani. “Jambore ini adalah momentum konsolidasi, berbagi pengetahuan, serta memperkuat jaringan antara petani, akademisi, dan pemerintah,” katanya.

Baca Juga :  Bupati Tulungagung Tinjau GH Melon Biosaka, Gerakan SAKA Kian Menggema di Kalangan Petani

Di sela kegiatan, para peserta juga mengikuti diskusi panel dan pelatihan praktis seputar inovasi teknologi pertanian, pengolahan hasil panen, dan strategi pemasaran produk unggulan. Tak hanya itu, bazar rakyat yang digelar selama jambore menarik perhatian masyarakat Kebumen karena menampilkan aneka produk lokal berkualitas dari petani.

Dengan semangat kebersamaan, Jatam menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai gerakan tani modern yang berpijak pada nilai kemandirian dan inovasi. Dukungan simbolis dari pemerintah diharapkan menjadi energi baru bagi para petani untuk melangkah lebih jauh dalam mewujudkan kedaulatan pangan bangsa. (al*)

 

Berita Terkait

Benih Padi Rontok dari Panen Kombin Bisa Tumbuh Lagi? Ini Penjelasan Teknologi SAKA
Testimoni Nlevel1 Aktivasi 6 Disebut Bantu Selamatkan Ayam Keracunan
Tanam Padi Langsung Setelah Panen Tanpa Olah Tanah, Ini Langkahnya
Padi Inpari 32 Tak Kunjung Berbulir, Petani Coba Perlakuan pada Benih
Ayam Diduga Tetelo Pulih Setelah Disemprot N1 Aktivasi 6, Ini Pengakuan Warga Lampung
Bawang Merah 100 Persen Teknologi SAKA, Petani Ponorogo Ungkap Pola Budidaya Tanpa Pestisida dan Pupuk Kimia
Testimoni Eksim Menahun, PPL Klaim Membaik dengan Nlevel1 Aktivasi 6
Budidaya Tembakau Berbasis Biosaka di Sragen, Petani Klaim Lebih Hemat Biaya

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 22:02 WIB

Benih Padi Rontok dari Panen Kombin Bisa Tumbuh Lagi? Ini Penjelasan Teknologi SAKA

Jumat, 4 September 2026 - 18:02 WIB

Testimoni Nlevel1 Aktivasi 6 Disebut Bantu Selamatkan Ayam Keracunan

Jumat, 4 September 2026 - 16:02 WIB

Tanam Padi Langsung Setelah Panen Tanpa Olah Tanah, Ini Langkahnya

Kamis, 3 September 2026 - 06:02 WIB

Padi Inpari 32 Tak Kunjung Berbulir, Petani Coba Perlakuan pada Benih

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 22:02 WIB

Ayam Diduga Tetelo Pulih Setelah Disemprot N1 Aktivasi 6, Ini Pengakuan Warga Lampung

Berita Terbaru

UMKM

Resep Es Teh Rambutan, Minuman Segar untuk Teman Santai

Sabtu, 26 Sep 2026 - 22:02 WIB

UMKM

Cara Membuat Cincau dari Daun Janggelan dengan Mudah

Sabtu, 26 Sep 2026 - 18:02 WIB