Ayam Diduga Tetelo Pulih Setelah Disemprot N1 Aktivasi 6, Ini Pengakuan Warga Lampung

- Penulis

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 22:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Alamorganik.com – Rini, warga Lampung, membagikan pengalaman merawat ayam miliknya yang sempat tergeletak dan tidak mampu mengangkat kepala. Ia menduga ayam tersebut mengalami tetelo atau Newcastle Disease (ND).

Rini menceritakan pengalaman itu melalui grup Relawan Biosaka pada 26 Agustus 2026. Saat melihat kondisi ayam semakin lemah, ia langsung memisahkan unggas tersebut dari ayam lainnya untuk mencegah kemungkinan penularan.

Rini kemudian mencoba menyemprot ayam menggunakan N Level 1 Aktivasi 6. Ia melakukan penyemprotan beberapa kali dalam sehari, terutama karena cuaca saat itu cukup panas.

“Begitu kena sakit, kepalanya sudah tergeletak. Langsung dikarantina, semprot N Level sehari berkali-kali,” kata Rini.

Ayam Mulai Mengangkat Kepala

Rini mengaku melihat perubahan kondisi pada hari berikutnya. Ayam yang sebelumnya hanya tergeletak mulai mampu mengangkat kepala.

Baca Juga :  Vibrasi Energi Seri 1: Mengenal Pukim, Pukor, dan Filosofi Biosaka

“Besoknya sudah bisa angkat kepala. Kalau belum bisa normal, semprot tiga kali sehari,” ujarnya.

Ia juga memastikan ayam tersebut merupakan miliknya sendiri. Rini mencoba N Level 1 Aktivasi 6 setelah melihat kondisi ayam yang semakin lemah.

“Ayam saya sendiri sakit, saya coba semprot pakai N Level, sembuh,” katanya.

Ketika orang lain menanyakan penyakit yang menyerang ayam tersebut, Rini mengatakan sejumlah orang menduga ayam mengalami ND atau tetelo.

Tetelo Dapat Menyerang Unggas

Peternak di Indonesia sering menggunakan istilah tetelo untuk menyebut Newcastle Disease. Virus ND dapat menyerang unggas dan menimbulkan berbagai gejala, termasuk gangguan pernapasan, pencernaan, dan saraf.

Penyakit ini juga dapat menyebar antarayam. Karena itu, peternak perlu segera memisahkan ayam yang menunjukkan gejala sakit dan menjaga kebersihan kandang.

Baca Juga :  Pelatihan Biosaka Sesi ke-10 Segera Digelar di Pati, Siap Hadirkan Inovasi Pertanian Organik

N1 Aktivasi 6 Masih Perlu Pembuktian

Rini mengaitkan kondisi ayam yang membaik dengan penggunaan N Level 1 Aktivasi 6. Namun, ia tidak menunjukkan hasil pemeriksaan laboratorium yang memastikan ayam tersebut positif terkena ND.

Karena itu, pengalaman Rini hanya menjadi testimoni pribadi. Klaim bahwa N Level 1 Aktivasi 6 mampu menyembuhkan ND atau meningkatkan kekebalan ayam masih membutuhkan penelitian dan pembuktian ilmiah.

Peternak juga sebaiknya tidak menjadikan satu pengalaman sebagai pengganti diagnosis dokter hewan. Jika ayam mengalami lemas berat, tidak mampu berdiri, gangguan pernapasan, diare, kepala terkulai, atau gangguan saraf, segera pisahkan ayam dan konsultasikan kondisinya kepada dokter hewan atau petugas kesehatan hewan.

Vaksinasi, kebersihan kandang, dan penerapan biosekuriti tetap menjadi langkah penting untuk membantu mencegah penyebaran penyakit pada unggas. (rull/3GO)

Berita Terkait

Bawang Merah 100 Persen Teknologi SAKA, Petani Ponorogo Ungkap Pola Budidaya Tanpa Pestisida dan Pupuk Kimia
Budidaya Tembakau Berbasis Biosaka di Sragen, Petani Klaim Lebih Hemat Biaya
Pengakuan Warga Lombok, Klaim Asma Tak Kambuh Setelah Menggunakan B2N1A6
Cabai Berusia 7 Bulan Masih Rajin Berbuah, Petani Pati Bagikan Pengalaman Pakai RR dan Biosaka
Ali Rizaldi Ceritakan Pengalaman Menggunakan B2N1A6 untuk Ibunya yang Pernah Stroke
Tak Sengaja Genggam Besi Panas, Jonny Sinaga Bagikan Testimoni Biosaka Nlevel1 Aktivasi 6
Testimoni Pengguna Nlevel1 Aktivasi 6 setelah Operasi Tahi Lalat Ganas
Padi Sempat Diserang Wereng, Petani Ini Bagikan Pengalaman Menggunakan Biosaka

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 22:02 WIB

Ayam Diduga Tetelo Pulih Setelah Disemprot N1 Aktivasi 6, Ini Pengakuan Warga Lampung

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:29 WIB

Bawang Merah 100 Persen Teknologi SAKA, Petani Ponorogo Ungkap Pola Budidaya Tanpa Pestisida dan Pupuk Kimia

Jumat, 14 Agustus 2026 - 12:02 WIB

Budidaya Tembakau Berbasis Biosaka di Sragen, Petani Klaim Lebih Hemat Biaya

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:23 WIB

Pengakuan Warga Lombok, Klaim Asma Tak Kambuh Setelah Menggunakan B2N1A6

Sabtu, 11 Juli 2026 - 06:02 WIB

Cabai Berusia 7 Bulan Masih Rajin Berbuah, Petani Pati Bagikan Pengalaman Pakai RR dan Biosaka

Berita Terbaru