Tak Sengaja Genggam Besi Panas, Jonny Sinaga Bagikan Testimoni Biosaka Nlevel1 Aktivasi 6

- Penulis

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Alamorganik.com – Jonny Sinaga membagikan pengalamannya setelah tidak sengaja memegang besi yang sangat panas saat membuat kompor sekam tanpa asap. Ia mengaku langsung merasakan nyeri hebat akibat panas dari besi tersebut.

Menurut Jonny, besi yang ia pegang merupakan bagian penutup kompor yang sebelumnya berada di dalam sekam membara. Ia memperkirakan suhu kompor saat itu mencapai sekitar 200 hingga 500 derajat Celsius.

“Saya tidak sengaja memegang handel pipa pada tutup kompor. Saat itu besinya masih sangat panas karena sebelumnya berada di dalam sekam yang membara,” ujarnya.

Baca Juga :  Hadapi Kemarau Panjang, Petani Berbiosaka Tetap Panen Maksimal

Jonny mengatakan dirinya segera menyemprotkan Biosaka Nlevel1 Aktivasi 6 (B2N1A6) yang kebetulan berada di atas meja. Selain itu, ia juga menggenggam es batu untuk membantu mengurangi rasa panas pada tangannya.

Ia mengaku mengulangi penyemprotan setiap sekitar 30 menit. Setelah kurang lebih tiga jam, rasa nyeri yang ia alami berangsur hilang. Jonny juga menyatakan tangannya tidak mengalami lepuh maupun meninggalkan bekas luka.

“Luar biasa. Setelah sekitar tiga jam, rasa sakit hilang dan tangan saya kembali normal tanpa bekas,” katanya.

Baca Juga :  Ibu Ferieny dan Komunitas 3GO Nasional Bagikan N Level 1 di Pati

Meski demikian, pengalaman tersebut merupakan testimoni pribadi dari Jonny Sinaga. Hingga saat ini, belum terdapat bukti ilmiah yang cukup untuk menyatakan bahwa Biosaka Nlevel1 Aktivasi 6 dapat mengobati luka bakar atau menggantikan penanganan medis.

Apabila seseorang mengalami luka bakar, terutama akibat benda bersuhu tinggi, langkah pertolongan pertama yang dianjurkan adalah segera mendinginkan area yang terkena dengan air mengalir selama sekitar 20 menit, melepaskan benda yang dapat menekan area luka jika memungkinkan, dan segera mencari pertolongan medis apabila luka tergolong sedang hingga berat. (rull/komunitas biosaka)

Berita Terkait

Sawah Terpal Mina Padi IP 500 Gunungkidul, Solusi Biosaka Hadapi Kemarau
Mengenal Ragam Teknologi SAKA, dari Biosaka hingga Nlevel1 Aktivasi 6
Ansar Uraikan Filosofi Algoritma 369 Humanity, Kaitkan Bunga, Al-Qur’an, dan Kesadaran Manusia
Mengenal Biosaka Algoritma 3, 69 Humanity: Gagasan, Bahan, dan Cara Pembuatannya
Sawah Terpal Mina Padi IP 500 Gunungkidul, Uji Coba Hemat Air dengan Biosaka
Petani Gunung Masigit Terapkan Teknologi SAKA pada Sawah, Hasil Panen Capai 7,5 Ton
Cabe Subur dengan POC Rumput, Begini Cara Tanam ala Petani Pontianak
Benih Padi Rontok dari Panen Kombin Bisa Tumbuh Lagi? Ini Penjelasan Teknologi SAKA

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Sawah Terpal Mina Padi IP 500 Gunungkidul, Solusi Biosaka Hadapi Kemarau

Minggu, 11 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Mengenal Ragam Teknologi SAKA, dari Biosaka hingga Nlevel1 Aktivasi 6

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:02 WIB

Ansar Uraikan Filosofi Algoritma 369 Humanity, Kaitkan Bunga, Al-Qur’an, dan Kesadaran Manusia

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:02 WIB

Mengenal Biosaka Algoritma 3, 69 Humanity: Gagasan, Bahan, dan Cara Pembuatannya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:02 WIB

Sawah Terpal Mina Padi IP 500 Gunungkidul, Uji Coba Hemat Air dengan Biosaka

Berita Terbaru