Kacang Tanah Besar dan Padat dengan Biosaka

- Penulis

Minggu, 24 Agustus 2025 - 21:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sungai Penuh, alamorganik.com – Kemampuan Biosaka tak diragukan lagi untuk menyehatkan tanah dan menyuburkan tanaman. Biosaka ditemukan oleh Muhammad Ashar dari Blitar.

Muhammad Anshar mendidikasikan seluruh hidupnya untuk petani Indonesia, ia keliling seluruh Indonesia untuk menularkan ilmu yang dimilikinya.

Biosaka untuk seluruh tanaman, baik itu tanaman pangan, holtikultura, tanaman industri, tanaman rempah, tanaman obat, tanaman hutan.

Baca Juga :  Waspada Penyakit Pisang, Begini Cara Menanggulanginya

Bahan untuk membuat Biosaka cukup melimpah disediakan alam. Minimal 5 jenis tanaman yang sehat, paripurna, presisi, sebanyak satu genggam erat.

Kacang Tanah Biosaka

Selanjutnya diremas dengan air bersih sebanyak tiga liter, berlawanan arah jarum jam selama 15 – 30 menit.

Cara aplikasi pun sangat mudah, 20 – 30 ml/tangki pada vase vegetatif setiap minggu. Bila tanaman masuk usia generetif ditambah satu sendok mkp.

Baca Juga :  Indonesia, Pengguna Pestisida Terbesar ke-3 Dunia, Biosaka Tawarkan Jalan Keluar

Seperti tanaman kacang tanah yang dibudidaya oleh petani organik di Sungai Penuh Mardizal, kacangnya padat, besar, rasanya manis dan tahan disimpan dalam jangka waktu lama. (***)

Berita Terkait

Relawan SAKA Bagikan N Level 1 Gratis, Solusi Atasi Bau Sampah hingga Limbah Rumah Tangga
Muhamad Ansar Tegaskan Kegagalan Bukan pada Biosaka, Tapi Kesalahan Aplikasi
Penemuan Teranyar Muhammad Ansar Penemu Biosaka: NLEVEL1 Aktivasi ke-6 Efektif dan Ramah Lingkungan
Mengenal BIOSAKA: Teknologi SAKA Berbasis Fisika Kuantum untuk Pertanian Sehat dan Harmonis
Inovasi Biosaka dan NLevel1 Karya Muhammad Ansar Dilirik Malaysia: Pertanian Ramah Lingkungan Indonesia Jadi Sorotan Asia Tenggara
Petani Terapkan Teknologi Ramah Lingkungan, Hasil Panen Tembus 8,3 Ton per Hektare
Desa Kiuola Latih Petani Olah Pupuk Alami Eco Enzyme dan BIOSAKA untuk Pertanian Berkelanjutan
Petani Biboki Selatan Ikuti Pelatihan Eco Enzyme dan BIOSAKA

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 06:28 WIB

Relawan SAKA Bagikan N Level 1 Gratis, Solusi Atasi Bau Sampah hingga Limbah Rumah Tangga

Rabu, 25 Februari 2026 - 06:49 WIB

Muhamad Ansar Tegaskan Kegagalan Bukan pada Biosaka, Tapi Kesalahan Aplikasi

Selasa, 3 Februari 2026 - 06:57 WIB

Penemuan Teranyar Muhammad Ansar Penemu Biosaka: NLEVEL1 Aktivasi ke-6 Efektif dan Ramah Lingkungan

Selasa, 25 November 2025 - 20:06 WIB

Mengenal BIOSAKA: Teknologi SAKA Berbasis Fisika Kuantum untuk Pertanian Sehat dan Harmonis

Rabu, 12 November 2025 - 20:12 WIB

Inovasi Biosaka dan NLevel1 Karya Muhammad Ansar Dilirik Malaysia: Pertanian Ramah Lingkungan Indonesia Jadi Sorotan Asia Tenggara

Berita Terbaru

Penyakit Tanaman

Hama Kelelawar Serang Buah? Ini Cara Efektif Mengatasinya

Kamis, 19 Mar 2026 - 22:02 WIB

Peternakan

Ampas Tahu Fermentasi, Solusi Pakan Ternak Murah dan Bernutrisi

Kamis, 19 Mar 2026 - 18:02 WIB

Kesehatan

Sacha Inchi, Si Kacang Inca yang Penuh Khasiat untuk Tubuh

Kamis, 19 Mar 2026 - 12:05 WIB