Masih Populer hingga Kini, Ini Alasan Air Barli Jadi Minuman Favorit Banyak Orang

- Penulis

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Alamorganik.com – Air barli merupakan salah satu minuman tradisional yang masih populer hingga kini. Banyak orang memilihnya saat cuaca panas karena rasanya ringan dan menyegarkan. Selain itu, barli atau jelai juga mengandung berbagai nutrisi yang membuatnya menarik sebagai bagian dari pola makan sehat.

Barli atau Hordeum vulgare termasuk kelompok biji-bijian yang sudah lama digunakan sebagai bahan makanan. Masyarakat mengolahnya menjadi bubur, campuran sup, makanan berbahan biji-bijian, hingga minuman.

Salah satu cara paling mudah untuk menikmati barli adalah dengan merebus bijinya bersama air. Anda bisa menyaring air rebusannya lalu meminumnya sebagai minuman, atau menikmati air bersama biji barli agar mendapatkan lebih banyak serat.

Namun, manfaat air barli juga bergantung pada cara Anda mengolahnya. Penambahan gula yang terlalu banyak dapat mengubah minuman yang awalnya sederhana menjadi minuman dengan kandungan gula tinggi.

Karena itu, jika ingin menikmati air barli sebagai bagian dari gaya hidup sehat, sebaiknya gunakan bahan tambahan secukupnya dan batasi penggunaan gula.

Apa yang Menarik dari Barli?

sumber foto: i2.wp.com

Barli mengandung berbagai nutrisi, termasuk serat, vitamin B, magnesium, serta sejumlah senyawa tumbuhan.

Salah satu komponen yang paling banyak mendapat perhatian adalah beta-glukan. Beta-glukan merupakan jenis serat larut yang terdapat dalam beberapa biji-bijian, termasuk barli dan oat.

Serat ini dapat menyerap air dan membentuk tekstur seperti gel ketika berada di dalam sistem pencernaan. Proses tersebut membantu memperlambat pencernaan sehingga dapat membuat seseorang merasa kenyang lebih lama.

Asupan serat yang cukup juga penting untuk membantu menjaga fungsi sistem pencernaan.

Selain itu, berbagai penelitian telah mengkaji hubungan antara konsumsi beta-glukan dari biji-bijian dengan kadar kolesterol. Sebagai bagian dari pola makan seimbang, konsumsi serat larut yang cukup dapat membantu menjaga kadar kolesterol tetap dalam batas yang sehat.

Meski begitu, kita perlu membedakan manfaat barli secara keseluruhan dengan manfaat air barli yang sudah disaring.

Saat Anda menyaring air barli dan membuang bijinya, sebagian serat yang terdapat di dalam biji juga ikut terbuang.

Air Barli dan Kandungan Serat

Banyak orang menganggap air rebusan barli memiliki kandungan serat yang sama dengan biji barli. Padahal, cara pengolahan memengaruhi jumlah serat yang Anda konsumsi.

Jika Anda merebus barli kemudian membuang seluruh bijinya, sebagian besar serat yang terdapat dalam biji tersebut ikut terbuang.

Sebaliknya, jika Anda menikmati air rebusan bersama biji barli yang sudah lunak, Anda akan mendapatkan lebih banyak serat dari makanan tersebut.

Perbedaan ini penting, terutama bagi Anda yang ingin meningkatkan asupan serat.

Serat membantu memberikan rasa kenyang, mendukung sistem pencernaan, serta menjadi bagian dari pola makan yang baik untuk menjaga kesehatan dalam jangka panjang.

Karena itu, Anda tidak harus selalu menyaring air barli. Jika tidak keberatan dengan tekstur bijinya, Anda bisa menikmatinya bersama air rebusan.

Bisa Menjadi Alternatif Minuman Manis

Salah satu kelebihan air barli terletak pada cara Anda menyajikannya.

Air barli tanpa tambahan gula dapat menjadi pilihan minuman yang lebih baik dibandingkan minuman manis seperti minuman bersoda, teh susu, atau minuman dengan sirup.

Namun, banyak orang menambahkan gula dalam jumlah cukup banyak agar air barli terasa lebih manis.

Kebiasaan tersebut dapat meningkatkan jumlah gula yang Anda konsumsi sepanjang hari.

Jika Anda sudah terbiasa dengan rasa manis, cobalah mengurangi gula secara bertahap. Anda juga bisa menambahkan sedikit perasan lemon untuk memberikan rasa segar tanpa harus menggunakan banyak gula.

Anda dapat menikmati air barli dalam kondisi hangat maupun dingin sesuai selera.

Saat cuaca panas, Anda bisa menyimpan air barli di dalam lemari pendingin dan menikmatinya sebagai minuman yang menyegarkan.

Baca Juga :  Mandi Air Serai Merah Ternyata Bisa Bantu Redakan Pegal dan Bikin Tidur Lebih Nyaman

Cara Membuat Air Barli di Rumah

Anda tidak membutuhkan banyak bahan untuk membuat air barli sendiri di rumah.

Bahan-bahan:

  • ½ cangkir biji barli
  • 1 liter air
  • Sedikit perasan lemon jika suka

Cara membuat:

Pertama, cuci biji barli menggunakan air bersih. Langkah ini membantu menghilangkan debu atau kotoran yang mungkin masih menempel pada biji.

Kemudian, masukkan barli dan satu liter air ke dalam panci.

Rebus menggunakan api sedang selama sekitar 30–40 menit. Masak hingga biji barli menjadi lunak dan air rebusannya berubah warna.

Setelah itu, Anda bisa memilih untuk menyaring airnya atau menikmati air bersama biji barli.

Jika ingin mendapatkan lebih banyak serat, jangan membuang bijinya. Anda bisa mengonsumsi biji barli bersama air rebusan.

Untuk memberikan rasa yang lebih segar, tambahkan sedikit perasan lemon.

Hindari menambahkan gula dalam jumlah banyak. Jika tetap ingin menggunakan gula, gunakan secukupnya dan sesuaikan dengan kebutuhan asupan harian.

Mengapa Beta-Glukan Penting?

sumber foto: 64.media.tumblr.com

Beta-glukan menjadi salah satu alasan barli mendapat perhatian dalam bidang nutrisi.

Serat ini termasuk serat larut. Ketika masuk ke dalam sistem pencernaan, beta-glukan dapat membentuk bahan seperti gel yang membantu memperlambat proses pencernaan.

Efek tersebut dapat membantu seseorang merasa kenyang lebih lama.

Selain itu, penelitian mengenai beta-glukan menunjukkan potensi manfaatnya dalam membantu menjaga kadar kolesterol ketika seseorang mengonsumsinya secara rutin sebagai bagian dari pola makan sehat.

Namun, Anda tidak boleh menganggap bahwa minum air barli saja sudah cukup untuk mengontrol kadar kolesterol.

Kesehatan jantung dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk pola makan secara keseluruhan, aktivitas fisik, berat badan, tekanan darah, kadar kolesterol, kebiasaan merokok, serta faktor genetik.

Karena itu, jadikan barli sebagai salah satu pilihan makanan sehat, bukan satu-satunya cara untuk menjaga kesehatan.

Baik untuk Sistem Pencernaan

Serat memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan sistem pencernaan.

Tubuh tidak mencerna seluruh jenis serat. Sebagian serat akan melewati saluran pencernaan dan membantu mendukung fungsi usus.

Barli yang masih mengandung bijinya memberikan lebih banyak serat dibandingkan air barli yang sudah disaring.

Jika ingin meningkatkan asupan serat, Anda juga perlu mengonsumsi berbagai makanan lain seperti sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, dan biji-bijian utuh.

Pada saat yang sama, pastikan Anda minum air yang cukup. Peningkatan asupan serat secara tiba-tiba tanpa diimbangi cairan yang cukup dapat membuat sebagian orang mengalami kembung atau rasa tidak nyaman pada perut.

Karena itu, tingkatkan asupan serat secara bertahap dan perhatikan respons tubuh.

Air Barli Tidak Selalu Lebih Sehat Jika Mengandung Banyak Gula

Banyak orang menganggap semua air barli memiliki manfaat yang sama. Padahal, bahan tambahan dapat memengaruhi nilai gizi minuman tersebut.

Air barli yang Anda buat sendiri tanpa gula tambahan tentu berbeda dengan minuman barli kemasan yang mungkin mengandung gula dalam jumlah tinggi.

Gula tambahan memberikan kalori tanpa memberikan serat atau nutrisi yang sama seperti biji barli.

Jika Anda sering mengonsumsi minuman manis, jumlah gula harian dapat meningkat tanpa disadari.

Karena itu, perhatikan jumlah gula yang Anda tambahkan saat membuat air barli.

Anda juga bisa memilih rasa alami dengan menambahkan sedikit lemon, potongan buah, atau rempah seperti kayu manis sesuai selera.

Siapa yang Perlu Menghindari Barli?

Meskipun barli termasuk biji-bijian yang memiliki kandungan nutrisi, tidak semua orang dapat mengonsumsinya.

Barli mengandung gluten, yaitu protein yang terdapat pada beberapa jenis biji-bijian seperti gandum, barli, dan gandum hitam.

Orang yang memiliki penyakit celiac perlu menghindari barli karena konsumsi gluten dapat memicu respons imun yang merusak lapisan usus kecil.

Baca Juga :  Khasiat Bunga Rosella untuk Kesehatan dan Cara Pengolahannya

Orang yang memiliki sensitivitas terhadap gluten atau kondisi tertentu yang berkaitan dengan gluten juga sebaiknya berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi sebelum mengonsumsi barli.

Jangan menganggap air barli bebas gluten hanya karena Anda menyaring bijinya. Gluten berasal dari biji barli itu sendiri dan proses perebusan tidak membuat barli menjadi bebas gluten.

Jika Anda harus menjalani diet bebas gluten, pilih makanan dan minuman yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan tersebut.

Apakah Air Barli Bisa Menggantikan Air Putih?

Air barli dapat menjadi salah satu pilihan minuman, tetapi Anda tidak perlu mengganti seluruh asupan air putih dengan air barli.

Tubuh membutuhkan air untuk berbagai fungsi, termasuk membantu mengatur suhu tubuh, membawa nutrisi, dan mendukung fungsi organ.

Air putih tetap menjadi pilihan utama untuk memenuhi kebutuhan cairan harian.

Anda dapat menikmati air barli sebagai variasi minuman, terutama jika membuatnya dengan sedikit atau tanpa gula.

Jika Anda menambahkan gula, susu, atau bahan lain dalam jumlah banyak, kandungan kalori minuman tersebut juga akan meningkat.

Cara Membuat Air Barli Lebih Sehat

Anda bisa melakukan beberapa perubahan sederhana saat membuat air barli di rumah.

Pertama, kurangi penggunaan gula. Jika biasanya menggunakan beberapa sendok gula, kurangi jumlahnya secara perlahan.

Kedua, jangan selalu membuang biji barli. Nikmati barli bersama air rebusannya jika ingin mendapatkan lebih banyak serat.

Ketiga, tambahkan sedikit lemon untuk memberikan rasa segar.

Keempat, jangan menjadikan air barli sebagai pengganti seluruh makanan atau minuman lain. Tubuh tetap membutuhkan berbagai sumber nutrisi.

Kelima, kombinasikan konsumsi barli dengan makanan sehat lain seperti sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, serta sumber protein yang baik.

Dengan cara tersebut, Anda dapat menjadikan air barli sebagai bagian dari pola makan yang lebih seimbang.

Minuman Tradisional yang Bisa Dinikmati dengan Bijak

Air barli telah lama menjadi bagian dari kebiasaan makan masyarakat. Rasanya yang menyegarkan dan cara pembuatannya yang mudah membuat minuman ini tetap populer.

Barli juga menyediakan beta-glukan, serat, vitamin B, magnesium, dan berbagai senyawa tumbuhan lainnya. Mengonsumsi barli sebagai bagian dari pola makan seimbang dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi dan serat harian.

Namun, manfaat tersebut tidak berarti air barli dapat menyembuhkan penyakit atau menggantikan pengobatan medis.

Jika Anda memiliki penyakit tertentu, rutin mengonsumsi obat, atau harus menjalani pola makan khusus, konsultasikan konsumsi barli dengan dokter atau ahli gizi.

Bagi kebanyakan orang, salah satu cara untuk mendapatkan manfaat barli adalah menikmati biji-bijian tersebut dalam bentuk yang tidak terlalu banyak diproses dan tidak menambahkan gula secara berlebihan.

Kesimpulan

sumbe foto: i.pinimg.com

Air barli bukan sekadar minuman tradisional untuk menghilangkan dahaga. Barli mengandung beta-glukan, serat, vitamin B, magnesium, serta berbagai senyawa tumbuhan yang dapat mendukung pola makan sehat.

Beta-glukan menjadi salah satu komponen yang menarik karena penelitian mengaitkannya dengan kesehatan jantung dan kadar kolesterol sebagai bagian dari pola makan seimbang. Serat dalam barli juga membantu mendukung sistem pencernaan dan memberikan rasa kenyang.

Namun, cara penyajian tetap penting. Air barli yang sudah disaring mengandung lebih sedikit serat dibandingkan barli yang dikonsumsi bersama bijinya. Penambahan gula dalam jumlah banyak juga dapat mengurangi keunggulan minuman tersebut.

Jadi, jika Anda ingin menikmati air barli, pilih cara penyajian yang sederhana. Gunakan sedikit atau tanpa gula dan konsumsi bersama bijinya jika ingin mendapatkan lebih banyak serat.

Yang terpenting, jadikan air barli sebagai bagian dari pola makan yang beragam dan gaya hidup aktif. Jangan bergantung pada satu jenis minuman untuk menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan. (rull)

Berita Terkait

Mau Peredaran Darah Tetap Lancar? Coba Rutin Konsumsi 7 Makanan Ini
7 Makanan yang Mendukung Peredaran Darah Secara Alami, Baik untuk Jantung dan Pembuluh Darah
Makanan yang Membantu Kenyang Lebih Lama, Cocok untuk Mengontrol Nafsu Makan
Sehat dan Cantik dengan Pinang Muda: Panduan Lengkap untuk Wanita
Sering Dianggap Sama, Ternyata Masuk Angin dan Angin Duduk Sangat Berbeda
Waspada! Hindari Kebiasaan Ini Saat Tidur, Terutama bagi Wanita
Coba Konsumsi Makanan Ini Saat Tubuh Mengalami Keluhan, Bisa Membantu Mendukung Proses Pemulihan
Sayuran yang Sebaiknya Tidak Dikupas Sebelum Dikonsumsi, Kandungan Gizinya Ternyata Lebih Banyak

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:02 WIB

Masih Populer hingga Kini, Ini Alasan Air Barli Jadi Minuman Favorit Banyak Orang

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:12 WIB

Mau Peredaran Darah Tetap Lancar? Coba Rutin Konsumsi 7 Makanan Ini

Selasa, 11 Agustus 2026 - 06:02 WIB

7 Makanan yang Mendukung Peredaran Darah Secara Alami, Baik untuk Jantung dan Pembuluh Darah

Minggu, 9 Agustus 2026 - 22:02 WIB

Sehat dan Cantik dengan Pinang Muda: Panduan Lengkap untuk Wanita

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:02 WIB

Sering Dianggap Sama, Ternyata Masuk Angin dan Angin Duduk Sangat Berbeda

Berita Terbaru