Mengenal Teknologi Penginderaan A369H, Konsep SAKA untuk Membantu Sesama

- Penulis

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Alamorganik.com-Pak Ansar memperkenalkan teknologi SAKA yang mencakup tiga tahapan, yaitu Biosaka, Nlevel1, dan A369H. Setiap tahapan memiliki konsep berbeda, mulai dari pemindahan gelombang hingga penginderaan yang ia sebut sebagai bekal manusia.

Menurut penjelasannya, Biosaka berfokus pada pemindahan gelombang atau kesadaran. Selanjutnya, Nlevel1 mengarah pada penyetaraan gelombang melalui proses yang disebut nglakoni. Sementara itu, A369H mengembangkan konsep penginderaan yang diklaim dapat dilakukan dari jarak dekat maupun jauh.

A369H dan Konsep Penginderaan Jarak Jauh

Pak Ansar menjelaskan bahwa A369H tidak hanya berkaitan dengan penginderaan, tetapi juga menjadi bekal bagi manusia. Ia menyebut bahwa seseorang dapat mempraktikkan penginderaan melalui ponsel, panggilan video, atau titik koordinat pada Google Maps.

Menurutnya, sejumlah relawan telah mencoba metode tersebut untuk membantu orang lain dari jarak jauh. Mereka menggunakan pendekatan ini dengan harapan dapat memberikan dukungan kepada orang yang membutuhkan bantuan.

Baca Juga :  Uji Coba B2N1A6 di Tiga Kandang Buktikan Hasil Mengejutkan, Bau Hilang Seketika

Meski demikian, masyarakat perlu memahami bahwa klaim mengenai penginderaan dan penyembuhan jarak jauh masih membutuhkan bukti ilmiah yang dapat diverifikasi. Penggunaan ponsel, panggilan video, atau peta digital tidak dengan sendirinya membuktikan kemampuan seseorang untuk menyembuhkan penyakit dari jarak jauh.

Klaim A369H untuk Menetralkan Residu Kimia

Pak Ansar juga mengaitkan A369H dengan konsep bunga paripurna yang, menurut penjelasannya, dapat membantu menetralkan residu atau racun yang sulit dipulihkan. Ia menyebut Algoritma369Humanity sebagai pendekatan yang bertujuan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ia menyoroti paparan bahan kimia sintetis dan logam berat yang dapat mencemari makanan, minuman, tanah, serta udara. Paparan zat berbahaya memang dapat mengancam kesehatan, bergantung pada jenis zat, jumlah paparan, dan lamanya seseorang terpapar.

Namun, klaim bahwa A369H mampu menetralkan racun atau memulihkan kerusakan permanen belum memiliki bukti ilmiah yang memadai. Karena itu, masyarakat perlu menggunakan metode yang telah teruji untuk mengurangi risiko paparan zat berbahaya, menjaga kebersihan lingkungan, dan mengikuti saran tenaga kesehatan.

Baca Juga :  Ngupas Binahong dan Serai sebagai Bahan BIOSAKA: Revolusi Pertanian Berbasis Sinyal Alam

A369H sebagai Upaya Membantu Sesama

Melalui konsep A369H, Pak Ansar berharap masyarakat dapat mengembangkan praktik yang bermanfaat bagi orang lain. Ia menekankan pentingnya kepedulian, terutama terhadap orang yang menghadapi masalah kesehatan atau risiko paparan zat berbahaya.

Masyarakat tetap perlu menilai setiap klaim kesehatan secara kritis dan mencari bukti yang dapat dipertanggungjawabkan. Orang yang sakit sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan dan tidak mengganti pengobatan medis dengan metode yang belum terbukti.

Dengan mengenal konsep SAKA dan A369H, masyarakat dapat memahami gagasan yang diperkenalkan Pak Ansar sekaligus membedakan penjelasan konseptual dari manfaat yang telah teruji secara ilmiah. Pendekatan ini membantu masyarakat menjaga keselamatan dan mengambil keputusan berdasarkan informasi yang tepercaya. (rull/3GO)

Berita Terkait

Sawah Terpal Mina Padi IP 500 Gunungkidul, Solusi Biosaka Hadapi Kemarau
Mengenal Ragam Teknologi SAKA, dari Biosaka hingga Nlevel1 Aktivasi 6
Ansar Uraikan Filosofi Algoritma 369 Humanity, Kaitkan Bunga, Al-Qur’an, dan Kesadaran Manusia
Mengenal Biosaka Algoritma 3, 69 Humanity: Gagasan, Bahan, dan Cara Pembuatannya
Sawah Terpal Mina Padi IP 500 Gunungkidul, Uji Coba Hemat Air dengan Biosaka
Petani Gunung Masigit Terapkan Teknologi SAKA pada Sawah, Hasil Panen Capai 7,5 Ton
Cabe Subur dengan POC Rumput, Begini Cara Tanam ala Petani Pontianak
Benih Padi Rontok dari Panen Kombin Bisa Tumbuh Lagi? Ini Penjelasan Teknologi SAKA

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:02 WIB

Mengenal Teknologi Penginderaan A369H, Konsep SAKA untuk Membantu Sesama

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Sawah Terpal Mina Padi IP 500 Gunungkidul, Solusi Biosaka Hadapi Kemarau

Minggu, 11 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Mengenal Ragam Teknologi SAKA, dari Biosaka hingga Nlevel1 Aktivasi 6

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:02 WIB

Ansar Uraikan Filosofi Algoritma 369 Humanity, Kaitkan Bunga, Al-Qur’an, dan Kesadaran Manusia

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:02 WIB

Mengenal Biosaka Algoritma 3, 69 Humanity: Gagasan, Bahan, dan Cara Pembuatannya

Berita Terbaru

Kesehatan

Lengkuas untuk Panu: Manfaat dan Cara Penggunaan yang Aman

Selasa, 27 Okt 2026 - 12:02 WIB