Bikin Nagih! Resep Donat Susu Super Empuk dan Lembut, Cocok Jadi Camilan Favorit Keluarga

- Penulis

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Alamorganik.com-Donat menjadi salah satu camilan favorit banyak orang karena memiliki tekstur lembut, rasa manis, dan bentuk yang menarik. Kue berbentuk bulat dengan lubang di tengah ini cocok disajikan sebagai teman minum teh atau kopi, bekal anak sekolah, hingga hidangan untuk acara keluarga. Salah satu variasi yang bisa Anda coba di rumah adalah donat susu empuk.

Donat susu memiliki cita rasa yang gurih dan manis dengan aroma susu yang menggugah selera. Anda bisa membuatnya menggunakan bahan-bahan sederhana, seperti tepung terigu, gula, ragi instan, telur, susu bubuk, susu cair, margarin, dan garam. Anda juga tidak memerlukan peralatan khusus untuk membuat donat yang lembut dan mengembang dengan baik.

Meski terlihat sederhana, proses pembuatan donat tetap membutuhkan perhatian pada beberapa tahap, mulai dari menguleni adonan, proses fermentasi, membentuk donat, hingga menggorengnya. Jika Anda mengikuti langkah-langkah dengan benar, Anda bisa menghasilkan donat susu yang empuk, tidak bantat, dan memiliki warna keemasan yang cantik.

Lantas, bagaimana cara membuat donat susu empuk di rumah? Simak resep lengkap, langkah pembuatan, dan tips berikut agar hasilnya memuaskan.

Bahan-Bahan Donat Susu Empuk

sumber foto: cdn0-production-images-kly.akamaized.net

Sebelum mulai membuat adonan, siapkan seluruh bahan agar proses memasak berjalan lebih mudah dan teratur.

Berikut bahan-bahan yang perlu Anda siapkan:

  • 250 gram tepung terigu protein tinggi.
  • 2 sendok makan gula pasir.
  • 1 sendok teh ragi instan.
  • 1 butir kuning telur.
  • 2 sendok makan susu bubuk.
  • 120–130 mililiter susu cair hangat.
  • 2 sendok makan margarin.
  • 1/2 sendok teh garam.
  • Minyak goreng secukupnya.

Anda juga bisa menyiapkan topping sesuai selera, seperti gula halus, meses cokelat, keju parut, cokelat leleh, atau glaze aneka rasa.

Tepung terigu protein tinggi membantu membentuk jaringan gluten yang mendukung tekstur donat. Sementara itu, susu bubuk dan susu cair memberikan cita rasa gurih serta aroma susu yang lebih terasa.

Gunakan ragi instan yang masih aktif agar adonan dapat mengembang dengan baik. Pastikan juga susu cair hanya terasa hangat, bukan panas, supaya tidak mengganggu kerja ragi.

Cara Membuat Donat Susu Empuk dan Mengembang

Setelah menyiapkan semua bahan, ikuti langkah-langkah berikut secara berurutan.

1. Campurkan bahan-bahan kering

Siapkan wadah berukuran cukup besar. Masukkan tepung terigu protein tinggi, gula pasir, ragi instan, dan susu bubuk ke dalam wadah tersebut.

Aduk semua bahan menggunakan spatula atau sendok hingga tercampur rata. Pastikan ragi menyebar dengan baik agar adonan dapat mengalami fermentasi secara merata.

Gunakan wadah yang bersih dan kering untuk membantu menjaga kualitas bahan.

2. Masukkan kuning telur dan susu cair

Tambahkan kuning telur ke dalam campuran tepung. Setelah itu, tuangkan susu cair hangat sedikit demi sedikit sambil mengaduk dan menguleni adonan.

Jangan langsung menuangkan seluruh susu sekaligus. Mulailah dengan sebagian susu, kemudian tambahkan sedikit demi sedikit sampai adonan menyatu.

Setiap jenis tepung memiliki kemampuan menyerap cairan yang berbeda. Karena itu, Anda mungkin tidak membutuhkan seluruh 130 mililiter susu. Hentikan penambahan cairan ketika adonan sudah terasa cukup lembap dan bisa menyatu dengan baik.

Pada tahap ini, adonan biasanya masih terasa agak lengket. Anda tidak perlu langsung menambahkan banyak tepung karena tindakan tersebut bisa membuat donat menjadi lebih padat.

3. Tambahkan margarin dan garam

Setelah adonan mulai menyatu, masukkan margarin dan garam. Lanjutkan menguleni hingga kedua bahan tercampur rata.

Margarin membantu menghasilkan tekstur donat yang lebih lembut dan memberikan rasa gurih. Sementara itu, garam membantu menyeimbangkan rasa manis sekaligus memperkuat cita rasa adonan.

Pada awalnya, margarin mungkin membuat adonan terasa licin. Terus uleni sampai adonan kembali menyatu dan terasa lebih halus.

4. Uleni hingga kalis elastis

Uleni adonan selama beberapa menit sampai teksturnya menjadi lebih halus, elastis, dan tidak mudah robek ketika ditarik perlahan.

Anda bisa menguleni menggunakan tangan atau mikser yang dilengkapi pengait adonan. Jika menggunakan tangan, dorong adonan ke depan menggunakan pangkal telapak tangan, lipat kembali, lalu ulangi gerakan tersebut.

Lakukan proses ini dengan sabar. Pengulenan membantu membentuk jaringan gluten yang berperan dalam menahan gas selama fermentasi sehingga donat dapat mengembang dengan baik.

Anda tidak harus membuat adonan benar-benar tidak lengket sama sekali. Yang terpenting, adonan terasa elastis, cukup halus, dan mudah dibentuk.

5. Diamkan adonan hingga mengembang

Bulatkan adonan, kemudian letakkan di dalam wadah yang bersih. Tutup menggunakan plastik penutup atau kain bersih agar permukaannya tidak cepat kering.

Diamkan selama sekitar 45–60 menit atau sampai volumenya meningkat secara nyata. Waktu fermentasi dapat berbeda bergantung pada suhu ruangan dan aktivitas ragi.

Jika ruangan cukup hangat, adonan mungkin mengembang lebih cepat. Sebaliknya, suhu yang lebih dingin bisa memperlambat proses fermentasi.

Jangan hanya mengandalkan waktu. Perhatikan juga perubahan ukuran adonan sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya.

6. Bagi dan bentuk adonan menjadi donat

Setelah adonan mengembang, keluarkan dari wadah dan tekan perlahan untuk mengeluarkan sebagian gas yang berlebihan.

Bagi adonan menjadi beberapa bagian dengan ukuran yang relatif sama. Anda bisa menimbang setiap bagian agar ukuran donat lebih seragam ketika digoreng.

Bulatkan setiap bagian, kemudian bentuk menjadi donat dengan membuat lubang di bagian tengah. Anda bisa menggunakan cetakan donat jika ingin mendapatkan bentuk yang lebih rapi.

Letakkan donat yang sudah dibentuk di atas kertas roti atau permukaan yang telah ditaburi sedikit tepung agar tidak lengket. Berikan jarak di antara setiap donat karena adonan akan kembali mengembang.

7. Lakukan fermentasi kedua

Tutup donat yang sudah dibentuk menggunakan kain bersih. Diamkan kembali selama sekitar 20–30 menit atau sampai adonan terlihat lebih mengembang dan terasa ringan.

Tahap ini membantu menghasilkan donat dengan tekstur yang lebih empuk. Namun, jangan membiarkan adonan mengembang secara berlebihan karena donat bisa menjadi terlalu rapuh dan mudah mengempis ketika dipindahkan.

Saat memindahkan donat, lakukan dengan hati-hati agar udara di dalam adonan tidak keluar terlalu banyak.

8. Panaskan minyak goreng

sumber foto: cdn1-production-images-kly.akamaized.net

Tuangkan minyak ke dalam wajan atau panci yang cukup dalam. Gunakan minyak dalam jumlah memadai agar donat dapat mengapung dan matang lebih merata.

Panaskan minyak menggunakan api kecil hingga sedang. Jika memiliki termometer memasak, Anda bisa menjaga suhu minyak sekitar 160–170 derajat Celsius sebagai panduan awal.

Hindari menggunakan minyak yang terlalu panas karena bagian luar donat bisa cepat kecokelatan sementara bagian dalamnya belum matang. Sebaliknya, minyak yang terlalu dingin dapat membuat donat menyerap lebih banyak minyak.

9. Goreng donat hingga berwarna keemasan

Masukkan beberapa donat ke dalam minyak panas. Jangan memenuhi wajan karena terlalu banyak adonan dapat menurunkan suhu minyak.

Goreng donat hingga bagian bawahnya berwarna keemasan, lalu balik satu kali jika memungkinkan. Lanjutkan menggoreng sampai kedua sisinya matang dan memiliki warna yang menarik.

Sesuaikan besar api agar suhu minyak tetap stabil. Perhatikan ukuran donat karena potongan yang lebih besar membutuhkan waktu memasak lebih lama.

Setelah matang, angkat donat menggunakan penjepit atau sutil berlubang. Tiriskan di atas rak atau kertas penyerap minyak.

10. Tambahkan topping sesuai selera

Biarkan donat sedikit dingin sebelum menambahkan topping. Langkah ini membantu topping menempel dengan baik dan mencegah cokelat atau gula terlalu cepat meleleh.

Anda bisa menaburkan gula halus untuk mendapatkan rasa manis sederhana. Jika menyukai cokelat, celupkan bagian atas donat ke dalam cokelat leleh. Anda juga bisa menambahkan meses, keju parut, atau kombinasi keduanya.

Sesuaikan topping dengan selera keluarga. Jika ingin membuat bekal anak, Anda bisa menggunakan topping berwarna menarik dengan rasa manis yang tidak berlebihan.

Tips agar Donat Susu Tidak Bantat

Membuat donat yang empuk memang membutuhkan perhatian pada beberapa hal. Berikut tips yang bisa membantu Anda mendapatkan hasil lebih baik.

Gunakan ragi yang masih aktif. Ragi berperan penting dalam proses pengembangan adonan. Jika ragi sudah tidak aktif, adonan akan sulit mengembang meskipun Anda menunggu cukup lama.

Perhatikan suhu susu. Gunakan susu hangat, bukan susu yang terlalu panas. Suhu yang terlalu tinggi dapat merusak aktivitas ragi dan menghambat fermentasi.

Tuangkan susu secara bertahap. Cara ini membantu Anda mengontrol kelembapan adonan. Jika terlalu banyak cairan masuk sejak awal, adonan bisa menjadi sangat lengket dan sulit dibentuk.

Jangan terburu-buru saat fermentasi. Berikan waktu yang cukup bagi ragi untuk menghasilkan gas. Pastikan adonan sudah mengembang sebelum Anda membentuk dan menggorengnya.

Hindari menambahkan tepung secara berlebihan. Adonan yang sedikit lengket masih bisa menghasilkan donat yang lembut. Terlalu banyak tepung tambahan justru dapat membuat tekstur donat lebih keras.

Jaga suhu minyak tetap stabil. Gunakan api kecil hingga sedang dan goreng donat secara bertahap. Suhu yang stabil membantu donat matang merata hingga bagian dalam.

Jangan terlalu sering membalik donat. Balik donat dengan hati-hati agar bentuknya tetap bagus dan permukaannya tidak mudah menyerap minyak.

Variasi Topping Donat Susu yang Bisa Dicoba

Anda dapat membuat donat susu terlihat lebih menarik dengan beberapa variasi topping berikut.

  • Gula halus: memberikan rasa manis sederhana dan cocok untuk camilan sehari-hari.
  • Cokelat meses: menghadirkan rasa cokelat yang disukai banyak anak.
  • Keju parut: memberikan perpaduan rasa gurih dan manis.
  • Cokelat leleh: membuat tampilan donat lebih menarik dan terasa lebih kaya.
  • Glaze susu: memberikan lapisan manis dengan aroma susu yang sesuai dengan karakter donat.
  • Kombinasi cokelat dan kacang: menambahkan rasa gurih serta tekstur renyah.

Agar topping tidak mudah berantakan, tunggu sampai permukaan donat tidak terlalu panas. Jika Anda ingin menyajikan donat untuk acara keluarga, gunakan beberapa variasi topping sekaligus agar tampilannya lebih beragam.

Cara Menyimpan Donat agar Tetap Lembut

Donat paling nikmat ketika masih segar. Jika Anda membuatnya dalam jumlah banyak, simpan donat di dalam wadah kedap udara setelah dingin agar teksturnya tidak cepat kering.

Simpan donat pada suhu ruang jika Anda berencana mengonsumsinya dalam waktu singkat. Hindari membiarkan donat terlalu lama di tempat yang panas atau lembap.

Untuk penyimpanan lebih lama, Anda dapat membekukan donat tanpa topping dalam wadah atau kemasan yang sesuai. Saat ingin menikmatinya, cairkan dan hangatkan kembali dengan cara yang sesuai agar teksturnya lebih nyaman.

Jika donat menggunakan topping yang mudah rusak, seperti bahan berbasis susu segar atau krim, simpan sesuai kebutuhan keamanan pangan bahan tersebut.

Kesimpulan

sumber foto: img-global.cpcdn.com

Donat susu empuk bisa menjadi camilan rumahan yang lezat untuk keluarga. Anda dapat membuatnya menggunakan bahan sederhana, mulai dari tepung terigu protein tinggi, gula, ragi, kuning telur, susu bubuk, susu cair, margarin, hingga garam.

Kunci keberhasilannya terletak pada pengulenan yang tepat, fermentasi yang cukup, pembentukan adonan yang rapi, serta pengaturan suhu minyak saat menggoreng. Dengan memperhatikan setiap tahap, Anda bisa menghasilkan donat yang lembut, mengembang, dan berwarna keemasan.

Jangan lupa menambahkan topping favorit agar donat semakin menggugah selera. Sajikan bersama teh hangat, susu, atau kopi sebagai teman bersantai bersama keluarga.

Selamat mencoba resep donat susu empuk di rumah. Semoga berhasil dan bisa menjadi camilan favorit keluarga (rull)

Baca Juga :  Jangan Beli Terus! Begini Resep Sempol Ayam Gurih dan Kenyal di Rumah

Berita Terkait

Bisa Jadi Ide Jualan! Resep Mochi Balls Lembut dan Kenyal dengan 5 Pilihan Isian Favorit
Cuma Pakai Labu Kuning! Resep Lemet Manis Gurih yang Lembut dan Kenyal, Cocok untuk Camilan Keluarga
Resep Ongol-Ongol Gula Merah yang Kenyal dan Gurih
Resep Es Teh Sereh Jeruk Segar, Asam Manis Bikin Nagih
Bisa Jadi Ide Jualan! Resep Keripik Arai Pinang Khas Sumbar yang Gurih dan Renyah
Resep Bubur Singkong Cup Dua Warna dengan Vla Santan, Lembut dan Cocok untuk Jualan
Bisa Jadi Ide Jualan! Resep Kue Celorot Tradisional yang Manis dan Gurih
Resep Wajik Pandan dengan Kuah Sarikaya, Legit dan Lembut

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Bikin Nagih! Resep Donat Susu Super Empuk dan Lembut, Cocok Jadi Camilan Favorit Keluarga

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:02 WIB

Bisa Jadi Ide Jualan! Resep Mochi Balls Lembut dan Kenyal dengan 5 Pilihan Isian Favorit

Rabu, 14 Oktober 2026 - 22:02 WIB

Resep Ongol-Ongol Gula Merah yang Kenyal dan Gurih

Selasa, 13 Oktober 2026 - 06:02 WIB

Resep Es Teh Sereh Jeruk Segar, Asam Manis Bikin Nagih

Senin, 12 Oktober 2026 - 22:02 WIB

Bisa Jadi Ide Jualan! Resep Keripik Arai Pinang Khas Sumbar yang Gurih dan Renyah

Berita Terbaru